Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jintan Hitam (Niggella Sativa) Dan Minyak Lavender (Lavandulla) Untuk Menghilangkan Stres Riani, Riani; Budi, Setia; Mahdiyah, Dede
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan masalah umum yang sering terjadi di masyarakat, stres bisa dialami semua orang, kondisi stress yang tidak terkontrol dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Kondisi ini dapat diatasi, salah satunya adalah dengan menggunakan lilin aromaterapi. Lilin Aromaterapi adalah alternatif aplikasi aromaterapi secara inhalasi yang akan menghasilkan aroma dari beberapa tetes minyak atsiri yang dapat minimbulkan rasa tenang, mengurangi serta menghilangkan rasa stres. Minyak atsiri yang digunakan dalam formulasi lilin aromaterapi antara lain minyak jintan hitam (nigella sativa) dan minyak lavender (lavandulla). Mengidentifikasi formulasi sediaan lilin aromaterapi dan mengevaluasi fisik sediaan lilin aromaterapi dari minyak jintan hitam (nigella sativa) dan minyak lavender (lavandulla). Metode penelitian eksperimental dengan rancangan one-shot case study. Minyak atsiri diformulasikan menjadi tiga formulasi dan selanjutnya dilakukan evaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptik, uji titik leleh, uji waktu bakar, uji ketahan aroma, dan uji kesukaan (Hedonic). Pada sedian lilin aromaterapi dari minyak jintan hitam (nigella sativa) dan minyak lavender (lavandulla) didapatkan 3 formulasi dimana formulasi I, II dan III telah sesuai dengan standar lilin aromaterapi berdasarkan SNI. Hasil evaluasi terdapat pengaruh variasi konsentrasi minyak jintan hitam (nigella sativa) dan minyak lavender (lavandulla) terhadap hasil evaluasi fisik sediaan lilin aromaterapi. Pada uji kesukaan (Hedonic) formulasi III yang paling disukai responden. Sediaan lilin aromaterapi dari ketiga formulasi telah memenuhi persyaratan organoleptik, titik leleh, waktu bakar, dan ketahanan aroma dan hasil evaluasi menunjukkan formula III merupakan formulasi yang paling optimal.
Implementasi Qailulah dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa SD Kelas 1/1 Satit Phatnawitya, (Yala, Thailand) Riani, Riani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10174

Abstract

Semangat belajar merupakanl salah satul faktor yangl mempengaruhi keberhasilan seorang siswa. Seseorang siswa akan mendapat hasil yang diinginkanl dalam belajarl apabila dalaml dirinya terdapat keinginan untuk belajar. Semangat belajar dapatl berfungsi sebagail pendorong untukl pencapaian hasil yang baik. Seseorang siswa akanl melakukan suatul kegiatan karenal ada semangat dalaml dirinya. Adanya semangat yangl tinggi dalam belajar akanl mencapai hasill yang loptimal. Namun semangat siswa untukl terus belajarl tentu saja bisa menurun atau bahkan hilang dalam proses pembelajaran berlangsung. Terlebih lagi untuk sekolah yang menerapkan metode belajar full day. Hal ini bisa disebabkan karena siswa merasa kantuk atau kelelahan baik terhadap guru maupun siswa. Oleh karena itu, sekolah Satit Phatnawitya mengadakan metode Qoilullah sebagai solusi dari kurangnya semangat belajar yang ada didiri siswa. Tujuanl penelitian yangl ingin dicapail yaitu untukl mengetahui hubunganl semangat belajarl dengan hasill belajar lsiswa. Metodel penelitian tinjau dari tempat langsung, yaitu sekolah Satit Phatnawitya school yang berlokasi di Provinsi Yala, Thailand. Dengan melakukan wawancara kepada beberapa Guru dan Staf Tata Usaha yang ada di sekolah, serta diampingi oleh kakak penamping. Semangat belajar sebagail faktor utamal dalam belajarl yakni berfungsil menimbulkan, lmendasari, danl menggerakkan perbuatanl belajar. Menurutl hasil penelitianl melalui observasil langsung, bahwal kebanyakan siswal yang besarl semangatnyanya akanl giat lberusaha, tampakl gagah, tidakl mau lmenyerah, sertal giat membacal untuk meningkatkanl hasil belajarl serta memecahkanl masalah yangl dihadapinya. Sebaliknyal mereka yangl memiliki semangat belajar yang lrendah, tampakl acuh takl acuh, mudahl putus lasa, perhatiannyal tidak tertujul pada pembelajaranl yang akibatnyal siswa akanl mengalami kesulitanl belajar.
ANALYSIS OF HOUSEHOLD INCOME AND EXPENDITURES OF RED CHILLIA FARMERS IN SAWANG DISTRICT ACEH UTARA REGENCY Riani, Riani; Adhiana, Adhiana; Martina, Martina; Ariani, Rita
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v2i2.184

