p-Index From 2021 - 2026
5.274
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Mathematics and Mathematics Education Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Journal of Mathematics and Mathematics Education (JMME) Pi: Mathematics Education Journal Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya EDUPEDIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal for Lesson and Learning Studies Participative Journal (PJ) : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Pi: Mathematics Education Journal Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Eduvest - Journal of Universal Studies GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Innovation and Teacher Professionalism
Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Pengaruh Capaian Pembelajaran Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Kota Malang Ronald, Ronald; Murti, Ajeng Krisna; Fadhillah, Alfiah Lailatul; Solichah, Elis Noviatus; Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu; Umayah, Siti; Rufiana, Intan Sari; Sholihah, Mar`atus
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p233-241

Abstract

Kurikulum Merdeka, sebagai inisiatif baru dalam pendidikan Indonesia, mengha­dapi sejumlah tantangan yang teridentifikasi melalui studi literatur terbaru. Pe­nelitian menggunakan metode analisis literatur untuk mengevaluasi data dari artikel-artikel relevan sejak tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menyoroti be­berapa masalah utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pertama, infra­struktur pendidikan yang tidak memadai, seperti kekurangan ruang kelas yang layak dan akses terbatas terhadap teknologi, menjadi tantangan signifikan. Kedua, pe­ningkatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembel­ajaran menjadi krusial, mengingat Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada pendekat­an berbasis teknologi. Evaluasi pembelajaran yang efektif juga menjadi fokus utama, membutuhkan pendekatan holistik yang berorientasi pada proses belajar. Masalah sosial ekonomi siswa, lingkungan belajar di rumah, serta peran orang tua dalam mendukung pembelajaran juga memainkan peran penting dalam kesuk­sesan Kurikulum Merdeka. Upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan komunitas pendidikan sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelatihan guru, dan menyesuaikan ke­bijakan dengan kebutuhan aktual di lapangan, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indo­nesia. Visi ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi masa depan yang kompe­ten dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
Optimalisasi Problem Based Learning dalam Meningkatkan Representasi Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas IV SD Istiqomah, Roshydatul; Rufiana, Intan Sari; Handayani, Tri
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p411-419

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh hasil pengamatan, uji coba awal, dan tes yang menunjukkan keterampilan representasi peserta didik awalnya cukup rendah, yaitu sebesar 52 persen secara keseluruhan. Hal tersebut juga sejalan dengan tingkat kepercayaan diri peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan representasi matematis dan self-efficacy peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar 1 Malang pada tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil awal menunjukkan keterampilan representasi peserta didik hanya sebesar 52 persen, namun setelah penerapan pembelajaran Problem Based Learning, persentasenya meningkat menjadi 55 persen pada siklus pertama dan naik signifikan menjadi 83 persen pada siklus kedua. Self-efficacy peserta didik yang awalnya sebesar 74 persen juga meningkat menjadi 83 persen pada siklus pertama dan 86 persen pada siklus kedua. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan representasi matematis dan self-efficacy, terutama dalam konteks pembelajaran matematika pada materi data dan diagram.
Treasure Hunt: Strengthen Collaboration Skills within the Global Diversity Dimension among Elementary School Students Mashfufah, Aynin; Pristiani, Riska; Rufiana, Intan Sari; Hardhita, Rizki Septa; Mirayanti
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v7i3.82232

Abstract

The limitations of teaching materials and the use of inappropriate learning strategies cause students to be less than optimal in developing their skills, especially collaboration. The purpose of this research is to develop a Treasure Hunt learning strategy to strengthen collaboration skills in the dimension of Global Diversity in elementary school students. The research method used is research and development with the ADDIE model. Testing learning strategies on students' collaboration skills in the implications of Global Diversity used a one-group pretest-post-test design involving 32 fourth-grade elementary school students. This study used instruments in the form of tests and rubrics for assessing the implementation of learning. Data collection used test and observation methods. Pretest and post-test data were analyzed using nonparametric statistical tests while students' collaboration skills were analyzed descriptively quantitatively. Based on the results of testing and data analysis, there is a development of Global Diversity implications from before and after learning with the Treasure Hunt learning strategy that integrates media in the form of comics, puzzles, and videos. Students' collaboration skills can be observed during the learning process and show students can share tasks in groups or complete treasure hunts together to achieve the Global Diversity Mission. Thus, learning strategies that facilitate learners with collaborative activities indoors and outdoors can activate student cooperation to successfully achieve group goals.
Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Calon Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Matematika yang Terintegrasi TPACK Berbasis Proyek Rahma, Fatikh Inayahtur; Sa'dijah, Cholis; Rufiana, Intan Sari; Anwar, Lathiful; Ainun Naziya Rohmah; Wahyu Nurlaili; Nur Inayah Ahlan; Imelda Dastania Pradani
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v8i1.10769

