Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Integrated Ovitrap in Reducing The Transovarial Transmission Index in DHF Endemise Areas Saepudin, Malik; Kasjono, Heru Subaris; Martini, Martini; Setyowati, Eny
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3449

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a health problem in Indonesia. Pontianak City as the city center of West Kalimantan Province has an important role in the spread of dengue fever. An effective integrated model for vector control is needed to reduce the incidence of dengue fever in endemic areas. We carried out an intervention using the integrated CTVVC and SAMT model for 4 weeks in 100 homes as an intervention group. To determine the impact of implementing this model, blood samples were examined from the population and Aedes Spp eggs were collected into 2 groups, namely the intervention group and the control group for 4 weeks, namely 3 weeks. before the intervention and 3 weeks after. The egg samples were then colonized into adult mosquitoes with an average age of 7 days. Next, the analysis was carried out according to the immunocytochemical method of streptavidin biotin peroxidase complex (ISBPC) and Polymerase Chain Reaction Transcription Reaction (PCR). The measurement results show that the DENV transovarial index in the intervention area is lower than in the control area, namely 40% and 50%, as well as the DENV infection index in the population shows that DENV infection is higher compared to the intervention. area, namely 26.47% and 22.50%. However, statistical analysis did not show the effect of the CTVVC-SAMT integration model on DENV transovarial transmission index and DENV infection in the population with P value: 0.66, P value: 0.109. This research succeeded in identifying the DENV-3 type.
PENGARUH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA WHATSAPP TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK SADARI Anggraini, Arie; Nugraheny, Esti; Kasjono, Heru Subaris
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.18554

Abstract

Menurut WHO angka kematian disebabkan oleh kanker payudara yaitu sebesar 12,9%. DIY adalah provinsi dengan angka kejadian terbanyak di Indonesia sebesar 2,4%. Deteksi dini kanker payudara sangat berguna untuk mencegah penyakit kanker payudara, salah satunya dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Tujuan untuk menganalisis penyuluhan menggunakan media Whatsapp terhadap pengetahuan, sikap dan praktik SADARI pada remaja putri. Jenis penelitian quasi eksperimen, desain pretest- posttest with control group. Populasi 384 remaja putri, Sampel minimal 95 remaja putri, tekhnik sampel proportionate stratified random sampling. Kelompok eksperimen (Whatsapp) 98 responden dan kontrol (leaflet) 97 responden. Instrument penelitian, Whatsapp, kuesioner, SOP SADARI, leaflet. Analisis data dengan t-test dan Mancova. Sebagian besar responden berusia 14 tahun sebanyak 49 responden (50%), selisih pengetahuan pada kelompok Whatsapp 35,31±15,10 pada kelompok leaflet 22,06±14,71, t-hit=6,2, Lower=9,03 Upper=17,45 p-value=0,000. Selisih sikap pada kelompok Whatsapp 53,77±7,49 pada kelompok leaflet 12,18±7,05 t-hit=39,8, lower=39,53 Upper=43,64 p-value=0,000. Selisih praktik pada kelompok Whatsapp 63,94±10,60 pada kelompok leaflet 45,47±9,57 t-hit=12,7, lower=15,62 Upper=21,32 p-value=0,000. Tidak ada pengaruh variabel luar (pengaruh orang lain dan media massa) terhadap pengetahuan, sikap dan praktik SADARI p-value >0,000. Whatsapp lebih efektif mempengaruhi pengetahuan, sikap dan praktik SADARI dibandingkan leaflet.
Penyuluhan dan Penerapan Standard Sanitation Operational Procedure dalam Pencegahan Penyakit Kulit Pada Pekerja Batik di Bantul, Yogyakarta Istighfaroh, Annisa Setyaji; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11472

