Claim Missing Document
Check
Articles

Transfer Nilai Kearifan Lokal Mandailing sebagai Strategi Interkultural dalam Pembinaan Karakter Anak SB Malaysia Nikmah Hasibuan; Khatib Lubis; Husniah Ramadhani Pulungan; Effan Zulfiqar; Nurmaini Ginting; Erlina Harahap
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1346

Abstract

Peningkatan mobilitas global mendorong bertambahnya komunitas migran, termasuk anak-anak Indonesia yang tumbuh di lingkungan sosial dan budaya berbeda dari negara asalnya. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam pembinaan karakter, penguatan identitas budaya, dan kemampuan beradaptasi di masyarakat multikultural. Sanggar Bimbingan di Malaysia berperan sebagai lembaga pendidikan nonformal bagi anak-anak pekerja migran Indonesia, namun pembinaan karakter di lembaga tersebut masih memerlukan pendekatan yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan nilai budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mentransfer nilai-nilai kearifan lokal Mandailing sebagai strategi interkultural dalam pembinaan karakter anak Sanggar Bimbingan di Malaysia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap inti menggunakan pendekatan partisipatif melalui pengenalan budaya Mandailing, storytelling, permainan edukatif, diskusi reflektif, dan praktik sikap. Nilai utama yang ditanamkan meliputi holong (kasih sayang), hasangapon (kehormatan), dan hapantunon (kesantunan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi peserta, keberanian berpendapat, kemampuan berinteraksi sosial, serta sikap saling menghargai. Peserta juga mulai memahami pentingnya kasih sayang, sopan santun, dan penghormatan terhadap sesama. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat identitas budaya anak migran. Dengan demikian, transfer nilai kearifan lokal Mandailing dapat menjadi model pendidikan karakter yang kontekstual, inklusif, dan relevan bagi komunitas migran Indonesia di luar negeri.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN TERHADAP TUBERKULOSIS SEBAGAI MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN Nurmaini Ginting; Aisyah Nurmi; Andes Fuady Dharma Harahap; Hendri Arifin Lubis; Susi Barcelona; pikarani Pikarani; Ricci Hartono; Mina Warni Ritonga; Muhammad Roihan Matondang; Rama Putri Siregar; Devi Julianti; Mastianna Mastianna; Aprya Duwi Hartati; Liana Tasya Rahma Siregar; Sayyid Al Fattah Nasution; Roni Rahmat Sinaga; Naila Putri; Rahman Hakim
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i1.98-102

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai TBC agar dapat berperan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap tuberkulosis sebagai masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pengertian TBC, penyebab, cara penularan, gejala, pencegahan, dan pengobatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang cukup hingga baik tentang tuberkulosis, namun masih ditemukan beberapa aspek pengetahuan yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait cara penularan dan pencegahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai TBC sebagai masalah kesehatan masyarakat.
EFEKTIFITAS QUANTUM LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DI SD BINA INSANI DESA SIALOGO Masdelima Azizah Sormin; Benny Sofyan Samosir; Ainun Mardiah Lubis; Nurmaini Ginting; Rawani Indah Tanjung; Adinda Pratini Lubis
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5976

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low understanding of mathematical concepts among students at SD Bina Insani, Sialogo Village, due to the perception that mathematics is difficult and abstract. The study aims to determine the effectiveness of the Quantum Learning model assisted by teaching aids in improving the understanding of comparison concepts among sixth-grade students. The research method uses a quantitative approach with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The research sample consisted of 10 students randomly selected from a population of 20 students. The instrument used was a written test in the form of story problems administered before and after the treatment. Data analysis employed descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed an increase in the average score from 52.30 in the pretest to 78.50 in the posttest. Hypothesis testing obtained a significance value of 0.000 < 0.05, thus H? is rejected. It is concluded that Quantum Learning assisted by teaching aids is effective in improving students' understanding of mathematical concepts. This model creates an enjoyable learning experience and makes abstract concepts more concrete through direct learning experiences.   Keywords: Quantum Learning, Teaching Aids, Concept Understanding, Mathematics, Elementary School, Comparison   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa di SD Bina Insani Desa Sialogo akibat anggapan bahwa matematika sulit dan abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Quantum Learning berbantuan alat peraga dalam meningkatkan pemahaman konsep perbandingan siswa kelas VI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang diambil secara acak dari populasi 20 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis berbentuk soal cerita yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 52,30 pada pretest menjadi 78,50 pada posttest. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H? ditolak. Disimpulkan bahwa Quantum Learning berbantuan alat peraga efektif meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Model ini menciptakan pembelajaran menyenangkan dan mengkonkretkan konsep abstrak melalui pengalaman belajar langsung.   Kata Kunci: Quantum Learning, Alat Peraga, Pemahaman Konsep, Matematika, Sekolah Dasar, Perbandingan.
STUNTING DI PINGGIRAN KOTA: KAJIAN KUALITATIF TERHADAP POLA ASUH DAN PRAKTIK GIZI BALITA DI DESA GUNUNG HASAHATAN Fatma Suryani Harahap; Nurmaini Ginting; Nasirsah Nasirsah; Eny Maya Sari; Darman Syah Pulungan; Riski Baroroh; Fitriani Fitriani; Benny Sofyan Samosir
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.%p

