Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Daerah Lingkar Tambang Emas Kecamatan Sekotong Jurnal Pepadu; Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Ima Arum Lestarini; Nyoman Adnyana Putra
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2153

Abstract

kecil (PESK) di Indonesia adalah propinsi Nusa Tenggara Barat.PESK di Indonesia menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahankimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas di PESK. Merkuri memberikan dampak pada kesehatanmasyarakat di daerah pertambangan, salah satunya adalah gangguan fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yangpenting dalam produksi sel darah merah dengan mensekresikan eritropoietin. Penelitian terdahulu yangdilakukan oleh Ekawanti, didapatkan angka kejadian anemia pada penambang emas sebesar 56 %. Ibu hamiladalah secara fisiologis sangat berisiko mengalami anemia dan merupakan kelompok yang sangat rentanmengalami intoksikasi merkuri. Tujuan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kadar hemoglobin ibu hamildi daerah PESK. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan sampeldarah kapiler dan menggunakan alat pemeriksaan Hbmeter “easy touch”. Hasil yang didapatkan daripengabdian ini adalah diperiksanya 52 ibu hamil yang ada di dua wilayah polindes puskesmas Sekotong, yaitudesa Sekotong Tengah dan Cendi Manik. Dari seluruh peserta didapatkan rerata kadar Hb sebesar 12,5 g/dL,rerata umur ibu hamil adalah 28 tahun, rerata umur kehamilan adalah 15 minggu dan Sebagian besar ibu hamiladalah ibu rumah tangga. Kesimpulan kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar hemoglobin ibu hamil didaerah PESK Sekotong masih dalam batas normal.
EDUKASI DAMPAK PENGGUNAAN HAZMAT PADA KULIT TENAGA KESEHATAN DI RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19 RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM DAN RSUDP NTB Jurnal Pepadu; Ima Arum Lestarini; Dedianto Hidajat; Catarina Budiono
Jurnal Pepadu Vol 3 No 1 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v3i1.2307

Abstract

Alat Pelindung Diri atau APD adalah suatu hal yang sangat penting bagi tenaga kesehatan di ruang isolasi. Hazmat adalah alat pelindung diri yang sering digunakan. Kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan tentang dampak dari penggunaan hazmat dan cara mencegah dampak tersebut menjadi masalah dalam dunia kesehatan. Sehingga melalui latar belakang itu dapat dilakukan pengabdian tentang dampak penggunaan baju hazmat sebagai alat pelindung diri dan cara mencegah dampak yang ditimbulkan. Masalah: Kurangnya pengetahuan tenaga kesehatan sendiri terkait dampak penggunaan hazmat menjadi masalah dalam usaha tenaga kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat, sehingga perlu diberikan edukasi. Tahapan pendekatan yang dilakukan dalam program ini terdiri dari penyuluhan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di ruang isolasi terkait dampak dari penggunaan hazmat. 18 dari 20 peserta mengalami dampak dari penggunaan Hazmat selama masa Pandemi, 20 peserta tidak mengetahui hazmat mampu berdampak pada kulit, 20 peserta tidak mengetahui cara mengobati dan mencegahnya. Setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi 16 peserta mampu menjawab quisioner dengan benar terkait dengan dampak penggunaan hazmat. Pengabdian Masyarakat mengenai dampak Hazmat terhadap Kulit amatlah penting untuk menambahwawasan para petugas medis, dikarenakan pada masa Pandemi, para petugas Kesehatan melindungi diri dengan hazmat untuk mencegah penularan dari pasien – pasien corona yang ditangani. Selain mengetahui dampak dari penggunaan hazmat petugas Kesehatan juga mendapatkan pengetahuan cara mencegah agar tidak timbul dampak tersebut dan juga cara mengobatinya. Melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan diharapkan tenaga Kesehatan dapat mencegah bahkan meminimalisir terjadinya dampak penggunaan hazmat.
OBSERVASI KESEHATAN LINGKUNGAN PADA RUMAH KELUARGA DENGAN ANAK BERISIKO STUNTING DI KECAMATAN SEKOTONG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DINI Puspitasari, Candra Eka; Baiq Hawarikatun; Bakhraeni, Bakhraeni; Ardhinia, Gusti Ayu Eka Radha; Alhidayah, Nachwa Humaira; Siti Hamida Rahayu Tsania; Ima Arum Lestarini
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.7024