Abstract

One of the vegetable crops that have high economic value and is always needed is red chili. Red chili farming in Sawang District is an activity of farmer households in obtaining income to meet household consumption needs in the form of food and non-food. The ability of farmers to obtain income that is used for household consumption will determine the level of welfare of red chili farmers' households. The purpose of this study was to analyze the household income and expenditure of red chili farmers in Sawang District, North Aceh Regency with a total sample of 40 families. Data were analyzed by quantitative descriptive method. The results showed that the household income of farmers came from agricultural and non-agricultural income with the total income of all respondents amounting to 62,523,981.25 IDR /production process or 10,420,663.54 IDR/month. The income is used to meet food and non-food needs in the amount of 3,579,227 IDR/month. Meanwhile, the welfare level of farmer households is low based on the income structure and expenditure structure.
IDENTIFICATION OF FISHERMEN'S LIFE ASSET OWNERSHIP IN JANGKA DISTRICT, BIREUEN REGENCY Suryadi, Suryadi; Adhiana, Adhiana; Riani, Riani; Al Arabi, Rizza
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 2 No. 5 (2022): October
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v2i5.496

Abstract

Access to asset ownership is very urgent because it relates to the ease of a person in living his life. The availability of living assets is directly related to the ability of each individual to achieve a more decent life outcome. These living assets are generally categorized into five types, namely human, cultural, financial, social and physical assets. This research was conducted in Jangka District, Bireuen Regency. The number of samples in this study were 100 fishermen. The sampling method used the Accidental Sampling technique, which is the technique of determining the sample by chance. This study uses primary data obtained through a survey using a questionnaire and secondary data. This data was then analyzed qualitatively descriptively. The results of the study found that most of the fishermen were of productive age, had secondary education, quite experienced, used my own financial sources, access to credit was still difficult, had great motivation to improve their standard of living, and the influence of the traditional panglima laot institution was still strong. The main source of capital for the fishermen is borrowing from the owner, cooperatives and only a few have their own capital. But most fishermen have savings, and they save money in the banks, social gatherings, cooperatives and at home, and this is done to save for their lives in the future. Based on physical assets, most fishermen have nets as fishing tools, many use 5-10 GT and 10-20 GT motorboats as fishing boats. Ownership status of fishing boats most fishermen use jointly by riding and renting. From social assets, most fishermen join fishermen's organizations or groups, and a small number of fishermen have positions in the community. The family relationship between them is also close.
Pelatihan Pembuatan Minuman Herbal Daun Pecut Kuda di SMA Darul Hikmah Mataram Rahman, Suburi; Dwiani, Afe; Yuniartini, Ni Luh Putu Sherly; Nugrahani, Rizki; Arini, Laili Azmiati; Patmawati, Patmawati; Salsabila, Riska Dia Salma; Riani, Riani; Maulana, Harpan; Aini, Diah Miftahul
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v3i2.5999