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterampilan berpikir kritis dan kreatif calon guru dalam pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru matematika peserta PPG matematika 2024. Data dikumpulkan melalui dokumen modul ajar yang dikembangkan calon guru dan observasi pelaksanaan pembelajaran di kampus, serta observasi praktik pelaksanaan pembelajaran sewaktu peer teaching di kampus maupun di sekolah. Hasil penelitian berpikir kreatif adalah  (1) Fluency, kelancaran dalam menghasilkan berbagai ide dan solusi saat mengatasi masalah matematika, terutama dengan pemanfaatan teknologi; (2) Fleksibilitas, calon guru menjadi lebih fleksibel dalam mengubah metode atau alat teknologi yang mereka gunakan untuk menjelaskan konsep matematika dengan cara yang lebih kreatif; (3) Orisinalitas, integrasi teknologi memberi peluang bagi calon guru untuk menemukan pendekatan unik dan berbeda dalam penyampaian materi. Sedangkan untuk berpikir kritis adalah (1) Fokus, calon guru dilatih untuk fokus pada pembelajaran dan penggunaan teknologi yang relevan untuk membantu siswa memahami materi, (2) Reason, calon guru menentukan ide dan alasan yang mendasari permasalahan yang terkait materi pembelajaran,(3) Interface, proses untuk memutuskan apakah ide dan alasan yang dikembangkan cukup kuat dan logis, (3) Situation, calon guru menganalisis situasi dan memahami aturan yang berlaku selama proses pembelajaran, (4) Clarity, Menjelaskan isu, masalah, dan perintah proyek secara jelas. (5) Overview, Proses pengecekan ulang hasil proyek yang telah dibuat untuk memastikan semua elemen berpikir kritis sudah sesuai.
Keterampilan Berpikir Kritis dan Kreatif Calon Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Matematika yang Terintegrasi TPACK Berbasis Proyek Rahma, Fatikh Inayahtur; Sa'dijah, Cholis; Rufiana, Intan Sari; Anwar, Lathiful; Ainun Naziya Rohmah; Wahyu Nurlaili; Nur Inayah Ahlan; Imelda Dastania Pradani
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v8i1.10769

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterampilan berpikir kritis dan kreatif calon guru dalam pembelajaran matematika yang terintegrasi dengan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK). Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru matematika peserta PPG matematika 2024. Data dikumpulkan melalui dokumen modul ajar yang dikembangkan calon guru dan observasi pelaksanaan pembelajaran di kampus, serta observasi praktik pelaksanaan pembelajaran sewaktu peer teaching di kampus maupun di sekolah. Hasil penelitian berpikir kreatif adalah  (1) Fluency, kelancaran dalam menghasilkan berbagai ide dan solusi saat mengatasi masalah matematika, terutama dengan pemanfaatan teknologi; (2) Fleksibilitas, calon guru menjadi lebih fleksibel dalam mengubah metode atau alat teknologi yang mereka gunakan untuk menjelaskan konsep matematika dengan cara yang lebih kreatif; (3) Orisinalitas, integrasi teknologi memberi peluang bagi calon guru untuk menemukan pendekatan unik dan berbeda dalam penyampaian materi. Sedangkan untuk berpikir kritis adalah (1) Fokus, calon guru dilatih untuk fokus pada pembelajaran dan penggunaan teknologi yang relevan untuk membantu siswa memahami materi, (2) Reason, calon guru menentukan ide dan alasan yang mendasari permasalahan yang terkait materi pembelajaran,(3) Interface, proses untuk memutuskan apakah ide dan alasan yang dikembangkan cukup kuat dan logis, (3) Situation, calon guru menganalisis situasi dan memahami aturan yang berlaku selama proses pembelajaran, (4) Clarity, Menjelaskan isu, masalah, dan perintah proyek secara jelas. (5) Overview, Proses pengecekan ulang hasil proyek yang telah dibuat untuk memastikan semua elemen berpikir kritis sudah sesuai.
Analysis of Student Errors in Solving Numeracy Literacy Problems of Graph Representation Model in Elementary School Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Randy, Mohammad Yusuf; Amaliya, Fierda Nursitasari
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 11, No 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.18720

