Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Telaah Hadis Tarbawi : Memilih Calon Ibu Yang Baik Sebagai Upaya Mempersiapkan Pendidikan Yang Islami Ghina Andini Putri; Apserina Aqwa Hrp; Afini Rizkiya Afifah; Dwi Meutia Hasni
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i6.5109

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang persiapan menentukan calon ibu yang baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tentang bagaimana cara memilih pasangan yang baik agar bisa mendapatkan pendidik yang baik untuk calon anak-anak mereka. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui kajian pustaka dan sumber-sumber yang terperinci menjelaskan tentang judul ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori yang menjelaskan berbagai macam karakteristik calon istri yang termuat dalam hadis berikut ini mengandung beberapa konsep dasar yang dapat dijadikan sandaran untuk mengetahui ciri-ciri ibu yang baik untuk anak -anak mereka. mengenai hadis yang dapat kita rincikan dalam beberapa poin-poin penting menghasilkan definisi yang berbeda-beda terkait kriteria dan faktor yang mendukung pemilihan calon ibu. Penekanan juga diberikan  pada pentingnya metode pemilihan calon pasangan khususnya ibu dan apa saja karakteristik yang ditonjolkan dalam hadis yang akan kita bedah dalam judul artikel ini. Jurnal ini dikontibusikan agar menjadi wawasan yang luas dan mendalam mengenai pemahaman yang komperhensif dan sesuai dengan hukum Islam. Mereka yang mengutamakan faktor agama dan ketakwaan sebagai prioritas utama dalam memilih pasangan hidup, sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam syariat Islam dan Hadist Nabi Muhammad ﷺ .
Kedudukan Pendidikan Agama Islam di Indonesia (Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan RI) Dwi Meutia Hasni; Haidar Putra Daulay; Lahmuddin Lahmuddin
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 3 (2025): September : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i3.6992

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) in Indonesia has a long history, reflecting the dynamics of social, political, and cultural changes from the colonial era to the digital era. During the Dutch colonial era, Islamic education experienced strict restrictions, while during the Japanese occupation, it was given more flexible space even though it was full of ideological interests. After independence, PAI underwent a significant transformation with its official entry into the national education system, accompanied by the formation of the Ministry of Religion as an institution managing religious education. In the digital era, Islamic education faces new challenges in the form of unverified religious information flows, so that digital literacy becomes important in maintaining the integrity of Islamic teachings. This study uses a descriptive qualitative approach with a library research method. Data were obtained from academic literature, regulations, and official government documents and educational archives. The analysis technique used is content analysis with a focus on identifying patterns of development of Islamic Religious Education in Indonesia from the pre-independence, post-independence, to the contemporary era based on technology. This study also examines the challenges faced in each period and how Islamic education responds to these changes adaptively and contextually. The results of the study show that Islamic Religious Education continues to evolve both in terms of policy and pedagogical approach. From traditional forms such as Islamic boarding schools that focus on teaching classical books, to a formal education system based on the national curriculum, and now towards digital technology-based innovation that supports reflective and contextual learning. Thus, Islamic Religious Education in Indonesia shows its resilience as an important instrument in the formation of relevant Islamic character and identity amidst the challenges of the times.
Penilaian dan Penskoran dalam Evaluasi Pembelajaran PAI Hasni, Dwi Meutia; Mendrofa, Intan Nuraini; Khairunnisa, Resa; Islami, Nurul; Panggabean, Septina Hafy Safitri; Fitria, Ananda; Branco, Margareta Virnia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian dan penskoran merupakan komponen penting dalam proses pendidikan untuk mengukur pencapaian siswa, memberikan umpan balik, serta mendukung pengembangan metode pembelajaran. Penilaian tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana refleksi untuk meningkatkan motivasi siswa, efektivitas pengajaran, dan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Data dari hasil penilaian berperan dalam pengambilan keputusan berbasis bukti untuk pengembangan kurikulum dan pelatihan guru.Penskoran sebagai bagian dari penilaian mencakup berbagai teknik seperti rubrik analitik, holistik, serta skala nilai yang dirancang untuk memberikan hasil yang objektif dan adil. Pendekatan ini memastikan evaluasi kompetensi siswa yang lebih komprehensif, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Dengan penerapan penilaian dan penskoran yang tepat, proses pembelajaran menjadi lebih terarah, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi siswa serta mutu pendidikan.
Pengembangan Model Program Pengabdian Alumni Berbasis Teknologi Informasi pada Sekolah Tinggi Agama Islam As Sunnah Deli Serdang Sumatera Utara Hasni, Dwi Meutia; Efriyanti, Liza; Ilmi, Darul; Sesmiarni, Zulfani
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.416

