Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN ORANG TUA DENGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM MEMBENTUK PRESTASI BELAJAR ANAK DI TK NEGERI 26 LELAMASE KOTA BIMA Jamilah, Sri; Nuriati, Nuriati; Masita, Masita
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2024): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i2.3916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterlibatan orang tua dengan prestasi belajar anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri 26 Lelamase, Kota Bima. Keterlibatan orang tua dianggap sebagai faktor penting dalam mendukung perkembangan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada orang tua dari 50 siswa TK Negeri 26 Lelamase, sert a melalui observasi dan dokumentasi prestasi belajar anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan orang tua dengan prestasi belajar anak. Keterlibatan yang dimaksud meliputi berbagai aspek, seperti partisipasi dalam kegiatan sekolah, bantuan dalam pekerjaan rumah, serta komunikasi yang efektif antara orang tua dan guru. Anak-anak yang orang tuanya terlibat secara aktif dalam pendidikan mereka cenderung memiliki prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang orang tuanya kurang terlibat.
PENANAMAN KARAKTER POSITIF PADA ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA Jamilah, Sri
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1907

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu upaya perwujudan pembentukan karakter pada anak ataupun generasi bangsa yang berakhlak mulia, Mengingat fenomena saat ini, banyak anak yang tumbuh dewasa dengan nilai moral yang sangat rendah. Penanaman karakter positif sangat perlu diterapkan pada anak sejak dini, melalui ucapan ataupun tindakan yang dapat dicontohkan oleh orang tua, guru maupun orang yang ada dilingkungan sekitar. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk menanamkan karakter positif pada anak adalah melalui metode bercerita. Metode bercerita adalah metode yang sangat bagus dan sangat disukai oleh anak-anak karena mempunyai pengaruh yang luar biasa untuk menarik perhatian para pendengar serta membuat seseorang mampu mengingat semua kejadian yang terjadi pada sebuah cerita denagn cepat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode teknik pengumpulan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita dapat digunakan sebagai media penanaman karakter positif pada anak melalui penyampaian yang tepat serta pemilihan cerita yang tepat sehingga dapat memberikan anak-anak contoh teladan yang baik.
PERSEPSI GURU DAN ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KARAKTER DI PAUD Rahmawati, Sri; Jamilah, Sri
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v6i1.2919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru dan orang tua terhadap pendidikan karakter di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pendidikan karakter dianggap sebagai salah satu komponen penting dalam pembentukan kepribadian anak sejak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif di beberapa Paud di kota Bima. Partisipan penelitian terdiri dari guru Paud dan orang tua yang memiliki anak berusia 4-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru maupun orang tua memiliki pandangan yang positif terhadap pentingnya pendidikan karakter di Paud. Guru memandang pendidikan karakter sebagai landasan utama yang harus ditanamkan sejak dini untuk membentuk anak yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Guru juga mengidentifikasi beberapa metode efektif dalam mengajarkan karakter, seperti pembelajaran berbasis cerita, permainan edukatif, dan kegiatan kelompok yang menekankan nilai-nilai kerjasama dan empati.
Strategi Guru dalam Membangun Kedisiplinan pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri 01 Dompu Mulyani Mulyani; Sri Jamilah; Retnoningsih Retnoningsih; Ihlas Ihlas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru dalam membangun kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 01 Dompu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta dokumentasi. Fokus penelitian dalam artikel ini adalah untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh guru dalam membangun kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 01 Dompu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Negeri 01 Dompu menerapkan berbagai strategi untuk membangun kedisiplinan, antara lain dengan memberikan contoh yang baik, menerapkan rutinitas yang konsisten, menggunakan pendekatan positif melalui pemberian pujian dan penghargaan, serta memberikan konsekuensi yang jelas terhadap perilaku yang tidak disiplin. Selain itu, keterlibatan orang tua juga dianggap penting dalam mendukung kedisiplinan anak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi yang diterapkan oleh guru di TK Negeri 01 Dompu sudah efektif dalam membangun kedisiplinan pada anak usia 5-6 tahun, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam koordinasi dengan orang tua untuk hasil yang lebih optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pentingnya peran guru dalam membentuk kedisiplinan anak di usia dini.
Refleksi Spiritual untuk Resiliensi Emosional Sebagai lnovasi Pendekatan Tasawuf di Kalangan Pelajar SMA Sri Jamilah; Randitha Missouri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.2484