Abstract

SMA Darul Hikmah Mataram is one of the private secondary education institutions in the city of Mataram with the existence of a school that is still beautiful and surrounded by many medicinal plants. The existence of horse whip leaves (Stachytarpheta jamaicensis) in this school is very abundant and still underutilised. Horse whip leaves are useful as antioxidants and anti-inflammatories. Chemical compounds contained in horse whip leaves are flavonoids, terpenoids, alkaloids, tannins, steroids, and saponins. Herbal drinks are one of the practical products that can be processed into antioxidant-rich drinks using very cheap and easy packaging. This activity aims to increase the knowledge of teachers and students at SMA Darul Hikmah Mataram about making drinks, educate and increase the use of horse whip leaves as herbal drinks at SMA Darul Hikmah Mataram, show training participants the processing of horse whip leaves as herbal drinks, and increase product value related to packaging and processing of horse whip leaves as herbal drinks. The methods used were preparation, processing of horse whip leaves into powder, and evaluation. Evaluation is carried out through direct interviews and questions and answers. The results of this service are that the participants follow the entire series of activities well and are able to make pecut kuda herbal drinks in powder form and packaging with pouches, this activity is expected to be a government initiation for the development of local agricultural products in the form of herbs that have high selling value.
PELATIHAN PEMBUATAN PROMOSI DIGITAL DENGAN TEKNIK FOTO PRODUK KOPI INSTAN UNTUK MENINGKATKAN SKILL WIRAUSAHA MUDA DI ACEH UTARA Adhiana, Adhiana; Riani, Riani; Ariani, Rita
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.133 KB) | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v2i1.48

Abstract

Abstrak : Kopi gayo merupakan salah satu jenis kopi arabika yang paling diminati di pasar internasional karena telah dikenal sebagai biji kopi terbaik di dunia. Kondisi pandemi COVID tentu menjadi tantangan tersendiri yang akan memunculkan berbagai kendala pemasaran kopi Arabika Gayo seperti perubahan sistem proses pengolahan kopi yang harus sesuai protokol penanganan COVID, prosedur pengemasan produk yang baru dan sistem kerja sama secara daring karena diberlakukannya peraturan social distancing. Oleh sebab itu strategi promosi dengan media online merupakan solusi yang tepat. Salah satu strategi promosi adalah pembuatan foto produk sebagai alat promosi kopi Arabika Gayo. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai tehnik foto produk sebagai alat promosi kopi Arabika Gayo. Kegiatan ini dilakukan di Reuleut, Kabupaten Aceh Utara Pada bulan Januari 2022. Lokasi pengabdian masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, maka diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung terhadap pengurangan pengangguran melalui pendalaman skill melalui pelatihan tehnik foto produk kopi di Aceh Utara. Metode pelaksanaan dirancang untuk pedampingan yang berupa pendekatan partisipatif dan mengacu pada proses pembelajaran orang dewasa (adult-learning) yang terdiri dari: (1) Pemaparan materi yang dilengkapi dengan Power Point presentation dan material simulasi, (2) diskusi terbatas sesuai dengan protokol kesehatan, (3) penugasan atau praktek tehnik foto produk kopi. Tujuan kegiatan ini adalah (1) menghasilkan agen-agen perubahan paradigma “pencipta lapangan kerja” dari pada paradigma “pencari kerja”, (2) menjadi wadah pelatihan soft skill tertait tehnik foto produk sebagai kegiatan pembentukan bisnis, (3) menjadi acuan untuk kegiatan pengabdian masyarakat berikutnya.
KEDUDUKAN ADVOKAT DALAM PENDAMPINGAN SAKSI DI PERSIDANGAN: ANALISIS NORMATIF TERHADAP HAK ATAS BANTUAN HUKUM Riani, Riani; Alfarez, Haikal Wedi; side, Nesta putra; Satria, Noval Dwi; Ardi, Ilham Kurniawan
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 5 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis kedudukan advokat dalam pendampingan saksi di persidangan dan implikasinya terhadap pemenuhan hak atas bantuan hukum. Penelitian hukum normatif ini menemukan bahwa kedudukan advokat sebagai pendamping saksi memiliki pijakan hukum yang kuat dalam Undang-Undang Advokat, Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban, serta KUHAP. Pendampingan ini berfungsi sebagai instrumen perlindungan hukum untuk mengatasi kerentanan saksi dan menjamin kesetaraan di depan hukum. Analisis menunjukkan bahwa kehadiran advokat tidak mengganggu objektivitas kesaksian, melainkan justru meningkatkan kualitas dan integritasnya dengan memastikan proses pemeriksaan bebas dari tekanan dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dengan demikian, pendampingan advokat merupakan elemen kunci dalam mewujudkan proses peradilan pidana yang adil (fair trial) dan melindungi hak konstitusional saksi. Kata Kunci : Advokat, Saksi, Pendampingan Hukum Abstract This article analyzes the position of advocates in witness accompaniment during trials and its implications for the fulfillment of the right to legal aid. This normative legal research finds that the position of advocates as witness companions has a strong legal basis in the Advocate Law, the Witness and Victim Protection Law, and the Indonesian Criminal Procedure Code (KUHAP). This accompaniment functions as a legal protection instrument to address witness vulnerability and ensure equality before the law. The analysis shows that the presence of an advocate does not interfere with the objectivity of testimony but instead improves its quality and integrity by ensuring the examination process is free from pressure and complies with applicable legal procedures. Therefore, advocate accompaniment is a key element in realizing a fair criminal justice process and protecting the constitutional rights of witnesses. Keywords: Advocate, Witness, Legal Accompaniment
Penerapan Thermotherapy Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pasien STEMI Susmita, Sri Ardini; Riani, Riani; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.173

