Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Brownies Kering Ubi Ungu Bebas Gluten Arti Hastuti; Aulia Nur Rahma; Adhelya Rahmadhani; Andita Nurintania; Firah Khoirunisa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22114

Abstract

Pola konsumsi masyarakat yang cenderung memilih camilan tinggi gula dan gluten menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan alternatif pangan sehat berbasis bahan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi tingkat penerimaan konsumen terhadap produk brownies kering ubi ungu bebas gluten sebagai inovasi camilan sehat. Formulasi produk menggunakan substitusi tepung terigu dengan tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) serta penambahan ubi jalar ungu sebagai sumber antosianin alami. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 30 responden yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum sebagai sampel, ditentukan melalui penerapan rumus Slovin. Pengumpulan data menggunakan kuesioner uji hedonik dan sensori dengan indikator warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste. Alat ukur penelitian diuji melalui uji validitas (korelasi product moment) dan reliabilitas (metode Cronbach’s Alpha). Hasil penelitian mengungkap bahwa semua item kuesioner dinyatakan valid (r-hitung > r-tabel = 0,361) dan reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,6). Secara umum, brownies kering ubi ungu bebas gluten memperoleh tanggapan positif dari konsumen dalam segi warna, rasa, dan tekstur. Produk ini berpotensi menjadi alternatif camilan sehat yang aman bagi konsumen sensitif gluten sekaligus meningkatkan nilai tambah bahan pangan lokal.
Pengembangan Minuman Susu Serbuk Fungsional Berbahan Dasar Kacang Edamame (Glycine max (L.) Merr) dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Anya Faiha; Arti Hastuti; Azzahra Keysa; Mikail Rizki; Nurlaila Agustina; Salva Tiara; Yussi Ramadhanti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22115

Abstract

Pengembangan minuman fungsional berbasis bahan nabati terus meningkat, namun formulasi produk serbuk yang stabil dengan mutu sensoris yang disukai konsumen masih memerlukan kajian lebih lanjut. Edamame (Glycine max (L.) Merr) sebagai sumber protein dan antioksidan serta bunga telang (Clitoria ternatea) yang kaya flavonoid dan antosianin berpotensi diintegrasikan dalam minuman serbuk fungsional. Penelitian ini mengembangkan susu bubuk edamame dengan ekstrak bunga telang melalui empat tahap formulasi secara trial and error, diikuti analisis proksimat, karakterisasi FTIR, serta evaluasi sensoris dan hedonik pada 48 panelis. Hasil menunjukkan kadar air 5,70%, susut pengeringan 3,25%, sisa pijar 0,05%, serta identifikasi gugus O–H, C–H, dan amida I–II. Uji sensoris menunjukkan warna pekat (64,6%), aroma terdeteksi (41,7%), tekstur halus (50%), kelarutan sangat larut–larut (70,9%), dan tingkat penerimaan total mencapai 70%. Batasan penelitian mencakup jumlah panelis dan belum adanya uji ketahanan simpan. Secara keseluruhan, produk berpotensi dikembangkan sebagai minuman instan fungsional, dan penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan optimasi formula, uji stabilitas penyimpanan, serta evaluasi bioaktivitas guna memperkuat klaim fungsional.
Inovasi Minuman Herbal Teh Berbasis Bunga Kecombrang: Solusi Alternatif untuk Mengurangi Stres Fauzanna Ababil; Janitra Yasmine Habibi; Muhammad Ihqbal Hidayatullah; Sulthan Fadhil Farihin; Syaharani Fauzia; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22117

