p-Index From 2021 - 2026
4.996
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia pada Pelaksanaan Bimbingan Konseling Individual Septiani, Ayu; Utami, Tri Puspita Nur; Athika, Azza; Sirait, Hillary Hecylia Br; Salsa, Natjwa; Situmorang, Lenarti; Sari, Yuliana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia dalam pelaksanaan bimbingan konseling individual. Dengan metode kajian literatur, penelitian ini mengkaji peran bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi efektif antara konselor dan klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat memperkuat hubungan terapeutik, memfasilitasi komunikasi yang lebih alami, dan meningkatkan pemahaman klien terhadap masalah yang dihadapi. Penggunaan bahasa yang tepat juga membantu konselor dalam menyampaikan empati, dukungan, dan solusi yang relevan dengan konteks budaya klien. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang efektif oleh konselor sangat penting untuk mencapai hasil konseling yang optimal.
Alih Kode dan Campur Kode dalam Podcast I Will Network “Cinta Laura Kiehl: Tentang Self Love dan Mengatasi Kesepian (Kajian Sosiolinguistik) Selina, Angelia; Simanjuntak, Siska Monika; Sari, Yuliana
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra Vol. 2 No. 1 (2024): Isolek: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra (Maret 2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/isolek.v2i1.281

Abstract

Fenomena alih kode dan campur kode dalam komunikasi bilingual semakin marak terjadi di era globalisasi, terutama di kalangan individu yang terpapar pada budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam podcast “Cinta Laura Kiehl: Tentang Self Love Dan Mengatasi Kesepian” yang dipandu oleh Natasha Wilona dengan bintang tamu Cinta Laura Kiehl. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari tuturan yang terdapat dalam video dan dianalisis untuk mengidentifikasi pola penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cinta Laura Kiehl dan Natasha Wilona sering melakukan alih kode dan campur kode dengan menyisipkan frasa bahasa Inggris dalam kalimat bahasa Indonesia, mencerminkan pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman internasionalnya.  
PEMBENTUKAN IDENTITAS DIRI MILLENIAL MELALUI PENGGUNAAN BAHASA SLANG DI MEDIA SOSIAL Sari, Yuliana; Noor, Muhammad El Fahrizi; Adinda, Fahira; Tarigan, Agriva Randika
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 2 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i2.57551

Abstract

AbstrakDalam perkembangannya, media sosial memainkan peran penting dalam penyebaran dan popularitas slang. Meneliti bahasa slang dalam konteks media sosial memberikan wawasan tentang bagaimana teknologi mempengaruhi bahasa dan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data-data yang tersedia di platform media sosial, yaitu twitter. Seluruh data berbentuk tweet yang menggambarkan bentuk slang dan fungsi slang yang bersumber dari akun pengguna Twitter. Data akan diambil secara acak dari sumber data dalam periode waktu yang muncul mulai dari awal tahun sampai akhir bulan September 2023 untuk mendapatkan kata-kata slang terbaru dan sedang digemari oleh pengguna media sosial. Kehadiran bahasa slang ini agar remaja memiliki bahasa tersendiri dalam mengungkapkan ekspresi diri. Sarana komunikasi diperlukan oleh kaum remaja untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok usia lain. Masa remaja memiliki karakteristik antara lain petualangan, pengelompokan, dan kenakalan. Untuk itu, tujuan bahasa slang untuk menyampaikan satu hal namun tidak ingin diketahui orang lain. Penggunaan bahasa slang dapat diidentifikasi menjadi tiga fungsi, yakni fungsi ekspresi, rasa solidaritas dan kebersamaan, serta eksklusivitas. 
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR PADA MATERI TEKS TANGGAPAN BERBANTUAN APLIKASI CAPCUT DI SMP NEGERI 9 TEBING TINGGI Berkatiah; Dwinda Khoyriyah; Elma Natalia Purba; Diah Pashya Togatorop; Friska Yani Hutasoit; Yuliana Sari
Asas: Jurnal Sastra Vol. 14 No. 1 (2025): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v14i1.67233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media ajar berbasis audio visual dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi teks tanggapan di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengikuti model Borg and Gall. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan ekspresi siswa, motivasi belajar, dan pemahaman terhadap materi. Siswa menjadi lebih termotivasi dan juga aktif dalam berdiskusi. Pemahaman siswa terhadap materi teks tanggapan juga semakin mendalam melalui konteks visual yang disajikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media ajar berbasis audio visual sangat efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa
Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Film Gara-Gara Warisan Karya Muhadkly Acho & Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia: Kajian Pragmatik Tobing, Jelita Br.L; Anggita, Adelia Fitri; Maulida, Dinda Nur; Simanjuntak, Siska Monika; Sari, Yuliana
EDUKASI Vol 23, No 1 (2025): EDISI MEI 2025
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v23i1.8122