Abstract

Resiliensi emosional merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pelajar dalam menghadapi tekanan psikologis, konflik sosial, maupun tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas refleksi spiritual berbasis pendekatan tasawuf dalam meningkatkan resiliensi emosional di kalangan pelajar SMA. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain pretest-posttest control group design pada 75 siswa kelompok eksperimen dan 75 siswa kelompok kontrol di lima SMA Negeri Kota Bima dengan teknik random sampling. Data kuantitatif diperoleh melalui skala resiliensi emosional dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terstruktur. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan skor resiliensi yang signifikan secara statistik antara pretest dan posttest. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih tenang, mampu mengendalikan emosi, serta menunjukkan perilaku spiritual seperti berdzikir, merenung, dan bersikap sabar dalam menghadapi masalah. Kesimpulannya, pendekatan tasawuf melalui refleksi spiritual terbukti efektif dalam membentuk dan meningkatkan resiliensi emosional siswa. Pendekatan ini dapat menjadi strategi alternatif dalam pembinaan karakter dan kesehatan mental di lingkungan pendidikan.
STRATEGI PEMBELAJARAN PAI BERBASIS NILAI MULTIKULTURAL DALAM MEMBENTUK SIKAP TOLERANSI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH Alazir, Alazir; Juradil, Imam; Jamilah, Sri; Faid, Afif Ahwal; Aini, Wirdayal; Bunyamin, Bunyamin
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.6412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanaman nilai moderasi beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia, di mana pendidikan agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membina harmoni sosial. Fokus utama kajian ini adalah menganalisis strategi pembelajaran PAI berbasis nilai multikultural untuk membentuk sikap toleransi siswa di Sekolah Menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi terhadap berbagai literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai multikultural dalam PAI dilakukan melalui tiga strategi utama: pengayaan materi ajar dengan perspektif pencarian, penggunaan metode diskusi dialogis, serta kreasi kultur sekolah yang demokratis. Kesimpulannya, strategi pembelajaran PAI yang mengedepankan nilai multikultural terbukti efektif dalam mentransformasi pemahaman teoretis siswa menjadi sikap toleransi aktif, menghargai perbedaan, dan mencegah potensi radikalisme di lingkungan sekolah Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Multikultural, Toleransi.
THE USE OF CANVA-BASED ILLUSTRATED LEARNING MEDIA IN CULTURAL ARTS EDUCATION (SBDP) TO ENHANCE LEARNING INTEREST AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Elansari; Sri Jamilah; Ikhsan Maulana
El Midad Vol. 18 No. 1 (2026): El-Midad: Jurnal Jurusan PGMI
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v18i1.14773

Abstract

This study investigates the use of the Canva application as illustrated learning media in Cultural Arts and Crafts (SBdP) instruction to enhance fifth-grade students’ interest in learning at MIS Sambinae, Bima City. Learning interest is a critical factor influencing students’ engagement and achievement, particularly in creative, visually oriented subjects such as the cultural arts. Thus, integrating digital learning media offers an effective strategy for fostering more engaging and meaningful learning experiences. This research adopts a qualitative descriptive approach, with data collected via classroom observations, interviews with the classroom teacher and school principal, and documentation of learning activities and instructional materials. The findings reveal that: (1) Canva-based illustrated media create a more interactive and visually appealing learning environment, boosting students’ attention and participation; and (2) incorporating visual media in SBdP stimulates students’ creativity, motivation, and confidence in producing artistic works. In conclusion, using the Canva application as a visual learning media significantly enhances students’ interest in learning, supports innovative arts education practices, and advances the integration of digital media in elementary cultural arts pedagogy.
Model Penguatan Karakter oleh Guru PAI untuk Mengatasi Perilaku Bullying di SMKN 1 Kota Bima Andriani Andriani; Nasaruddin Nasaruddin; Sri Jamilah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.317

