Articles
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI PADA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KOLAKA UTARA
Rahmi, Aulia;
Iman, Bustanul;
Ilham, Dodi
Edutech: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2, No 2, Oktober 2024
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/29872359.190
ABSTRAK Adapun tujuan penelitian ini dilakukan yaitu 1) Untuk mengetahui pengembangan modul ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara 2) Untuk mengetahui hasil uji validitas modul ajar terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara 3) Untuk mengetahui hasil uji praktikalitas modul ajar terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam dan budi pekerti pada kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research & Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation) Subjek dalam penelitian ini adalah pendidik kelas VIII di SMP Negeri 5 Kolaka Utara. Teknik pengumpulan data didapat melalui observasi, wawancara dan angket. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan dan analisis data kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran modul ajar pendidikan agama Islam dan budi pekerti dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh validator dengan persentase 77 % dari ahli media, 100 % dari ahli materi, dan 76 % dari ahli bahasa. Hasil uji kepraktisan dari guru memperoleh persentase 86,25 %.
Media Teka-teki Ular Tangga untuk Meningkatkan Kognitif Anak usia 4-5 Tahun
Rahmi, Aulia;
Hibana, Hibana
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4266
Anak usia dini merupakan tahap penting dalam setiap perkembanganya untuk kehidupan selanjutnya. Anak-anak memperoleh pengalaman dalam mengenali dunia di sekitarnya sambil bermain. Melalui stimulasi yang ada di sekitar mereka, perkembangan kognitif anak akan berkembang dengan pesat. Dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun, bisa menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) seperti teka-teki ular tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Media Teka-teki ular tangga dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Proses stimulasi kognitif berlangsung lebih alami dan membuat belajar lebih menyenangkan bagi anak-anak saat mereka tanpa sadar menyebutkan angka yang telah mereka lewati atau saat mereka melempar dadu.
Dampak Gadget terhadap Minat Belajar Anak
Rian, Rahmad Al;
Hafiz, Raka Khansa Al;
Oktavia, Zona;
Addinunnisa, Fauza;
Khairatunnisa, Amanda;
Lestari, Ayu;
Astuti, Rahmi Puji;
Hervandi, Zahra Reytania;
Rahmi, Aulia;
Frasetia, Nisya;
Nurkholik, Aditya;
Pitriani, Rani;
Farera, Numita;
Fadhil, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak gadget terhadap minat anak belajar anak, untuk mengetahui apa saja faktor faktor yang mempengaruhi belajar anak. Artikel ini menjelaskan tentang suatu dampak dari gadget terhadap minat belajar anak, karena dengan gadget akan membuat anak menjadi tidak disiplin dan pemalas. Jenis artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan penelitian berupa studi pustaka yang diambil langsung dari sumber seperti buku, jurnal yang ada di google scholer.
PERBEDAAN PENGGUNAAN MODEL PBL DENGAN PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR SKALA DI SEKOLAH DASAR
Rahmi, Aulia;
Masniladevi, Masniladevi;
Zuryanty, Zuryanty
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2018): (Mei-Agustus) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v6i2.4325
This reseach aims at finding out a significant difference of students learning outcomes of the scale between the PBL and Problem Posing Models of learning outcomes Scale in the Plan in class V SD Group 1 Payakumbuh City. This type of research is an experiment using a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest non-equivalent group. The samples were students of class VA and VB of SDN 28 Payakumbuh. The research sample was 40 students selected based on cluster random sampling technique. The instrument used in collecting data is a test with a description form. Based on the t-test of the students post-test scores, it was found that tcount 2,08> ttable 2,02 α 0,05. It means the PBL model is a better compared to the Problem Posing model class V SD Group 1 Payakumbuh City.Keywords: PBL, Problem Posing, sclae learning outcomes.
Insecure Behavior of Students using Social Media and its Implications in Counseling Services
Rahmi, Aulia;
Irman, Irman;
Ardimen, Ardimen;
Hardi, Emeliya;
Carol, Tuomi
International Journal of Research in Counseling Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55849/ijrc.v3i1.59
This research is motivated by the insecure behavior of students who use social media. Researchers see that there are various problems that arise because social media users focus primarily on student insecure behavior. The purpose of this research is to find out the forms of insecure behavior of students who use social media, to find out the causes of insecure behavior of students who use social media, to find out the effects of the insecure behavior of students who use social media, to find out the implications of counseling services on the insecure behavior of students who use social media. The method used is a qualitative method with a descriptive approach. Data collection techniques are by observation, interviews and documentation. The primary data source in this study is the student occupants of the limo boarding house. The technique of data analysis and data interpretation is to collect data from interviews and observations, make conclusions and verify the data. The technique used to guarantee data validity is data triangulation, namely source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The results of the study found that the insecure behavior of students who use social media and its implications for counseling services at the Limo Kaum boarding house can change students' mindsets and insecure behavior, related to the use of social media to become healthier, positive, and adaptive.
