Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN KONSELING DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM Sri Jamilah
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 13 No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v13i1.78

Abstract

Islam merupakan sumber utama dalam membentuk pribadi seorang muslim yang baik. Dengan berlandasankan Al-Qur’an dan As-Sunnah, Islam mengarahkan dan membimbing manusia ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT dengan membentuk kepribadian yang berakhlak karimah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Nabi diutus oleh Allah untuk membimbing dan mengarahkan manusia kearah kebaikan yang hakiki dan juga sebagai figur konselor yang sangat mumpuni dalam memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan jiwa manusia agar manusia terhindar dari segala sifat-sifat yang negatif. Oleh karena itu, manusia diharapkan dapat saling memberikan bimbingan sesuai dengan kapasitasnya, sekaligus memberikan konseling agar tetap sabar dan tawakkal dalam menghadapi perjalanan kehidupan yang sebenarnya. Dengan pendekatan Islami, maka pelaksanaan konseling akan mengarahkan klien kearah kebenaran dan juga dapat membimbing dan mengarahkan hati, akal dan nafsu manusia untuk menuju kepribadian yang berkhlak karimah yang telah terkristalisasi oleh nilai-nilai ajaran Islam. Dan hal ini perlu diperhatikan oleh seorang guru untuk menunjang kesuksesan pendidikan Islam di sekolah maupun madrasah dalam melaksanakan bimbingan dan konseling untuk mengentaskan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik serta mengarahkannya untuk membentuk insan kamil yang memiliki kepribadian berakhlak karimah.
PENGEMBANGAN SOSIAL- EMOSIONAL ANAK MELALUI METODE ROLE PLAYING (BERMAIN PERAN) DI KELOMPOK B ANAK USIA DINI Sri Jamilah
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 1 No 1 (2019): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v1i1.282

Abstract

This article is titled Child social-emotional development through the Role Playing method in Group B Early Childhood. The aim is to know the child’s social-emotional development through the Role Playing method in Group B of Early Childhood. Child social-emotional development through the Role Playing method (role playing) in Group B Early Childhood is the development of imagination and appreciation of children who act as subjects of active learning. Role playing activities discussed in this study are one of the efforts to improve children’s social emotional abilities by developing imagination and appreciation by students by acting as living figures or inanimate objects. This game is generally carried out by more than one person, it depends on what is played.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS PADA KELOMPOK B DI TK FLAMBOYAN TOLOWATA AMBALAWI Vivi Rubianti Vivi Rubianti; Sri Jamilah Sri Jamilah
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 2 (2020): September
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v2i2.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui origami pada anak kelompok B TK Flamboyan Tolowata Ambalawi Bima. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah anak kelompok B yang berjumlah 19 anak terdiri dari 10 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah keterampilan motorik halus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 75 % dari 19 anak memiliki keterampilan motorik halus dan kriteria baik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan melalui origami. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, persentase keterampilan motorik halus anak sebesar 39,47 %. Pada siklus I sebesar 50,86 % dengan peningkatan 11,39 %. Pada siklus II sebesar 60,33 % dengan peningkatan 9,47 %. Perolehan persentase tersebut menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak kelompk B dengan kriteria baik telah mencapai indikator keberhasilan 75 %. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak adalah1) guru menjelaskan cara melipat kertas dengan metode demonstrasi; 2) anak diberi penguatan dengan kata “setrika lipatan” yang sudah dibuat; 3) anak diberi reward berupa pujian; 4) penggunaan kertas lipat motif untuk memarik minat anak.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAMI DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Sri Jamilah; Ihwan Ihwan
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2021): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v3i1.644

Abstract

Islam merupakan sumber utama dalam membentuk pribadi seorangmuslim yang baik. Dengan berlandasankan Al-Qur’an dan AsSunnah, Islam mengarahkan dan membimbing manusia ke jalanyang diridhoi oleh Allah SWT dengan membentuk kepribadian yangberakhlak karimah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: sesungguhnyaaku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Nabi diutus olehAllah untuk membimbing dan mengarahkan manusia kearah kebaikanyang hakiki dan juga sebagai figur konselor yang sangat mumpunidalam memecahkan berbagai permasalahan yang berkaitan denganjiwa manusia agar manusia terhindar dari segala sifat-sifat yangnegatif. Oleh karena itu, manusia diharapkan dapat saling memberikanbimbingan sesuai dengan kapasitasnya, sekaligus memberikan konselingagar tetap sabar dan tawakkal dalam menghadapi perjalanan kehidupanyang sebenarnya. Dengan pendekatan Islami, maka pelaksanaankonseling akan mengarahkan klien kearah kebenaran dan juga dapatmembimbing dan mengarahkan hati, akal dan nafsu manusia untukmenuju kepribadian yang berkhlak karimah yang telah terkristalisasioleh nilai-nilai ajaran Islam. Dan hal ini perlu diperhatikan olehseorang guru untuk menunjang kesuksesan pendidikan Islam di sekolahmaupun madrasah dalam melaksanakan bimbingan dan konseling untukmengentaskan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh peserta didikserta mengarahkannya untuk membentuk insan kamil yang memilikikepribadian berakhlak karimah
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Agus Salam; Ikhwanuddin Ikhwanuddin; Sri Jamilah Sri Jamilah
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.816

