Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI GURU DAN ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DI PAUD Sri Rahmawati; Sri Jamilah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru dan orang tua terhadap pendidikan karakter di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan karakter dianggap sebagai salah satu komponen penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di beberapa Paud di kota Bima. Partisipan penelitian terdiri dari guru Paud dan orang tua yang memiliki anak berusia 4-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru maupun orang tua memiliki pandangan yang positif terhadap pentingnya pendidikan karakter di Paud. Guru memandang pendidikan karakter sebagai landasan utama yang harus ditanamkan sejak dini untuk membentuk anak yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Guru juga mengidentifikasi beberapa metode efektif dalam mengajarkan karakter, seperti pembelajaran berbasis cerita, permainan edukatif, dan kegiatan kelompok yang menekankan nilai-nilai kerjasama dan empati.
HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN ORANG TUA DENGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM MEMBENTUK PRESTASI BELAJAR ANAK DI TK NEGERI 26 LELAMASE KOTA BIMA Sri Jamilah; Nuriati Nuriati; Masita Masita
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterlibatan orang tua dengan prestasi belajar anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 26 Lelamase, Kota Bima. Keterlibatan orang tua dianggap sebagai faktor penting dalam mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada orang tua dari 50 siswa TK Negeri 26 Lelamase, sert a melalui observasi dan dokumentasi prestasi belajar anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan orang tua dengan prestasi belajar anak. Keterlibatan yang dimaksud meliputi berbagai aspek, seperti partisipasi dalam kegiatan sekolah, bantuan dalam pekerjaan rumah, serta komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru. Anak-anak yang orang tuanya terlibat secara aktif dalam pendidikan mereka cenderung memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang orang tuanya kurang terlibat.
PENGEMBANGAN KEGIATAN MERONCE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Ade Irmayanti; Sri Jamilah; Kaharuddin Kaharuddin
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan meronce sebagai salah satu metode untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada Anak Usia Dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak-anak usia 4-5 tahun di sebuah Taman Kanak-Kanak. Kegiatan meronce dipilih karena melibatkan koordinasi mata dan tangan serta keterampilan jari yang kompleks. Kegiatan ini juga menawarkan variasi dalam bentuk, ukuran, dan warna manik-manik, yang dapat meningkatkan daya tarik dan motivasi anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi hasil karya anak. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan meronce secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam ketepatan dan kecepatan saat memasukkan manik-manik ke dalam tali, serta peningkatan dalam konsentrasi dan ketekunan. Guru juga melaporkan bahwa kegiatan ini membantu anak-anak untuk lebih fokus dan sabar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kegiatan meronce efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus Anak Usia Dini. Penelitian ini merekomendasikan agar kegiatan meronce dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran di Taman Kanak-Kanak sebagai salah satu metode untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Lebih lanjut, penelitian ini menyarankan pengembangan variasi kegiatan meronce yang lebih kreatif dan menarik untuk menjaga minat dan motivasi anak.
Implementasi Pendidikan Karakter Religius Berbasis Budaya Sekolah di MIS Yasim Sari Kabupaten Bima Arfahun Susilawati; Abdussahid; Sri Jamilah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan pendidikan karakter religius berbasis budaya sekolah di MIS Yasim Sari Kabupaten Bima serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius diterapkan melalui tiga strategi utama, yaitu pengintegrasian nilai-nilai religius dalam kurikulum dan pembelajaran, pembiasaan kegiatan keagamaan rutin seperti mushafahah, doa bersama, shalat Dhuha, shalat Dhuhur berjamaah, pembacaan Asmaul Husna, dan Jumat religius, serta keteladanan yang ditunjukkan oleh guru dan staf madrasah. Faktor pendukung pelaksanaan program ini meliputi komitmen kepala madrasah, keterlibatan aktif seluruh guru dan staf, serta dukungan dari orang tua dan masyarakat sekitar. Sementara itu, hambatan yang dihadapi mencakup keterbatasan sarana dan prasarana, pengaruh lingkungan eksternal seperti media elektronik dan pergaulan di luar sekolah, serta terbatasnya waktu karena padatnya kurikulum. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pendidikan karakter religius berbasis budaya sekolah di MIS Yasim Sari telah berlangsung dengan baik, meskipun masih memerlukan penguatan dalam menghadapi berbagai kendala yang ada.
Analisis Kebijakan Sekolah dalam Membentuk Prilaku Disiplin Siswa di SDN 28 Melayu Kota Bima Nurul Fitrah Hidayati; Umar; Sri Jamilah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kebijakan sekolah dalam membentuk perilaku disiplin siswa di SDN 28 Melayu Kota Bima, meliputi bentuk kebijakan, proses implementasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan disiplin diwujudkan melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera setiap Senin, kewajiban penggunaan atribut sekolah lengkap, serta pembinaan dan motivasi berkelanjutan. Implementasi dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian apresiasi, serta teguran edukatif. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan kepala sekolah yang tegas, dukungan orang tua, dan fasilitas sekolah yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya motivasi intrinsik siswa, penggunaan gawai yang tidak terkontrol, pola asuh yang kurang konsisten, serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan disiplin telah diterapkan secara sistematis, namun diperlukan penguatan kolaborasi sekolah–orang tua dan pengendalian faktor eksternal untuk optimalisasi pembentukan karakter disiplin siswa.
Stimulasi Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Metode Dialog Interaktif dengan Media Boneka Tangan Sayyidah Cahyani; Agus Salam; Sri Jamilah
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i6.2819

