p-Index From 2021 - 2026
8.493
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Pendidikan JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) AJIS : Academic Journal of Islamic Studies JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Jurnal al-Murabbi Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman JURNAL LENSA MUTIARA KOMUNIKASI EDUTEC : Journal of Education And Technology MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Academia Open Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Ability : Journal of Education and Social Analysis Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Education Achievement: Journal of Science and Research Journal Evaluation in Education (JEE) INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Mudabbir: Journal Research and Education Studies el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Journal of Educational Sciences Jurnal Karya Abdi Masyarakat Al-DYAS : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Research Journal on Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Local History & Heritage Communication & Social Media TOFEDU: The Future of Education Journal Kultura: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Asian Journal of Science, Technology, Engineering, and Art SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Jurnal Dinamika Ilmu Komunikasi PERSPEKTIF: Journal of Social and Library Science At-Tadris: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Kemunculan, Kemajuan, dan Kehancuran Kerajaan Turki Utsmani Lutfiah, Izmi; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai Sejarah Kebudayaan Islam pada Masa Kerajaan Turki Utsmani. Fokus utama dalam penelitian ini adalah menganalisis bagaimana awal kemunculan dari kerjaan Turki Utsmani hingga melahirkan berbagai kemajuan pada beberapa bidang yang dipimpin oleh berbagai kesultanan dan bagaimana awal kehancuran yang terjadi pada kerajaan Turki Utsmani. Jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research)  yaitu kajian literatur dengan mengkaji buku-buku sejarah dan beberapa artikel yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan dan mengarahkan kepada pembaca agar dapat mengetahui mengenai kemunculan, kemajuan, serta kehancuran yang terjadi pada kerajaan Turki Utsmani.
Studi Tentang Kebudayaan Islam pada Masa Bani Umayyah Fathimah, Laila; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1858

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah Dinasti Bani Umayyah, yang mencakup tiga fase utama: terbentuknya, kejayaannya, dan kemundurannya. Dimulai dengan latar belakang konflik politik yang memunculkan Bani Umayyah setelah kematian Khalifah Utsman bin Affan, makalah ini mengeksplorasi peran Muawiyah bin Abi Sufyan dalam mendirikan dinasti, yang beralih dari sistem musyawarah ke sistem monarki absolut. Di bawah pemerintahan Bani Umayyah, terjadi ekspansi wilayah yang luas mencakup Spanyol, Afrika Utara, dan sebagian besar wilayah Timur Tengah serta Asia Tengah. Dalam bidang politik, pemerintahan diperkuat dengan pembentukan sistem administrasi yang terorganisir, termasuk dinas pos, pengenalan bahasa Arab sebagai bahasa resmi, dan pencetakan mata uang. Selain itu, kemajuan dalam ilmu pengetahuan seperti tafsir, hadits, fiqh, dan geografi juga dicapai, sementara akulturasi budaya antara Arab dan bangsa taklukan berlangsung pesat. Namun, faktor internal seperti persaingan kekuasaan, ketidakpuasan terhadap kebijakan yang menguntungkan golongan tertentu, dan kemewahan hidup istana, akhirnya menyebabkan kemunduran dan runtuhnya dinasti ini. Pada 750 M, Dinasti Umayyah digantikan oleh Dinasti Abbasiyah, meskipun keturunan Bani Umayyah di Andalusia berhasil mempertahankan kekuasaan mereka.
Studi Tentang Kebudayaan Islam pada Masa Bani Umayyah II di Andalusia Puteri, Aulia Rahmah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1859