Abstract

This study examines language politeness according to Geoffrey Leech's theory in the movie Gara-Gara Pahlawan by Muhadkuri Acho and its implications for Indonesian language learning. The approach used is descriptive qualitative with pragmatic analysis. The data were obtained by using the free listening method and listening to the narration of the characters in the movie. The results of the analysis found 12 data of compliance with the principles of language politeness, consisting of 5 data of the maxim of generosity, 3 data of the maxim of respect, 1 data of the maxim of simplicity, 1 data of the maxim of consensus, and 2 data of the maxim of sympathy. No compliance with the maxim of wisdom was found. This movie is suitable as teaching material for language politeness because it displays many polite speeches and can be a model for choosing the right words according to the context and interlocutors. The application of polite language in learning can improve students' communication skills using polite language in various social situations.
Pengaruh Kepercayaan Diri dan Penguasaan Kosakata terhadap Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris pada Mahasiswa Kelas D Pendidikan Bahasa Inggris Stambuk 2023 Universitas Negeri Medan Yuliana Sari; Imei Wulandari; Efridayanti Gulo; Rama Yani Pakpahan; Rifdah Syabani Nasution
Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/yudistira.v3i2.1759

Abstract

The ability to speak English is an essential skill for students, yet many face challenges in this area, particularly due to low self-confidence and limited vocabulary. This research aims to analyze the influence of self-confidence and vocabulary mastery on the speaking skills of Class D students in the English Language Education program, Stambuk 2023, Medan State University. The research method employed is qualitative descriptive with data collection techniques through a questionnaire completed by 15 respondents. The research results indicate that students with high self-confidence and good vocabulary mastery are more fluent in speaking, while students who lack confidence or have limited vocabulary tend to experience difficulties in expressing ideas. These findings emphasize that enhancing self-confidence and enriching vocabulary can improve students' speaking skills. Therefore, a communication-based learning approach and more interactive speaking practice are recommended to enhance students' speaking abilities.
Analisis Semantik pada Puisi "Bunga Gugur" Karya W.S. Rendra Fadilla Aura Ramadani; Ela Emayusnita Sirait; Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Yuliana Sari
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2025): August: Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v3i3.1794

Abstract

This study aims to examine the meanings contained in the poem "Bunga Gugur" by W.S. Rendra using a semantic approach. Poetry was chosen as the object of study because of its ability to reflect human life and feelings through poetic symbols and language. The analysis focused on four types of meaning in semantics, namely lexical, grammatical, referential, and figurative meaning. The research method used is qualitative descriptive with literature study techniques. The results of the analysis show that this poem is rich in lexical and figurative meanings, which strengthen the message of loss, love, and the transience of life. The use of symbols such as "bunga", "gugur", and "asmara" emphasizes the emotional devastation caused by death. With a semantic approach, the hidden meaning in the poem can be revealed systematically, thus helping readers understand the depth of the message the poet wants to convey. This research is expected to enrich linguistic studies in the analysis of literary works and increase appreciation for modern Indonesian poetry.
Makna dalam Era Digital: Kajian Semantik terhadap Bahasa di Media Sosial Indonesia Dian Maharani; Hasea Sabam Simanjuntak; Nailah cahyani; Rowimatul Hazizah; Yuliana sari
Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 3 No. 3 (2025): August: Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/semantik.v3i3.1830

Abstract

The development of social media has triggered a dynamic shift in the meaning of language used in everyday communication. This article aims to analyze the lexical meaning changes and expansions in the Indonesian language as used on social media platforms, particularly Twitter and Instagram. This study employs a descriptive semantic approach with content analysis methods applied to selected viral posts. The findings show that many words experience semantic shift, the formation of new meanings (neologisms), and altered connotations based on digital context. These results highlight the importance of semantic understanding in interpreting the evolving nature of language in the digital era.
Perubahan Makna Kata dalam Bahasa Remaja: Tinjauan Semantik Terhadap Bahasa Slang di Media Digital Nopita Silaban; Pintauli Silaban; Febri Simamora; Osmer Nadeak; Yuliana Sari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0je4zq38