Abstract

Perilaku bullying di sekolah merupakan masalah sosial yang berdampak signifikan pada perkembangan emosional dan sosial siswa. Bullying tidak hanya merusak hubungan interpersonal, tetapi juga dapat menurunkan prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model penguatan karakter oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi perilaku bullying di SMKN 1 Kota Bima. Model ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan kondusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan selama 3 Bulan, dari awal September hingga Desember. Lokasi penelitian dilakukan di SMKN 1 Kota Bima, dengan sampel yang terdiri dari guru PAI, pihak Bimbingan Konseling (BK), serta siswa sebagai partisipan. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, serta data sekunder yang diperoleh dari dokumentasi dan literatur terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan penyajian data berdasarkan tema-tema yang muncul dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter oleh guru PAI berfokus pada pemberian nasihat dan pembinaan moral kepada pelaku bullying melalui pendekatan berbasis ajaran agama Islam, yang mengajarkan kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati. Selain itu, pihak BK turut berperan dalam memberikan pembinaan lanjutan serta tindakan disipliner, seperti skorsing, untuk kasus bullying fisik. Model ini terbukti efektif dalam mengurangi perilaku bullying dan menciptakan suasana sekolah yang lebih aman dan mendukung bagi seluruh siswa. Kesimpulannya, penguatan karakter yang dilakukan oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama Islam memberikan dampak positif dalam mengatasi perilaku bullying dan membentuk karakter siswa yang lebih baik. Pembinaan yang dilakukan baik secara preventif maupun kuratif mampu menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif bagi perkembangan siswa. Model penguatan karakter oleh guru PAI di SMKN 1 Kota Bima dapat mengurangi perilaku bullying dengan menanamkan nilai-nilai agama seperti kasih sayang, kejujuran, dan saling menghormati. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan lebih peduli terhadap sesama, menghindari perilaku negatif, dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan harmonis. Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang penguatan karakter oleh guru PAI terhadap bullying. Sekolah harus mengintegrasikan nilai agama dalam kurikulum, meningkatkan pelatihan guru, dan memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar bebas bullying.
Penerapan Pendekatan Psikologi dalam Mencegah Eksploitasi Anak di TK Aisyiah III Tolobali Kota Bima Haerani Haerani; Hendra Hendra; Sri Jamilah
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.339

Abstract

Eksploitasi anak merupakan masalah serius yang dapat mengganggu perkembangan fisik, mental, serta sosial anak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan psikologi dalam mencegah eksploitasi anak di TK Aisyiyah II Tolobali Kota Bima. Dalam penelitian kualitatif deskriptif ini teknik pengumpulan data ini dilakukan menggunakan tiga teknik yaitu menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di TK Aisyiyah II Tolobali Kota Bima yang beralamatkan di Jln. Wolter Monginsidi Kel. Sarae Kec. Rasa Na’e Barat, Kota Bima, NTB. Letak geografisnya yaitu di tengah-tengah lembaga kependidikan SMA, MA, dan MTS Muhammadiyah di dusun Tolobali, sehingga mudah dijangkau oleh peneliti, penelitian ini dilakukan mulai dari februari sampai maret tahun 2025. Dalam penelitian ini subjek penelitiannya mencakup Kepala Sekolah, guru kelas serta wali murid di TK Aisyiyah II Tolobali Kota Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologi yang meliputi pendidikan hak anak, pengembangan keterampilan baik, serta pembentukan area yang damai berkontribusi signifikan dalam mencegah eksploitasi. Selain itu, keikutsertaan wali, beserta kelompok  masyarakat dalam fase pendidikan anak juga terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan psikologi secara komprehensif dapat membantu mewujudkan area yang mana lebih damai serta membantu untuk anak serta mengurangi risiko eksploitasi di kalangan mereka. Penelitian ini meningkatkan kesadaran di kalangan pendidik dan orang tua mengenai pentingnya memahami psikologi anak untuk mencegah eksploitasi. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan psikologi, seperti konseling dan pendidikan emosional, dapat menjadi strategi efektif dalam mengidentifikasi dan mencegah potensi eksploitasi. Rekomendasi untuk perbaikan atau pengembangan itu diharapkan untuk pelatihan untuk guru dan orang tua, program pendidikan emosional serta kolaborasi dengan pihak terkait.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI (AUD) MELALUI KEGIATAN MERONCE DI TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH II KOTA BIMA Retnoningsih Retnoningsih; Sri Jamilah
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2019): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v1i2.341

