p-Index From 2021 - 2026
14.422
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED AKSIOMA Unnes Civic Education Journal Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Indonesian Journal of Primary Education Lectura : Jurnal Pendidikan Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Journal on Education FONDATIA EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Wahana Sekolah Dasar PrimaryEdu - Journal of Primary Education Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Education and Human Development Journal Community Development Journal Jurnal Pendidikan dan Konseling JIPIS Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Indonesia Berdaya Sentra Cendekia These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Basica NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu SWARNA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat JGK (Jurnal Guru Kita) Indonesian Research Journal on Education Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Journal of Innovative and Creativity SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesian Journal of Primary Education
Claim Missing Document
Check
Articles

School Culture as a Pillar in Shaping the Discipline of Students at GIKI 1 Elementary School in Surabaya Balqis, Annisa Nur; Nafiah, Nafiah; Akhwani, Akhwani; Hartatik, Sri
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.949

Abstract

Discipline is one of the fundamental character traits that must be instilled from an early age, especially at the elementary school level. Therefore, school culture plays a crucial role in shaping students' character, including their sense of discipline. This study aims to describe the school culture implemented at SD Giki 1 Surabaya in developing students’ discipline character, as well as to identify the obstacles encountered in the process. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, teachers, and students from grades II and IV. The findings indicate that the development of discipline character at SD Giki 1 is carried out through the habituation of positive activities such as the 5S program (Smile, Greet, Salute, Polite, Courteous), morning literacy, Dhuha prayer, class cleaning duties, and adherence to school rules. However, the school faces challenges such as external environmental influences and inconsistent application of values at home. In conclusion, a consistent, well-structured school culture supported by all parties is effective in fostering students’ discipline character.
Hubungan antara Kemandirian Belajar Siswa dan Prestasi Belajar Siswa di SDN Margorejo III Surabaya Masruroh Masruroh; Akhwani Akhwani; Sunanto Sunanto; Afib Rulyansah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i2.15527

Abstract

The background in this study is the low learning independence of grade 3 students at SDN Margorejo Surabaya. The purpose of this study is to analyze the relationship between learning independence and learning achievement in students at SDN Margorejo III Surabaya. This research method uses a quantitative approach using descriptive and correlation methods. Data collection techniques using questionnaires and documentation. The results of this study indicate that learning independence is in the medium category by obtaining a score of 59.37. Student achievement is in the medium category with a value of 44.11. The general conclusion of this research shows that learning independence is in the medium category by obtaining a score of 59.37. Student achievement is in the moderate category with a value of 44.11. The results of data processing from the relationship between learning independence and learning achievement with a value of 0.448678 is greater than the rtable product moment value of 0.320.
Analisis Pendidikan Karakter Berbasis Religius Melalui Pembiasaan di SD Yimi Full Day School Gresik Mudliatul Ilmiyah; Rudi Umar Susanto; Akhwani Akhwani; Suharmono Kasiyun
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i2.15530

Abstract

Increasing modern knowledge, technology and information presents a number of challenges for Indonesia. The character of the nation's children will deteriorate if it is not balanced with a solid foundation in moral principles and standards. The implementation of religious-based character education through habituation is very important to develop in order to form a personality that has good morals. This study aims to describe and analyze the implementation and supporting factors as well as inhibiting factors of religious-based character education through habituation at SD YIMI Full Day School Gresik. This research is a qualitative descriptive research with principals, teachers and students as research subjects. Data collection techniques in this study were in the form of observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that religious-based character education through habituation at SD YIMI Full Day School Gresik is carried out through routine habituation activities, spontaneous habituation, exemplary habituation and fostering attitudes and activities according to religious indicators and evaluation. In addition, there are also supporting factors in its implementation such as teacher support, parental cooperation, school facilities. As for the inhibiting factors such as the child's own will, lack of support and awareness of parents, teacher factors, and colleagues.
Peran Guru Penggerak dalam Menumbuhkembangkan Profil Pelajar Pancasila di SDN Bendung 2 Mojokerto Azizah, Nuryana Elia; Akhwani, Akhwani; Sunanto, Sunanto; Mustofa, Mustofa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.738

