p-Index From 2021 - 2026
6.847
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara Pedagogi : Jurnal Penelitian Pendidikan Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Mathematics and Mathematics Education Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Journal of Mathematics and Mathematics Education (JMME) Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Pi: Mathematics Education Journal Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal SOLMA Jurnal Ilmiah Soulmath : Jurnal Edukasi Pendidikan Matematika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL SILOGISME : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya EDUPEDIA JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Jurnal Simki Pedagogia SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal for Lesson and Learning Studies Participative Journal (PJ) : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Innovation and Research in Primary Education Pi: Mathematics Education Journal Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Eduvest - Journal of Universal Studies GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Journal of Innovation and Teacher Professionalism Media Pendidikan Matematika Jurnal Simki Pedagogia
Claim Missing Document
Check
Articles

Improving teacher competence in designing minimum competency assessment tasks Intan Sari Rufiana; Slamet Arifin; Wahyudi; Tesya Mahdaniya Ode Naana; Astika Berliana Wanti; Elsa Haruna Dewi
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2024): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i1.8725

Abstract

[Bahasa]: Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berfungsi sebagai salah satu indikator untuk menilai kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan. Oleh karenanya, kemampuan menyusun soal berbasis AKM penting dimiliki oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun soal AKM. Metode dalam program pengabdian ini adalah lesson study. Lesson study terdiri dari tiga tahapan kegiatan yakni plan (perencanaan), do (pelaksanaan) dan see (merefleksikan). Mitra pengabdian adalah guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 8 Kecamatan Lowokwaru. Tahapan pelaksanaan pengabdian adalah perencanaan kolaboratif, pengajaran dan pengamatan, diskusi dan analisis, refleksi dan revisi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kualitas guru dalam menyusun instrumen soal AKM dan selanjutnya menerapkan dalam pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan kualitas guru dalam menyusun instrumen soal AKM dan selanjutnya menerapkan dalam pembelajaran. Hal ini dapat diketahui bahwa dari hasil respon peserta pelatihan menyebutkan bahwa 35% peserta memberikan respon sangat puas, 55% puas, dan sisanya cukup puas. Respon peserta terhadap materi program pengabdian menunjukkan bahwa, sebanyak 60% sangat mengerti, 35% mengerti, dan sisanya cukup mengerti. Selain itu, berkaitan dengan tindak lanjut dari kegiatan PkM ini, 12 peserta menyatakan bersedia untuk mengimplementasikan hasil kegiatan PkM, 5 orang sangat bersedia, dan sisanya cukup bersedia. Kegiatan pelethan penyusunan soal AKM terbukti efektif dalam implementasiya sehingga dapat mendukung guru dalam memahami implementasi kurikulum merdeka secara komprehensif. Kata Kunci: asesmen kemampuan minimum, lesson study, kelompok kerja guru [English]: Minimum Competency Assessment (AKM) is an indicator of assessing students' ability to achieve educational goals. Therefore, teachers need to have the ability to develop AKM-based tasks to improve the quality of learning. This community service program aims to improve teachers' skills in designing AKM-based tasks. This program used a lesson study approach consisting of three stages: planning, implementation, and reflection. The participants were teachers of the Teacher Working Group (KKG) Cluster 8 of Lowokwaru District. The stages of implementing service are collaborative planning, teaching, observation, discussion and analysis, reflection, and revision. The results show that the training improved teachers' ability to design and apply AKM-based tasks in the learning process. The measurement of the training participants' responses shows that 35% responded very satisfied, 55% were satisfied, and the rest were quite satisfied. The participants' responses to the program's material showed that as many as 60% understood very well, 35% understood, and the rest understood quite well. Furthermore, regarding the follow-up to this PkM activity, 12 participants stated they were willing to implement the program results, five people were very willing, and the rest were quite willing. The training program for preparing AKM questions has proven to be effective in its implementation so that it can support teachers in comprehensively understanding the implementation of the independent curriculum. Keywords: minimum ability assessment, lesson study, teacher working group
A Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Keliling dan Luas Bangun Datar Berdasarkan Teori Kesalahan Newman Wahyuni, Yeni Tri; Rufiana, Intan Sari; Faizah, Siti
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.23453

