Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Materi Asam Basa terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Heriyana Heriyana; Asrial Asrial; Asmiyunda Asmiyunda; Febbry Romundza; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4316

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Negeri 13 Kota Jambi pada materi asam basa, yang terlihat dari hasil belajar di bawah KKTP. Tujuan penelitian adalah membandingkan kemampuan berpikir kritis siswa antara model Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning (DL), serta mengetahui pengaruh PBL terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Non-equivalent Control Group Design. Sampel diambil secara purposive sampling, yaitu kelas XI Sains 6 sebagai kelas eksperimen (PBL) dan kelas XI Sains 3 sebagai kelas kontrol (DL). Data dikumpulkan melalui tes essay pretest-posttest dan dianalisis dengan uji Mann-Whitney karena data tidak normal.Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,007 < 0,05. Artinya, terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Peningkatan kemampuan berpikir kritis kelas PBL lebih tinggi, terutama pada indikator menarik kesimpulan dengan ketercapaian 69% dibanding kelas DL sebesar 42%.Simpulan penelitian ini adalah model PBL berpengaruh signifikan dan lebih efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi asam basa dibanding model DL.
Pengembangan e-Modul Berbasis Augmented Reality (AR) Berorientasi Kemampuan Literasi Digital Siswa pada Materi Bentuk Molekul Meylana Mahardhika Aryomiati; Afrida Afrida; Febbry Romundza; Isra Miharti; Firdiawan Ekaputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i3.4370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e‑Modul berbasis Augmented Reality (AR) berorientasi pada kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul. Hal ini karena hasil dari wawancara dan analisis siswa SMA 6 Muaro Jambi mengungkapkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan sekolah masih belum optimalnya, serta masih kurangnya bahan ajar modul digital mampu meningkatkan pemahaman topik bentuk molekul bersifat abstrak selama proses pembelajaran. membuat siswa belum memahami konsep bentuk molekul yang abstrak dalam proses pembelajaran. Literasi digital diterapkan melalui penggunaan teknologi digital dan fitur interaktif selama proses pembelajaran. Bahan ajar e-Modul berbasis AR untuk mengetahui hasil kelayakan produk berdasarkan validasi para ahli, pendidik, maupun respon siswa. Pengembangan menggunakan pendekatan pengembangan model pengembangan Lee & Owens (2004) dengan tahapan yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI-2 SMA Negeri 6 Muaro Jambi. Instrumen penilaian berupa lembar wawancara, angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket penilaian guru, dan angket respon siswa. Analisis data dilakukakn secara kualitatif fan kuantitatif dengan teknik presentase. Diperoleh data hasil menunjukkan bahwa e‑Modul berbasis AR memperoleh persen validasi ahli media sebesar 94,7% termasuk sangat layak, serta validasi ahli materi sebesar 95,7% sangat layak. Penilaian guru mencapai persentase sebesar 87,5% dan respon siswa sebesar 88,6% yang keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, e‑Modul berbasis AR berorientasi kemampuan literasi digital siswa pada materi bentuk molekul dinyatakan layak untuk digunakan sebagai media pembelajran kimia. Perluasan pemanfaatan e-Modul berbasis AR berorientasi meningkatkan literasi digital memiliki keunggulan siswa bisa mengakses materi melalui perangkat digital, menggunakan fitur AR dengan 3D yang lebih konkret, serta kemampuan menampilkan konsep abstrak dalam bentuk visual 3D sehingga lebih mudah dimengerti oleh siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Animasi Interaktif Berbantuan Genially pada Materi Ikatan Kimia di SMA Elsanday Novebrianti Hutajulu; Yusnidar Yusnidar; Firdiawan Ekaputra; Haryanto Haryanto; Febbry Romundza
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1207