Abstract

Kemampuan berbicara pada anak usia dini menjadi dasar penting bagi perkembangan bahasa sekaligus keterampilan berinteraksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan upaya stimulasi kemampuan berbicara anak melalui penerapan metode dialog interaktif berbantuan media boneka tangan di PAUD Diagnostik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan dialog interaktif menggunakan boneka tangan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu membangun suasana belajar yang nyaman, memperkenalkan karakter boneka, melaksanakan percakapan tiga arah antara guru, boneka, dan anak, serta memberikan penguatan terhadap respons anak. Setelah metode ini diterapkan, kemampuan berbicara anak menunjukkan perkembangan, terutama dalam keberanian menyampaikan pendapat, penambahan kosakata baru, kelancaran menyusun kalimat sederhana, kejelasan pengucapan, serta kemampuan menceritakan kembali isi cerita. Keberhasilan metode ini didukung oleh kreativitas guru, minat anak terhadap media boneka, dan suasana kelas yang menyenangkan. Adapun hambatan yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan bahasa antar anak, rasa malu, keterbatasan variasi boneka, serta kurangnya stimulasi komunikasi dari lingkungan keluarga. Dengan demikian, metode dialog interaktif berbantuan boneka tangan dapat digunakan secara efektif sebagai strategi untuk menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini di PAUD.
Implementasi Metode Resitasi Berbasis Teknologi Digital dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI Yani Yani; Syafruddin Syafruddin; Sri Jamilah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 7 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i7.12133

Abstract

This study aims to describe the implementation of a digital technology-based recitation method in addressing students’ learning difficulties in Islamic Religious Education (IRE) at Muhammadiyah High School in Bima City, as well as to analyze its supporting and inhibiting factors. The method used was qualitative descriptive, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the digital technology-based recitation method was carried out through three structured stages: the planning stage, which included selecting platforms such as Google Classroom, WhatsApp Groups, and YouTube; the implementation stage, which involved assigning varied tasks such as watching videos, recording recitations, and digital presentations; and the evaluation and follow-up stage, which included rubric-based assessment and periodic feedback. Supporting factors include teachers’ willingness to learn technology, students’ enthusiasm, and school facility support. Meanwhile, inhibiting factors include teachers’ limited time to develop content, uneven digital competencies among teachers, internet connection stability, students’ limited data quotas, and the temptation to use social media or play games. This study concludes that the digital technology-based recitation method is effective in helping students overcome learning difficulties, increasing independence and responsibility, and fostering a deeper understanding of Islamic Education (PAI) material.
Impelementasi Metode Talaqi dan Murojaah Secara Halaqoh dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Hafalan Santri di Ponpes Tahfidz Nurul Jihad Kota Bima Silfatunnisa Rizkiyah; Luthfiyah Luthfiyah; Sri Jamilah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 7 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i7.12175

Abstract

This study aims to describe the implementation of the talaqi and murojaah methods within the halaqoh system as an effort to enhance students’ motivation and Qur’an memorization achievement at Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Jihad, Bima City. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The data analysis process followed the model of Miles, Huberman, and Saldaña, which consists of data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Meanwhile, data validity was strengthened through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings indicate that the implementation of the talaqi and murojaah methods within the halaqoh-based system was carried out through three main stages. The first stage was planning, which included initial assessment and the grouping of students based on their Qur’an reading ability and memorization achievement. The second stage was implementation, which involved talaqi, ziyadah, memorization submission, and scheduled murojaah activities. The third stage was evaluation, which was conducted through weekly tasmi’ and monthly juz advancement examinations. The implementation of these methods was supported by several factors, namely the competence of the ustadz, a conducive pesantren environment, students’ internal motivation, and parental support. However, several obstacles were also identified, including differences in students’ cognitive abilities, physical and psychological fatigue, excessive gadget use, and feelings of boredom and saturation. Overall, the implementation of the talaqi and murojaah methods within the halaqoh system was considered effective in improving students’ learning motivation and Qur’an memorization outcomes.
Analisis Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Experiental Learning dalam Meningkatkan Praktik Ibadah Siswa di SMKN 1 Kota Bima Jasman Jasman; Nasaruddin Nasaruddin; Sri Jamilah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 7 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i7.12326