Abstract

Numeration in AKM which is contextualized in various types of questions has the aim of evaluating student competence. So it is necessary to know where students' mistakes are, to improve the way students solve mathematical problems. The aim of this research is to describe students' mistakes in solving problems on AKM questions related to perimeter and area of ​​flat shapes. This research is descriptive qualitative research. The research subjects chosen in this study were based on consideration of students' mathematical ability test results in the high (80 to 90), medium (65 to 80) and low (less than 65) categories. Then 3 students were randomly selected for each ability level, with details 1 student with high ability, 1 student with medium ability, and 1 student with low ability. Data collection techniques in this research were tests, interviews and documentation. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model did not experience errors in solving the AKM questions on flat figures, perimeter and area. On the other hand, students with low mathematical abilities tended to experience errors in understanding the problems, carrying out problem transformations, and in the work process.
Project-Based Learning with Paired Expert and Beginner Models to Develop Innovative Thinking Skills Mashfufah, Aynin; Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna; Sari, Dian Ratna; Salam, Haerul
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 7 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v7i2.74482

Abstract

Students in the Master of Basic Education program have diverse backgrounds. However, innovative abilities have not grown because teaching experience has not been accompanied by experience using technology and vice versa. This study aims to develop students' innovative thinking skills through a learning model that is project-based learning with a paired novice expert model. This type of research is pre-experimental design with a sample of 38 Master of Basic Education students. Questionnaire filling was used to assess students' perspectives on innovative thinking skills before and after treatment and an assessment rubric to assess the product. Data from the questionnaire was analyzed using the Wilcoxon test and the resulting product was analyzed descriptively quantitatively. Based on the results of data analysis, it can be concluded that innovative thinking skills can be developed. Teamwork is an aspect that has improved very well compared to the other four aspects of innovative thinking skills. The results of project completion show that on average, innovative thinking skills have developed well. The contextualized learning environment by presenting real problems related to the learning process of students in elementary schools is able to stimulate students' ability to solve problems. Problem solving is also done well because the diverse backgrounds of individuals in the group contribute to each other and work well together.
Profil Berpikir Number Sense Siswa Rufiana, Intan Sari; Arifin, Slamet; Ekawati, Ratna; Wahyudi, Wahyudi; Ode Naana, Tesya Mahdaniya; Wanti, Astika Berliana; Dewi, Elsa Haruna
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.8491