Abstract

Urgensi pengembangan media pembelajaran animasi interaktif berbantuan Genially pada materi ikatan kimia di SMA adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep abstrak ikatan kimia melalui visualisasi yang menarik, interaktif, dan mudah dipahami sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Kemajuan teknologi menuntut pembelajaran yang adaptif dan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, terutama pada mata pelajaran kimia yang banyak memuat konsep abstrak. Salah satu materi yang sering menimbulkan kesulitan adalah ikatan kimia (ion dan kovalen), karena menuntut kemampuan visualisasi yang tidak dapat diamati langsung. Hasil observasi di sekolah menunjukkan ketuntasan belajar pada materi ikatan kimia sekitar 50% (KKTP 70) dan ±70% siswa menganggap materi sulit dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran animasi interaktif berbantuan Genially pada materi ikatan kimia di SMA serta mengkaji kelayakan media berdasarkan validasi ahli, penilaian guru, dan respon siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian meliputi ahli materi dan ahli media sebagai validator, guru kimia sebagai praktisi, serta siswa kelas XI Fase F.5 SMA Negeri 2 Kota Jambi sebagai responden uji coba (uji coba satu-satu, n=3; uji coba kelompok kecil, n=10). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan rerata skor dan persentase kelayakan, serta deskriptif kualitatif untuk masukan perbaikan produk. Validasi ahli materi menunjukkan media berada pada kategori sangat layak dengan rerata 4,47 (89,4%). Validasi ahli media dilakukan dua tahap, meningkat dari 52,2% (kurang layak) menjadi 86,6% (sangat layak) setelah revisi desain dan navigasi. Penilaian guru memperoleh rerata 4,73 (94,6%) dengan kategori sangat layak. Respon siswa menunjukkan penerimaan sangat baik dengan persentase kelayakan 92,8% pada uji coba satu-satu dan 94,4% pada uji coba kelompok kecil. Temuan ini menunjukkan bahwa media animasi interaktif berbantuan Genially layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran ikatan kimia di SMA serta berpotensi meningkatkan ketertarikan dan membantu pemahaman konsep abstrak melalui visualisasi dan interaktivitas.
Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Contextual Teaching Learning pada Materi Termokimia Berpotensi Meningkatkan Literasi Sains Emika Br Ginting; Afrida Afrida; Febbry Romundza; Haryanto Haryanto; Muhammad Haris Effendi Hsb
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dan literasi sains murid pada materi Termokimia. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik materi yang abstrak dan kompleks, serta penggunaan media pembelajaran yang belum menarik dan belum dikaitkan secara optimal dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kemajuan teknologi juga menuntut adanya pengalaman belajar yang lebih bermakna, visual, dan mudah diakses oleh murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Termokimia serta mengetahui kelayakan media dan respon siswa terhadap penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Lee dan Owens yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Produk yang dikembangkan berupa media video pembelajaran berbasis CTL yang memuat teks, gambar, animasi, dan soal latihan, serta mengintegrasikan tujuh komponen CTL. Subjek uji coba adalah siswa kelas XI Fase F2 SMA Negeri 8 Muaro Jambi pada uji coba satu-satu dan kelompok kecil. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media. Respon siswa pada uji coba satu-satu dan kelompok kecil juga berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, media video pembelajaran berbasis CTL layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Termokimia di SMA. Media ini juga berpotensi membantu murid memahami konsep Termokimia yang abstrak melalui penyajian visual, animasi, dan keterkaitan materi dengan fenomena kehidupan sehari-hari.
Development of Interactive Multimedia Articulate Storyline 3 Based on Problem Based Learning on Atomic Structure Materials Oriented to Students' Critical Thinking Skills Dwi Asri; Haryanto Haryanto; Asrial Asrial; Zurweny Zurweny; Febbry Romundza; Asmiyunda Asmiyunda
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11511

Abstract

This study aims to determine the process of development, feasibility, and response of teachers and students to interactive multimedia Articulate Storyline 3 based on problem-based learning on atomic structure materials oriented to students' critical thinking skills. The product development process is carried out by the Lee and Owens model stages, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used were interview sheets and questionnaires. The resulting products are validated by material experts and media experts. Furthermore, it is assessed by teachers and tested in a one-to-one and small group manner. Data analysis techniques are used for qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results of the study that the product developed was conceptually and procedurally feasible based on subject matter experts obtained a percentage of 90%, a one-to-one test with a percentage of 90%, and from the student's response had a percentage of 91.7%. Based on the results of the study, it can be concluded that interactive multimedia Articulate Storyline 3 based on problem-based learning on atomic structure materials oriented to students' critical thinking skills has fulfilled all stages with "very good" results and contributes to improving students' critical thinking skills.
Development Of Problem Based Learning Media On Periodic System Materials Oriented To Students’ Learning Interests Nadia Laras Sati; Kriswantoro Kriswantoro; Febbry Romundza; Asrial Asrial; Isra Miharti; Asmiyunda Asmiyunda
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11512

