Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak di Sekolah Menengah Nurul Mutmainah; Sri Jamilah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam pembentukan karakter anak di tingkat sekolah menengah melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif, yang mengombinasikan kehangatan emosional, komunikasi terbuka, dan batasan yang jelas, terbukti paling efektif dalam membentuk karakter positif anak. Pola asuh ini memberikan ruang untuk perkembangan kepercayaan diri, kemampuan adaptasi sosial, dan internalisasi nilai-nilai moral yang kuat. Selain itu, kualitas komunikasi keluarga yang terbuka dan mendukung menjadi faktor kunci dalam mendukung pertumbuhan karakter, dengan 60% keluarga yang menggunakan pola komunikasi ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak. Keteladanan orang tua juga berperan penting, di mana anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka sebagai model dalam pembentukan sikap dan perilaku positif. Selain itu, bimbingan agama yang diterapkan dalam keluarga turut memberikan kontribusi signifikan dalam menanamkan nilai-nilai moral sejak dini. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan kerjasama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial untuk mendukung pembentukan karakter anak yang seimbang, yang tidak hanya melibatkan transfer pengetahuan tetapi juga internalisasi nilai-nilai yang dapat membentuk generasi muda yang berintegritas dan siap menghadapi tantangan di masa depan
Pemanfaatan Picture and Picture untuk Materi Menulis Karangan Deskripsi dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dita Rahayu; Syarifuddin Syarifuddin; Jalaluddin Jalaluddin; Sri Jamilah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v2i1.72

Abstract

Alasan peneliti memilih kelas VA SDN 94 Singkawang karena nilainya masih belum mencapai ketuntasan minimum yaitu 65. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata nilai nilai Bahasa Indonesia yaitu 41,52. Siswa yang tuntas hanya tujuh orang, siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak sembilan belas orang. Tujuan, dari Penelitian agar Pemanfaatan Picture and Picture materi menulis karangan deskripsi meningkat kan Hasil Belajar Siswa. Pelaksanaan penelitian perbaikan mempertimbangkan keterbatasan , maka peneliti melakukan kolaborasi dengan teman sejawat dibantu oleh supervisor untuk melaksanakan observasi terhadap tindakan selama proses pembelajaran dikelas proses dilakukan dengan menggunakan lembar observasi pembelajaran melalui penerapan siklus satu dan siklus dua. Setelah tindakan kelas diberikan pada siklus satu, nilai rata-rata pelajaran Bahasa Indonesia meningkat jadi 56,34. Peningkatan hasil belajar menuliis karangan deskripsi pada pelajaran Bahasa Indonesia melalui pemanfaatan Picture and Picture memberikan hasil yang sedikit meningkat walaupun belum mencapai rata – rata nilai KKM 65,00. Hasil siklus II dengan Picture and Picture rata – rata siswa meningkat menjadi 72,11. Kesimpulan hasil pelaksanaan pembelajaran baik dalam siklus I maupun siklus II melalui pemanfaatan Picture and Picture materi menulis karangan deskripsi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VA SDN 94 Singkawang pada Semester I Tahun Pelajaran 2024/2025
Pembelajaran Aktif dan Menyenangkan dalam Pembelajaran PAI :Antara Teori dan Praktik Sri Jamilah; Nuraisah Fadilah; Faturahman Faturahman; Maisara Dini; Uswatun Hasanah; Muammar Maulana
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v3i1.213

