Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELATIHAN LITERASI KEUANGAN BAGI PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI MASYARAKAT: STUDI EMPIRIS DI KOTA DAN DESA Beno Jange; Karsim Karsim; Mira Hastin; Meike Negawati Kesek; Ali Ramatni; Kurniati Karim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui pelatihan daring. Pelatihan dilakukan menggunakan platform Zoom Cloud Meeting dengan materi yang mencakup konsep dasar keuangan, pengelolaan keuangan pribadi, dan pengambilan keputusan investasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai konsep-konsep keuangan setelah mengikuti pelatihan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan daring dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
MEMBANGUN PERTANIAN DESA BERKELANJUTAN, KOLBAORASI PEMERINTAH, SWASTA, UNSUR PENDIDIKAN DAN KOMUNITAS LOKAL Tri Martial; Al Ikhlas; Ali Ramatni; Rohimah Rohimah; Dian Putra Saragi; Jainudin Hasim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51467

Abstract

Pertanian merupakan sektor strategis yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti degradasi lahan, perubahan iklim, rendahnya produktivitas, dan minimnya kolaborasi antar pemangku kepentingan masih menjadi hambatan utama dalam pembangunan pertanian desa. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini berjudul “Membangun Pertanian Desa Berkelanjutan: Kolaborasi Pemerintah, Swasta, Unsur Pendidikan, dan Komunitas Lokal”, bertujuan untuk menciptakan model sinergi multipihak dalam pengelolaan pertanian desa yang ramah lingkungan, efisien, dan berdaya saing. Metode pelaksanaan program meliputi pendekatan partisipatif melalui pelatihan teknologi pertanian berkelanjutan, pendampingan manajemen usaha tani, penerapan sistem pertanian organik dan digital farming, serta penguatan kelembagaan kelompok tani. Pemerintah berperan sebagai fasilitator kebijakan dan dukungan infrastruktur, sektor swasta sebagai penyedia modal dan akses pasar, lembaga pendidikan sebagai penyumbang inovasi dan riset, sedangkan komunitas lokal berperan sebagai pelaksana dan penjaga keberlanjutan kegiatan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya kapasitas petani dalam mengelola sumber daya pertanian secara berkelanjutan, terciptanya model kolaboratif yang dapat direplikasi di wilayah lain, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata implementasi konsep pertanian desa berkelanjutan berbasis kolaborasi lintas sektor.
OPTIMALISASI KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN DARING BERBASIS GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION SEBAGAI PENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA Hersiyati Palayukan; Rifka Hadia Lubis; Margiyono Suyitno; Ali Ramatni; Evy Lalan Langi; Inelsi Palengka; Al Ikhlas; Ade Taufan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54464

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogik dan profesional yang selaras dengan perkembangan teknologi digital. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang belum mengoptimalkan pemanfaatan platform pembelajaran daring sebagai pendukung proses belajar mengajar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mengoptimalkan kompetensi guru melalui pelatihan daring berbasis Google Workspace for Education. Pelatihan ini dipilih karena Google Workspace for Education menyediakan berbagai fitur kolaboratif dan fleksibel yang mendukung pembelajaran berpusat pada peserta didik sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pelatihan daring secara sinkron dan asinkron, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan Google Classroom, Google Meet, Google Drive, Google Docs, Google Slides, dan Google Forms dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran daring, menyusun perangkat ajar digital, serta menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif dan kolaboratif. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan memperkuat kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka berbasis teknologi digital.
Penguatan Soft Skills Karier untuk Meningkatkan Daya Saing Lulusan di SMKN 4 Sungai Penuh Andam Yulianti; Rismar Julia Utami; Ariska Srinikasari; Silvia Meirisa; Satya Anggi Permana; Febriady Huta Uruk; Ali Ramatni; Edisa Oktonika
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3593