Abstract

Artikel ini mencoba melakukan kajian tentang salah problematika pendidikan Anak Usia Dini yang berkaitan dengan peletak dasar karakter, sebagai landasan pembentukan karakter tugas perkembangan manusia selanjutnya. Disadari bahwa pendidikan karakter merupakan program prioritas pembangunan nasional yang dilatar belakangi oleh kehawatiran pemangku kepemimimpinan bangsa akan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kajian ini, pendidikan karakter Anak Usia Dini yang baik, anak harus memiliki pengetahuan yang baik (moral knowing), perasaan yang baik atau loving good (moral feeling) dan perilaku yang baik (moral action) sehingga terbentuk perwujudan kesatuan perilaku dan sikap hidup Anak Usia Dini sebagai modal pewaris perjuagan bangsa. Disampin itu tulian ini memuat Tujuan, Fungsi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Nilai-Nilai Pembentuk Karakter Anak Usia Dini, Proses Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Strategi Pelaksanaan Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Penilaian Keberhasilan pedidikan karakter Anak Usia Dini. Sebagai keimpulan, bahwa fungsi pendidikan karakter Anak Usia Dini adalah untuk mengembangkan, memperkuat potensi pribadi, dan menyaring pengaruh dari luar yang akhirnya dapat membentuk karakter Anak Usia Dini yang dapat mencerminkan budaya bangsa Indonesia, Pendidikan karakter Anak Usia Dini dapat berkembang dengan baik melalui budaya sekolah Anak Usia Dini yang mendukung, yang dilakukan melalui serangkaian kegiatan: perencanaan, pelaksanaan pembelajaran yang lebih berorientasi pada Anak Usia Dini, dan penilaian yang bersifat komprehensif.
DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP PENDIDIKAN AKHLAK ANAK DI DESA SARI KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Sri Jamilah; Muhammad Akbar; Ilham Ilham
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i2.1049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak pernikahan dini terhadap pendidikan akhlak anak di Desa Sari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di Desa Sari. Pada penelitian ini data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi/pengamatan, interview/wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu anak yang lahir dari hasil pernikahan dini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini yaitu: 1. Kurangnya perhatian dari orang tua, 2. Kurangya ilmu agama orang tua dan anak, 3. Terlalu dekat dan cepatnya anak mengenal lawan jenis, dan 4. Rendahnya ekonomi keluarga. Adapun dampak pernikahan dini terhadap pendidikan akhlak anak antara lain sebagai berikut: 1. Bertutur kata dan berperilaku yang tidak baik, 2. Kurangnya ilmu pendidikan akhlak anak, dan 3. Anak sulit untuk diarahkan pada hal-hal yang positif.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH III KOTA BIMA Sri Jamilah; Nova Puspitasari; Muslim Muslim
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 1 (2023): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i1.1237

Abstract

Pendidikan karakter disekolah biasanya dilakukan oleh guru melalui contoh secara langsung dan melalui desain pembelajaran disekolah. Disekolah desain pembelajaran pendidikan karakater sengaja disusun untuk membantu proses belajar peserta didik dengan tahapan serta tujuan baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini; (1) Bagaimanakah proses internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini di taman kanak-kanak ; (2) apasajakah Kendala internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini di taman kanak-kanak Aisyiyah III Kota Bima. Tujuan penelitian ini adalah; (1) Untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini, (2) Untuk mengetahui kendala internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini di taman kanak-kanak Aisyiyah III Kota Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang ada tanpa adanya rekayasa. Hasil penelitian ini mennukan bahwa; (1) proses internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia dini dilaksanakan dengan menggunakan metode pembiasaan, metode keteladanan dan metode cerita, sedangkan (2) kendala internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak usia yaitu dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal.
Sosialisasi Tentang Senam Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di Wilayah Kecamatan Tabunganen Ariani, Sri Purwanti; Jamilah, Sri; Indria, Rekha
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i1.234