Abstract

AbstractThis study aims to describe the types of student errors in solving numeracy literacy problems of graph representation models. This study used a mixed methods research design with a sequential exploratory type. The data collection techniques used were tests and interviews. The participants in this study were 30 elementary school students tested and six students selected by purposive sampling to be interviewed. The results showed that students experienced conceptual errors and procedural errors. In conceptual errors, 40% of students make errors in reading data, 43% between data, and 60% of students make errors beyond data. Conceptual errors occur when students cannot understand the context of the problem, cannot read the data, do not master the basic concepts of statistics, and do not understand number patterns. In procedural errors, 63% of students make errors in reading data, 73% of students make errors in reading between data, and 80% of students make errors in reading beyond data. Procedural errors occur when students are wrong in choosing the solution procedure, calculating, and predicting. Therefore, educators need to design appropriate learning strategies to minimize errors made by students in numeracy literacy questions on graph representation models, such as applying contextual learning-based numeracy problems.Keywords: student errors, graphic literacy, numeracy literacy, elementary school. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi model representasi grafik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods dengan tipe eksploratori sekuensial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Partisipan dalam penelitian ini adalah 30 siswa sekolah dasar yang dites dan enam siswa yang dipilih secara purposive sampling untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Pada kesalahan konseptual, 40% siswa melakukan kesalahan dalam membaca data, 43% di antara data, dan 60% siswa melakukan kesalahan di luar data. Kesalahan konseptual terjadi ketika siswa tidak dapat memahami konteks soal, tidak dapat membaca data, tidak menguasai konsep dasar statistika, dan tidak memahami pola bilangan. Pada kesalahan prosedural, 63% siswa melakukan kesalahan dalam membaca data, 73% siswa melakukan kesalahan dalam membaca antar data, dan 80% siswa melakukan kesalahan dalam membaca di luar data. Kesalahan prosedural terjadi ketika siswa salah dalam memilih prosedur penyelesaian, menghitung, dan memprediksi. Oleh karena itu, pendidik perlu merancang strategi pembelajaran yang tepat untuk meminimalisir kesalahan yang dilakukan siswa dalam soal literasi numerasi pada model representasi grafik, seperti menerapkan soal literasi numerasi berbasis pembelajaran kontekstual.Kata kunci: kesalahan siswa, literasi grafik, literasi numerasi, sekolah dasar.
Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Berbasis Articulate Storyline 3 (As-Three) dalam Rangka Mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Ratna Ekawati, Ratna Ekawati; Mashfufah, Aynin; Randy, Mohammad Yusuf; Amaliya, Fierda Nursitasari
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Journal Participative
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v5i1.175

Abstract

The implementation of the independent curriculum in 2024 still leaves a number of problems, including the low ability of teachers to compile interactive learning media and teaching modules. For this reason, efforts are needed to assist teachers in compiling interactive learning media. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR). Participatory Action Research (PAR) is a collaborative approach that emphasizes the active involvement of participants. The participants involved in this activity were 20 teachers consisting of 6 men and 14 women at SDN Lesanpuro 1 Malang. The results showed that satisfaction was in the high category, with an average score ranging from 4.59 to 4.85; effectiveness was in the high category with an average score ranging from 4.59 to 4.85. This satisfaction and effectiveness consist of several aspects such as the usefulness of activities, mastery of knowledge, and implementation in learning.
21st Century Learning Transformation: Systematic Review Literacy-Numeracy Enhancement Strategies Senior High School Students Utami, Anita Dewi; Sa'dijah, Cholis; Rufiana, Intan Sari; Kharis, Muhammad; Putri, Novi Rahmadhani; Aminudin, Mohamad
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 9, No. 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/kontinu.9.2.%p