Koordinasi Kerja Kepala Ruangan Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum
Riski Dian Ardianti;
Rahmi, Aulia;
Zuhra, Meutia
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 8 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54460/jifa.v8i1.55
Proses koordinasi di ruang rawat inap seperti sulitnya mengatur perawat dan ketidaksamaan keinginan antara atasan dan pelaksana masih serinf terjadi dan harus segera diatasi dengan cara memberikan pengetahuan tentang keorganisasian dalam pelaksanaan kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui koordinasi kerja kepala ruangan pada perawat di ruang rawat inap rumah sakit umum. Jenis penelitian ini deskriptif Analitik . Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berjumlah 147 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Convenience Sampling. Pada hasil penelitian data karakteristik responden ditemukan responden paling banyak berada pada rentang usia 26-35 Tahun sebanyak 67 (45.6%), paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 106 (72.1%), tingkat pendidikan paling banyak Diploma III yang dilindungi sebanyak 66 (44.9%) , pengalaman bekerja paling >2 Tahun sebanyak 80 (54.5%), koordinasi frekuensi tertinggi responden berada pada kategori koordinasi baik sebanyak 88 (59,9%). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa koordinasi kerja kepala ruangan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menuju profesionalisme perawatan. Kepala ruangan yang melaksanakan peran koordinasi mempunyai peranan penting menjaga stabilitas pelayanan pemeliharaan untuk tetap membimbing, mendampingi, memotivasi dan memperhatikan pemeliharaan administrasi.
Sikap Swamedikasi Ibu Balita Pada Penyakit ISPA
Rahmi, Aulia;
M. Al- Farasyi, M. Al- Farasyi;
Suryawati, Ida
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 8 No. 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54460/jifa.v8i2.70
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada balita di dunia, salah satu upaya penanggulangan penyakit ISPA adalah dengan melakukan perilaku swamedikasi ibu khususnya pada balita.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sikap Swamedikasi Ibu Balita pada Penyakit ISPA. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 101 dengan menggunakan teknik Total samping. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil penelitian pada karakteristik responden menunjukkan bahwa mayoritas kategori usia 26-34 tahun (50,5%), kategori pendidikan mayoritas SMA (40,6%), kategori pekerjaan mayoritas IRT (38,6%), pada kategori sikap swamedikasi menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sikap positif (57,4%). Hal ini dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden di Gampong Dayah Baroe dan Pante Baroe Gle Siblah Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen memiliki sikap yang positif terhadap swamedikasi pada penyakit ISPA. Diharapkan bagi responden untuk mempertahankan sikap positif terhadap swamedikasi ISPA dengan terus menerapkan perilaku yang lebih baik dan mengubah perilaku yang kurang tepat.
DAMPAK KEBIJAKAN ZONASI TERHADAP KETIMPANGAN AKSES PENDIDIKAN DASAR DI INDONESIA PADA ERA DIGITAL
Ananda, Rizki;
Rahmi, Aulia;
Ikhlas;
M. Ilham;
Julia, Salsabilla
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v10i02.25213
Basic education plays a fundamental role in shaping a nation's human capital and ensuring long-term socio-economic development. In Indonesia, the implementation of the school zoning policy, formalized through Ministerial Regulation No. 14 of 2018, was intended to promote equitable access to education. However, in practice, it has intensified disparities, especially for students from low-income families and those living in areas with inadequate educational infrastructure. This study aims to analyze the impact of the zoning policy on access inequality in primary education and to examine the role of digital technology in mitigating or exacerbating these disparities. Employing a qualitative approach through library research, the study draws upon scholarly articles, policy reports, and official documents published within the last five years. Findings reveal that the zoning policy has not fully accounted for regional disparities and the digital divide, thereby reinforcing existing inequalities. The study contributes to the discourse on basic education policy by highlighting the need for a more integrative strategy—one that combines spatial equity with digital inclusion. Policy recommendations include the development of flexible zoning mechanisms tailored to local contexts and the expansion of equitable digital infrastructure and digital literacy programs to ensure just and inclusive educational access.
PERBEDAAN PENGGUNAAN MODEL PBL DENGAN PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR SKALA DI SEKOLAH DASAR
Rahmi, Aulia;
Masniladevi, Masniladevi;
Zuryanty, Zuryanty
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6, No 2 (2018): (Mei-Agustus) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v6i2.4325
This reseach aims at finding out a significant difference of students learning outcomes of the scale between the PBL and Problem Posing Models of learning outcomes Scale in the Plan in class V SD Group 1 Payakumbuh City. This type of research is an experiment using a quasi-experimental design in the form of a pretest-posttest non-equivalent group. The samples were students of class VA and VB of SDN 28 Payakumbuh. The research sample was 40 students selected based on cluster random sampling technique. The instrument used in collecting data is a test with a description form. Based on the t-test of the students post-test scores, it was found that tcount 2,08> ttable 2,02 α 0,05. It means the PBL model is a better compared to the Problem Posing model class V SD Group 1 Payakumbuh City.Keywords: PBL, Problem Posing, sclae learning outcomes.
Hubungan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Islam Terpadu Kota Padang
Rahmi, Aulia;
Waldi, Atri
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 12, No 1 (2024): (Januari-April) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/e-jipsd.v12i1.15259
This study aimed to identify the correlation between learning motivation and learning outcomes in Pancasila and Civic Education of fifth-grade students of SDIT Nurul Ikhlas Kota Padang. This study used a correlational study with a quantitative approach. The population of the study was all the fifth-grade students of SDIT Nurul Ikhlas Kota Padang academic year 2023/2024 which consisted of 43 students. The sampling technique applied in the study was total sampling, as a result, the number of samples was the same as the number of the population. The data were collected through the instrument in the form of a questionnaire about learning motivation and also the documentation of students’ daily test scores for Pancasila and Civic Education subjects. The computer program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) 25 version was used with the Pearson Correlation Product Moment as the technique to analyze the data. The result showed that there is a positive and significant correlation between learning motivation and learning outcomes in Pancasila Civic Education with rcount > rtable (0,0568 >0,301) in a significance level of 5%. Therefore, it can be concluded that the higher the level of learning motivation, the better the learning outcomes in Pancasila and Civic Education subject