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan soft skills karier siswa SMKN 4 Sungai Penuh guna mendukung kesiapan kerja dan daya saing lulusan di era industri 4.0. Permasalahan utama yang dihadapi siswa meliputi rendahnya kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pengelolaan emosi, serta kemampuan adaptasi terhadap dunia kerja. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan layanan Bimbingan dan Konseling berbasis pengembangan karier dengan metode pelatihan, diskusi kelompok, simulasi, role play, refleksi diri, dan studi kasus. Subjek kegiatan adalah siswa kelas XII SMKN 4 Sungai Penuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, refleksi diri, dan diskusi evaluatif kelompok, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya soft skills karier, meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kecerdasan emosional dan resiliensi siswa. Program ini juga dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja karena mampu membantu siswa mengembangkan kompetensi interpersonal yang dibutuhkan di lingkungan industri. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesiapan mental, sosial, dan profesional siswa SMKN 4 Sungai Penuh sehingga lulusan menjadi lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pembelajaran yang Kreatif dan Adaptif Jimmy Malintang; Ali Ramatni; Yenny Anggreini Sarumaha; Gusnidar Gusnidar; Loria Wahyuni; Al Ikhlas; Efriana Jon
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.114

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran memberikan peluang besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tools berbasis AI dalam mendukung pembelajaran yang inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan tools AI, implementasi dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi efektivitasnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan tools AI mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas, mempermudah pendidik dalam menyusun materi ajar yang variatif, serta memungkinkan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai dengan kemampuan individu. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital dan akses teknologi, yang kemudian diatasi melalui pendampingan intensif dan penyediaan panduan penggunaan. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan teknologi AI terbukti efektif dalam mendukung transformasi pembelajaran menuju sistem yang lebih fleksibel, personal, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pembelajaran berbasis AI yang dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan.
Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam Mendukung Pembelajaran yang Kreatif dan Adaptif Jimmy Malintang; Ali Ramatni; Yenny Anggreini Sarumaha; Gusnidar Gusnidar; Loria Wahyuni; Al Ikhlas; Efriana Jon
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.114

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Pemanfaatan AI dalam pembelajaran memberikan peluang besar untuk menciptakan proses belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan tools berbasis AI dalam mendukung pembelajaran yang inovatif di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan penggunaan tools AI, implementasi dalam kegiatan pembelajaran, serta evaluasi efektivitasnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan tools AI mampu meningkatkan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan tugas, mempermudah pendidik dalam menyusun materi ajar yang variatif, serta memungkinkan pembelajaran yang lebih adaptif sesuai dengan kemampuan individu. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital dan akses teknologi, yang kemudian diatasi melalui pendampingan intensif dan penyediaan panduan penggunaan. Dengan demikian, optimalisasi pemanfaatan teknologi AI terbukti efektif dalam mendukung transformasi pembelajaran menuju sistem yang lebih fleksibel, personal, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi pembelajaran berbasis AI yang dapat direplikasi di berbagai institusi pendidikan.
Tantangan dan Peluang Implementasi Digitalisasi dalam Sistem Manajemen Maritim Ferry Fernando; Mira Hastin; Al Ikhlas; Ali Ramatni; Endah Heryanti; Nining Huriyati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.711

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor industri, termasuk sektor maritim yang merupakan tulang punggung perdagangan dan konektivitas global. Digitalisasi dalam sistem manajemen maritim mencakup penerapan teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, artificial intelligence, sistem informasi pelabuhan terintegrasi, serta platform digital untuk pemantauan armada dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi digitalisasi pada sistem manajemen maritim, serta menganalisis peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan pelayaran, dan daya saing industri maritim nasional maupun internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber jurnal, laporan industri, dan regulasi terkait digitalisasi maritim dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi digitalisasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah, minimnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi digital, tingginya biaya investasi awal, resistensi terhadap perubahan budaya kerja konvensional, serta isu keamanan siber (cybersecurity) yang semakin kompleks. Di sisi lain, peluang yang dapat dioptimalkan antara lain peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses administrasi dan logistik, peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui sistem pelacakan digital, penguatan kolaborasi antar-stakeholder melalui platform terintegrasi, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital sektor maritim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi digitalisasi dalam sistem manajemen maritim sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusia yang mendukung. Dengan strategi implementasi yang tepat, digitalisasi dapat menjadi katalisator utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri maritim di era revolusi industri 4.0.
Tantangan dan Peluang Implementasi Digitalisasi dalam Sistem Manajemen Maritim Ferry Fernando; Mira Hastin; Al Ikhlas; Ali Ramatni; Endah Heryanti; Nining Huriyati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.711