Abstract

Abstract. In the context of 21st-century education challenges, literacy and numeracy remain foundational competencies for high school students, yet global assessments consistently reveal significant gaps in these skills. This systematic review aims to identify and analyze evidence-based strategies for improving literacy and numeracy among senior high school students. The review synthesizes findings from 15 empirical studies published between 2019-2024 sourced from Scopus, ERIC, and Google Scholar using keywords such as 'literacy numeracy improvement,' 'senior school students,' and 'educational strategies.' Data were analyzed using a thematic analysis approach of qualitative and quantitative studies. The findings highlight four effective approaches: (1) technology-enhanced learning (adaptive platforms), (2) contextualized pedagogy (such as project-based learning), (3) targeted teacher training, and (4) cross-curricular integration. These four strategies were shown to provide measurable improvements to student learning outcomes. The study concludes that a multifaceted, evidence-driven approach, combining these strategies with multidisciplinary collaboration is essential for meaningful and sustainable progress in addressing literacy-numeracy deficits, particularly when adapted to local educational contexts.Keywords: Literacy, numeracy, senior high school students
Improving teacher competence in designing minimum competency assessment tasks Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Wahyudi; Naana, Tesya Mahdaniya Ode; Wanti, Astika Berliana; Dewi , Elsa Haruna
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2024): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i1.8725