Abstract

Thermotherapy is the application ofheat to the body to reduce pain intensity. This therapy is effectivein reducing both acute and chronic pain, as it can increase blood flowby dilating blood vessels and improve muscle elasticity, thereby reducing muscle stiffness. Thermotherapy is one of the non-pharmacological therapies used toreduce pain in patients with ST ElevationMyocardial Infarction (STEMI) patients. Optimal pain managementis crucial to prevent complications and improve patient comfort.This study used a case study design with a nursing care approachon Mr. N, a 62-year-old man diagnosed with STEMI. The studywas conducted from April 12-14, 2025, in the CVCU RoomArifin Achmad General Hospital, Riau Province. The assessment revealed that the patientexperienced stabbing chest pain radiating to the back, with a pain scale of7. The ECG showed ST elevation. The diagnosis wasacute painrelated to myocardial ischemia due to coronary artery obstruction. The interventions included the administration of thermotherapy.Thermotherapy was applied usinga hot water bottle filled with water at a temperature of 40-43°C and placed on thechest area for 15-20 minutes when the patient felt chest pain and was carried out for 3consecutive days. The pain scale was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). After the application of thermotherapy, the pain scale became a 3. It is hoped that thermotherapy can be used as an independent intervention by patients and families if they experience recurrent chest pain due to STEMI.
Penerapan Terapi Musik Klasik Kombinasi Butterfly Hug Untuk Nyeri Kepala Karena Hipertensi Ernizanur, Ernizanur; Nurman, Muhammad; Riani, Riani
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.197

Abstract

Nyeri kepala akibat hipertensi yang tidak ditangani bisa berdampak pada kompliksi yang serius. Adanya nyeri kepala akibat hipertensi bisa menjadi tanda peringatan adanya tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan jika dibiarkan dapat menyebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat, yang berujung pada stroke, kerusakan ginjal, penyakit jantung, dan gangguan penglihatan, kelrulsakan reltina (reltinopati) dan ganggulan saraf yang melnjadi pelnyelbab kelmatian di dulnia. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk penerapan terapi musik klasik kombinasi butterfly hug pada nyeri kepala karena hipertensi. Sampel penelitian ini yaitu Ny. K. Penelitian ini dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-10 Juni 2025. Metode penelitian yaitu deskriptif dalam bentuk studi kasus. Alat yang dipakai dalam pengumpulan data mencangkup lembar pengkajian keperawatan medikal bedah dan alat yang dipakai handphone, handsfree serta alat pengukur tekanan darah (tensimeter dan spigmomanometer) serta pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan adanya penurunan skala nyeri setelah diberikan terapi musik klasik kombinasi butterfly hug yaitu dari skala nyeri 6 menjadi skala  nyeri 2. Diharapkan bagi Ny K dapat melakukan  terapi musik klasik kombinasi butterfly hug untuk mengurangi nyeri kepala karena hipertensi.
Penerapan Terapi Healing Touch pada Pasien Nyeri Ca Serviks di Ruangan Tulip RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Artianti, Lisa; Safitri, Yenny; Riani, Riani
World Health Digital Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/wolgitj.v2i2.69

