p-Index From 2021 - 2026
11.566
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BASASTRA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pustaka: Jurnal Bahasa dan Pendidikan Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia JPLED Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Central Publisher HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial Jurnal Yudistira Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan Journal Innovation In Education TARBIYATUL ILMU: Jurnal Kajian Pendidikan Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal Educational Research and Development Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Jurnal Pendidikan Dasar Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Jurnal Cakrawala Pendidikan dan Biologi (jucapenbi) Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : Central Publisher

PERAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR (SD) Syabna Nazwa Ray; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.459

Abstract

Latar Belakang : Pendidikan karakter merupakan landasan penting dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Di jenjang Sekolah Dasar (SD), siswa berada pada fase perkembangan awal yang sangat menentukan arah sikap, perilaku, dan moralitas mereka di masa depan. Guru sebagai pendidik utama sekaligus figur sentral di lingkungan sekolah, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk peran guru dalam membentuk karakter peserta didik SD, mulai dari menjadi teladan, pendidik nilai moral, pembina disiplin, hingga sebagai penghubung antara sekolah dan keluarga. Metode : Melalui pendekatan studi pustaka, artikel ini menyajikan konsep, strategi, dan pendekatan yang dapat diterapkan guru secara sistematis. Hasil dan Pembahasan : Hasil kajian menunjukkan bahwa guru yang aktif membangun nilai karakter dan menjalin sinergi dengan orang tua akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi perkembangan karakter anak. Kesimpulan : Guru memiliki peran yang sangat penting dan komprehensif dalam membentuk karakter peserta didik di Sekolah Dasar.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Elsa Fitri Yusman; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.461

Abstract

Latar Belakang : Kualitas tidur adalah elemen penting dalam perkembangan kognitif anak, termasuk kemampuan untuk berkonsentrasi dan mempertahankan perhatian selama kegiatan belajar. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kualitas tidur dan tingkat konsentrasi belajar pada siswa sekolah dasar Metode : Penelitian ini disusun dengan dasar kajian pustaka menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan menganalisis berbagai bahan bacaan dari dalam dan luar negeri untuk membuktikan bahwa terdapat kaitan signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada anak sekolah dasar. Hasil dan Pembahasan : Temuan dari kajian ini menunjukkan perlunya tindakan dari pihak sekolah dan orang tua untuk memastikan anak-anak memiliki kebiasaan tidur yang baik demi mendukung keberhasilan dalam belajar. Kesimpulan : Tidur yang tidak baik dapat memberikan efek buruk pada pencapaian akademis, sedangkan tidur yang berkualitas dapat mendukung peningkatan daya ingat dan konsentrasi.
KONTRIBUSI INTERAKSI TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Rahmi Aliva Wardani; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.462

Abstract

Latar Belakang : Pendidikan karakter ialah elemen krusial dalam proses pembelajaran pada SD. Dalam konteks ini, korelasi antar teman sebaya memiliki kiprah besar pada membentuk karakter peserta didik melalui interaksi sosial sehari-hari. Tujuan : Penelitian ini bertujuan buat mempelajari kiprah korelasi antar teman pada membantu perkembangan karakter anak di Sekolah Dasar. Metode : Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan merujuk pada teori asal tokoh seperti Vygotsky, Lickona, serta Hurlock, artikel ini membahas bagaimana nilai-nilai seperti kolaborasi, ikut merasakan, dan disiplin dapat tumbuh melalui kegiatan sosial siswa. Hasil dan Pembahasan : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan pertemanan yang positif dapat menunjang pembentukan karakter yang baik, sedangkan dampak negatif dari teman sebaya bisa menyebabkan perilaku menyimpang. Kesimpulan : Pendampingan guru dalam hubungan sosial siswa menjadi hal yang sangat penting buat memastikan terbentuknya karakter yang positif.
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK SD Rezha Refhalina; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.463