Abstract

Teh herbal merupakan salah satu jenis minuman fungsional yang semakin diminati karena kandungan senyawa bioaktif serta manfaat kesehatannya. Di tengah meningkatnya tren gaya hidup sehat, 64% masyarakat Indonesia mulai beralih ke minuman sehat. Konsumsi teh herbal menjadi peluang pengembangan produk berbasis bahan lokal yang lebih natural dan menyehatkan. Kecombrang (Etlingera elatior) dan jahe merah (Zingiber officinale) merupakan bahan pangan lokal yang kaya senyawa fenolik, flavonoid, dan terpenoid yang berperan sebagai antioksidan, antimikroba, dan agen antiinflamasi. Namun, pemanfaatan kecombrang sebagai minuman herbal masih terbatas sehingga diperlukan inovasi produk berbasis bahan lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teh herbal kecombrang–jahe dan mengevaluasi karakteristik sensori untuk mengetahui tingkat keberterimaannya. Metode penelitian dilakukan melalui sintesis produk dengan komposisi 7:2:1 (kecombrang:jahe merah:gula jagung) yang dipilih berdasarkan beberapa uji formulasi. Proses produksi meliputi pencucian, pengirisan, pengeringan pada suhu 65°C, penghalusan, dan pengemasan ke dalam kantung teh. Uji organoleptik dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih menggunakan parameter warna, aroma, rasa, dan aftertaste. Hasil menunjukkan bahwa teh kecombrang–jahe memiliki tingkat penerimaan yang cukup baik dengan nilai hedonik warna 3,78, aroma 3,66, rasa 3,50, dan aftertaste 3,41. Warna pucat, aroma rempah seimbang, serta rasa yang relatif netral dinilai sesuai karakter minuman herbal, meskipun sebagian panelis merasakan sensasi asam dan getir. Secara keseluruhan, produk ini menunjukkan potensi untuk dikembangkan sebagai minuman herbal fungsional berbasis bahan pangan lokal.
Pengaruh Lama dan Tempat Penyimpanan yang Berbeda terhadap Kandungan Gizi Varietas Umbi Jalar Gisting, Marga, dan Manohara Arti Hastuti; Nurlaila Agustina
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22189

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode, tempat, dan lama penyimpanan terhadap perubahan sifat fisik serta kandungan gizi pada beberapa varietas ubi jalar (Ipomoea batatas), yaitu varietas Gisting, Marga, dan Manohara. Penelitian pertama dilakukan pada dua kondisi penyimpanan, yaitu suhu ruang (30–32°C, RH 58–70%) dan suhu dingin (25–26°C, RH 85–90%) selama 8 minggu pada varietas Gisting dan Marga. Penelitian kedua menggunakan varietas Manohara yang disimpan selama 0, 14, dan 28 hari pada dua tempat berbeda, yaitu di lantai dan di dalam kardus. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kadar air, total padatan terlarut (TPT), panjang dan jumlah tunas, serta kandungan proksimat (protein kasar, lemak kasar, serat kasar, abu, dan BETN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu rendah dan kelembaban tinggi mampu menekan laju susut bobot, menurunkan laju pertumbuhan tunas, dan mempertahankan kadar air serta protein kasar. Kondisi penyimpanan dingin (25–26°C, RH 85–90%) dan penyimpanan di lantai selama 28 hari memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan mutu fisik dan gizi ubi jalar. Dengan demikian, pengaturan suhu dan kelembaban relatif udara menjadi faktor penting dalam memperpanjang umur simpan serta menjaga kualitas nutrisi umbi jalar selama penyimpanan.
Inovasi Gummy Gel Tapak Liman Berbasis Buah Naga Bunga Telang dan Rosella dengan Stevia Arti Hastuti; Desi Agustina Safitri; Rima Yanti; Mila Azkia; Siti Zainabul Jannah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22210