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk pengetahuan, sikap, dan karakter peserta didik secara menyeluruh. Agar efektif, pembelajaran PAI perlu dirancang secara aktif dan menyenangkan, sehingga peserta didik terlibat secara kognitif, afektif, dan psikomotorik.. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pembelajaran PAI aktif dan menyenangkan melalui penelitian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, termasuk buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara teoritis pembelajaran PAI aktif dan menyenangkan menekankan pendekatan berpusat pada peserta didik, interaktif, kontekstual, serta mendorong internalisasi nilai-nilai Islam melalui pengalaman belajar yang bermakna. Namun, implementasinya di lapangan masih menghadapi hambatan, antara lain keterbatasan kompetensi pedagogik guru, dominasi metode ceramah, beban kurikulum yang padat, keterbatasan media pembelajaran, serta keragaman karakter peserta didik. Untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, diperlukan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan aplikatif, perancangan pembelajaran kreatif, pemanfaatan media dan teknologi yang inovatif, serta penerapan strategi pembelajaran inklusif dan diferensiatif. Dukungan sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang kondusif. Dengan sinergi tersebut, pembelajaran PAI aktif dan menyenangkan dapat terlaksana secara efektif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik
Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Wilayah Nusa Tenggara Barat Syarifuddin Syarifuddin; Fathurrahman Fathurrahman; Wahyu Mulyadi; Sukrin Sukrin; Ade S Anhar; Sri Jamilah; Fathir Fathir; Dewi Sartika
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.212

Abstract

  Kegiatan Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Wilayah Nusa Tenggara Barat oleh Fasilitator Pimpinan Pusat merupakan upaya strategis untuk memperkuat tata kelola dan kualitas layanan pendidikan Muhammadiyah melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal sekolah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih beragamnya tingkat pemahaman dan praktik penjaminan mutu di sekolah sekolah AUM, baik pada jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, maupun Madrasah Aliyah, khususnya dalam menghadapi tuntutan Standar Nasional Pendidikan dan implementasi Kurikulum Merdeka. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan guru dalam memahami, menerapkan, serta menginternalisasikan sistem penjaminan mutu Muhammadiyah secara sistematis, berkelanjutan, dan berbasis data, Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif dan berbasis praktik yang memadukan sosialisasi, workshop, coaching, serta supervisi akademik dan manajerial. Kegiatan dilaksanakan di tiga lokasi strategis, yaitu Kota Mataram, Sumbawa Besar, dan Kota Bima, yang berfungsi sebagai pusat klaster bagi sekolah sekolah AUM di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat. Tahapan kegiatan meliputi pemetaan mutu awal melalui evaluasi diri sekolah, penguatan konseptual tentang siklus penjaminan mutu (PPEPP), pendampingan penyusunan dokumen mutu dan rencana tindak lanjut, serta monitoring dan refleksi bersama.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan komitmen kepala sekolah serta guru terhadap pentingnya penjaminan mutu sebagai bagian dari budaya kerja sekolah. Antusiasme dan partisipasi aktif peserta dari berbagai jenjang pendidikan mencerminkan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan dan pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring kolaborasi antar sekolah AUM lintas wilayah dan jenjang sebagai komunitas praktik yang saling belajar dan mendukung peningkatan mutu.
Implementation of the Discovery Learning Model in Islamic Religious Education Learning to Build Students' Critical Thinking Awareness at SMAN 4, Bima City Salaini; Sri Jamilah; Kaharuddin
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.3252

Abstract

This study aims to determine the implementation of the discovery learning model in Islamic Religious Education learning to build students’ critical thinking awareness at SMAN 4 Bima City. This research was motivated by the low level of student activeness and critical thinking skills in the learning process. The research method used was descriptive qualitative research with a field research approach. The results of the study showed that the implementation of the discovery learning model was able to improve students’ activeness, participation, and critical thinking skills in the learning process. Students became more enthusiastic in learning, more confident in expressing opinions, and more active in discussions and group collaboration. In its implementation, the teacher acted as a facilitator who provided stimulation in the form of questions and problems related to the learning material, so that students were encouraged to seek and discover concepts independently. The learning process through this model made learning more interactive, enjoyable, and student-centered (student centered learning). The supporting factors in the implementation of the discovery learning model included student activeness, the availability of learning media and resources, and a conducive learning environment. Meanwhile, the inhibiting factors included limited learning time and differences in students’ abilities in understanding the material. Therefore, it can be concluded that the discovery learning model is effective in Islamic Religious Education learning because it can improve students’ critical thinking awareness and create a more active and Learning resources and a conducive learning environment also became supporting factors
Based Learning Method in Increasing Student Interaction and Interest in Islamic Religious Education Learning at SMAN 1 Woha Alamsyah; Ruslan; Sri Jamilah
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.3354