Abstract

penelitian ini didasarkan pada kebutuhan program pengabdian alumni STAI As Sunnah terhadap teknologi informasi berbentuk  web aplikasi  yang berfungsi sebagai sistem informasi yang komprehensif, yang memuat informasi dan data tentang program pengabdian alumni. Program pengabdian alumni di Sekolah Tinggi Agama Islam As Sunnah Deli Serdang, Sumatera Utara, telah berjalan selama 6 tahun. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan program pengabdian alumni STAI As Sunnah Deli Serdang berbasis IT yang sebelumnya masih menggunakan sistem manual. Pengembangan program ini menggunakan teknologi informasi dengan menghasilkan aplikasi web yang didesain sesuai dengan Pedoman Pengabdian Alumni STAI As Sunnah Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research dan Development  dengan model SDLC atau Software Development Life Cycle waterfall, melalui tahapan komunikasi, perencanaan, pemodelan, konstruksi, dan implementasi, yang menghasilkan produk pengembangan berupa aplikasi web. Pengujian aplikasi web hasil penelitian pengembangan ini telah sesuai dengan standar kelayakan perangkat lunak berdasarkan ISO atau IEC. Uji kelayakan meliputi Aspek Kesesuaian Fungsional  dengan kategori sangat layak, Aspek Ko-eksistensi dengan kategori sangat layak, Aspek Kebergunaan  dengan kategori sangat layak, Aspek Kebahasaan dengan kategori sangat layak, dan Aspek Materi dengan kategori sangat layak. Validitas penilaian dari lima ahli yang dihitung menggunakan rumus validitas Aiken menghasilkan nilai V nol koma delapan puluh sembilan, menunjukkan bahwa aplikasi ini memiliki validitas yang sangat tinggi. Dengan demikian, hasil perhitungan tersebut membuktikan bahwa aplikasi yang dikembangkan oleh peneliti layak digunakan
EVALUASI PROGRAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD SWASTA PANCA BUDI MEDAN Nisa, Rafika; Suyani, Erni; Sinunlingga, Neng Nurcahyati; Gustina, Fatma; Hasni, Dwi Meutia; Nurmawati, Nurmawati
Almufida : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 10, No 1 (2025): Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/almufida.v10i1.7975

Abstract

Evaluasi Pendidikan Perspektif Islam dan Barat: : Framework Integratif Latifatuzzahra; Shiddiqa Saelan Mumpuni; Dwi Meutia Hasni
Tasqif: Journal of Islamic Pedagogy Vol. 2 No. 2 (2025): Tasqif: Journal of Islamic Pedagogy
Publisher : ASSUNNAH PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/tsqf.v2i2.20

Abstract

The evaluation of Islamic education emphasizes the formation of character, spirituality, and the internalization of values, and norms. Meanwhile, the evaluation approach in the Western tradition focuses on the systematics of an educational program, the objectivity, quantitativeness, and final results of a program. This research aims to integrate these two approaches by developing an integrative framework that is comprehensive and contextual. This research is based on a qualitative methodology with a library research approach, which is to review previous literature that is in line with the topic of this study. The results obtained show that the concept of evaluating Islamic and Western perspectives has fundamental differences, but they are complementary to each other, therefore the author develops an integrative framework based on Islamic and Western evaluation models. The novelty of this research lies in the effort to unite the two evaluation paradigms to produce a model that is transformative, applicative, and by the needs of contemporary Islamic educational institutions. This research is expected to be a reference for Islamic educational institutions, which are contextual with the times, but still maintain their Islamic identity.
PERENCANAAN PEMBELAJARAN Nur Rafidah Mahdiyyah Simbolon; Syahfitri Arika; Salsabila Nurfitriana; Sukma Widya Puspita; Baiyinah; Siti Wida Adawiyah; Dwi Meutia Hasni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3025