Abstract

Proses pewarnaan merupakan salah satu kegiatan yang berbahaya karena zat pewarna kimia menetes di kulit terutama pada tangan. Dari 38 pembatik di Sentra Batik Giriloyo Bantul terdapat 22 pembatik (57,9%) mengalami penyakit kulit (dermatitis) dan 16 pembatik (42,1%) tidak mengalami keluhan penyakit kulit. Pembatik mengalami keluhan di kulit terutama bagian karena aktivitas yang terus-menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan dan penerapan SSOP pada pekerja terhadap tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan penyakit kulit pada pembatik warna sintetis di Sentra Batik Giriloyo Bantul. Penelitian ini bersifat Quasi eksperiment dengan desain penelitian Pre-test Post-test with control Group. Semua data dianalisis menggunakan statistic, dengan uji Shapiro wilk dan Mann-Whitnney. Populasi pada penelitian ini adalah pekerja batik bagian pewarnaan sintetis di Sentra Batik Giriloyo sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling.  Penyuluhan Kesehatan yang dilakukan menggunakan metode kelompok kecil atau diskusi. SSOP (Sanitation Standard Operating Procedures) merupakan salah satu prosedur yang penting untuk menjamin kegiatan hygiene dan sanitasi di suatu industri. Hasil penelitian ini yaitu pemberian penyuluhan kesehatan menggunakan metode kelompok kecil mampu meningkatkan pengetahuan pembatik warna sintetis sebesar 21%. sedangkan pembatik warna sintetis yang tidak diberikan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 5%. Penerapan SSOP jika disertai dengan penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran pembatik warna sintetis dalam upaya pencegahan penyakit kulit sebesar 12%, sedangkan pembatik warna sintetis yang hanya diberikan penerapan SSOP hanya meningkat 4%. Penyuluhan dan penerapan SSOP dapat meningkatkan pengetahuan dan tindakan pencegahan penyakit kulit pada pekerja bagian pewarnaan sintetis di Sentra Batik Giriloyo Bantul, Yogyakarta. 
The Effectiveness of Ladder Climbing Games on The Knowledge, Attitude, and Practice of Sorting Waste Kasjono, Heru Subaris; Suwerda, Bambang; Yushananta, Prayudhy; Lestari, Novia
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 3 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss3.1126

Abstract

Students' environmental knowledge is strongly related to environmental attitudes and behavior changes, which impact environmental sustainability. Game media is one of the student environmental learning methods. The study aims to evaluate two types of games (Ladder climbing and Trash trees) to increase elementary school students' knowledge, attitudes, and practices (KAP) in waste sorting. The study used a non-equivalent control group design involving 156 elementary school students in grades 4 and 5. All participants were grouped into ladder climbing games/LCG (n=156) and trash trees/TTG (n=156), then an assessment of knowledge, attitude, and practice (KAP) before and after the trial. All data were analyzed with statistical software (Alpha=0.05), with the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. The N-Gain scores test is also applied to get the effectiveness value. The study found that most participants were aged 10 and 11 years (88.8%), and there were more female students (55.2%) than males. LCG intervention improves KAP (135.45%, 47.71%, and 92.59%) more than TTG (54.39%, 21.95%, and 54.51%). Significantly, there were differences in KAP values before and after the intervention and between the two types of intervention (p-value <0.05). Study has also found that the LCG method is more effective than the TTG (N-Gain score > 70%). The study has proven that the game method (LCG and TTG) can improve students' KAP in waste sorting. However, the LCG method is more effective than the TTG. The game method is a wise choice to apply to elementary school education so that it is expected to shape environmental behavior.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pembuatan Komposter Di Dusun Randubelang, Bangunharjo Fauzana, Fiony; Taskiah, Lissaumi; Ryan F, Muhamad; Shufa Hidayah, Muha; Muhja, Naila Mauhibatul; Rois, Ibnu; Kasjono, Heru Subaris
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.176