Abstract

Latar Belakang : Rasa percaya diri adalah elemen penting dalam perkembangan karakter seorang anak, terutama di tingkat Sekolah Dasar (SD). Sebagai sosok yang memiliki otoritas di sekolah, guru berfungsi secara strategis dalam membentuk dan meningkatkan keyakinan diri anak. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana guru berperan dalam perkembangan kepercayaan diri siswa SD melalui metode pengajaran, komunikasi yang mendukung, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan inklusif. Di samping itu, tulisan ini juga menyoroti berbagai rintangan yang dihadapi oleh guru serta solusi praktis yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada studi literature. Hasil dan Pembahasan : Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan strategi seperti memberikan pujian, mengajukan tantangan yang sesuai, melakukan penguatan sosial, dan pendekatan yang memahami perkembangan anak, guru dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Kesimpulan : Memperkuat peran guru dalam pembentukan karakter, khususnya dalam hal kepercayaan diri, sangat penting untuk menciptakan generasi yang mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.
PENGARUH GADGET TERHADAP MOTIVASI DAN INOVASI BELAJAR ANAK SD Nadine Azizah Azzahra; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 6 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i6.464

Abstract

Latar Belakang : Perkembangan teknologi digital telah mengubah banyak hal dalam bidang pendidikan, terutama dalam cara anak-anak di tingkat sekolah dasar (SD) belajar dan berinteraksi dengan materi ajar. Alat-alat seperti ponsel pintar, tablet, dan laptop semakin mudah dijangkau dan digunakan oleh anak-anak sebagai sarana untuk belajar dan bermain. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap motivasi dan inovasi pembelajaran anak-anak SD. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber sekunder yang dikumpulkan dari jurnal ilmiah, artikel penelitian, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik. Hasil dan Pembahasan : Hasil dari analisis menunjukkan bahwa gadget berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar anak, dengan dampak positif berupa peningkatan akses terhadap informasi dan rangsangan kreatif, serta dampak negatif berupa penurunan konsentrasi dan inovasi akibat pemakaian yang berlebihan. Kesimpulan : Pengelolaan penggunaan gadget yang bijaksana sangat diperlukan untuk mengoptimalkan keuntungan dalam proses belajar anak-anak SD.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI MEMBACA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Shalza Dwi Arfianitha Mulyani; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.468

Abstract

Latar Belakang : Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, kemampuan literasi membaca sangat penting karena memungkinkan siswa memahami berbagai informasi tertulis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan metode yang digunakan guru untuk meningkatkan literasi membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Studi ini melibatkan guru di salah satu sekolah dasar di SD Negeri 22 Koto Baru Kabupaten Solok yang berada di kelas empat. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif digunakan sebagai subjek penelitian. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan. Kemudian, data dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bacaan melalui penggunaan strategi seperti membaca bersama, pembelajaran berbasis teks naratif yang kontekstual, diskusi kelompok kecil, dan pertanyaan pemantik. Strategi-strategi ini dinilai efektif dalam menumbuhkan minat siswa dalam membaca dan meningkatkan kemampuan mereka untuk memahami teks secara kritis. Kesimpulan : Menurut penelitian ini, guru memerlukan pelatihan terus menerus untuk memilih dan menerapkan strategi membaca yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
POTRET KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SDN 16 PADANG BESI: STUDI OBSERVASI Lisha Oktavia Rahmi; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.469