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah pinggiran kota seperti Desa Gunung Hasahatan, Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi pola asuh dan praktik gizi balita di wilayah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap ibu balita, kader Posyandu, petugas gizi, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi gizi ibu, pengaruh budaya lokal, keterbatasan ekonomi, serta kurang optimalnya intervensi lembaga kesehatan berkontribusi signifikan terhadap tingginya kasus stunting. Praktik pemberian makan yang tidak sesuai kebutuhan mikronutrien, kepercayaan tradisional yang menormalisasi tubuh kurus, dan minimnya keterlibatan edukatif menjadi kendala utama. Intervensi edukasi berbasis komunitas oleh perguruan tinggi menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan strategi penanggulangan stunting berbasis multisektor, partisipatif, dan kontekstual dengan mengintegrasikan pendekatan budaya, peningkatan literasi gizi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan lokal yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam penanganan stunting di wilayah pinggiran kota.
ANALISIS MISKONSEPSI PADA MATERI FISIKA DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Elisa Elisa; Happy Sri Rezeki; Nurmaini Ginting; Muhammad Rusdi; Rahmat Fauzi Siregar; Masroito Masroito
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.1-7

Abstract

This study aims to identify subject matter that still experiences misconceptions among students. Interviews were conducted with a number of teachers from several high schools in Padangsidimpuan city, namely SMA Negeri 2, SMA Negeri 6, and SMA Negeri 7 Padangsidimpuan. The sampling technique used was random sampling. This study used a descriptive method, and the data was analyzed descriptively as well. In SMA Negeri 2 Padangsidimpuan, as many as 54.54% of students experienced misconceptions on the material of Newton's Third Law which was classified as a high category. For Thermodynamics material, the level of student misconceptions reached 31.74% with a moderate category. Misconceptions on Quantum Physics material were at 8.48% (low category), while for the Concept of Motion it was 5.24% also with a low category. In SMA Negeri 6 Padangsidimpuan, the percentage of students who experienced misconceptions on Newton's Third Law reached 58.02% (high category). Meanwhile, in Thermodynamics material, it is only 2.72% (low category), Quantum Physics is 7.52% (low category), and Motion Concept is 31.74% (medium category). Meanwhile, in SMA Negeri 7 Padangsidimpuan, students who experience misconceptions in Newton's Third Law are 50.63% (high category). For Thermodynamics material, the percentage is 31.74% (medium category), Quantum Physics is 8.48% (low category), and Motion Concept is 5.24% (low category).
Co-Authors A. Simbolon, Yessika Abror, Rifki Ade Rahmi Dani Pohan Adinda Pratini Lubis Ainun Mardiah Lubis Ainun Mardiyah Lubis, Ainun Aisah Bukit, Paradhita Aisyah Nurmi Aldi Zulfitra Alwi Pramana Putra Siregar Amanda, Dea Amir Mahmud Andes Fuadi Dharma Harahap Andes Fuady Andes Fuady Dharma Harahap Andes Fuady Harahap, Andes ANDINI, INTAN Anggie Pratama Pane, Gerry Aprya Duwi Hartati Aprya Duwi Hartati Ari Azhari Siregar Arni Maya Atifah, Yusni Ayu Zai Barcelona, Susi Benny Sofyan Samosir Dalimunthe, Rani Annisa Damayanti, Dina Darmansyah Pulungan Devi Julianti Devi Julianti Dewi Murni Efendi, Irpan Effan