Abstract

Perkembangan produk pangan fungsional berbasis bahan alami terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi camilan sehat rendah kalori. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi Gummy Gel Tapak Liman dengan penambahan buah naga, bunga telang, dan rosella sebagai sumber pigmen alami, serta stevia sebagai pemanis non-kalori pengganti sukrosa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen deskriptif dengan uji hedonik dan sensoris melibatkan 30 panelis tidak terlatih untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste menggunakan skala 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memiliki warna merah alami yang menarik (63,3% sangat suka), tekstur kenyal yang disukai (88,2%), dan rasa manis alami yang diterima baik oleh panelis (56,7% suka). Aftertaste dari stevia dinilai ringan tanpa rasa pahit yang menonjol, sedangkan aroma herbal dari kombinasi bahan alami dapat diterima dengan baik. Secara keseluruhan, Gummy Gel Tapak Liman menunjukkan tingkat kesukaan tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai camilan fungsional rendah kalori berbasis bahan alami lokal.
Inovasi Pangan Lokal: Pengembangan Snack Bar Berbasis Ubi Cilembu (Ipomoea Batatas L.) Arti Hastuti; Putri Nur Sabila; Rizka Rahmania; Weni Sumirat; Muhammad Rizky Fauzi
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22217

Abstract

Ubi Cilembu (Ipomoea batatas L.) sebagai alternatif pangan bergizi dan praktis. Ubi Cilembu dipilih karena memiliki rasa manis alami, kandungan vitamin A tinggi, serta potensi sebagai sumber energi lokal yang dapat menggantikan ketergantungan terhadap beras. Produk snack bar diformulasikan dari ubi Cilembu panggang, oat halus dan kasar, kismis, serta almond tanpa tambahan pemanis buatan. Evaluasi dilakukan melalui uji hedonik dan sensori terhadap 32 responden guna memberikan penilaian atribut tekstur, aroma, rasa, warna, serta penampilan. Analisis menghasilkan jika seluruh indikator pada uji hedonik dinyatakan reliabel dan valid (Cronbach’s Alpha 0,890), sementara pada uji sensori sebagian indikator perlu perbaikan, khususnya pada aspek warna. Secara umum, snack bar ubi Cilembu memperoleh tingkat penerimaan yang baik dari konsumen dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan lokal yang sehat, fungsional, dan sesuai dengan preferensi generasi muda.
Pemanfaatan Sukun (Artocarpus Altilis) dan Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dalam Pembuatan Nugget Nabati Arti Hastuti; Syifa Fauziyah Febriyani; Desti Isna Danias; Rizela Azzahra; Sheva Fadhillahi Putra
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pangan lokal berupa nugget sukun dengan penambahan jamur tiram sebagai alternatif produk olahan nabati yang lebih bergizi dan mudah diterima konsumen. Sukun dipilih sebagai sumber karbohidrat lokal, sedangkan jamur tiram digunakan sebagai penambah protein, serat, aroma, dan tekstur. Proses pembuatan nugget meliputi pengolahan bahan, pembentukan adonan, pengukusan, pelapisan, dan penggorengan. Evaluasi mutu dilakukan melalui uji hedonik dan uji sensorik yang melibatkan 30 panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, after taste, dan keseluruhan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk nugget sukun dengan tambahan jamur tiram memperoleh tingkat kesukaan yang tinggi pada hampir seluruh parameter sensori. Panelis memberikan penilaian dominan pada kategori “suka” hingga “sangat suka”, terutama pada aspek rasa dan tekstur yang dinilai gurih, lembut, dan seimbang. Selain itu, penambahan jamur tiram tidak hanya meningkatkan kualitas sensorik, tetapi juga berpotensi memperkaya nilai gizi produk. Temuan ini menunjukkan bahwa nugget sukun jamur tiram dapat dijadikan alternatif pangan olahan nabati dengan prospek pengembangan yang baik untuk konsumsi sehari-hari maupun peluang usaha. Penelitian lanjutan dianjurkan untuk mengkaji nilai gizi, umur simpan, dan potensi komersialisasinya.
Pengembangan Sorbet Campolay (Pouteria campechiana) sebagai Produk Pangan Fungsional Lokal Noviyanti Sutisna; Siti Anisa; Desi Nurlitasari; Naura Nadzhifatul Bilbina; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22255