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Kebudayaan Islam Pada Masa Bani Umayyah Ii Di Andalusia. Penelitian Ini Menggunakan Metode Kualitatif Dengan Jenis Penelitian Studi Pustaka ( Literature Reviuw). Hasil Penelitian Ini Menunjukkan Bahwa Studi Tentang Kebudayaan Islam Pada Masa Bani Umayyah II Di Andalusia Adalah Salah Satu Puncak Kejayaan Peradaban Islam. Bani Umayyah II Berhasil Mendirikan Pemerintahan Yang Stabil, Terpusat, Dan Otonom Di Bawah Kepemimpinan Tokoh Seperti Abdurrahman Ad-Dakhil Dan Abdurrahman III. Di Bidang Politik Dan Pemerintahan, Mereka Memperkuat Struktur Administrasi, Menjaga Stabilitas Internal, Dan Membangun Militer Yang Tangguh. Dalam Bidang Ekonomi, Andalusia Berkembang Sebagai Pusat Perdagangan Internasional, Dengan Sistem Pertanian Maju Yang Mendukung Kemakmuran Rakyat.Kemajuan Di Bidang Pendidikan Tampak Jelas Melalui Berdirinya Universitas- Universitas Ternama, Perpustakaan Besar, Dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Yang Tidak Hanya Berkontribusi Pada Dunia Islam Tetapi Juga Eropa. Bidang Seni Dan Budaya Mencapai Puncaknya Dengan Karya Arsitektur Seperti Masjid Cordoba, Seni Musik Andalusia, Dan Integrasi Seni Lokal Dengan Tradisi Islam. Di Bidang Sosial, Toleransi Antaragama, Kesejahteraan Rakyat, Dan Mobilitas Sosial Yang Adil Menciptakan Keharmonisan Masyarakat Multikultural. Keseluruhan Capaian Ini Membuktikan Bahwa Bani Umayyah II Di Andalusia Tidak Hanya Membawa Stabilitas Politik Tetapi Juga Menjadikan Wilayah Tersebut Sebagai Pusat Ilmu Pengetahuan, Budaya, Dan Peradaban Dunia. Namun, Konflik Internal, Tekanan Eksternal Dari Kekuatan Kristen, Serta Kemunduran Ekonomi Menjadi Faktor Yang Akhirnya Menyebabkan Runtuhnya Kejayaan Ini. Pembelajaran Dari Sejarah Bani Umayyah II Menunjukkan Bahwa Harmoni Sosial, Toleransi, Dan Inovasi Adalah Kunci Bagi Peradaban Yang Maju Dan Berkelanjutan.
Studi tentang Kebudayaan Islam pada Masa Kerajaan Turki Usmani di Turki Amin, Mat; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebudayaan Islam pada masa Kerajaan Turki Usmani, salah satu kekuatan terbesar dalam sejarah peradaban Islam. Melalui kajian historis, penelitian ini membahas asal-usul kerajaan, perkembangan seni, arsitektur, ilmu pengetahuan, serta pengaruh kebudayaan Islam pada kehidupan sosial dan politik. Kerajaan Turki Usmani dikenal sebagai pusat kebudayaan yang mengintegrasikan tradisi lokal dengan nilai-nilai Islam, menghasilkan warisan yang unik dan mendalam. Studi ini juga mengulas toleransi beragama, sistem pendidikan berbasis madrasah, dan reformasi hukum yang mendukung stabilitas kerajaan. Meskipun mengalami kemunduran pada abad ke-19, kebudayaan Turki Usmani tetap memberikan dampak signifikan terhadap dunia Islam hingga saat ini. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang warisan budaya Islam yang telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah dunia.
Perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Aceh Tenggara, 1955-2022 Anggriani, Mirna; Sumanti, Solihah Titin; Syam, Abdi Mubarak
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v8i1.8675

Abstract

Established in 1937, Muhammadiyah made its debut in Southeast Aceh through Minangkabau migrants, propagating its teachings and organization. Despite initial challenges, including misconceptions labeling Muhammadiyah as Wahabi or Salafi, it emerged as a Quran and Hadith-based movement. Utilizing historical research methods, this study explores Muhammadiyah's impact on Southeast Aceh, revealing rapid acceptance among the Alas people due to their existing religious understanding. Muhammadiyah significantly influenced the region, targeting social, educational, and religious spheres for renewal. Its presence led to the establishment of educational institutions and social development, resonating deeply with the community's needs. Muhammadiyah's role in Southeast Aceh exemplifies its broader mission to enrich Islamic practices and community welfare, underscoring its profound influence in the region's religious and social landscape. Through its multifaceted initiatives, Muhammadiyah continues to shape the socio-religious fabric of Southeast Aceh, embodying a dynamic force for positive change in the community.
STUDI TENTANG KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA Ramadhana, Taufiqur; Tarigan, Ira Wahyuni Br; Nst, Ahmad Rifai Najmul Akhyar M; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 7 No. 2 (2023): September
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v7i2.880