Zulfiqar Eli Marlina Harahap Eli Marlina Harahap Elia Hamonangan Duha Elisa Elisa Elisa Elisa Elsiana Elsiana Elsiana, Elsiana Eny Maya Sari Erlina Harahap Erna Harahap Fatma Suryani Fatma Suryani Fatma Suryani Harahap Fatma Suryani Harahap Ferdinand Susilo Fiska Halawa Fitriani Fitriani Fuady Darma Harahap, Andes Fuady Dharma, Andes Fuady, Andes Gajah, Rahmadi Gerry Anggie Pratama Pane Halawa, Fiska Hamonangan Duha, Elia Hanafiah Nasution, Muhammad Nizar Hanifah Mutia Z.N Amrul Happy Sri Rezeki Harahap, Mita Lestari Harahap, Nurtuana harahap, Yunus Hariman Siregar Hartati, Aprya Duwi Hartono, Ricci Haryanti Daulay, Risma Hasanah Nasution Hasibuan, Nikmah Sari Hendri Arifin Lubis Hendri Arifin Lubis Heni Mulyani Pohan Hotna Youmita Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Intan Andini Ira Anugrah Irhanuddin Warisman Nasution Irpan Efendi Ismensa, Martua Jalilah Azizah Lubis Jamilah Nasution Janna Khairani Pardede Julianti, Devi Khatib Lubis Lestari, Ria Windi Lestari Liana Tasya Rahma Siregar Liana Tasya Rahma Siregar Lubis, Darwis Lubis, Hendri Arifin Lubis, Mutiara LUBIS, NURHALIMAH Luky Wahyu Sipahutar Mahendra Harahap, Maisya Mahmudin Siregar Maisya Mahendra Harahap Malim Soleh Rambe Manurung, Patima Wilda Sani Mariaty, Desi Mariska, Revi Martua Ismensa Masdelima Azizah Sormin Masroito Masroito Mastianna Mastianna Mastianna Mastianna Mastianna, Mastianna Matondang, Muhammad Roihan Melvariani Syari Melvariani Syari Batubara Melvarianisyari Melvarianisyari Melvarianisyari, Melvarianisyari Meriem, Selis Mina Warni Ritonga Mina Warni Ritonga Mita Ika Saputri, Nor Mita Lestari Harahap Muhammad Darwis Muhammad Faisal Muhammad Farhan Muhammad Roihan Matondang Muhammad Roihan Matondang Muhammad Rusdi Muharram Fajrin Harahap Mukhlis Mukhlis Muttaqin Kholis Ali Naila Putri Naila Putri Nasirsah Nasution, Putri Adelina Nasution, Sawalinda Nasution, Sayyid Al Fattah Nikmah Hasibuan Nikmah Sari Hasibuan Nor Mita Ika Saputri Nova Sarah Anggina Nur Sahara Nur Sahara Nurantika Simatupang Nurhalimah Lubis Nurmi, Aisyah Nurmi, Aisyah Nurtuana Harahap Paradhita Aisah Bukit Pardede, Janna Khairani Patima Wilda Sani Manurung Pikarani Pikarani pikarani Pikarani Pikarani, pikarani Pohan, Ade Rahmi Dani Pulungan, Husniah Ramadhani Puspita Yanty, Dini Putoro Dongoran Putri, Naila Radiansyah Hadi Chandra Rafiqah Amanda Lubis, Rafiqah Amanda Rahmad Husein Batubara Rahman Hakim Rahman Hakim Rahman Hakim Rahmat Fauzi Siregar Rahmat Saleh Lubis Rama Putri Siregar Rama Putri Siregar Rawani Indah Tanjung Rezeki, Happy Sri Ricci Hartono Ricci Hartono Rifki Abror Rima Danti Nasution Rini Handayani Riski Baroroh Ritonga, Mina Warni Rizky Ariaji, Rizky Ronaldi Simanjuntak Roni Rahmat Sinaga Roni Rahmat Sinaga Saddam Husein Saddam Husein, Saddam Sahlan Tuah Sahminan, Sahminan Saleh Lubis, Rahmat Samsiah Samsiah Samsinar Samsinar Sarah Anggina, Nova Sargawi, Mansyur Sari Hasibuan, Nikmah Sari, Elda Sawalinda Nasution Sayyid Al Fattah Nasution Sayyid Al Fattah Nasution Silitonga, Yusnita Wahyuni Sinaga, Roni Rahmat Siregar, Irmalia Fitri Siregar, Irmalia Fitri Siregar Siregar, Liana Tasya Rahma Siregar, Rama Putri Sofian, Benny Sormin, Masdelima Azizah Suci Alawiyah Harahap Suryani, Fatma Susi Barcelona Susi Barcelona Umar, Kholid Wahyu Sipahutar, Luky Wilda Rohani Daulay Wiwik Novitasari Yanty, Dini Puspita Yessika A. Simbolon Youmita, Hotna Yunus Harahap Yusriani Nasution Yusril Ananta Siregar Zai, Ayu