Abstract

Buah campolay (Pouteria campechiana) merupakan komoditas lokal Indonesia yang kaya karotenoid, serat pangan, dan senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sorbet campolay sebagai produk pangan fungsional dengan menilai penerimaan konsumen melalui uji hedonik dan uji sensori. Dua formulasi digunakan: (1) sorbet campolay tanpa jeruk nipis dan (2) sorbet dengan tambahan perasan jeruk nipis. Uji organoleptik dilakukan oleh 32 panelis menggunakan skala hedonik 1–5 dan sensori deskriptif. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji-t, dan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa atribut aroma (mean 4,84) dan warna (4,75) menjadi faktor paling disukai panelis, sedangkan aftertaste mendapat nilai terendah (3,06) akibat rasa pahit alami campolay. Instrumen sensori dinyatakan valid (r-hitung 0,47–0,61) dan reliabel (α = 0,81). Regresi menunjukkan mutu sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan (R² = 0,52; t-hitung 6,01 > t-tabel 2,04). Uji F mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antar atribut (F-hitung 42,8). Secara keseluruhan, sorbet campolay diterima baik oleh panelis dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional lokal. Pengembangan lanjutan dapat difokuskan pada perbaikan aftertaste dan stabilitas tekstur.
Diversifikasi Produk Edamame (Glycine Max (L) Merrill) sebagai Minuman Fungsional Sehat Kaya Antioksidan Arti Hastuti; Syifa Dwi Spirulina; Siti Nurjanah; Annida Rihadatul; Rian Rizki Widiarto
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat menguji validitas dan reliabilitas instrumen uji hedonik dan uji sensori pada Produk Inovasi Edamine Drink, minuman boba berbahan dasar edamame yang kaya antioksidan dan nutrisi. Populasi penelitian adalah konsumen yang mencoba Edamine Drink, dengan sampel 32 responden yang dipilih menggunakan Rumus Slovin dengan margin of error 5%. Data yang digunakan meliputi data kualitatif dan kuantitatif yang berasal dari sumber primer dan sekunder. Instrumen uji hedonik dan sensori yang melibatkan indikator warna, aroma, rasa, tekstur, dan after test diujikan melalui kuesioner online pada 30 responden dari kalangan mahasiswa dan masyarakat. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi product moment dengan hasil seluruh indikator valid, sedangkan reliabilitas diuji dengan Cronbach Alpha yang menunjukkan nilai di atas 0,85 untuk uji hedonik dan 0,87 untuk uji sensori, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengukur preferensi konsumen terhadap minuman Edamine Drink sebagai alternatif minuman boba sehat yang rendah gula dan kaya manfaat. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat dalam pengembangan produk minuman sehat berbasis edamame untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin sadar akan kesehatan.
Perancangan Pengendalian Mutu Proses Produksi Saus Cabai pada Program Studi Independen Bersertifikat di PT. Agritama Sinergi Inovasi Ayu Agusti Awati Lestari; Arti Hastuti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23553