Abstract

Kebudayaan pada hakikatnya adalah nilai-nilai yang dihasilkan dari proses komunikasi antar individu. Nilai-nilai budaya diakui seiring berjalannya waktu dalam interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Penulis fokus pada tiga topik, yaitu sejarah masuknya kebudayaan Islam di Indonesia; Faktor apa saja yang mendorong dan menghambat berkembangnya kebudayaan Islam di Indonesia? Lalu bagaimana masuknya budaya Islam di Indonesia? Metodologi Penelitian Penelitian merupakan suatu kegiatan penelitian yang berkaitan dengan analisis dan konstruksi, yang dilakukan secara sistematis, metodis dan konsisten. Sistematis artinya mengikuti jalan atau metode tertentu. Masuknya agama Islam di nusantara berlanjut pada abad ke-7 dan ke-8 Masehi. Namun kenyataannya perkembangan dakwah baru dimulai pada abad ke-11 dan ke-12, yang berarti dakwah terus berlanjut di nusantara selama beberapa abad. . di tahun-tahun awalnya. Teori masuknya Islam sampai ke nusantara antara lain teori Arab, teori Cina, teori Persia, teori India, dan teori Turki tentang tempat asalnya. Ketiga, strategi penyebaran Islam di nusantara dilakukan terutama melalui perdagangan, da’wah, perkawinan, pendidikan dan Islamisasi budaya.Kata Kunci: Studi, Kebudayaan, Islam, Indonesia
The Evolution of Islamic Educational Institutions in North Sumatra Indonesia Sumanti, Solihah Titin; Nunzairina, Nunzairina; Salminawati, Salminawati
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 1 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v7i1.4419

Abstract

This article explores the transformation of Islamic educational institutions in North Sumatra, Indonesia, focusing specifically on pesantren and madrasahs. This article used a qualitative approach that integrates historical, social, and philosophical analysis to examine changes and developments in the Islamic education system. The findings reveal that the evolution from traditional educational institutions to modern ones significantly impacts Islamic education approaches and practices, including management, learning strategies, and curriculum development tailored to contemporary educational needs. The discussion highlights the importance of pesantrens and madrasahs within Indonesia's national education framework and how these institutions adapt to the challenges of the times. The conclusion emphasizes the critical role of Islamic educational institutions in shaping and maintaining Indonesia's cultural and religious identity while providing education relevant to modern demands. This research offers insights into how Islamic educational institutions in North Sumatra endure and thrive amidst social and educational changes.
Critical Review of Education Policy in North Sumatra Province: Real, Symbolic, and Rethoric Sirozi, M; Siagian, Mhd. Darwis; Sumanti, Solihah Titin; Hamid, Fatimah
AL MURABBI Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Al-Murabbi
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/amb.v9i2.5494

Abstract

This study critically examines education policy in North Sumatra Province (North Sumatra) by examining three dimensions: real, symbolic, and rhetorical. The real dimension refers to the implementation of policies on the ground, symbolically examines the meanings and messages contained in the policy, and rhetoric focuses on the discourse and narrative built around the policy. This research uses text analysis methods and in-depth interviews with various education stakeholders in North Sumatra. The findings of the study show that there is a gap between the ideal education policy and its reality in the field. Education policies are often hampered by a variety of factors, such as a lack of resources, complicated bureaucracy, and weak law enforcement. The symbolic dimension shows that education policies in North Sumatra are full of meanings and messages that aim to build a positive image of the government and legitimize power. However, this meaning and message is not always in harmony with the reality on the ground. The rhetorical dimension shows that the discourse and narrative built around education policy in North Sumatra are often bombastic and hyperbolic. This raises high expectations among the public, but it is not always met. This study concludes that education policies in North Sumatra need to be critically reviewed to ensure that they are truly effective, efficient, and fair. A strong commitment from the government and all stakeholders is needed to realize a quality and sustainable education policy in North Sumatra.
Nilai Pendidikan Interaksi Multikulturalisme dalam Perwujudan Humanisme di Era Khalifah Bani Abbasiyah Putri, Umi Muti’ah; Daulay, Haidar Putra; Sumanti, Solihah Titin
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 1 March 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i1.2330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan interaksi multikultural sebagai manifestasi nilai-nilai humanisme yang berkembang pada era kekhalifahan Bani Abbasiyah, terutama dalam bidang pendidikan. Sebagai salah satu sejarah keemasan peradaban Islam, periode ini dikenal dengan keberagaman budaya, agama dan etnis yang hidup berdampingan secara harmonis. Fokus pada penelitian ini adalah mengkaji pola kebijakan yang diterapkan oleh khalifah Abbasiyah sehingga terwujudnya interaksi multikultural dan nilai humanisme yang terbangun  pada masa Abbasiyah dari berbagai aspek kehidupan, seperti sistem pemerintahan, politik, intelektual, ekonomi, militer dan sosial serta kemajuan peradaban Bani Abbasiyah atas hal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif historis dengan jenis pendekatan studi kepustakaan. Data di peroleh dari berbagai sumber sejarah seperti teks keagamaan dan literatur ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masa kekhalifahan Bani Abbasiyah menjadi model integrasi multikultural yang berhasil dibangun.  Melalui kebijakan pemerintah yang inklusif dengan mendukung berbagai interaksi dialog lintas budaya, transfer ilmu pengetahuan dan toleransi menjadi kunci utama dalam perwujudannya. Kesimpulan ini menggarisbawahi pentingnya interaksi multikultural dalam membangun peradaban yang maju dan harmonis serta relevan diterapkan dalam konteks multikulturalisme masa kini.
Suksesi Pendidikan Nasional (Analisis Intervensi Politik Pemerintah Provinsi) Umar, Asril; Sirozi, Muhammad; Sumanti, Solihah Titin
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 9 No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1328