Abstract

Pendidikan di Indonesia memiliki tujuan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Profil pelajar pancasila yang diusung oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan republik Indonesia mencakup enam dimemsi utama: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Peran guru penggerak sangat penting dalam mewujudkan tujuan ini, khususnya guru penggerak yang diharapkan mampu menjadi agen perubahan di sekolah-sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting guru penggerak dalam menumbuhkembangkan profil pelajar pancasila di SDN Bendung 2 Mojokerto serta dimensi yang dikembangkan oleh guru penggerak dalam mempraktikkan nilai-nilai pancasila di SDN Bendung 2 Mojokerto. Metode Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumen. Teknik keabsahan data yang digunakan meliputi uji kredibilitas, uji depenabilitas, dan uji konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Guru penggerak berperan sebagai menjadi pemimpin pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi antar guru, serta mewujudkan kepemimpinan peserta didik. Dimensi yang dikembangkan oleh guru penggerak di SDN Bendung 2 yaitu dimensi beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Berakhlak Mulia, dengan melakukan pembiasaan membaca Al-Qur’an sebelum memulai pembelajaran, dan melaksanakan tahlil dan do’a bersama setiap jumat legi. Kemudian dimensi gotong royong dengan membersihkan lingkungan sekolah setiap hari sabtu. Dan dimensi kretif dengan mengajak anak-anak untuk membuat kerajinan tangan berupa topeng dari tanah liat, dan juga membuat batik jumputan. Simpulan secara umun penelitian ini menunjukkan bahwa guru penggerak telah menerapkan kelima perannya, serta guru penggerak juga telah menerapkan dimensi profil pelajar pancasila, meskipun masih tiga dimensi saja, yaitu dimensi beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta Berakhlak Mulia, dimensi gotong royong, dan juga dimensi kreatif.
Peran Guru dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka Kelas IV di UPT SDN 283 Gresik Bahiroh, Fadiyatul; Nafiah, Nafiah; Rahayu, Dewi Widiana; Akhwani, Akhwani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.739

Abstract

Disiplin merupakan kemampuan untuk mengendalikan diri dan bertindak sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku. Guru Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam mendisiplinkan peserta didik dengan menunjukkan disiplin dalam diri mereka sendiri. Melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dapat membentuk karakter disiplin pada peserta didik.  Oleh karena itu, disiplin sangat penting dalam proses pendidikan untuk membantu menciptakan pengembangan karakter peserta didik, dan mempersiapkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan berbudaya. Dalam hubungan ini dibutuhkan peran guru dalam meningkatkan karakter disiplin peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Peran Guru Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kurikulum Merdeka Kelas IV Di UPT SDN 283 Gresik. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Instrument pengumpulan data menggunakan, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan Uji Kredibilitas, Uji Dependabilitas. Adapun Teknik Analisis Data dilakukan dengan cara : Data Reduction, Data Display, Verifikasi Data. Dari hasil penelitian dapat dipahami bahwa dalam meningkatkan karakter disiplin peserta didik peran guru sangat dibutuhkan, yaitu peran guru sebagai pendidik, sebagai pengajar, sebagai pembimbing, sebagai teladan. Faktor pendukung dan penghambat dalam penelitian inii dipengaruhi oleh faktor internal yaitu berasal dari diri peserta didik sendiri sedangkan faktor eksternal berasal dari, lingkungan keluarga, masyarakat, sekolah.
Analisis Faktor Penghambat Kemampuan Baca dan Tulis pada Siswa Kelas II UPT SD Negeri 227 Gresik Jannah, Hana Roudlotul; Susanto, Rudi Umar; Akhwani, Akhwani; Kasiyun, Suharmono
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat kemampuan baca dan tulis pada siswa kelas II UPT SD Negeri 227 Gresik. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan baca dan tulis pada siswa kelas II, untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor penghambat kemampuan baca dan tulis siswa, serta mengetahui pengaruh pada kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam kemampuan baca dan tulis siswa. Metode ini dipilih karena fokus pada pemahaman mendalam melalui pengumpulan data non-angka seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek terdiri 5 siswa data diperoleh 2 siswa terbata – bata dan 3 siswa tidak bisa sama sekali. Hasil penelitian menunjukan faktor penghambat kemampuan baca dan tulis siswa paling besar berasal dari faktor internal yakni minat belajar pada dirinya sendiri, faktor eksternal juga memiliki pengaruh dalam keberhasilan baca dan tulis tetapi tidak terlalu besar. Kemampuan baca dan tulis siswa menjadi pengaruh pada kegiatan belajar mengajar yang menjadikan siswa terhambat.
Implementasi Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) dalam Menumbuhkembangkan Nilai-nilai Kearifan Lokal di SDN Ketintang I/409 Surabaya Arnetta, Chesqi; Akhwani, Akhwani; Rulyansah, Afib; Ghufron, Syamsul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi program "Sekolahe Arek Suroboyo" dalam menumbuhkembangkan nilai-nilai kearifan lokal di kalangan siswa. Program ini dirancang sebagai upaya untuk melestarikan dan memperkuat budaya lokal Surabaya melalui pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan program di SDN Ketintang I/409 6Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa "Sekolahe Arek Suroboyo" digunakan Untuk mendeksripsikan implementasi Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) dalam menumbuh kembangan karakter peserta didik pada nilai kearifan lokal di SDN Ketintang 1/409 Surabaya, untuk mengetahui nilai-nilai yang ditumbuhkembangkan dalam implementasi Sekolahe Arek Surobyo (SAS) di SDN Ketintang I/409 Surabaya, untuk mengetahui hambatan dalam mengimplementasikan Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) dalam menumbuh kembangkan karakter peserta didik pada nilai kearifan lokal di SDN Ketintang 1/409 Surabaya. Partisipasi aktif siswa dalam kegiatan-kegiatan Sekolahe Arek Suroboyo (SAS) berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan rasa bangga terhadap budaya di Surabaya.
Analisis Peran Guru dalam Menanamkan Sikap Demokratis Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi: Studi Kasus Guru Sekolah Dasar di Surabaya Mumtaza, Alif Nafiatul; Akhwani, Akhwani; Rulyansyah, Afib; Mustofa, Mustofa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.772