Abstract

Fenomena penggunaan bahasa slang di kalangan remaja menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta meningkatnya intensitas penggunaan media digital dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa slang tidak hanya menjadi cerminan identitas kelompok sosial tertentu, tetapi juga menggambarkan dinamika perubahan makna kata yang signifikan dibandingkan dengan makna leksikal aslinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan makna kata dalam bahasa slang remaja melalui pendekatan semantik dengan metode studi literatur. Data dikumpulkan melalui telaah terhadap jurnal ilmiah, artikel berita, dan pengamatan terhadap penggunaan slang di berbagai platform digital seperti media sosial dan aplikasi pesan singkat. Analisis difokuskan pada perbandingan makna slang yang digunakan remaja dengan makna baku dalam bahasa Indonesia, dengan mengidentifikasi bentuk-bentuk perubahan makna seperti penyempitan, perluasan, ameliorasi, dan peyorasi. Penelitian ini menggunakan teori semantik sebagai dasar interpretasi dan mempertimbangkan konteks sosial serta budaya digital yang memengaruhi pembentukan makna. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kajian semantik kontemporer serta memperkaya pemahaman mengenai dinamika bahasa dalam ruang komunikasi digital.
Kajian Semantik: Analisis Bahasa Medan “Ngomong Medan Itu, Bukan Sekadar Logat!” Stephanie Sipayung; Huraiyah Jiratullah; Daniel Christian Sinaga; Yuliana Sari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m01jr096

Abstract

Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia terletak di Provinsi Sumatera Utara. Medan juga memiliki banyak budaya dan etnis diantaranya ada etnis Batak, Melayu, dan Nias.  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang-orang diluar wilayah Medan untuk mengetahui bahasa yang digunakan orang Medan. Sering sekali orang-orang salah paham dengan bahasa yang di Medan karena menggunakan bahasa Indonesia tetapi memiliki makna dan arti yang berbeda di Medan contohnya pada kata “pajak” menurut KBBI yang berarti pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang, dan sebagainya tetapi di Medan dapat berarti tempat jual beli ataupun jalan raya tergantung situasi dan percakapan.
Co-Authors Abdurahman Adisaputera Adellya Rosari Siregar Adha, Wirdatul Adinda, Fahira Agus Sibagariang Alzyra Fatihah Simatupang Amaliyah, Raudhatul Angelina Gracia Ginting Anggi Rahmawati Anggita, Adelia Fitri Asima Simbolon Athika, Azza Aura Meriska Ayu Alfianita Ayu Nadira Nadira Wulandari Ayu Nadira Wulandari Ayu Septiani, Ayu Azhar Umar, Azhar Banjarnahor, Pretty Grace Berkatiah Berkatiah Berkatiah Cindy Jelita Sari Dalimunthe, Elvi Susana Daniel Christian Sinaga Dear Ezra Sipayung Debora Diah Pashya Togatorop Diah Pasyha Togatorop Dian Maharani Dwinda Khoyriyah Efridayanti Gulo Ela Emayusnita Sirait Eliasar, Elsy Elma Natalia Purba Elsah Sinurat Endang Aristianti Gultom Erfriani Sekar Talenta Simangunsong Fadilla Aura Ramadani Febri Simamora Felicia Joice Sitinjak Fitri Handayani Chaniago Friska Yani Hutasoit Gultom, Nicholay Hartawan Hasea Sabam Simanjuntak Hidayah, Ernisa Hijrah, Nurul Huraiyah Jiratullah Ika Febriana Imei Wulandari INAYAH HANUM, INAYAH Inge Irawati Leni Fadia Lili Tansliova Mangunsong, Sri Emelda Maraendar, Akbar Maulida, Dinda Nur Maysarah, Maysarah Melinda, Gita Nabilah Iffah Salsabilah Nailah cahyani Noor, Muhammad El Fahrizi Nopita Silaban Nugraheni Eko Wardani Nugraheni Eko Wardani Osmer Nadeak Pakpahan, Feffiola Destiana Margaretha Pasaribu, Asril Rouli Nilawati Pintauli Silaban Pipi Anggreini Putri Putri Firmawindy Turnip Rama Yani Pakpahan Rialni, Diva Azzurra P. Rifdah Syabani Nasution Rindy Any Br Tarigan Rosenta L Situngkir Rowimatul Hazizah Rut Yemima Sitorus Ruth Febriyanti Simarmata Salsa, Natjwa Sarwaji Suwandi Selina, Angelia Shafira Rahma Dina Sinaga Siahaan, Putri Damayanti Siallagan, Lasenna Sidabutar, Christin Angelina Silalahi, Marwinda Simanjuntak, Siska Monika Simanjuntak, Tesa Arizky Simatupang, Jernita Simorangkir, Agustina Verawati Simorangkir, Shely Sinuhaji, Desy Tamia Sirait, Hillary Hecylia Br Siregar, Anggun Luthvita Siregar, Dahlia Veronika Situmorang, Lenarti Sri Hartati Sinaga Stephanie Sipayung Suwandi, Sarwiji Syanata, Amanda Putri Tarigan, Agriva Randika Tarigan, Novia Sari Thria Damayanti Manullang Tobing, Ananda Yohana Lumban Tobing, Jelita Br.L Tri Indah Prasasti Utami, Tri Puspita Nur Vika Maria Sagala Wangi, Dzakiyah Mega Wike Afsari Sinaga Yuni Yolanda Situmorang Yusron Abda'u Ansya