Abstract

Diabetic foot exercises can be given to all DM patients with Type I or Type II and it is best to provide this therapy since the patient is diagnosed with Diabetes Mellitus as a measure to prevent complications as early as possible due to Diabetes Mellitus. Foot exercises can help improve blood circulation, strengthen the small muscles of the feet, and prevent foot deformities in people with Type II Diabetes Mellitus. Blood flow to the feet will help stimulate the nerves of the feet in receiving stimulation, this will increase the sensitivity of the feet in receiving stimulation. Apart from that, if you don't do leg exercises it can result in narrowed or blocked blood vessels, this can cause ineffective peripheral perfusion. To overcome this problem, it is necessary to provide foot exercises to people with Type II Diabetes Mellitus, because doing foot exercises can prevent ineffective peripheral perfusion. The method used was socialization about foot exercises for diabetes mellitus sufferers with the result that the community was enthusiastic about the implementation of foot exercises in the outer terrace village area of ​​Tabunganen sub-district. The conclusion was that the majority of people were able to carry out foot exercises independently.
Edukasi Tentang Personal Hygine Sekolah Dasar Di Wilayah Kerja Kecamatan Tabunganen Ernawati, Ernawati; Ariani, Sri Purwanti; Jamilah, Sri; Indria, Rekha
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i1.235

Abstract

In the nursing field, personal hygiene is considered one of the basic human needs. Personal hygiene refers to individual cleanliness and health practices aimed at preventing the spread of diseases to oneself and others. Hygiene is important because maintaining good personal hygiene minimizes the entry points (portals of entry) for microorganisms that are present everywhere, ultimately preventing individuals from falling. Poor personal hygiene, on the other hand, increases the likelihood of contracting various diseases, such as scabies, infectious diseases, oral and dental diseases, and gastrointestinal illnesses. It can even impact the function of specific body parts, such as the skin. The method used was a demonstration of the six steps of proper handwashing to elementary school students in the Tabunganen sub-district. The results showed that the majority of students were able to wash their hands correctly after the demonstration. It can be concluded that all students were enthusiastic about learning the proper handwashing technique and were able to apply it correctly and effectively. In conclusion, personal hygiene is crucial in preventing the spread of diseases, and maintaining good personal hygiene practices is essential. The study demonstrated the effectiveness of a handwashing demonstration in teaching elementary school students in the Tabunganen sub-district the proper and correct handwashing technique. The findings highlight the students' enthusiasm to learn and their ability to apply the knowledge effectively.
Intervensi Rolling Massage Dalam Meningkatkan Produksi Asi Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kecamatan Tabungnanen Jamilah, Sri; Ariani, Sri Purwanti; Indria, Rekha
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i1.243

Abstract

Postpartum marks the initiation of lactation, and ideally, newborns should be able to breastfeed from their mothers. Postpartum encompasses the period from 2 hours after the delivery of the placenta up to six weeks thereafter. During this duration, mothers undergo numerous changes, both physically and mentally. A common issue that arises during the postpartum period is the irregularity of breast milk supply. The objective of this community service initiative is to provide Back Massage Rolling to postpartum mothers. The method employed involves demonstrating the rolling massage technique to mothers with infants, aiming to facilitate smoother milk production, especially in the rural communities on the outskirts of the Tabunganen sub-district. The approach includes hands-on demonstrations for mothers with infants, teaching them the rolling massage technique to enhance daily breastfeeding experiences. The conclusion drawn is that a significant portion of the community, particularly mothers with infants, can accurately and effectively demonstrate the application of rolling massage in their daily routines.
Co-Authors Abdussahid Ade Irmayanti Ade S. Anhar Ade S. Anhar Agus Salam Agus Salam Ahmadin Ahmadin Aini, Wirdayal Alamsyah Alazir, Alazir Andriani Andriani Arfahun Susilawati Ariani, Sri Purwanti ARIF FAUZI Arman Arman Asfiati Asfiati Bunyamin Bunyamin Dewi Sartika Dita Rahayu Elansari Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fadillah Fadillah Faid, Afif Ahwal Fathir Fathir Fathurrahman Fathurrahman Faturahman Faturahman Febrianto Febrianto, Febrianto Haerani Haerani Haerunisah Hendra Hidayatullah, Maulana Ihlas, Ihlas Ihwan Ihwan Ikhsan Maulana Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ilham Ilham Ilham Ilham Indria, Rekha Irmayanti, Ade Irwan Jaenab Jaenab Jalaluddin Jalaluddin Jasman Jasman Juradil, Imam Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Khaeratunisa Khairudin Khairudin Lukman Lukman Lukman Luthfiyah Luthfiyah Ma'ul Hayat Maisara Dini Masita Masita Masita Masita Masita, Masita Missouris, Randitha Muammar Maulana Muhajira Muhammad Akbar Mulyani Mulyani Muslim Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nordinah Wati Nova Puspitasari Nuraisah Fadilah Nuriati Nuriati Nuriati Nuriati Nurul Fitrah Hidayati Nurul Mutmainah Nurul Zuhriyah Putri Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmawati Randitha Missouri Ratih Puspitasari Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Ruslan Safira, Di’ya Putri sahid, Abdus Salaini Salmin Dengo Sayyidah Cahyani Silfatunnisa Rizkiyah Siti Annisa, Siti Sri Purwanti Ariani Sukrin Sukrin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syarifuddin Syarifuddin Umar Uswatun Hasanah Vivi Rubianti Vivi Rubianti Wahyu Mulyadi Yani Yani Yuhansyah Yuhansyah Zumhur Alamin