p-Index From 2021 - 2026
9.147
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Litera Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies BAHASA DAN SASTRA Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Indonesian Language Education and Literature IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Aksara QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Educatio Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Journal on Education Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa Deiksis Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Basataka (JBT) Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Journal of Accounting Auditing and Business Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Scope: Journal of English Language Teaching JIPIS Buana Ilmu Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Journal of Educational Experts (JEE) Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jo-ELT (Journal of English Language Teaching) Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesian Journal of Social Science Research International Journal of STEM Education for Sustainability International Journal of Humanities Education and Social Sciences Widyaparwa Innovative: Journal Of Social Science Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Leksema: Jurnal Bahasa dan Sastra PPSDP International Journal of Education Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran J-CEKI Jurnal Pendidikan Progresif Jurnal Profesi Keguruan Aksara Prakata: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Litera

REFERENSI ENDOFORA DALAM NOVEL LAGUNA KARYA IWOK ABQARY DAN IMPLIKASINYA BAGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Asep Muhyidin
LITERA Vol 17, No 3: LITERA NOVEMBER 2018
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v17i3.20078

Abstract

AbstrakKeterkaitan antarkalimat dan antarparagraf dalam sebuah tuturan merupakan syarat dalam pembentukan sebuah wacana karena dengan keterkaitan yang padu wacana menjadi utuh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan referensi endofora dalam novel Laguna karya Iwok Abqary. Data yang diambil yaitu satuan lingual berupa kalimat yang memiliki penanda referensi endofora yang bersifat anaforis dan kataforis. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data tertulis berupa paragraf-paragraf yang terdapat pada novel. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah simak. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode agih. Hasil penelitian sebanyak 401 pemarkah referensi endofora anaforis dan 71 buah referensi endofora kataforis. Sebagian besar pemarkah referensi endofora berupa pronomina persona.  Hasil penelitian dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Untuk  itu, guru harus mampu membuat skenario pembelajaran yang menyebabkan siswa dapat memahami penggunaan referensi endofora dalam paragraf, sehingga pada akhirnya siswa memahami isi dan amanat yang terkandung dalam novel tersebut. Kata Kunci: Referensi endofora, novel, pembelajaran bahasa IndonesiaENDOPHORA REFERENCES IN LAGUNA NOVEL BY IWOK ABQARY AND ITS IMPLICATIONS FOR LEARNING INDONESIAN LANGUAGE AT HIGH SCHOOL. AbstractThis study aims to describe the use of endophora references in Laguna novel by Iwok Abqary. The data taken is a lingual unit of sentences that has an endophora references marker that is anaphoric and cataphoric. The data were collected through written data in the form of paragraphs contained in the novel. The method used to collect data in this research is referred to reading. Data analysis in this study uses the cloze method. The result of the research is 401 references of anaphoric endophora references and 71 cataphoric endophora references. Most endophora references referrals are pronouns of persona. The results can be applied in learning Indonesian language in high school. For that, teachers should be able to create learning scenarios that cause students to understand the use of endofora references in paragraphs, so that ultimately students understand the content and the mandate contained in the novel. Keywords:  Endophora references, novel, Indonesian language intruction
LEKSIKON KULINER TRADISIONAL MASYARAKAT KABUPATEN PANDEGLANG Odien Rosidin; Erwin Salpa Riansi; Asep Muhyidin
LITERA Vol 20, No 1: LITERA MARET 2021
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v20i1.33908