Abstract

Penelitian tindakan ini berjudul Peningkatan Ketrampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Meronce di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah II Kota Bima. Dengan tujuannya adalah untuk menggambarkan proses dari hasil belajar melalui kegiatan meronce dalam upaya meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah II Kota Bima. Model penelitian yang digunakan adalah metode action research.dari Kemmis dan Taggart dengan meliputi tahap-tahap: a) perencanaan (planning), b) tindakan (acting), c) pengamatan (observing), d) refleksi (reflecting), dengan subjek penelitian sebanyak 15 orang anak, pada kelompok A Taman Kanak-Kanak Aisyiyah II Tolobali Kota Bima. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa keterampilan motorik halus anak Usia Dini kelompok A meningkat, yang dilihat dari kenaikan skor klasikal dari kegiatan pra tindakan 26,8 %. Setelah diadakan siklus I menjadi meningkat 34,8%, dan siklus II meningkat menjadi 40 %. Kegiatan meronce dapat menjadi alternatif mengajarkan keterampilan motorik halus untuk anak usia dini.
Co-Authors Abdussahid Ade Irmayanti Ade S. Anhar Ade S. Anhar Agus Salam Agus Salam Ahmadin Ahmadin Aini, Wirdayal Alamsyah Alazir, Alazir Andriani Andriani Arfahun Susilawati Ariani, Sri Purwanti ARIF FAUZI Arman Arman Asfiati Asfiati Bunyamin Bunyamin Dewi Sartika Dita Rahayu Elansari Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Fadillah Fadillah Faid, Afif Ahwal Fathir Fathir Fathurrahman Fathurrahman Faturahman Faturahman Febrianto Febrianto, Febrianto Haerani Haerani Haerunisah Hendra Hidayatullah, Maulana Ihlas, Ihlas Ihwan Ihwan Ikhsan Maulana Ikhwanuddin Ikhwanuddin Ilham Ilham Ilham Ilham Indria, Rekha Irmayanti, Ade Irwan Jaenab Jaenab Jalaluddin Jalaluddin Jasman Jasman Juradil, Imam Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Kaharuddin Khaeratunisa Khairudin Khairudin Lukman Lukman Lukman Luthfiyah Luthfiyah Maisara Dini Masita Masita Masita Masita, Masita Missouris, Randitha Muammar Maulana Muhajira Muhammad Akbar Mulyani Mulyani Muslim Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin Nordinah Wati Nova Puspitasari Nuraisah Fadilah Nuriati Nuriati Nuriati Nuriati Nurul Fitrah Hidayati Nurul Mutmainah Nurul Zuhriyah Putri Lestari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmawati Rahmawati Randitha Missouri Ratih Puspitasari Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Retnoningsih Ruslan Safira, Di’ya Putri sahid, Abdus Salaini Salmin Dengo Sayyidah Cahyani Silfatunnisa Rizkiyah Siti Annisa, Siti Sri Purwanti Ariani Sukrin Sukrin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syafruddin Syarifuddin Syarifuddin Umar Uswatun Hasanah Vivi Rubianti Vivi Rubianti Wahyu Mulyadi Yani Yani Yuhansyah Yuhansyah Zumhur Alamin