Abstract

Perencanaan pembelajaran merupakan elemen krusial dalam sistem pendidikan, yang berfungsi sebagai panduan strategis untuk mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode library research untuk mengkaji konsep dasar, metode, dan model perencanaan pembelajaran dari berbagai literatur akademik. Penelitian ini menganalisis teori-teori yang relevan, prinsip-prinsip pedagogis, dan model-model perencanaan yang telah dikembangkan untuk mendukung efektivitas proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan perencanaan pembelajaran yang sistematis dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik, mengoptimalkan hasil belajar, dan mendukung penerapan inovasi dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dan pendekatan adaptif dalam perencanaan pembelajaran di era digital. Dengan mengacu pada tinjauan literatur, artikel ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam merancang dan mengimplementasikan perencanaan pembelajaran yang relevan dan kontekstual.
Pendidikan Bahasa Asing Persepektif Hadis Nancy Pransiska; Sindi Tifani; Shofiyyah; Dwi Meutia Hasni
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i4.4755

Abstract

Tujuan daripada penulisan artikel ini adalah mengetahui bahwa dalam Islam ada perintah untuk belajar bahasa asing berdasarkan hadis nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kualitatif dengan metode studi pustaka atau library research. Hasil pembahasan yang didapati dari artikel ini adalah, Islam sebagai agama rahmatan lil ‘alamain tidak hanya memperhatikan urusan akhirat umatnya, namun juga urusan dunia. Salah satu contohnya ialah belajar bahasa asing yang akan sangat bermanfaat bagi diri seorang muslim, agar tidak terjatuh dalam tipu daya budaya Barat yang tidak sesuai dengan Islam. Dalam mempelajari bahasa asing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti metode serta hubungan antara undang-undang yang berlaku di Indonesia tentang belajar bahasa asing.
Kesabaran dalam Perspektif Hadis Tarbawi Nurfadillah Nurfadillah; Sri Wahyuni; Ummiati Anshari Purba; Dwi Meutia Hasni
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v3i1.2152

Abstract

The concept of patience (sabr) occupies a fundamental position in Islamic teachings and constitutes an essential moral value for both educators and students. This study aims to analyze the concept of patience from the perspective of hadith and to explain its relevance in Islamic education, particularly in character development. This research employs a qualitative approach with a library research design. Primary data were obtained from hadiths contained in the Kutub al-Sittah, while secondary data were drawn from Islamic education literature. Data were analyzed using content analysis with a thematic approach. The findings reveal that, from the hadith perspective, patience is not merely a passive attitude of suppressing emotions, but rather an active inner strength that encompasses steadfastness in obedience, avoidance of prohibitions, and resilience in facing trials. In the context of learning, patience serves as a foundation that fosters sincere intention, a growth mindset, and perseverance in the pursuit of knowledge. For educators, patience is an essential character trait for guiding students with gentleness and exemplary conduct without coercion, as demonstrated by the Prophet Muhammad ﷺ in his treatment of Tsumamah bin Utsal. The implications of this study affirm that the systematic internalization of the value of patience in Islamic education significantly contributes to the development of students who are resilient, disciplined, and mentally strong in facing academic and social challenges.
Tajdid dan Transformasi Pendidikan Islam Era Industri 4.0 Dalam Hadis Tarbawi Fauziah Della Iftinah; Salsa Nabila; Dwi Meutia Hasni
ABANNA: Journal Of Contemporary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABANNA: Journal Of Contemporary Islamic Education
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ajcie.v4i1.445