Abstract

Efforts to improve the quality of national education have become a primary agenda for the Indonesian government. However, the implementation of educational policies in Indonesia is not without challenges and dynamics, including political intervention. This study aims to analyze the political intervention of provincial governments in the success of national education in Indonesia. The main focus of this research is to evaluate the extent to which such political interventions affect the quality and equity of education. This study employs a qualitative approach using case study methods in several provinces in Indonesia. Data were collected through in-depth interviews with education stakeholders, policy document analysis, and field observations. The results indicate that political intervention significantly impacts the implementation of educational policies in terms of budgeting, resource distribution, and program execution. However, political intervention is also found to often create conflicts of interest that can hinder the achievement of national education goals. This study concludes that to achieve better educational success, more transparent and accountable policies are needed, as well as strengthened coordination between the central and provincial governments. With strong commitment and appropriate policies, such interventions can bring significant positive changes to the education system, thereby producing a competitive generation ready to face future challenges.
Co-Authors A, As’ad Abdi Mubarak Syam ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Abdul Razak Al Fayyad, Muhammad Alinafiah, Muhammad Amin, Mat Aminy, Aisyah Anas, Maulidah Hasnah Anggriani, Mirna Anwar, Wan Tasya Luthfiah Arif, Irfan El Atikah, Nabila Nur Auliyanti, Tuti Aulia A’la, Nurul Br Tarigan, Sabilla Hidayani Budianti, Yusnaili Burhanuddin Burhanuddin Candra Wijaya, Candra Darmawan, Fery Daulay , Haidar Putra Daulay, Haidar Putra Dewa, Efrilian Dirgahayu, Wini Faisal Faisal Fakhrur Rozi, Fakhrur Fathimah, Laila Gusman, Media Hamid, Fatimah Helena, Yanti Hidayati, Yusranida Ihsan Satrya Azhar IRWANSYAH Iswani, Juni Tri Junaidi Arsyad, Junaidi Khairul Jamil Kholil, Syukur Lestari, Putri Indah Lubis, Nur Ainun Lubis, Sopian Lutfiah, Izmi Manik, Elawati Masysaroh, Masysaroh Matondang, Mutiara Ramadhani Md. Jali, Jafalizan Muhammad Rayhan Mulyani, Fini Fajri Nahar, Syamsu Nainggolan, Muhammad Afrizal Nasution, Sahkolid Nisyah, Siti Chairun Nst, Ahmad Rifai Najmul Akhyar M Nunzairina Nunzairina, Nunzairina Nurmawati Nurussakinah Daulay Oktavia, Lia Palem, Nur Halizah Pratama, Ilham Putra Pratama Pulungan, Abdullah Puteri, Aulia Rahmah Putri, Umi Muti’ah Rahmadani Rahmadani Ramadhana, Muhammad Nasrullah Ramadhana, Taufiqur Ritonga, Qhiefana Defnusza Abdy Rosmaida Sinaga Salminawati Siagian, Mhd. Darwis Sihombing, Arfiana Sihotang, Jahrul Silalahi, Putri Esaskia Sinaga, Ali Imran Siregar, Febri Shaleh Siregar, M Fajri Syahroni Siregar, Nurdiana Sirozi, M Sirozi, Muhammad Sitepu, Khairani Akmal Sitorus, Masganti Soriente, Antonia SURYA AYMANDA NABABAN Syafirah, Ulfa Syarifah Syarifah, Syarifah Syecha Tanjung, Yushar Tarigan, Ira Wahyuni Br Taufik Hidayat Umar, Asril Utami, Dika Rahmayanti Wahyudin Nur Nasution, Wahyudin Nur Yamin Dalimunthe, Ahmad Yusniah, Yusniah Zainal Arifin Zalukhu, Bintang Zuhriah Zuhriah, Zuhriah