Abstract

Di era pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi seperti sekarang ini, semua aspek kehidupan membutuhkan proses yang cepat dan akurat, sehingga penguasaan kemampuan algoritma dipandang tidak lagi cukup, oleh karenanya kemampuan number sense penting dipelajari dan dikuasai. Kebermanfaatan number sense dalam kehidupan sehari-hari ini tidak diimbangi dengan kompetensi siswa dalam number sense. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil berpikir number sense siswa pada materi nilai tempat. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 yang mengikuti program AKM. Hasil menunjukkan bahwa profil number sense siswa pada materi nilai tempat adalah memahami konsep bilangan yang dikarakterkan dengan bagaimana subjek memahami nilai yang mewakili oleh angka tersebut, menggunakan berbagai bentuk representasi yang ditunjukkan siswa dengan bagaimana siswa menunjukkan representasi yang berbeda dari angka/ nilai yang diwakili angka tersebut, menggunakan ekspresi setara yang ditunjukkan siswa dengan bagaimana hasil akan berubah jika nilai angka berubah saat perhitungan serta menggunakan strategi yang ditunjukkan dengan siswa yang menemukan nilai setara dari hasil operasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PROGRAM LINEAR Wahyudi, Wahyudi; Sumaji, Sumaji; Rufiana, Intan Sari; Trinuryono, Sabekti; Hidayati, Nurul; Herini, Muji; Sumarno, Sumarno
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 7, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v7i1.5618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep mahasiswa pada materi program linear dengan mengimplemtasikan model pembelajaran discovery learning berbantuan geogebra. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester 5 yang mengambil matakuliah Riset Operasi tahun akademik 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penilitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Universitas Muhammadiyah Kupang sebanyak 17 orang. Data penelitian ini berupa soal tes dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan pemahaman konsep mahasiswa meningkat setelah diterapkan model pembelajaran discovery learning.  Beberapa yang perlu diperhatikan dalam penerapan model pembelajaran discovery learning ini adalah perangkat pembelajaran (student worksheet) yang disesuaikan dengan karakteristik siswa, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran yang mendukung, dan alokasi waktu yang disedikan dalam setiap pembelajaran. Selain itu, peran guru dalam pembelajaran ini hanya sebagai fasilitator dan memberikan bantuan/bimbingan pada siswa yang memerlukan. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran akan lebih optimal dan siswa memiliki pengalaman belajar.
PEMBELAJARAN BILANGAN BULAT DENGAN MENGGUNAKAN CUISENAIRE RODS Rufiana, Intan Sari; Ekayanti, Arta; Munawaroh, Ika Tri; Putri, Fivi Intan Permata; Yuwiarti, Ika; Wulantar, Veny
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v7i2.6457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan Cuisenaire Rods untukmenyelesaikan soal dalam worksheet. Penelitian dilakukan pada siswa kelas 4,5,6 yangsedang mempelajari bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitianTindakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam implementasi pembelajaranmenggunakan Cuisenaire rods pada materi bilangan bulat dapat digunakan untukmeningkatkan kemampuan number sense siswa. Meskipun pada awalnya siswa kesulitanuntuk menggunakan media pembelajaran CR, tetapi pada akhirnya siswa mampumenggunakan media kemudian menggunakan hasilnya untuk memahami makna tanda samadengan. Di akhir pertemuan, siswa sudah mampu memaknai tanda sama dengan sebagaisebagai konsep yang merepresentasikan padanan. Hal ini dapat terlaksana karena siswasudah terbiasa menggunakan media Cuisenaire Rods.
Analysis Of Students’ Errors in Solving AKM Problems Perimeter and Area of Flat Shape Tri Wahyuni, Yeni; Sari Rufiana, Intan; Faizah, Siti; Rizki Kusumaningrum, Shirly; Sukma Indra Dewi, Radeni
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 12 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v12i2.33784

Abstract

Numeration in AKM, which is contextualized in various types of questions, aims to evaluate student competence. So, it is necessary to know where students' mistakes are to improve how students solve mathematical problems. This research aims to describe students' mistakes in solving problems on AKM questions related to the perimeter and area of ​​flat shapes. This research is descriptive qualitative research. The research subjects chosen in this study were based on consideration of students' mathematical ability test results in the high (80 to 90), medium (65 to 80), and low (less than 65) categories. Then, three students were randomly selected for each ability level, with details: 1 student with high ability, 1 with medium ability, and 1 with low ability. The data collection techniques used in this research aretests, interviews, and documentation. Data analysis techniques used in the Miles and Huberman model can help understand problems well and plan problem-solving systematically. Students who are in the low category are not yet able to fulfill every indicator of solving mathematical problems and are not able to solve the problems given correctly.
LITERACY SYNERGY: THE RELATIONSHIP BETWEEN READING AND NUMERACY LITERACY SKILLS IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Pawartani, Transita; Suyono, Suyono; Rufiana, Intan Sari
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 16, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v16i1.27768