Abstract

Peran guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi dianggap sudah maksimal. Untuk itu diperlukan penanaman sikap lain melalui pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan agar dapat membantu guru dalam menanamkan sikap demokratis kepada peserta didik. Maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis: (1) peran guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi sekolah dasar di Surabaya. (2) tantangan guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Sekolah Dasar di Surabaya. (3) solusi guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdifernsiasi Sekolah Dasar di Surabaya Penelitian ini dilakukan di salah satu Sekolah Dasar di kota Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus mengenai peran guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi kelas Sekolah Dasar di Surabaya. Adapun data dari penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara bersama guru kelas dan dokumen. Observasi berupa pengamatan yang dilakukan secara langsung di dalam kelas. Teknik keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan Teknik analisis data melalui tiga tahap mencakup reduksi data, penyajian data dan verifikasi hingga penyimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan (1) guru melakukan peranannya sebagai fasilitator, sebagai motivator, sebagai demonstrator, sebagai pengelola, dan sebagai evaluator dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi. (2) Terdapat tantangan dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi diantaranya adanya perbedaan karakteristik peserta didik, ego peserta didik yang tinggi, dan adanya perbedaan kemampuan atau daya tangkap peserta didik. (3) Solusi guru dalam menanamkan sikap demokratis melalui pembelajaran berdiferensiasi diantaranya mendorong keaktifan dalam diskusi, mengajarkan empati dan kesabaran, serta menggunakan pendekatan secara personal dengan memberikan dukungan dan tambahan waktu.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Karakter Disiplin Peserta Didik Kelas V SDN X Surabaya Mahmudah, Faridatun Nurul; Akhwani, Akhwani; Rulyansah, Afib; Sunanto, Sunanto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.777

Abstract

Latar belakang bahwa pola asuh merupakan suatu cara yang digunakan oleh orang tua untuk mencapai hal yang diingankan. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dalam pendidikan keluarga sangat mempengaruhi karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran pola asuh orang tua dan karakter disipin serta menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan karakter disiplin peserta didik di SDN Manyar Sabrangan II/231 Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasi pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan negatif antara pola asuh orang tua dan karakter disiplin peserta didik sekolah dasar. Simpulan ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan negatif antara pola asuh orang tua dan karakter disiplin peserta didik sekolah dasar.
Internalisasi Nilai-nilai Akhlak Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila Renaldo, Deva; Djazilan, M. Syukron; Akhwani, Akhwani; Ghufron, Syamsul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.778