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor industri, termasuk sektor maritim yang merupakan tulang punggung perdagangan dan konektivitas global. Digitalisasi dalam sistem manajemen maritim mencakup penerapan teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data analytics, artificial intelligence, sistem informasi pelabuhan terintegrasi, serta platform digital untuk pemantauan armada dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses implementasi digitalisasi pada sistem manajemen maritim, serta menganalisis peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan pelayaran, dan daya saing industri maritim nasional maupun internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature review) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber jurnal, laporan industri, dan regulasi terkait digitalisasi maritim dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam implementasi digitalisasi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah, minimnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi digital, tingginya biaya investasi awal, resistensi terhadap perubahan budaya kerja konvensional, serta isu keamanan siber (cybersecurity) yang semakin kompleks. Di sisi lain, peluang yang dapat dioptimalkan antara lain peningkatan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses administrasi dan logistik, peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui sistem pelacakan digital, penguatan kolaborasi antar-stakeholder melalui platform terintegrasi, serta dukungan kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital sektor maritim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi digitalisasi dalam sistem manajemen maritim sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusia yang mendukung. Dengan strategi implementasi yang tepat, digitalisasi dapat menjadi katalisator utama dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri maritim di era revolusi industri 4.0.
Co-Authors A. Darussalam Ade Taufan Ahmad Rudi Alpata Ai Siti Nurmiati Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas Al Ikhlas, Al Ikhlas ARIEF BUDI PRATOMO Ariska Srinikasari Azwardi Baroroh Barir Beno Jange Capt. Dafid Ginting Dhiraj Kelly Sawlani Dian Ratna Sari Didik Cahyono Dina Mayadiana Suwarma Dodi Setiawan Dony Kristian Efriana Jon, Efriana Elvina A. Saibi Endah Heryanti ENITA Ernawita Evy Lalan Langi Fata, Tenggo Husnul Ferry Fernando Firdaus Firdaus Fivie Anjely Gusnetti Gusnidar Gusnidar Gusnidar Hasim, Jainudin Hersiyati Palayukan Hutauruk, Febriady Imam Prawiranegara Gani Inelsi Palengka Ineng Naini Irsan Rahman, Irsan Isfauzi Hadi Nugroho Jacobus Wiwin Kuswinardi Janes Sinaga Jimmy Malintang Joni Wilson Sitopu Karsim Karsim Kurniati Karim Loria Wahyuni, Loria M. Yusuf Bahtiar Maidelwita, Yani Margiyono Suyitno Marlina Andriani Meike Negawati Kesek Melinda Yusri Rizki Mira Hastin Moh Solehuddin MS Viktor Purhanudin MS Viktor Purhanudin Muhammad Rifai Muwafiqus Shobri Nining Andriani Nining Huriati Nining Huriyati Nining Huriyati Novita Amri Oktonika, Edisa Pahmi Pahmi Pahmi Permana, Satya Anggi Rahayu, Indah Rasimin Rian Novita Ridwan Rifka Hadia Lubis Rifky Fandanu Rina Mariyana Rini Dwi Septiyani Risnawati Risnawati Rohimah Rohimah Rukhmana, Trisna saparuddin rambe Saragi, Dian Putra Sawlani, Dhiraj Kelly Siminto Singgih Prastawa Siswahyudianto Sophia Rahmi Surajiyo Surajiyo Syamsul Anwar Tenggo Husnul Fata Tri Martial Unan Yusmaniar Oktiawati Utami, Rismar Julia Wieke Tsanya Fariati Yenny Anggreini Sarumaha Yogi Nurfauzi Yulianti, Andam