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kemampuan literasi membaca dan kemampuan numerasi pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Literasi membaca dan numerasi merupakan keterampilan dasar yang esensial, tidak hanya sebagai alat pemahaman informasi, tetapi juga sebagai fondasi penting bagi perkembangan individu dan kemajuan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto. Sampel penelitian adalah total 42 siswa di salah satu SD Swasta di Kota Malang. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi membaca dan numerasi yang valid dan reliabel. Uji normalitas dan uji linearitas dilakukan sebagai prasyarat uji hipotesis, Setelah kedua uji ini terpenuhi dilakukan uji hipotesis korelasi Pearson Product Moment kemudian dilanjutkan dengan uji determinasi. Hasil uji korelasi memperlihatkan hubungan signifikan antara kemampuan literasi membaca siswa dengan kemampuan numerasi. Hasil analisis data menggunakan Pearson Product Moment diperolehan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Selanjutnya, uji determinasi menghasilkan nilai 34,7%. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kemampuan membaca siswa dan kemampuan literasi memberikan kontribusi sebesar 34,7% kepada kemampuan numerasi, sedangkan faktor lain memberikan kontribusi sebesar 65,3%.  Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan kedua keterampilan ini dalam pembelajaran siswa Sekolah Dasar.Abstract:  This study aims to analyze the relationship between reading literacy and numeracy skills in grade V elementary school students. Reading literacy and numeracy are essential basic skills, not only as a means of understanding information, but also as an important foundation for individual development and social progress. This study used a quantitative approach with an ex post facto correlational design. The research sample was a total of 42 students in one of the private elementary schools in Malang City. The instruments used were valid and reliable reading literacy and numeracy tests. Normality test and linearity test were conducted as prerequisites for hypothesis testing, after these two tests were met, the Pearson Product Moment correlation hypothesis test was carried out and then continued with the determination test. The correlation test results showed a significant relationship between students' reading literacy skills and numeracy skills. The results of data analysis using Pearson Product Moment obtained a significance level of 0.000 <0.05. Furthermore, the determination test resulted in a value of 34.7%. The analysis showed that students' reading ability and literacy skills contributed 34.7% to numeracy skills, while other factors contributed 65.3%.  The results of this study are expected to be the basis for developing learning strategies that integrate these two skills in elementary school student learning.
Kajian Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Pengaruh Capaian Pembelajaran Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri Kota Malang Ronald, Ronald; Murti, Ajeng Krisna; Fadhillah, Alfiah Lailatul; Solichah, Elis Noviatus; Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu; Umayah, Siti; Rufiana, Intan Sari; Sholihah, Mar`atus
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p233-241

Abstract

Kurikulum Merdeka, sebagai inisiatif baru dalam pendidikan Indonesia, mengha­dapi sejumlah tantangan yang teridentifikasi melalui studi literatur terbaru. Pe­nelitian menggunakan metode analisis literatur untuk mengevaluasi data dari artikel-artikel relevan sejak tahun 2021 hingga 2023. Hasil penelitian menyoroti be­berapa masalah utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pertama, infra­struktur pendidikan yang tidak memadai, seperti kekurangan ruang kelas yang layak dan akses terbatas terhadap teknologi, menjadi tantangan signifikan. Kedua, pe­ningkatan kapasitas guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembel­ajaran menjadi krusial, mengingat Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada pendekat­an berbasis teknologi. Evaluasi pembelajaran yang efektif juga menjadi fokus utama, membutuhkan pendekatan holistik yang berorientasi pada proses belajar. Masalah sosial ekonomi siswa, lingkungan belajar di rumah, serta peran orang tua dalam mendukung pembelajaran juga memainkan peran penting dalam kesuk­sesan Kurikulum Merdeka. Upaya kolaboratif antara pemerintah, sekolah, dan komunitas pendidikan sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelatihan guru, dan menyesuaikan ke­bijakan dengan kebutuhan aktual di lapangan, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berfungsi secara optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indo­nesia. Visi ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi masa depan yang kompe­ten dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.
Optimalisasi Problem Based Learning dalam Meningkatkan Representasi Matematis dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas IV SD Istiqomah, Roshydatul; Rufiana, Intan Sari; Handayani, Tri
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p411-419