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Based Learning method in increasing student interaction and interest in learning Islamic Religious Education at SMAN 1 Woha. This research uses a qualitative approach, with data collected through interviews, observation, and documentation. The results of the study show that the application of the Based Learning method in Islamic Religious Education (PAI) learning shows significant effectiveness in increasing interaction and interest in learning. Through this approach, students are confronted with contextual problems related to everyday life, thus encouraging them to gain a deeper and more applicable understanding of Islamic Religious Education (PAI) material. Furthermore, Based Learning also contributes to strengthening students' social skills, such as communication and group collaboration , and increasing their sensitivity to social issues in their surroundings, particularly by enhancing interaction and learning interest.
Islamic Education Learning Based on Experiential Learning in Forming Morals Students in the Digital Era at SMKN 1 Kota Bima Khaeratunisa; Sri Jamilah; Kaharuddin
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v4i4.4127

Abstract

The development of the digital era brings challenge for formation morals vocational school students, especially in ethics media social research This aim explore implementation Islamic Religious Education learning based on experiential learning in form morals students at SMKN 1 Bima City. Research use method qualitative with design studies case. Data collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Research results show implementation done through three activities main: project campaign digital ethics, simulation sell buy online syar'i, and journals digital reflection. Change morals student seen in the increase awareness digital ethics, improving communication etiquette in group class, and the emergence initiative make content positive. Supporting factors covering relevance method with character vocational school students and the role of teachers as facilitator. Inhibiting factors is limitations time learning and inequality internet access. Research concludes that experiential learning effective for learning morals in the digital era because connect experience real student with Islamic values through a meaningful reflection process.
Co-Authors Abdussahid Ade Irmayanti Ade S. Anhar Ade S. Anhar Agus Salam Agus Salam Ahmadin Ahmadin Aini, Wirdayal Alamsyah Alazir, Alazir Andriani Andriani Arfahun Susilawati Ariani, Sri Purwanti ARIF FAUZI Arman Arman Asfiati Asfiati Bunyamin Bunyamin Dewi Sartika Dita Rahayu Elansari Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fadillah Fadillah Faid, Afif Ahwal Fathir Fathir Fathurrahman Fathurrahman Faturahman Faturahman Febrianto Febrianto, Febrianto Haerani Haerani Haerunisah Hendra Hidayatullah, Maulana Ihlas, Ihlas Ihwan Ihwan Ikhsan Maulana Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ilham Ilham Ilham Ilham Indria, Rekha Irmayanti, Ade Irwan Jaenab Jaenab Jalaluddin Jalaluddin Jasman Jasman Juradil, Imam Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Khaeratunisa Khairudin Khairudin Lukman Lukman Lukman Luthfiyah Luthfiyah Maisara Dini Masita Masita Masita Masita, Masita Missouris, Randitha Muammar Maulana Muhajira Muhammad Akbar Mulyani Mulyani Muslim Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nordinah Wati Nova Puspitasari Nuraisah Fadilah Nuriati Nuriati Nuriati Nuriati Nurul Fitrah Hidayati Nurul Mutmainah Nurul Zuhriyah Putri Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmawati Randitha Missouri Ratih Puspitasari Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Ruslan Safira, Di’ya Putri sahid, Abdus Salaini Salmin Dengo Sayyidah Cahyani Silfatunnisa Rizkiyah Siti Annisa, Siti Sri Purwanti Ariani Sukrin Sukrin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syarifuddin Syarifuddin Umar Uswatun Hasanah Vivi Rubianti Vivi Rubianti Wahyu Mulyadi Yani Yani Yuhansyah Yuhansyah Zumhur Alamin