Abstract

Kualitas berperan penting dalam menentukan kepuasan konsumen, mutu atau kualitas tersebut adalah suatu susunan dari citra sebuah produk. Saus cabai merupakan produk pangan yang rentan terhadap berbagai risiko kontaminasi. Pengawasan mutu dalam produksi saus cabai sangat penting untuk memastikan keamanan, konsistensi, dan kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, penerapan sistem pengawasan mutu yang ketat menjadi suatu keharusan guna menghindari bahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. Artikel ini bertujuan untuk merancang dan mendeskripsikan penerapan pengendalian mutu pada proses produksi saus cabai di PT Sambara Rasa Nusantara dalam Program Studi Independen Bersertifikat Batch 7 kelas Food Safety Management System (FSMS) Specialist di PT Agritama Sinergi Inovasi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek, melalui pengamatan proses produksi, identifikasi alur kerja, serta analisis penerapan standar keamanan dan mutu pangan. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian mutu diterapkan secara menyeluruh mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi produk. Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP), pengawasan Quality Control (QA) dan Quality Assurance (QC), serta pemenuhan standar ISO 22000:2018, ISO 9001:2015, BPOM, dan SNI 01-2976-2006 berperan penting dalam menjaga keamanan dan konsistensi mutu produk. Dengan sistem pengendalian mutu yang terencana, perusahaan mampu menghasilkan saus cabai yang aman, bermutu, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Co-Authors Abrar Ghani Azis Adhelya Rahmadhani Adnandhika, Muhammad Faris Tsany Adnandhika, Sahnur Mulya Agnia Rahmawati Ahmad Miftahul Rizki Ahmad Miftahul Rizki Akhlul Putra Pratama Aldi, Muhammad Agung Aprialdi Alisya Idanata Andani, Herli Andita Nurintania Angriawan Anggara Ani Nuraini Anisa Safira Azzahra Annida Rihadatul Anya Arwa Faiha Anya Faiha Aprilia Pratami Apriliani, Afmi Aulia Nur Rahma Ayu Agusti Awati Lestari Azzahra Keysa Caesandra Indah Arlina Delfitriani Delia Dwi Ananda Delia Dwi Ananda Desi Agustina Safitri Desi Nurlitasari Desti Isna Danias Desti Novia Salsabilla Detya Zalfa Dhiva Dwi Handayani Dian Rachma Putri Dian Rachma Putri Dinar Siti Maulida Distya Riski Hapsari Distya Riski Hapsari Dita Rachmalia Dita Rachmalia Dwi Aryanti Nur’utami Dwi Aryanti Nur’utami Eva Fauzan Sabtaji Fauzanna Ababil Firah Khoirunisa Fitriah Nur Hasanah Fitrilia, Tiana Galang Prasaja Pambudi Ibnu Fadilah Ilham Muharexza Indradewa, Rhian Intan Kusumaningrum Janitra Yasmine Habibi Lia Amalia Lia Amelia Lintang Ayu Mielza Azwharid Lucianawati Dewi Dewi Mardiah Maulydio Utama Mikail Rizki Mila Azkia Mira Afrilia Setiawati Miranda Laela Khoerurrohmah Mohamad Ali Fulazzaky Muhamad Rizki Suandi Muhammad Agung Aprialdi Muhammad Ajriya Fadhullah Muhammad Cahyo Prakoso Muhammad Faris Tsany Adnandhika Muhammad Ihqbal Hidayatullah Muhammad Naufal Fahruddin Muhammad Rifqi Muhammad Rizky Fauzi Nadia Laily Musthofa Naura Nadzhifatul Bilbina Nida Choironi Nita Larasati Noviyanti Sutisna Nurlaila Agustina Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pratami, Aprilia Putri Kinanti Putri Nur Sabila Qatrun Nada Aghia S Raisha Putri Az-zahra Ratu Destri Fitria Ratu Destri Fitria Nur Fadilah Reihana Fitri Aulia Rian Rizki Widiarto Rima Yanti Rizela Azzahra Rizka Rahmania Rizki Putra Sahila Aulia Putri Sahnur Mulya Salsabila Azaria J Salva Tiara Saphira Aulia Effendi Sheva Fadhillahi Putra Siti Anisa Siti Anisa Maulida Yanti Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Siti Zainabul Jannah Sonia Irli, Sosa Sosa Sonia Irli Sosa Sonia Irli Sulthan Fadhil Farihin Syaf'i Muhammad Fadhli Syaharani Fauzia Syalwa Dania Putri Syalwa Dania Putri Syifa Dwi Spirulina Syifa Fauziyah Febriyani Tasya Apriliani Tiara Amanda Lestari Titi Rohmayanti Tresna Ligar Aphafield Tri Ramdani, Faisal Vadilla Pitaloka Wahyudin, Cecep Weni Sumirat Wilna Iznilillah Yussi Ramadhanti Yussi Ramadhanti Zahra Nurul Fadila