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh hasil pengamatan, uji coba awal, dan tes yang menunjukkan keterampilan representasi peserta didik awalnya cukup rendah, yaitu sebesar 52 persen secara keseluruhan. Hal tersebut juga sejalan dengan tingkat kepercayaan diri peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan representasi matematis dan self-efficacy peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di Sekolah Dasar 1 Malang pada tahun pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang melibatkan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil awal menunjukkan keterampilan representasi peserta didik hanya sebesar 52 persen, namun setelah penerapan pembelajaran Problem Based Learning, persentasenya meningkat menjadi 55 persen pada siklus pertama dan naik signifikan menjadi 83 persen pada siklus kedua. Self-efficacy peserta didik yang awalnya sebesar 74 persen juga meningkat menjadi 83 persen pada siklus pertama dan 86 persen pada siklus kedua. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan keterampilan representasi matematis dan self-efficacy, terutama dalam konteks pembelajaran matematika pada materi data dan diagram.
Co-Authors Abdur Rahman As’ari Achmad Noerkhaerin Putra Ade Eka Anggraini Agus Harianto Agus Subiyakto Ainun Naziya Rohmah Ainur Rofiqi Ali Shodikin Alif Mudiono Amaliya, Fierda Nursitasari Amaliya, Fierda Nursitasari Andini, Fahrany Wahyu Anita Dewi Utami Anjali, I Gusti Agung Shomia Annisa, Selfiana Arta Ekayanti, Arta Asrofah, Fitrika Lailatul Astika Berliana Wanti Astri Wuryani Atikah Nur Izzah Aynin Mashfufah Cholis Sa’dijah Daimaturrohmatin Daimaturrohmatin Danang Tria Wibowo Denis Indria Tarelluan Dewi , Elsa Haruna Dewi, Elsa Haruna Dewi, Yeni Kartika Dian Ratna Sari Diyah Puspita Sari Dwi Avita Nur Hidayah Elsa Haruna Dewi Fadhillah, Alfiah Lailatul Faizah, Siti Fatchur Rahman Taufiq Fatikh Inayahtur Rahma Fauziah, Nanda Nissa FAUZIYAH Firsa Damayanti Gatut Iswahyudi Hakqi, Atika Nurul Hardhita, Rizki Septa Herawati, Megania Herini, Muji Hery Susanto Imam Rofiki Imam Suyitno Imelda Dastania Pradani Islami, Kaisra Alfikri Istiqomah, Roshydatul Iswahyudi, Gatut Izzati, Aulia Al Tsani Jemeo, Maria Kurniati Khasanah, Kholidatul Khusniah, Navik Lathiful Anwar Makbul Muksar Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Mardiyana Mardiyana Mardiyana, Mardiyana Mariani, Sijah Mirayanti Mohamad Aminudin Mohammad Yusuf Randy Muhammad Kharis Munawaroh, Ika Tri Murti, Ajeng Krisna Naana, Tesya Mahdaniya Ode Naning Tyas Ayu Hera Warsito Ningsih, Tutut Hartina Ilmiah Novitasari, Herawati Nur Inayah Ahlan Nurhidayah, Dwi Avita Nurlaili, Amaliya Islami Nursitasari Amaliya, Fierda NURUL AZIZAH Nurul Hidayati Nurzatulshima Kamaruddin Ode Naana, Tesya Mahdaniya Oktaviani Adhi Suciptaningsih Pawartani, Transita Punaji Setyosari Purwanti, Peni Putri, Fivi Intan Permata Putri, Novi Rahmadhani Radeni Sukma Indra Dewi Randy, Mohammad Yusuf Randy, Mohammad Yusuf Ratna Ekawati Ratna Ekawati Ratna Ekawati Ratna Ekawati, Ratna Ekawati Reginta Syafira Anggari Riska Pristiani Ronald Ronald Rudi Prasetyo Salam, Haerul Setianingsih Setianingsih, Setianingsih Shirly Rizki Kusumaningrum Sholihah, Mar`atus Shoolikhah, Luthfiya `Aqidatu Siti Faizah Siti Salwa Lita Azizah Siti Umayah, Siti Situmorang, Raja Uruk Slamet Arifin Slamet Arifin SOLICHAH, ELIS NOVIATUS Sri Rahayuningsih Sri Rahayuningsih Subanji Subanji Sumaji Sumaji Sumaji Sumarno . Suyono Suyono Suyono Suyono Tesya Mahdaniya Ode Naana Toto Nusantara Transita Pawartani Tri Handayani Tri Wahyuni, Yeni Trinuryono, Sabekti Utami, Ririn Puji Vinarahmah, Aula Rizqi Wahyu Nurlaili Wahyudi WAHYUDI Wahyudi Sastro Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Yeni Tri Wanti, Astika Berliana Wicaksono, Adyatma Nugrahsanto Widiasih, Widiasih Wiwin Nafidatul Marifah Wulantar, Veny Yeni Kartika Dewi Yusuf Randy, Mohammad Yuwiarti, Ika