Abstract

This research aims to produce Problem Based Learning-based learning media on the periodic system material of elements. This research is a developmental research using the Lee & Owens development model. The research instruments include interview sheets, validation questionnaires for material experts and media experts, teacher assessment questionnaires, and student response questionnaires. The product developed was validated by material experts and media experts, then assessed by teachers and tested in one-on-one trials and small group trials. The data analysis techniques used are qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results of the study showed that the learning media based on Problem Based Learning on the periodic system material obtained a percentage of validation of material experts of 92% and media experts of 93.2% with the category of "Very Feasible". The teacher's assessment showed a percentage of 98.67% with the category "Very Feasible", while the students' response in the one-on-one trial obtained a percentage of 95% and the small group trial obtained a percentage of 96.8% with the category "Very Good". Based on these results, Problem Based Learning-based learning media is suitable for use as a chemistry learning medium and has the potential to grow students' interest in learning.
Development of Project-Based Learning (PjBL)-Based Learning Videos on Green Chemistry Materials Oriented to Student Learning Motivation Jaspiya jaspiya; Haryanto Haryanto; Febbry Romundza; Rayandra Asyhar; Kriswantoro Kriswantoro; Firdiawan Ekaputra
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11513

Abstract

Learning videos are one of the digital learning media that can support a more interesting and meaningful learning process. In green chemistry material, students are required to understand the concept of applying chemical principles in daily life and have concern for the environment. However, the learning process that still uses a less varied approach causes low student motivation to learn. This study aims to develop a Project Based Learning (PjBL)-based learning video on green chemistry material, determine the feasibility level of learning videos based on the assessment of material experts, media experts, and teacher assessment, and determine students’ responses to the develop learning videos from the student’s learning motivation.  This research is a developmental research using the Lee & Owens model. The research instruments used included interview sheets, validation questionnaires for material experts and media experts, teacher assessment questionnaires, and student response questionnaires. The product developed was validated by material experts and media experts, then assessed by teachers and tested in small group trials. The data analysis teachniques used are qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results of the study showed that the Project Based Learning (PjBL)-based learning video on green chemistry materials obtained a validation percentage of material experts of 90% and media experts of 92% with the category of "Very Feasible". The teacher's assessment showed a percentage of 90% with the "Very Feasible" category, while the students' response to the small group trial obtained a percentage of 93.7% with the "Very High" category. Based on the results obtained, this Project Based Learning (PjBL)-based learning video has the potential to foster student learning motivation and the product developed is declared theoretically and practically feasible as one of the learning resources that can help students understand concepts independently.
Development of a Wizer.me Assisted Chemo-Entrepreneurship Based e-Worksheet on Freezing Point Depression Oriented Toward Students Creativity valina valina; Haryanto Haryanto; Afrida Afrida; Epinur Epinur; Firdiawan Ekaputra; Febbry Romundza
SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA Vol 11 No 1 (2026): SAINTIFIK@: Jurnal Pendidikan MIPA EDISI MARET 2026
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/saintifik.v11i1.11514

Abstract

This study aims to find out the process of developing teaching materials, the level of conceptual feasibility based on the assessment of material experts, media experts, teacher assessments and student responses to e-LKPD of chemo-entrepreneurship-based  frozen point reduction material assisted wizer.me creativity-oriented. This research is a development research using the Lee & Owens model. The instruments used in this study include interview guidelines, student needs questionnaires, expert validation sheets, teacher assessment sheets, and student response questionnaires. The analysis techniques used are qualitative and quantitative data analysis, the results are validated by material experts and media experts. The results of the study show that the e-LKPD developed has met the feasibility criteria conceptually and procedurally. The validation of material experts obtained an average score of 4.58 or 91.6% (very feasible), the validation of media experts of 4.62 or 92.4% (very feasible), and the teacher's assessment of 4.56 or 91.2% (very feasible). The product trials were carried out through small group trials, each of which obtained a response percentage of 89.4% with the very good category. Based on the results obtained, it can be concluded that the e-LKPD of chemo-entrepreneurship-assisted  wizer.me creativity-oriented frozen point reduction material developed is declared feasible and very good for use in the chemistry learning process, especially frozen point reduction material. This media is able to help students understand the material contextually and the learning atmosphere is more interesting.
Peningkatan Keterampilan Menulis Artikel Jurnal Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Merangin Melalui Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Isra Miharti; Sahara; Anwar Sanusi; Febbry Romundza
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v5i1.962