Abstract

[Bahasa]: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berfungsi sebagai salah satu indikator untuk menilai kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan. Oleh karenanya, kemampuan menyusun soal berbasis AKM penting dimiliki oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun soal AKM. Metode dalam program pengabdian ini adalah lesson study. Lesson study terdiri dari tiga tahapan kegiatan yakni plan (perencanaan), do (pelaksanaan) dan see (merefleksikan). Mitra pengabdian adalah guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 8 Kecamatan Lowokwaru. Tahapan pelaksanaan pengabdian adalah perencanaan kolaboratif, pengajaran dan pengamatan, diskusi dan analisis, refleksi dan revisi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kualitas guru dalam menyusun instrumen soal AKM dan selanjutnya menerapkan dalam pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kualitas guru dalam menyusun instrumen soal AKM dan selanjutnya menerapkan dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui bahwa dari hasil respon peserta pelatihan menyebutkan bahwa 35% peserta memberikan respon sangat puas, 55% puas, dan sisanya cukup puas. Respon peserta terhadap materi program pengabdian menunjukkan bahwa, sebanyak 60% sangat mengerti, 35% mengerti, dan sisanya cukup mengerti. Selain itu, berkaitan dengan tindak lanjut dari kegiatan PkM ini, 12 peserta menyatakan bersedia untuk mengimplementasikan hasil kegiatan PkM, 5 orang sangat bersedia, dan sisanya cukup bersedia. Kegiatan pelethan penyusunan soal AKM terbukti efektif dalam implementasiya sehingga dapat mendukung guru dalam memahami implementasi kurikulum merdeka secara komprehensif. Kata Kunci: asesmen kemampuan minimum, lesson study, kelompok kerja guru [English]: Minimum Competency Assessment (AKM) is an indicator of assessing students' ability to achieve educational goals. Therefore, teachers need to have the ability to develop AKM-based tasks to improve the quality of learning. This community service program aims to improve teachers' skills in designing AKM-based tasks. This program used a lesson study approach consisting of three stages: planning, implementation, and reflection. The participants were teachers of the Teacher Working Group (KKG) Cluster 8 of Lowokwaru District. The stages of implementing service are collaborative planning, teaching, observation, discussion and analysis, reflection, and revision. The results show that the training improved teachers' ability to design and apply AKM-based tasks in the learning process. The measurement of the training participants' responses shows that 35% responded very satisfied, 55% were satisfied, and the rest were quite satisfied. The participants' responses to the program's material showed that as many as 60% understood very well, 35% understood, and the rest understood quite well. Furthermore, regarding the follow-up to this PkM activity, 12 participants stated they were willing to implement the program results, five people were very willing, and the rest were quite willing. The training program for preparing AKM questions has proven to be effective in its implementation so that it can support teachers in comprehensively understanding the implementation of the independent curriculum. Keywords: minimum ability assessment, lesson study, teacher working group
IMPLEMENTASI PENDEKATAN STEM DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPAS SISWA KELAS 5 MADRASAH IBTIDAIYAH Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah; Rufiana, Intan Sari; Rahayuningsih, Sri
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran STEM terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa pada pembelajaran IPA materi energi dan perubahannya pada siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran dilakukan dengan 2 siklus yang meliputi eksperimen, proyek berbasis STEM, dan kegiatan berbasis kolaborasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dalam tiga tahap yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini, proses pembelajaran dilaksanakan pada siklus I, aktivitas guru tergolong baik (B) dan aktivitas siswa tergolong cukup (C). siklus II, aktivitas guru tergolong baik (B) dan aktivitas siswa tergolong baik (B). Tingkat pemahaman siswa pada awal siklus I sebesar 71%, kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II. Kendala yang dihadapi terutama terkait keterbatasan sarana dan waktu, namun solusi yang diterapkan cukup efektif dalam mengatasi kendala tersebut. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STEM akan meningkatkan pemahaman konseptual siswa ditambah dengan keterampilan praktis tentang energi dan perubahannya.
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Achmad Noerkhaerin Putra Ade Eka Anggraini Agus Harianto Agus Subiyakto Ainun Naziya Rohmah Ali Shodikin Amaliya, Fierda Nursitasari Amaliya, Fierda Nursitasari Andini, Fahrany Wahyu Anita Dewi Utami Anjali, I Gusti Agung Shomia Arta Ekayanti, Arta Astika Berliana Wanti Astri Wuryani Atikah Nur Izzah Aynin Mashfufah Cholis Sa’dijah Daimaturrohmatin Daimaturrohmatin Danang Tria Wibowo Denis Indria Tarelluan Dewi , Elsa Haruna Dewi, Elsa Haruna Dian Ratna Sari Dwi Avita Nur Hidayah Elsa Haruna Dewi Fadhillah, Alfiah Lailatul Faizah, Siti Fatikh Inayahtur Rahma Firsa Damayanti Gatut Iswahyudi Hardhita, Rizki Septa Herawati, Megania Herini, Muji Hery Susanto Imam Rofiki Imelda Dastania Pradani Islami, Kaisra Alfikri Istiqomah, Roshydatul Iswahyudi, Gatut Izzati, Aulia Al Tsani Kamaruddin, Nurzatulshima Khasanah, Kholidatul Khusniah, Navik Lathiful Anwar Makbul Muksar Mardhatillah, Mardhatillah Mardiyana Mardiyana Mardiyana, Mardiyana Mirayanti Mohamad Aminudin Muhammad Kharis Munawaroh, Ika Tri Murti, Ajeng Krisna Naana, Tesya Mahdaniya Ode Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Novitasari, Herawati Nur Inayah Ahlan Nurhidayah, Dwi Avita Nurlaili, Amaliya Islami Nursitasari Amaliya, Fierda Nurul Hidayati Ode Naana, Tesya Mahdaniya Pawartani, Transita Purwanti, Peni Putri, Fivi Intan Permata Putri, Novi Rahmadhani Radeni Sukma Indra Dewi Randy, Mohammad Yusuf Randy, Mohammad Yusuf Ratna Ekawati Ratna Ekawati Ratna Ekawati, Ratna Ekawati Reginta Syafira Anggari Riska Pristiani Ronald Ronald Rudi Prasetyo Salam, Haerul Shirly Rizki Kusumaningrum Sholihah, Mar`atus Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu Siti Salwa Lita Azizah Siti Umayah, Siti Situmorang, Raja Uruk Slamet Arifin Slamet Arifin SOLICHAH, ELIS NOVIATUS Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Sumaji Sumaji Sumaji Sumarno . Suyono Suyono Suyono Suyono Tesya Mahdaniya Ode Naana Toto Nusantara Transita Pawartani Tri Handayani Tri Wahyuni, Yeni Trinuryono, Sabekti Utami, Ririn Puji Vinarahmah, Aula Rizqi Wahyu Nurlaili WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Sastro Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Yeni Tri Wanti, Astika Berliana Wicaksono, Adyatma Nugrahsanto Widiasih, Widiasih Wiwin Nafidatul Marifah Wulantar, Veny Yusuf Randy, Mohammad Yuwiarti, Ika