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan dalam proses pembelajaran adalah pendidikan akhlak, tanpa akhlak yang baik, peserta didik dapat melakukan kerusakan, Hal tersebut dikeluhkan oleh guru kelas 4D SD Raden Patah Semolowaru Surabaya. Ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung banyak siswa melakukan tindakan yang kurang mencerminkan akhlak yang baik, Nilai-nilai akhlak seperti kejujuran, keadilan, kepedulian, toleransi, dan tanggung jawab dapat terbentuk secara alami dalam diri individu melalui pembelajaran Pancasila. Tujuan penelitian kali ini diantaranya; 1) Mengetahui proses internalisasi nilai akhlak siswa; 2) Membuktikan peran penting pendidikan pancasila dalam membina akhlak siswa; 3) Mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung pembinaan akhlak. Metode dari penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena yang bersifat alamiah ataupun rekayasa manusia. Adapun yang peneliti lakukan adalah meneliti tentang Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Siswa SD Kelas IV Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Raden Patah. Faktor pendukung dan faktor penghambat masing-masing faktor memiliki 2 macam yaitu faktor luar (external), dan faktor dalam (internal). Beberapa kesimpulan dari penelitian ini yaitu, adapun tahapan internalisasi yang dilakukan diantaranya tranformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai, dan melibatkan siswa dalam proses tersebut. Peran penting pendidikan pancasila dalam membentuk karakter dan akhlak siswa yaitu melalui memahami dan menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam pancasila. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat masing-masing faktor memiliki 2 macam yaitu faktor luar (external), dan faktor dalam (internal).
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adelia Ayu Rahmahwati Afib Rulyansah Afib Rulyansah Afifah Endah Nurhasanah Alya Adelia Safrina Putri Yunus Andini Hardiningrum Anindya Mirza Kurnia Putri Arianti, Dini Arif Rahman Hakim Arnetta, Chesqi Ayu Umi Salamah Azizah, Nuryana Elia Azmi, Indriana Ulul Badriyah, Isna Ruhamaul Bahiroh, Fadiyatul Balqis, Annisa Nur Cavita, Risna Dhea Desti Mulyani Dewi Widiana Rahayu Dewi Widiana Rahayu Diana Nabela Dina Maulida Dina Muta’allimatul Khoiro Djazilan, M. Sukron Djazilan, M. Syukron Djazilan, Muhammad Sukron Djazilan, Muhammad Syukron Djazilan, Sukron Djazilan, Syukron Fahrezi, Iszur Faidah, Silahul Fikriyatus Soleha Fithrotul Ummah fitri kusumawardani Hery Widijanto Hidayat, Muhammad Thamrin Hidayat, Thamrin Indriana Ulul Azmi Isna Ruhamaul Badriyah Iszur Fahrezi Jannah, Hana Roudlotul Jauharotur Rihlah Kasiyun, Suharmono Khoiro, Dina Muta’allimatul Kusumaning Ayu, Rr. Fadila kusumawardani, fitri Laily, Izzatul Lestari, Novianti Kamla Linda Yulia Tristanti Luh Putu Ratna Sundari M. Sukron Djazilan M. Thamrin Hidayat Mahmudah, Faridatun Nurul Mariati, Pance Masruroh Masruroh Mawardah, Qisthi Mia Alifya Djuliyanti Moh. Wahyu Kurniawan Mohammad Taufik Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Mohammad Taufiq Mudliatul Ilmiyah Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Sukron Djazilan Muhammad Syamsul Ghufron Muhammad Syukron Djazilan Muhammad Taufiq Muhammad Thamrin Muhammad Thamrin Muhammad Thamrin Muhammad Thamrin Hidayat Muharromah, Lailatul Muhdhor, Muhammad Mumtaza, Alif Nafiatul Munif Al Chatib MUSLIMIN IBRAHIM Mustofa Mustofa Nabela, Diana Nafia'ah Nafia'ah Nafia'ah, Nafia'ah Nafiah Nafiah Nafiah, Nafiah Nafi’ah, Nafi’ah Nafisah, Lu'luun Nafi’ah Nafi’ah Nafi’ah, Nafi’ah Najih, Arjun Nasihatus Sholihah Naziyah, Sifaun Nengtyas, Erika Novia Nur Laili Habibatush Sholihah Nuriyah Khoirun Nisa', Rose Aninda Nurizka, Rian Nurul Ramadhaniar Oktaviona Hajar Pance Mariati Prastica, Yunita Pratama, Ferry Arif Setiawan Pratama, Marchel Septi Putri, Anindya Mirza Kurnia Rahayu, Dewi Widiana Rahmahwati, Adelia Ayu Renaldo, Deva Retikasari, Frysca Virnanda Rian Nurizka Ririn Mustaqimatul Luthfiyah Rohmah, Syifaur Rr. Sherly Dwi Lestari Rudi Umar Susanto Rudi Umar Susanto Ruliansyah, Afib Rulyansyah, Afib Sari, Vina Kurnia Sholihah, Nasihatus Sianah , Sianah Sianah, Sianah Sifaun Naziyah Silahul Faidah Sisca Dewi Agustin Siska Setianingsih Siti Nurlaili Soleha, Fikriyatus Solichah, Mar'atus Sri Hartatik Sri Hartatik Sri Hartatik Suharmono Kasiyu Sunanto Sunanto Sunanto Sunanto Sunanto Sunanto Susanto, Rudi Umar Syamsul Ghufron Syamsul Ghufron Syamsul Gufron Syifaur Rohmah Thamrin Hidayat Thamrin Hidayat Tri Deviasari Wulan Tristanti, Linda Yulia Ula, Nurul Umi Salamah Ummah, Fithrotul Vellycia, Poppy Sherina Dwi Vina Kurnia Sari Vivi Tamaeka Wahidiyani, Octavia Cahya Yunita Prastica Yunus, Alya Adelia Safrina Putri Yusril Izza Nurfaiza