Abstract

A scientific journal is an academic publication containing articles or scientific studies, used to disseminate new discoveries, theories, and research findings in various fields of science. To produce scientific articles, students must be able to write; writing itself is a crucial skill in conveying ideas and concepts into written form. The purpose of this community service activity was to assist students who find it difficult to write scientific articles and how to publish them. This community service activity was carried out at the Merangin College of Health Sciences and was attended by 50 students from the midwifery and public health study programs. The implementation method in this service activity was carried out using lectures and question-and-answer discussions. The results of the activity, students began to understand the rules and procedures for writing and publishing scientific papers. After the community service activity, students were able to understand the material presented better. Another supporting factor in this activity was the high motivation of the participants to participate in the writing training.
Pelatihan Pembuatan Game Wordplay (Wordwall dan Educaplay) Untuk Meningkatkan Motivasi Indryani Indryani; Nyimas Muazzomi; Nazurty Nazurty; Masyunita Siregar; Asih Nur Ismiatun; Febbry Romundza
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 21, No 1 (2024): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan game berbasis Wordplay dengan menggunakan platform Wordwall dan Educaplay dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menarik. Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada fitur-fitur utama dari kedua platform, yang memungkinkan mereka untuk menciptakan berbagai jenis permainan edukatif, seperti kuis, teka-teki, dan permainan kata. Implementasi game ini dalam pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa, yang merasa lebih tertantang dan termotivasi untuk belajar. Selain itu, feedback positif dari peserta pelatihan dan siswa menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat menjadi alternatif yang efektif untuk metode pengajaran konvensional. Ke depannya, guru yang telah mengikuti pelatihan ini berencana untuk terus mengintegrasikan game edukatif dalam pembelajaran, dengan harapan dapat mempertahankan dan meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.
Co-Authors Afrida Afrida Afrida Afrida Anwar Sanusi Ari Frianto Asih Nur Ismiatun Asih Nur Ismiatun Asih Nur Ismiatun, Asih Nur Asmiyunda Asmiyunda Asmiyunda Asmiyunda Asrial Aulia Sanova Batara Silalahi, Rudi Yanto Berlian Agus Tari Dewi Iriani Dewi, Fatria Diniyah Putri Dwi Asri Dwi Rahayu Siregar Elsanday Novebrianti Hutajulu Emika Br Ginting Epinur Epinur Fadilla Ulfah Febrina, Putri Firdiawan Ekaputra HARIYANTO HARIYANTO Harizon Harizon Harizon Harizon Haryanto Haryanto Haryanto Haryanto Hendra Hendra Heriyana Heriyana Husni Sabil Indryani Indryani Indryani, Indryani Ine Tentia Isnaini Isramiharti Isramiharti Jaspiya jaspiya Jefri Marzal Juprizal Juprizal Khalid, M. Hafiz Kriswantoro Kriswantoro Kriswantoro Kriswantoro M Rusdi Masyunita Siregar Meylana Mahardhika Aryomiati Miftahul Ilmi Miharti, Izra Muazzomi, Nyimas Muhammad Haris Effendi Hasibuan Muhammad Rusdi Muhammad Rusdi Mujahidawati Mujahidawati Mujahidawati Nur Mujahidawati Mujahidawati, Mujahidawati Nadia Laras Sati Naini, Al Arofatus Nanda Agustina, Sekar Nanda Agustina Nazurty Nazurty Nizlel Huda novferma, novferma Nurmala Dewi, Nurmala Nurwijayanti Nyimas Muazzomi Putri Roudhoh Rayandra Asyhar Sahara Sahara Sahara Sahara Sarah Wulandari Sasih, Agustin Wela Simatupang, Gugun M SIREGAR, DWI RAYANA Siregar, Masyunita Siti Munawaroh Sofa Fajriah Syaiful . Syaiful Syaiful Tri Mayanti Ulfah, Fadilla Umam, M Afifuddin Khotibul Unang Supratman valina valina Wahyu Fitroh Wardi Syafmen Wilda Syahri Yelli Ramalisa Yenzi, Indah Pristy yusnidar Yusnidar Yusnidar Zurweni Zurweni Zurweny Zurweny