Abstract

Latar Belakang : Pada jenjang pendidikan dasar, pembentukan karakter serta sikap belajar mandiri menjadi aspek yang sangat penting. Matematika, sebagai mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh siswa, menuntut adanya sikap kemandirian dalam proses belajarnya. Hasil pengamatan di SDN 16 Padang Besi memperlihatkan bahwa tingkat kemandirian siswa dalam mengikuti pelajaran matematika bervariasi, sehingga menarik untuk ditelusuri lebih dalam. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perilaku mandiri siswa kelas V dalam belajar matematika. Selain itu, penelitian ini juga berusaha mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar siswa, termasuk peranan guru dalam menciptakan suasana pembelajaran yang mendukung. Metode : Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap siswa, wawancara informal dengan guru, serta dokumentasi pendukung. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V SDN 16 Padang Besi, dengan fokus pada aktivitas belajar siswa saat materi bilangan cacah diajarkan. Hasil dan Pembahasan : Sebagian besar siswa menunjukkan sikap aktif selama pembelajaran berlangsung. Mereka berani menjawab pertanyaan, mengajukan pertanyaan secara sukarela, menyelesaikan latihan tanpa harus disuruh, dan bahkan saling membantu satu sama lain. Guru turut memberikan kontribusi besar dengan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, memberikan pujian, serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara mandiri. Meski demikian, terdapat satu siswa yang masih kesulitan mengikuti pelajaran, sehingga membutuhkan perhatian lebih dari guru. Kesimpulan : Secara umum, siswa kelas V di SDN 16 Padang Besi menunjukkan kemandirian yang cukup baik dalam pembelajaran matematika. Keaktifan dan rasa percaya diri siswa dalam mengikuti pelajaran tidak terlepas dari peran guru yang mampu membangun suasana belajar yang positif. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kemandirian belajar siswa, perlu dilakukan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK MEMBUAT BENDA TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA SD Neiza Zahra Devita; Febrina Zahara; Aisyah Yesep Putri; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 2 No 7 (2024): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v2i7.484

Abstract

Latar Belakang : Kemampuan peserta didik dalam membuat karya seni rupa tiga dimensi masih tergolong rendah, seperti yang terlihat pada siswa kelas IV SDN 19 ATTS Kota Bukittinggi, di mana hanya 40% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Rendahnya hasil tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membuat benda tiga dimensi melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan menyenangkan. Metode : Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta penilaian sikap dan keterampilan. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 73,8 pada pra siklus menjadi 80,34 pada siklus I, dan mencapai 90,07 pada siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 40% menjadi 100%. Kesimpulan : Dengan demikian, model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membuat benda tiga dimensi dan dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran seni rupa di sekolah dasar.
PERAN SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT ANAK SD Winda Permata Bunda; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 3 No 5 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i5.646

Abstract

Latar Belakang : Pengembangan minat dan bakat anak adalah elemen penting dalam pendidikan yang dapat memengaruhi pertumbuhan mereka di masa depan. Sekolah berkontribusi dengan menyediakan kurikulum yang bervariasi, kegiatan ekstrakurikuler, dan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran krusial sekolah dalam mengembangkan minat dan bakat anak di tingkat Sekolah Dasar (SD). Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan pengumpulan dokumen. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan workshop yang berfokus pada pengembangan keterampilan tertentu, serta kerjasama yang baik antara sekolah dan orang tua, juga merupakan faktor penting dalam mendukung proses ini. Lingkungan yang mendukung di sekolah dapat mendorong anak untuk menjelajahi dan berkreasi, sehingga mereka dapat menemukan dan mengasah potensi mereka. Kesimpulan : Penelitian ini menekankan bahwa peran sekolah sangat penting dalam membantu anak-anak berkembang menjadi individu yang berprestasi, bahagia, dan percaya diri.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU ANTI SOSIAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Nabila Septianita; Ari Suriani
Journal Central Publisher Vol 3 No 5 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i5.650