Abstract

This study examines the implementation of an experiential learning-based Islamic Religious Education learning strategy to improve students’ worship practices at SMKN 1 Kota Bima. The study employed a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews, observation, and documentation. The findings show that experiential learning was implemented through David Kolb’s four learning stages: concrete experience through direct worship practice, reflective observation through reflection journals and discussions, abstract conceptualization through the reinforcement of theoretical understanding, and active experimentation through the application of worship practices in new situations. This strategy was also linked to students’ vocational competencies to make Islamic Religious Education learning more contextual and meaningful. The implementation of this strategy was supported by teachers’ competence, school policies, the availability of facilities, and students’ motivation to participate in learning. However, its implementation still faced several obstacles, such as limited instructional time, differences in students’ religious practice backgrounds, and limited supporting facilities. In general, the implementation of experiential learning had a positive impact on improving the quality of worship practices, consistency in worship, and students’ spiritual awareness. Experiential learning has proven effective in connecting theory with real practice, enabling students not only to understand Islamic teachings conceptually but also to internalize them in their daily lives.
Effectiveness of Islamic values-based problem-solving learning in enhancing social awareness in Islamic religious education subject Arman Arman; Khairudin Khairudin; Sri Jamilah; Nordinah Wati
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v11i1.9626

Abstract

The rapid advancement of digital technology has contributed to increasing individualistic tendencies among adolescents. Meanwhile, IRE (Islamic Religious Education) remains predominantly conventionally oriented and has not adequately fostered students’ social awareness. Therefore, this study aims to examine the effectiveness of problem-solving learning integrated with Islamic values in enhancing students’ social awareness in IRE subjects. This study employed a quasi-experimental design involving 40 tenth-grade students from a vocational high school in Bima City, divided into an experimental group (n = 20) and a control group (n = 20). The experimental group received problem-solving instruction integrated with Islamic values, whereas the control group participated in conventional learning. Data were collected through validated and reliable pretests and posttests and analyzed using normality, homogeneity, and independent samples t-tests. The findings indicate that Islamic values–integrated problem-solving learning was significantly more effective in enhancing students’ social awareness than conventional instruction. The study further demonstrates that this learning model effectively promotes students’ cognitive understanding of social responsibility, including helping behavior, social harmony, empathy, and environmental awareness. The novelty of this research lies in the innovative design of IRE learning that integrates Islamic values into problem-solving activities to strengthen character education. Enhancing social awareness among vocational high school students is essential in preparing them to navigate the future dynamics of the workplace and industrial environments.
Co-Authors Abdussahid Ade Irmayanti Ade S. Anhar Ade S. Anhar Agus Salam Agus Salam Ahmadin Ahmadin Aini, Wirdayal Alamsyah Alazir, Alazir Andriani Andriani Arfahun Susilawati Ariani, Sri Purwanti ARIF FAUZI Arman Arman Asfiati Asfiati Bunyamin Bunyamin Dewi Sartika Dita Rahayu Elansari Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fadillah Fadillah Faid, Afif Ahwal Fathir Fathir Fathurrahman Fathurrahman Faturahman Faturahman Febrianto Febrianto, Febrianto Haerani Haerani Haerunisah Hendra Hidayatullah, Maulana Ihlas, Ihlas Ihwan Ihwan Ikhsan Maulana Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ilham Ilham Ilham Ilham Indria, Rekha Irmayanti, Ade Irwan Jaenab Jaenab Jalaluddin Jalaluddin Jasman Jasman Juradil, Imam Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Khaeratunisa Khairudin Khairudin Lukman Lukman Lukman Luthfiyah Luthfiyah Ma'ul Hayat Maisara Dini Masita Masita Masita Masita Masita, Masita Missouris, Randitha Muammar Maulana Muhajira Muhammad Akbar Mulyani Mulyani Muslim Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nordinah Wati Nova Puspitasari Nuraisah Fadilah Nuriati Nuriati Nuriati Nuriati Nurul Fitrah Hidayati Nurul Mutmainah Nurul Zuhriyah Putri Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmawati Randitha Missouri Ratih Puspitasari Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Ruslan Safira, Di’ya Putri sahid, Abdus Salaini Salmin Dengo Sayyidah Cahyani Silfatunnisa Rizkiyah Siti Annisa, Siti Sri Purwanti Ariani Sukrin Sukrin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syarifuddin Syarifuddin Umar Uswatun Hasanah Vivi Rubianti Vivi Rubianti Wahyu Mulyadi Yani Yani Yuhansyah Yuhansyah Zumhur Alamin