Abstract

Usia lanjut (lansia) dapat dikatakan sebagai tahap akhir dari perkembangan hidup manusia. Penuaan adalah proses yang terus menerus mengalami perubahan pada manusia yang secara alamiah dan tidak mungkin akan kembali. Rematik adalah suatu bentuk kekakuan, pembengkakan, nyeri dan kemerahan pada persendian dan jaringan di sekitarnya. Kekambuhan merupakan peristiwa berulang kali yang dialami pasien, yang berulang dan seringkali tidak menyenangkan. Faktor resiko rematik adalah infeksi, pekerjaan,  gangguan imunitas, kelenjar dan hormon, genetik, psikologis lingkungan,dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lansia dalam mengatasi kekambuhan rematik di Desa Kampa Wilayah Kerja Puskesmas Kampa. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia umur 60 tahun keatas yang menderita rematik di Desa Kampa sebanyak 35 orang dengan jumlah sampel adalah 35 orang, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total  sampling. Hasil dari penelitian ini sebagian besar  responden yang mengalami rematik adalah perempuan sebanyak 19 orang (54,3), sebagian besar responden berpendidikan SD sebanyak 12 orang (34,3),sebagian besar responden tidak bekerja sebanyak 19 orang (54,3),tingkat pengetahuan lansia sebagian besar kurang sebanyak 15 orang (42,8).
Co-Authors Adhiana, Adhiana Aditia, Zikril fajar Al Arabi, Rizza Alfarez, Haikal Wedi Amril Amril Anggara, M. Bayu Anggriani Harahap, Dewi Ardi, Ilham Kurniawan Arief Rahman Arini, Laili Azmiati Artianti, Lisa Asma Asma Authar, Muhammad Barmawi Barmawi, Barmawi Buheli, Mifta Busroni, Dena Tsabita Dede Mahdiyah, Dede Dhilon, Dhini Anggraini Diah Miftahul Aini Dwiani, Afe Eriza, Fitria Ernizanur, Ernizanur Eva Wardah Fadhli, Annisa Ananda Fahmi, Muzakir Fajri, Rahul Fajrin, Febriandi Filma, Muhammad Alfarizi Fitria Ningsih, Neneng Fitriani, Julia Hafizin, Hafizin Hafni Zahara Hariet Rinancy Hasan Saali, Yunissyah Hasni Hasni Hasriani Hasriani, Hasriani Hastuty, Milda Heni Pujiastuti Intan Intan Irada Sinta Irhas Irhas, Irhas Islami, Irvando Jannah, Firdha Miftahul Julismawati, Julismawati Kasumayanti, Erma Khaidir Khaidir Kusumawati, Nila Listari, Sona Lukman Hakim Mahdaliana, Mahdaliana Mainisa, Mainisa Martina Martina Maulana, Harpan Mawahdania, Mawahdania Mawardati Mawardati Mufti Azzahri Isnaeni, Lira Muhammad Hatta Muhammad Nurman MUHAMMAD TAUFIK Munawwar Khalil, Munawwar Muzakir Nadila, Dwi Nelly Fridayanti NINGSIH, NENENG FITRIA Nislawati, Nislawati Nislawaty, Nislawaty Noranisa, Noranisa Novriani, Herny Nurdin, Muhammad Yusuf Nurjanah, Fadilah Nurlina, Wiwin Erni Siti Patmawati Patmawati, Patmawati Putriana, Nila Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rahmadani, Mahdalena Rahman, Suburi Rima Mustika Rinancy, Hariyet Risnajayanti, Risnajayanti Rita Ariani Rizki Nugrahani, Rizki ROHANA ROHANA Rohanah, Rohanah Rosnina Rosnina, Rosnina Saiful Adhar salamah salamah Salsabila, Riska Dia Salma Santy Deasy Siregar Saputra, Diki Sari, Alfadila Satria, Noval Dwi Selvi Selvi Selviani, Nagandi Septiani, Nadia Setia Budi Siagian, Masryna side, Nesta putra Sinaga, Sonia Muslimah Sudiarti, Putri Eka Suryadi Suryadi Susmita, Sri Ardini Syafiq, M Rizan Syahfitri, Devi Syukrianti Syahda Talyani, Talyani Tania, Bella Tina Martina, Tina Umaro, Hadian Usman Usman Vyn Amzar, Yohannes Wahyu Febri Ramadhan Sudirman Yuniartini, Ni Luh Putu Sherly Yusril Yusril Zikri, Maulana Muhammad Zultianis, Reza zuriani, Zuriani Zuriani, Zuriani