Abstract

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini sedang mengalami situasi darurat sampah yang disebabkan karena ditutupnya Tempat Pembuagan Sampah Terpadu (TPSP) Piyungan, Bantul akibat sudah tidak mampu menampung lagi tumpukan sampah. Belum adanya kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah secara mandiri menjadikan masyarakat sangat bergantung pada TPST Piyungan untuk membuang sampah rumah tangga. Darurat sampah berpotensi menyebabkan masalah kesehatan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat.Upaya pemberdayaan masyarakat tentang pengolahan sampah bertujuan memicu kesadaran, kemauan, potensi, dan kemampuan masyarakat. Langkah pemberdayaan terdiri dari kegiatan pemapaparn masalah kesehatan, Community Self Survey (CSS), pelatihan kader, dan desiminasi kader. Pemberdayaan dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan pemilahan sampah dan pembuatan kompos dari embert bekas. Hasil dari pemberdayaan masyarakat menunjukan bahwa kader kesehatan dapat melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat. Sejalan dengan hasil kegiatan, upaya pemberdayaan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk mengolah sampah secara mandiri dimulai dari tingkat rumah tangga.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pembuatan Biopori Media Galon Di Padukuhan Widoro, Bangunharjo Sisgasari, Nabila Anugrah; Tullazulfa, Fadila; Sari, Devi Ayu Prima; Salsabilla, Lusy Loria Stefani; ‘Aisy, Rona Rohadatul; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.185

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat sehingga masyarakat dapat mewujudkan jati diri harkat dan martabatnya secara maksimal untuk bertahan dan mengembangkan diri secara mandiri baik di bidang ekonomi, sosial, agama dan budaya. Kondisi persampahan di Yogyakarta memasuki tingkat darurat sampah. Sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan, banyaknya sampah yang tertumpuk dapat dikurangi dengan membuat biopori. Biopori merupakan ruang atau pori dalam tanah, bentuk biopori menyerupai liang dan bercabang-cabang sehingga sangat efektif dalam menyalurkan air dan udara ke dan di dalam tanah. Pembuatan biopori sisa sampah organik dipilih untuk pemberdayaan masyarakat melalui hasil diskusi prioritas masalah tertinggi oleh warga Dukuh Widoro. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat mengetahui cara menangani masalah darurat sampah. Kegiatan ini menggunakan metode yang terdiri dari Community Self Survey (CSS), pelatihan kader dan diseminasi kader. Dalam kegiatan ini mahasiswa sebagai fasilitator memberikan pelatihan kepada kader sehingga kader dapat menyampaikan mengenai biopori kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat
Intervensi Booklet Bermarkah terhadap Peningkatan Perilaku Pencegahan Leptospirosis pada Ibu Rumah Tangga Nurmalytasari, Na'wa; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu; Sugianto, Sugianto
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 9, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis remains a public health concern in Indonesia, including in Bantul Regency. Data from Sewon I Public Health Center (Puskesmas) indicate a high incidence of cases, particularly among housewives who are considered a high-risk group. Effective education is essential to improve leptospirosis prevention behavior. This study aimed to determine the effect of a marked booklet as an innovative health education medium on improving knowledge, attitudes, and preventive actions against leptospirosis among housewives. The study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group approach. A total of 60 respondents were divided into two groups, namely the experimental group, which received education using the marked booklet, and the control group, which received education through lectures. Instruments used included questionnaires and checklists. The results showed no significant differences in baseline characteristics between the two groups (p > 0.05). After the intervention, the experimental group showed significant improvements in knowledge (100% in the good category), attitude (increased to 70% in the good category), and preventive action (100% in the good category), with p-values < 0.05. In conclusion, the marked booklet was effective in improving leptospirosis prevention behavior and is recommended as an effective educational medium. Keywords : Marked Booklet, Health Education, Leptospirosis Prevention
Literasi Stunting pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Ibu Balita dan Kader Posyandu Desa Umbulrejo Kapanewon Ponjong Kabupaten Gunung Kidul Siswati, Tri; Widyawati, Herni Endah; Khoirunissa, Salma; Kasjono, Heru Subaris
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.15414

