Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DALAM MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL REMAJA DESA WATUGALUH KABUPATEN JOMBANG Dwinata, Anggara; Kibtiyah, Asriana; Wahyu Nugroho, Meriana; Faizi, Ahmad; Ali Gucci, Ahmad Zulfikar; Rahma Pratiwi, Emy Yunita; Raharja, Hawwin Fitra
ABIDUMASY Vol 5 No 01 (2024): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/abidumasy.v5i01.5726

Abstract

Masa remaja adalah masa dimana seseorang mencari jati diri. Masa ini merupakan fase awal dimana seorang manusia membangun kesehatan mental secara sadar agar menuju dewasa dapat beperilaku secara positif tanpa adanya gangguan psikis dan terganggunya kesehatan mental. Wujud peran serta remaja dalam membangun kesehatan mental menjadi landasan yang sangat penting agar dapat mengendalikan diri dan menahan hawa nafsu. Sebagai wujud implementasi nyata, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sedang melaksanakan program kerja khusus dalam penanganan gangguan kesehatan mental remaja di Desa Watugaluh, Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Pemeritah Desa Watugaluh, Tim Kesehatan Desa Watugaluh, Praktisi Psikologi, dan Dosen. Implementasi nyata ini sebagai wujud rangakain program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang dalam mengatasi masalah terkait kesehatan mental. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat adalah mengatasi kesehatan mental remaja desa Watugaluh melalui peran psikologi pendidikan. adapun metode pelaksanaan Pengabdian Masyarakat meliputi: 1) survei dan observasi, 2) penyuluhan dan sharing keilmuan, dan 3) evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat memiliki dampak yang positif dalam memberikan wawasan dan strategi solusi terhadap pemecahan masalah gangguan kesehatan mental di Desa Watugaluh Kabupaten Jombang. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah sumbangsih ilmu yang nyata tentang pentingnya menjaga kesehatan mental bagi anak di usia remaja agar kelak masa depannya menjadi gemilang dan memiliki motivasi hidup tinggi.
The Deep Learning Approach to Pedagogical Knowledge in Pancasila Learning: A Study of Prospective Elementary School Teachers Yunita Rahma Pratiwi, Emy Yunita Rahma Pratiwi; Dwinata, Anggara; Masitah Ahmad
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 6 (2025): November
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i6.1019

Abstract

Objective: This study investigates the application of deep learning in Pancasila education lessons for prospective elementary school teachers during microteaching. The deep learning approach in Pancasila learning emphasizes three main principles: mindfulness, joyfulness, and meaningfulness. Method: This qualitative research employed an exploratory design, using questionnaires and interviews for data collection. Results: The questionnaire responses from prospective elementary school teachers yielded an average score of 87.33%. Interview findings revealed that the deep learning approach in Pancasila learning significantly enhances the pedagogical knowledge of prospective elementary school teachers. Novelty: This approach introduces an innovative method for teaching Pancasila at the elementary level, emphasizing the teacher’s role in fostering mindful, joyful, and meaningful learning experiences. Future Studies: The deep learning approach should be applied not only in Pancasila learning but also in other subjects, with adaptations to specific learning components to maximize educational outcomes.
Problems of moral development of elementary school age children in the kriyan ngadiluwih kediri localization area Dwinata, Anggara; Siswanto, M Bambang Edi; Raharja, Hawwin Fitra
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pendidkan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v8i2.18644

Abstract

This study aims to find out in general the process of inculcating morals in elementary school age children in the Kriyan localization area, Ngadiluwih, Kediri. The type of research used is a qualitative study with a case study research design. The sample in this study was six resource persons consisting of three parents and three students. Research data were collected through interviews, observation, and document analysis. Based on the results of study, it is shown that parents instill moral values ​​in their children from the age of 5-10 years with simple activities such as studying hard, not lying, not swearing, dressing neatly, speaking well, and learning to respect each other. By inculcating morals from elementary school age, it will make children easy to be accepted in society.
Pelatihan Manajemen Kepemimpinan dalam Membentuk Karakter Bernalar Kritis Mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Se-Karisidenan Kediri Dwinata, Anggara; Salamah, Evi Rizqi; Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Raharja, Hawwin Fitra; Arini, Aida; Minto, Minto
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i1.26080

Abstract

Organisasi menjadi wahana dalam mengembangkan aspek pendidikan karakter seperti bernalar kritis. Bernalar kritis meliputi kemampuan dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi secara obyektif dengan menggunakan logika dan penalaran yang tepat. Di Universitas Nusantara PGRI Kediri terdapat organisasi yaitu BEM FKIP yang di dalamnya di latar belakangi dengan peran mahasiswa-mahasiswa aktivis berbasis keguruan. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu memberikan wawasan tentang manajemen kepemimpinan bagi anggota organisasi BEM FKIP dalam mengembangkan karakter dan keterampilan berpikir kritis. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat meliputi analisis situasi mitra, penyampaian materi, praktik bernalar kritis, sesi tanya jawab, evaluasi, dan pendekatan berbasis proyek. Adapun peserta dalam kegiatan pelatihan ini berjumlah lima puluh mahasiswa yang terdiri dari tujuh program studi berbeda di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang mengikuti acara pelatihan dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuannya tentang manajemen kepemimpinan, manajemen keorganisasian, dan tata kelola administrasi organisasi. Simpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yakni seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh seluruh mahasiswa BEM Fakultas Ilmu Pendidikan Se-Karisidenan Kediri yang setidaknya dapat memberikan dampak positif dalam menciptakan mahasiswa yang berkarakter nalar kritis. 
Prinsip Dasar Penyelengaraan Pendidikan dan Pohon Keilmuan Pendidikan Dasar Pratiwi, Emy Yunita Rahma; Dwinata, Anggara
Jurnal Simki Pedagogia Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v6i2.224

Abstract

In this article, we will discuss the basic principles of education and basic scientific trees. With the aim of research to find out and as additional references relating to the basic principles of education. The research method used is descriptive quantitative with the process of giving questionnaires to teachers regarding the four principles to explore how their perspectives will form the scientific tree and its urgency. The results state that all principles are important to note because they affect the way the teacher thinks and behaves during learning. The position of the scientific tree itself is the main basis for teachers to think and act to achieve learning success. For this reason, these principles are the roots that underlie strengthening what teachers and gentlemen will do in the future. For this reason, the teacher's activities that adapt the sociological, anthropological and psychological philosophical principles must really be considered because it will affect the success of the educational process they are carrying out.