Abstract

This study examines the concept of tajdīd from the perspective of Hadith Tarbawi and its relevance to the transformation of Islamic education in the era of the Fourth Industrial Revolution. Tajdīd is understood as an effort to renew and revitalize Islamic teachings while maintaining the fundamental principles of Islamic law. In the educational context, tajdīd seeks to revive Islamic educational values based on the Qur'an and Sunnah in order to respond to contemporary developments and societal needs. Although previous studies have discussed educational reform in Islam and the challenges posed by the digital era, studies that specifically integrate the concept of tajdīd from the perspective of Hadith Tarbawi with the transformation of Islamic education in the era of the Fourth Industrial Revolution remain limited. This study employs a library research method with a descriptive-analytical approach to examine hadiths related to educational renewal in Islam. The findings reveal that Islamic education in the era of the Fourth Industrial Revolution faces various challenges, including moral crises, the decline of ethical values, the dominance of digital technology, weak spiritual literacy, and the dichotomy between religious and secular sciences. From the perspective of Hadith Tarbawi, the transformation of Islamic education can be achieved through the renewal of learning methods, the development of an integrative curriculum, the strengthening of spirituality and character education, and the revitalization of teachers' roles as mentors and guardians of knowledge. Therefore, the concept of tajdīd serves as an essential foundation for developing an adaptive, innovative, and humanistic Islamic educational system that remains firmly grounded in Islamic values amid rapid technological advancement.
Co-Authors Ade Reka Marzuita Afini Rizkiya Afifah Aisyah Luthfiah Zahra Annisa Aulia Syahfitri Apserina Aqwa Hrp Arda Mei Lica Asha Asma Sahira Aulia Fitri Aulia, Filzah Az Zahra Nur Fadila Baehaqi Baiyinah Branco, Margareta Virnia Citra Lianingsih Cut Mufti Hanifa Daratul Nisa Darul Ilmi Devi agustina Dina Mardiah Aza Dina Marni Efriyanti, Liza Elfita Arianti Fannia Masrur Aini Fatiya Nazhifa Fauziah Della Iftinah Febry Yaningsih Filzah Azkia Nasution Fitri Sakinah Fitria, Ananda Ghina Andini Putri Gustina, Fatma Hafsyah Dwi Khoiriyah Saragih Haidar Putra Daulay Halimah Tussakdiah Hanna Salsabila Karimah Karimah KHAIRANI ULFA Khairunnisa, Resa Lahmuddin Lahmuddin Latifatuzzahra Lisa Wahyuni Lubis Marianum Marianum Mendrofa, Intan Nuraini Mufidah Zahro Muhamad Qomarudinul Huda Nadia Septyani Nancy Pransiska Naswa Kamila Nasywa Zakiyah Navira Riska Fathana Neisya Ardana Lubis Nisa, Rafika Nur Fitriani Nur Rafidah Mahdiyyah Simbolon Nur Samsia Harahap Nurfadillah Nurfadillah Nurhalimah Nurlita Nurmawati Nurmawati Nurul Islami, Nurul Nurwijayanti Panggabean, Septina Hafy Safitri Putri Junita Qonita Qonita Qonitah Syukro Parinduri Raficha Rahim Rahma Safitri Raisa Azyana Riza Maulida Rizka Fadhilah Nasution Rozaanah Safran Safran Saidah Khadijah Shabira Salsa Nabila Salsabila Azahra Salsabila Nurfitriana Selsha Amalia Shiddiqa Saelan Mumpuni Shofiyah Siregar Shofiyyah Sindi Tifani Sinunlingga, Neng Nurcahyati Siti Aisyah Amir Siti Halimah Siti Wida Adawiyah Sri Wahyuni Suci Julianti Suci Nurdani Sukma Widya Puspita Sumayyah Abizar Suyani, Erni Syahfitri Arika Tasya Amanda Taufik Azhar Manurung Ummi Humairah Ummiati Anshari Purba Wita Siti Maryam Zahratul Hayyah Zuhriana Humairoh Zulfani Sesmiarni