Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI DESA BONJERUK SEBAGAI DESA WISATA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Mahmudah Budiatiningsih; Baiq Nikmatul Ulya; Rizal Kurniansah; Hasnia Minanda; Ihyana Hulfa; Siti Hamdiah Rojabi; Sesilia Dwi Supita
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v19i1.576

Abstract

AbstractTourism village development aims to manifest the concept of sustainable tourism. Therefore, every tourism village in Indonesia should apply the sustainable tourism concept, including Bonjeruk Village. The Bonjeruk tourism village is one of the tourism villages in Lombok Island that has received ADWI from Indonesian Ministry of Tourism and Creative Economy in 2021. This research aims to identify the aspect of sustainable tourism in Bonjeruk Tourism Village. This research used a qualitative approach. Data collection was carried out by observation, interviews and literature studies to obtain the information about the tourism conditions in Bonjeruk village. The result of this research shows that the basic components of tourism village in Bonjeruk had been fulfilled. The Bonjeruk tourism village is managed by qualified human resources, has a variety of attractions and activities, is equipped with sufficient and clean amenities, and has a fairly good accessibility. Meanwhile, according to the sustainable tourism aspect, the Bonjeruk tourism village is able to improve the local community’s quality of life, providing additional value to the community's economy, improving environmental management, and increasing the respect and appreciation to the local culture.Keywords: Bonjeruk Village; Sustainable Tourism; Tourism VillageAbstrakPengembangan desa wisata bertujuan untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan. Oleh karenanya, setiap desa wisata di Indonesia sudah seharusnya menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan, termasuk Desa Bonjeruk. Desa wisata Bonjeruk merupakan salah satu desa wisata di Pulau Lombok yang pernah menerima ADWI dari Kemenparekraf RI pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi desa wisata Bonjeruk berdasarkan aspek pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur untuk memperoleh informasi terkait kondisi pariwisata di desa Bonjeruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, komponen dasar desa wisata di Bonjeruk telah terpenuhi dengan baik. Desa wisata Bonjeruk dikelola oleh SDM yang berkualitas, tersedia atraksi dan aktivitas yang beragam, dilengkapi amenitas dalam jumlah cukup dan bersih, serta memiliki aksesibilitas yang cukup baik. Sementara menurut aspek pariwisata berkelanjutan, pariwisata di desa wisata Bonjeruk berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memberikan nilai tambah perekonomian masyarakat, meningkatkan pengelolaan lingkungan, dan meningkatkan apresiasi terhadap kebudayaan setempat.Kata Kunci: Desa Bonjeruk; Desa Wisata; Pariwisata Berkelanjutan
ANALISIS TINGKAT KETERCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Adhitya Bagus Singandaru; Rizal Kurniansah; Mahmudah Budiatiningsih; Siti Hamdiah Rojabi
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada desa wisata yang terklasifikasi mandiri (Senaru) dan maju (Bayan) di Kabupaten Lombok Utara. Pariwisata diakui sebagai salah satu pendorong utama dalam pencapaian SDGs, terutama melalui peranannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan jumlah desa wisata yang terus meningkat di NTB, penting untuk mengevaluasi kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di 2 (dua) desa wisata yang terklasifikasi mandiri dan maju di Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal (terlibat dan tidak terlibat), dan wisatawan. Indikator yang digunakan disesuaikan dengan dokumen evaluasi Best Tourism Village tahun 2024 oleh UNWTO, yang relevan dengan tujuan SDGs. Data dianalisis menggunakan teknik cut-off point untuk menentukan tingkat ketercapaian SDGs dalam tiga kategori yaitu: Rendah = 1,00 – 2,33, Sedang = 2,34 – 3,66, Tinggi = 3,67 – 4,00 untuk setiap indikator yang digunakan. Secara keseluruhan, kedua desa wisata ini berkontribusi positif terhadap pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 15 (Life on Land), serta mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui tata kelola partisipatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desa wisata di Kabupaten Lombok Utara telah berada di jalur yang tepat (on track) dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan 2030, meskipun masih diperlukan upaya penguatan di beberapa aspek.
Co-Authors Adhitya Bagus Singandaru Agusman Agusman Akhmad Jufri Ander Sriwi, Ander Andi Suprianto Anggara, Jaka Anggi Prasetyo Ariawan, I Wayan Adi Putra Ariefa Hadi Putra Artana, I Wayan Arta Bagiastra, I Ketut Baiq Febri Izzati Isnaini Baiq Nikmatul Ulya Baiq Nikmatul Ulya Budiatiningsih, Mahmudah Dai, Srilian Laxmiwaty Dewa Putu Raka Pratama Distiya Ashari Diswandi Dova Novita Erri Supriyadi Fadliyanti, Luluk Fathurrahim, Fathurrahim Faturrahim Faturrahim Fienny Maria Langi Furkan, Lalu M. Hak, Muhamad Bai'ul Hasnia Minanda Hendri Yasti Hulfa, Ihyana I Gusti Ngurah Oka Widjaya I Gusti Ngurah Putu Dedy Wirawan I Gusti Ngurah Putu Dedy Wirawan I Ketut Purwata I Made Murdana I Made Suyasa I Nengah Juni Sumardiana I Wayan Suteja Ida Nyoman Tri Dharma Putra Indrapati Indrapati Irum Mahnul Hadi Jr, Bun Bun Jumhur Hakim Junia Jaya Purnama Kertajadi Ladyes Dewi Rengganis Lalu Masyhudi Lalu Mohamad Iswadi Lalu Mohamad Iswadi Athar Lia Rosida M Gilang Nugraha M Jumail M. Firmansyah M. Firmansyah M. Firmansyah Mahdani Mahdani Mahmudah Mahmudah Mahsun mahsun Mahsun, Mahsun Mahsun Maria Bian Martayadi, Uwi Masrun Masrun Masrun Masrun masrun Masrun Masrun Mau, Daniel Pandu Mau, Yesarela Pandu Maya Aulia Anggreni Mikhael Mangolo Milasari Milasari Minanda, Hasnia Muhammad Dzul Fadlli Muhammad Sultan Hali Muharis Ali Murianto Murianto Murianto Murianto Ni Luh Sueni Widyanti Ni Putu Ade Resmayani Niki Hannaji Nutralip Nutralip Otje Herman Wibowo Putra, Taufan Handika Rahman Rahman Rahman Rahman Rojabi, Siti Hamdiah Rozita Rozita Sakirin Sakirin Sedyo Husodo, Vania Fitri Sesilia Dwi Supita Siluh Putu Damayanti Siti Hamdiah Rojabi Siti Hamdiah Rojabi Sri Wahyunigsih Sri Wahyuningsih Susanty, Sri Syech Idrus Titi Yuniarti Titi Yuniarti, Titi Triony Septia Susana Sarahel Peni Triony Septia Susana SP Uwi Martayadi Wiwik Handayani Yeldy Dwi Genadi