Abstract

Environmental sanitation, hygiene, and access to clean water are crucial factors in preventing infectious diseases that contribute to stunting among children under five. Adequate sanitation facilities—such as the availability of clean water and proper waste disposal systems—are fundamental human needs that support a healthy quality of life. Poor hygiene practices, particularly among young children, can increase the risk of various infectious diseases. Therefore, to sustainably reduce stunting rates, interventions should not only focus on nutritional fulfillment but also encompass improvements in environmental quality, education on clean and healthy living behaviors, and the provision of adequate sanitation facilities. This community service activity was conducted at the Sekotong Community Health Center, West Lombok Regency, targeting mothers aged ≥18 years with children aged 2–4 years. A total of 33 respondents completed questionnaires assessing their household environmental sanitation and clean and healthy living behavior (PHBS), followed by the delivery of educational materials and interactive learning sessions. The results indicated that most respondents used piped water/PDAM (36.36%) and refill water (33.30%) as their main drinking water sources, with the majority reporting good physical water quality (75.75%). Approximately 84.84% of households had latrines, while wastewater management was almost evenly split between closed drainage systems (51.51%) and open drainage (48.48%). Waste management was predominantly through burning (54.54%), though a small proportion (12.12%) still disposed of waste improperly. Handwashing practices among toddlers were relatively good, with 48.48% reported to wash hands with soap and running water at certain times
Co-Authors Abdul Qadar Punagi Abdul Qadar Punagi Alfaridzi, Muhammad Alfina Martiana Alhidayah, Nachwa Humaira Amalia, Emmy Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anak Agung Ayu Niti Wedayani Anak Agung Sagung Mas Meiswaryasti P Ananta, Abdurahman Anggarini, Ni Kadek Widya Ardhinia, Gusti Ayu Eka Radha Ardiana Ekawanti Ardiana Ekawati Ardinia, Gusti Ayu Eka Radha Arfi Syamsun Ario Danianto Ario Danianto, Ario Arnawati, Ida Ayu As Shiddiq, Muhammad Hilmy Aulia, Baiq Nindya Ayunda, Rahmah Dara Bahraen, Raehanul Baiq Hawarikatun Bakhraeni, Bakhraeni Basuki R Budiono, Catarina Candra Dwipayana Hamdin Candra Eka Puspitasari Cangara, Husni Catarina Budiono Catarina Budyono Deasy Irawati Dedianto Hidajat Diajeng Aesya Mutiara Firdausy Diajeng Aesya Mutiara Firdausy Eka Arie Yuliani Ekawati, Ardiana Emmy Yuanita Erlangga, Ithnan Baqi Putra Eryani, Farica Fathul Djannah Fitriani, Tri Anna Handa Muliasari Hapsari, Dita Nur Helen Nabila I Gede Yasa Asmara3 Ida Ayu Eka Widiastuti Jurnal Pepadu Kadriyan, Hamsu Karuniawaty, Titi Pambudi Kurnia Dewanti, Ida Ayu Diah Pramita Laraswati, Ni Komang Putri Luh Egitha Widyarama Putri Made Sriasih, Made Makbul, Hidayat Maria Ulfa Maringka, Kezia Michella Yusak Maulida Septiyana Moh. Arif Kurniawan, Moh. Arif Muhamad Ali Muhammad fauzan Muhammad Fauzan Muhammad Husni Cangara Ni Made Amelia Ratnata Dewi Ni Putu Ayu Nindya Dewi Cahya Putri Ni Putu, Yunandari Ningsih, Baiq Nila Sari Nisa, Hayatin Niti Wedayani Nofiana Ayu Risqiana Sari Nova Audrey Luetta Pieter Novia Andansari Putri Novia Andansari Putri R Novia Andansari Putri Restuningdyah Nyoman Adnyana Putra Nyoman Suci Widyastiti Palgunadi Palgunadi Parwata, Wayan Sulaksmana Sandhi Pieter, Nova Audrey Luetta Pinatih, Januartha Putra Prameswari, Larasita Pratiwi Anggraini Prima Belia Fathana Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Priyambodo, Seto Putra, Hendra Susana Putri, Novia Andansari Putu Aditya Wiguna R. Lindeman Rachman, Amanda Azkiyah Rahmah Dara Ayunda Ramadhani, Arsy Cahya Ramadhita, Nova Izza Salsa Ratnasari, Baiq Desy Restuningdyah, Novia Andansari Putri Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah, Rifana Rini Nofrida Rismawaty, Ika Riza Rusyiana Rizki, Mohammad Rizqi Al Kasiron Rohmana, Ainni Ruby Riana Asparini Sekar Partiwi Seto Priyambodo Silvana Sari, Linda Siti Hamida Rahayu Tsania Siti Rahmatul Aini Sri Masyeni, Dewa Ayu Putri Sudharmawan, Anak Agung Ketut Sudirman Sudirman Sugiono, Muhammad Rafly Adrian Sukma Sahadewa, Sukma Sulaiman Ngongu Depamede Taufan Hari Sugara Theophany Margareta Kurniawan Tri Dharmayani, Ni Komang Tsania, Siti Hamida Rahayu Ullyani, Nurul Umi S Intansari Wardoyo, E Hagni Yetty Movieta Nancy Yuliyani, Eka Arie Yuniekawati, Yuyun Yunita Sabrina, Yunita