Abstract

Empowering women was the most important efforts to create the nation's next-generation, including efforts to alleviate stunting children. The limitation of health knowledge was one of indirect determinant stunting children. Literacy may increase woman knowledge about children care, so they can meet nutritional needs and environmental health. This was a community engagement with classical methods, interactive discussions, brainstorming through virtual meetings with google-meet and WhatsApp groups about stunting on 18-21 September 2020. Participants were mothers and cadres at highest prevalance stunting children in Yogyakarta (Umbulrejo Village, District Ponjong, Gunung Kidul Regency) as many as 50 women. The output of literation was measured by attendance (75%), increasing of knowledge 25%, and participant anthusiasm. Overall, this was meet the target, as many as 80% attendance of participants, 32% increase of knowledge, and enthusiastically participating. Virtual literacy and telecounseling were effective method to provide education and health counseling in Covid-19 pandemic context.
Dust Exposure in the Stone Carving Industry and Its Impact on Respiratory Health: An Environmental Risk Assessment Sutaryono, Sutaryono; Syahputri, Rezyana Budi; Kasjono, Heru Subaris; Susilowati, Tuti; Setyadi, Teguh; Purwanti, Purwanti; Sukamsi, Sukamsi; Ernawati, Dhanik; Samsudin, Mohamad; Hidayat, Taufiq
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 23 No 4 (2025): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol23.Iss4.1755

Abstract

Stone carving in Magelang Regency holds significant potential to enhance community welfare through industrial and tourism development, but it also presents health risks due to PM10 dust exposure exceeding safe limits. This study aims to identify respiratory health risks of stone craftsmen due to dust exposure with the incident of respiratory diseases, using a quantitative approach with observations and primary data collection from 60 respondents. Dust levels were measured using LVDS and HVDS, while the prevalence of Acute Respiratory Infections (ARI) was determined through health examinations. Environmental Health Risk Analysis (ARKL) with the Risk Quotient (RQ) was applied to evaluate long-term exposure. Results showed dust concentrations of 12.941 mg/m³ in Sedayu and 17.647 mg/m³ in Banyudono, both above the threshold, with respiratory disorders more prevalent in Sedayu (53.3%) than in Banyudono (33.3%). RQ values above 1 in both villages indicate significant health risks, highlighting the need for improved PPE use, ventilation, routine air quality checks, and health monitoring to prevent respiratory issues.
Efektivitas Kombinasi Prenatal Yoga dan Dzikir terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III Probo, Vika Irianti Erning; Kasjono, Heru Subaris; Yuliani, Istri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.330