Abstract

Latar Belakang : Perilaku anti sosial adalah perilaku-perilaku yang menyimpang dari norma-norma, baik aturan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun hukum. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan faktor-faktor penyebab perilaku antisosial pada peserta didik. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian adalah peserta didik Sekolah Dasar Negeri yang berada di Kota Padang Sumatera Barat yang menunjukkan perilaku anti sosial. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antisosial yang dominan muncul pada peserta didik adalah melanggar peraturan di sekolah, melakukan pengerusakan fasilitas sekolah, serta melakukan tindakan menarik diri dari lingkungan. Terjadinya perilaku anti sosial dalam diri peserta didik sekolah dasar yaitu disebabkan karena beberapa faktor diantaranya adalah faktor pribadi, faktor keluarga, faktor yang berkaitan dengan sekolah, dan faktor sosial. Kesimpulan : Salah satu cara untuk mengatasi perilaku anti sosial yaitu dengan cara memberikan pola disiplin yang konsisten kepada anak.
Co-Authors Adila Ramadani Afriana Difa Afriza Media Agresia Desti Ahmad Syarifuddin Ainul Husna Airin Airin Aisyah Nadya Hutagalung Aisyah Yesep Putri Amelia Putri Amylia Putri Andini Agustya Utami Angeli Nada Aulia Anisa Mulia Maharani Atthahirah Azzahra Aulia Yurniati Azira Ismedya Putri Azmi Alwi, Nur Chandra Chandra Delia Ramadani Denisa Azura Desclarista Salwa Putri Dhea Ramadhani Disa Sahra Dwi Intan Maharani Elfa Sri Surya Ulfa ELLA RESMA NOFICA Elsa Fitri Yusman Elsi Yulia Rahmayani Fadila Ramadhani Fadillah Syukri Farah Syifa Agustia Farhatun Haya Febrina Zahara Fidratul Husnah Figo Pratama Chandra Finda Rustiana Firana Fiwa Fuji Amanda Gumala Dewi, Sri Putri Hanifa Lila Putri Hardina Eka Putri Hikmah Ramadhani Hiskia Sitorus Idris Hakim Lubis Ika Rusnia Indah Indriani Infahni Zahra Hamri Intan Afrina Safira Jeri Vadeno Karmila Karmila Khaira Nisa Khairiatun Nafizah Khanifa Intan Yunia Kinaya, Audyra Laksamana Arden Latifah Hairani Latifah Syafitri Lidya Sari Hidayatul Putri Lisha Oktavia Rahmi Lusi Afrima Lusi Nurlaili M. Abyadi M. Farel Rezkia Sonra M. Farid Afdal M. Habibi mansurdin mansurdin Mardhatillah Tauva Mifta Hurrahmi Miftahul Husna Mira Maulidya Fajar Monalisa Septrianingsih Muhamad Arif Alfa Rizi Muhammad Jordi Muhammadi Mutia Andini Mutiara Ananda Mutiara Sakinah Afri Nabila Septianita Nadila Putri Lestari Nadin Aminasya Nadine Azizah Azzahra Nadya Adila Fitri Nadya Refita Sandi Nadya Salsabila Natasya Yulindra Putri Nayla Zhalfa Andari Nazumi Anggofi Neiza Zahra Devita Nonik Safitri Novela, Dina Novia Putri NUR AINI Nur Azizah Nurul Husna Zakiyah Pradika Alim Zulemil Puguh Ardianto Iskandar Radni Defri Sagita Rahmadarati Rahmadarati Rahmawati Fitri Rahmi Aliva Wardani Rara Khairani Arfi Raudatul Saumi Reci Desyana Putri Reska Amzi Rahayu Resti Anzani Restia Amelia Rezha Refhalina Ribi Gulindari Rio Febrian Ladipasa Riza Kasmayulia Rosalina Puspasari Dewi Ruky Ramadhani Sahrun Nisa Salsa Billa Salsabila Idha Putri Sasa Salsabilah Afief Salwa Dwi Rahmayani Salwa Sausan Salwa Zaldia Rahmadhani Serli Sapitri Shalza Dwi Arfianitha Mulyani Siddiq Fahrel Silvia Ramadhani Siti Aisyah Sukma Rabbani Sukma Sharifah Andria Syabna Nazwa Ray Tasya Aulia Thalita Fitra Amaliya Tiva Mulia Umil Azmah, Arhaya Vallen Syiah Winda Permata Bunda Wini Media Putri Yesi Anita Yolanda Veliani Pratama Yonaisya Sisti Yulina Desri Hariaty Yuspita, Yuspita Zakia Faiha Zhera Auli Ramadhani