Abstract

Kuliner tradisional bukan sekadar mencerminkan khazanah makanan, bahan yang digunakan, cara pengolahan, dan cita rasa olahan lokal yang unik, tetapi juga merepresentasikan entitas budaya masyarakat secara utuh. Leksikon nama kuliner tradisional menyiratkan makna budaya yang penting untuk digali dan diinterpretasikan dalam kaitannya dengan pengungkapan nilai -nilai simbolik dan budaya yang dikandungnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kuliner tradisional masyarakat Kabupaten Pandeglang berdasarkan tinjauan bentuk leksikon, fungsinya dalam upacara atau ritual adat, dan pandangan masyarakat terhadap simbol dan makna kuliner tradisional sebagai pelengkap dalam upacara atau ritual adat. Penelitian ini didesain dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan memakai metode etnografis berancangan antropolinguistik. Sumber data penelitian adalah tuturan lisan para informan sebagai narasumber. Pengumpulan data dengan teknik observasi partisipan dan wawancara. Analisis data dengan empat kegiatan, yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, ditemukan 25 leksikon nama makanan; 14 leksikon nama makanan pelengkap upacara atau ritual adat; 32 leksikon nama alat pembuatan, 35 leksikon nama bahan, dan 38 leksikon nama proses pembuatan. Kedua, kuliner tradisional dalam fungsinya sebagai pelengkap upacara atau ritual adat mencerminkan tiga dimensi nilai, yaitu individual, sosial, dan pengetahuan. Ketiga, kuliner tradisional sebagai pelengkap upacara atau ritual adat merepresentasikan simbol dan makna yang berhubungan erat dengan identitas sosial budaya masyarakat Kabupaten Pandeglang. Temuan penelitian bermanfaat untuk dokumentasi produk budaya kuliner lokal dan upaya revitalisasi dan pemertahanan budaya tradisional menghadapi moderninasi dan globalisasi.Kata kunci: leksikon, kuliner tradisional, sosial budaya, ritual adatLEXICON OF THE COMMUNITY TRADITIONAL CULINARY IN PANDEGLANG REGENCYAbstractTraditional culinary not only reflects the food treasures, ingredients used, processing methods, and unique local processed flavors, but also represents the cultural entity of the community as a whole. The lexicon of traditional culinary names implies cultural meanings that are important to explore and interpret in relation to the expression of the symbolic and cultural values they contain. This study aims to describe the traditional culinary delights of the people of Pandeglang Regency based on a review of the lexicon forms, their function in traditional ceremonies or rituals, and people's views on traditional culinary symbols and meanings as a complement to traditional ceremonies or rituals. This study was designed using a qualitative approach using ethnographic methods with anthropolinguistic design. The data source of this research was the oral speech of the informants as sources. Data collection was done by participant observation and interview techniques. Data were analyses were conducted in four activities, namely collection, reduction, presentation, and verification. The research results are as follows. First, the following are found: 25 lexicons of food names, 14 lexicons of names of complementary foods for traditional ceremonies or rituals, 32 lexicons of manufacturing tool names, 35 lexicons of material names, and 38 lexicons of manufacturing process names. Second, traditional culinary in its function as a complement to traditional ceremonies or rituals reflects three dimensions of value; namely individual, social, and knowledge. Third, traditional culinary as a complement to traditional ceremonies or rituals representing symbols and meanings are closely related to the socio-cultural identity of the people of Pandeglang Regency. The research findings are useful for documenting local culinary culture products and efforts to revitalize and maintain traditional culture in facing modernization and globalization.Keywords: lexicon, traditional culinary, social culture, traditional rituals
Co-Authors Ade Anggraini Kartika Devi Afrizal, Muhamad Agus Arifin Agus Suherman Amarullah, Ahmad Amilul Ulum, Uyung ANDRI KURNIAWAN Andriani, Lia Ardita Puspitasari Ari Gunardi Aries Denta Putra Atika Puji Lestiyani Azzahra, Maulida Sarah Busro, B. Darnita Diana Dase Erwin Juansah Desma Yuliadi Saputra Dimas Pratama Rustianto Dody S. Truna Elfa Ridhaswara Eliza Anasera Br Bangun Encep Andriana Erwin Salpa Riansi Etika Khaerunnisa Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Indriani Nurul Farid Ibnu Wahid Gunardi, Ari Guntoro, Dede Tri Hadiansyah, Firman Hanafi, M. Syadeli Hidayat, Dede Hidayat, Sholeh Hilaliyah, Tatu Ida Dahlia Iin Indriyani Ikhlasul Amal Ima Maisaroh Intan Sari Ramdhani Ishak, Ishak Jakaria Jakaria John Pahamzah Juniardi, Yudi Khaerunnisa, Etika Laksono, Yudha Dwi LEKSONO, SUROSO M. Syadeli Hanafi M. Taufiq Rahman, M. Taufiq Maman Fathurrohman Maria, Vera Masrupi Masrupi Miftahul Ulum Muldawati Muldawati, Muldawati Mulyanah, Euis Yanah Mumtaz, Zauhar Labib Nurfauziah, Farah Latifah Odien Rosidin Odien Rosidin Odin Rosidin Pahamzah, Jhon Puput Puspito Rini Puput Puspito Rini Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Bening Mujianti Rahman, Mohammad Taufiq Riansi, Erwin Salpa Ridhaswara, Elfa Rima, Rosmania Rinsi, Erwin Salpa Rohmahnah, Nurul Rosidin, Odien Rosnaningsih, Asih Rosyad, Rifki Rusbiansyah Perdana Kusuma Rusman Zaenal Abidin Rusman Zainal Abidin Santani, Santani Sari, Fevi Indah Satiri Satiri Satiri, Satiri Senjaya, Arip Septiani, Erika Arya Sintaningrum, Tiara Putri Siti Setiawati Sjaifuddin, Sjaifuddin Sobri Sobri Sobri, Sobri Solihat, Ilmi Sri Suharti Subagio, Rohmad Subihah Subihah Sudadio Sudadio Sujanah, Nanah Sulaeman, Agus Sumiyani, Sumiyani Sundawati Tisnasari Supriyati . Suroso Mukli Leksono Suroso Mukti Leksono Suryadi Suryadi Syafrizal Syafrizal Tisnasari, Sundawati Ujang Jamaludin Ujang jamaludin, Ujang Utami, Titania Putri Vivi Intan Pangestuti Wahid, Farid Ibnu Wahyuni, Sasa Indri Warno Warno Yeni Huriani Yuliyanti, Khusnul Yuliyanti, Putri Alifia Yuyu Yuhana Yuyu Yuhana, Yuyu