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu masalah ketidaknyamanan yang bisa terjadi pada ibu hamil. Penyebab nyeri pada wanita hamil adalah adanya perubahan hormonal yang menimbulkan perubahan pada jaringan lunak penyangga dan penghubung (connective tissue) sehingga berdampak mengakibatkan menurunnya elastisitas dan fleksibilitas otot. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Ekperimental dengan desain pretest posttest Non-equivalent control group design. Teknik total sampling didapatkan Sampel 60 yang terbagi menjadi 30 kelompok eksperimen dan 30 kelompok kontrol. Analisis data univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan statistik uji wilcoxon. Hasil pretest di Puskesmas Kalumpang (50,0%) dan di Puskesmas Siko nyeri sedang (76,7%). Postest di Puskesmas Kalumpang nyeri ringan sebanyak (73,3%). Sedangkan di Puskesmas Siko menunjukkan tidak nyeri (50,0%), dan nyeri ringan (50,0%). Hasil uji statistik menggunakan wilcoxon didapatkan p value = 0,000 (<0,05) artinya H1 diterima, ada pengaruh kombinasi prenatal yoga dan dzikir terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Kota Ternate. Kesimpulannya kombinasi prenatal yoga dan dzikir berpengaruh terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Co-Authors 'Amaliah, Tasya Nurul Adnanda, Azka Afriliani, Tezi Agung Dwi Laksono Agus Kharmayana Rubaya Agus Suwarni Agus Wijanarka, Agus Ainun Najmi, Ismi Izaz Amal, Ihsanul Andasari, Sholikhah Deti Annisa Rahmi, Annisa Ardianto, Heru Arie Anggraini Arifin, Jonessa Firly Attawet, Jutharat Bambang Ariyadi, Bambang Bambang Suwerda, Bambang Chandra, Emilia Choiriyah, Ulul Clorinda, Nabila Desita, Desita Dewi Kusumawardhani, Dewi Dewi, Rayhani Rizky Aini Dwi Endah, Dwi Ejelika, Elsa Sri Elvianita, Deasy Eny Setyowati Ernawati, Dhanik Fadillah, Muhamad Ryan Fathurrahman, Haris Imam Karim Fatimah Sari, Fatimah Fauzana, Fiony Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hanani, Siti Maisah Hendrawan, Mohamad Reza Herawati, Viska Herman Santjoko, Herman Hida, Husna Sabila Asya Hussin, Tengku Mohamed Ariff Bin Raja Idi Setiyobroto Istighfaroh, Annisa Setyaji Ketut Ima Ismara Khairunnisak Khairunnisak, Khairunnisak Khoirunissa, Salma Kurniawan, Ari Wibowo Lastri, Lastri Latifah, Tsalis Nanda Lubis, Mutia Sari Lucky Herawati Maharani, Novita Laksmi Manawia, Rabifa Martini Martini Medikawanti, Yolla Ayu Mohamad Samsudin Muhja, Naila Mauhibatul Mustaqim, Bima Novi Hidayati Novia Lestari Novita, Shella Nugraha, Aliya Reggi Nugraheny, Esti Nunuk Endang Pujiyati, Nunuk Endang Nunuk Sri Purwanti Nurmalytasari, Na'wa Prabawati, Sabna Acitra Pramana, Cipta Pramestika, Zenanda Prasetyawati, Naris Dyah Prayudhy Yushananta Primiaji, Primiaji Probo, Vika Irianti Erning PURWANTI PURWANTI Purwanto Purwanto Puspita, Narawidya Dila Putri, Haqifa Rosyida Putri, Oktaviana Zahratul Rahmawati, Nishfia Ramadhan, Aulia Rialihanto, Muhammad Primiaji Rini, Diah Setyo Risnawati Risnawati Rizki Amalia Rois, Ibn Rois, Ibnu Ryan F, Muhamad S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Salsabilla, Lusy Loria Stefani Santi, Ratna Estika Sardjito Eko Windarso, Sardjito Eko Sari, Devi Ayu Prima Setyadi, Teguh Setyaningrum, Vera Dwi Sevia, Kadek Dwi Shufa Hidayah, Muha sigid sudaryanto, sigid Sintawati, Ratna Etika Sisgasari, Nabila Anugrah Siti Hani Istiqomah Sri Haryanti Sri Muryani, Sri Sri Puji Ganefati Sugianto Sugianto Sugianto Sukamsi, Sukamsi Suminar, Ari Surya, Latif Ardian Sutaryono Syahputri, Rezyana Budi Sya’diyah, Sarifah Taskiah, Lissaumi Taufiq Hidayat Tri Mulyaningsih Tri Siswati, Tri Triasa, Yori Firanico Tullazulfa, Fadila Tuntas Bagyono Tuti Susilowati Utari, Devi Wahono, Agus Wahyu Widianto Wahyu Widiantoro, Wahyu Wahyu Widyantoro Wahyudi, Rawi Waluyo Waluyo Widarto, Elvi Sandra Widiarto, Elvi Sandra Widyawati, Herni Endah Wuriandari, Atha Yamtama, Yamtama Yamtana Yamtana, Yamtana yasril yasril Yuliani, Istri Yulianto Yulianto Yuni Kusumastuti, Yuni Zamtinah Zamtinah Zunidra, Zunidra ‘Aisy, Rona Rohadatul