Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Berusia 4 Tahun 2 Bulan (50 Bulan) Berdasarkan Mean Longh of Utterance (MLU) Putri, Rinna A; Lumban Gaol, Tio N; Febriana, Ika
JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 01 (2023): Artikel Riset Periode Mei 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jbsi.v3i01.2297

Abstract

Menganalisis pemerolehan bahasa pada anak usia 4 tahun 2 bulan (50 bulan) berdasarkan Mean Length of Utterance (MLU). Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi yang didukung dengan pengumpulan data menggunakan alat perekam telepon genggam. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 2-5 tahun dengan sampel satu orang usia 50 bulan yaitu Elda Mesya Saragih. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa anak usia 50 bulan yang belajar di tempat belajarnya memiliki rata-rata 3,96, berada pada stadium V menurut teori Brown yaitu antara 3,75-4,5. Hal ini menunjukkan bahwa usia Mesya tidak sesuai dengan Mean Length of Utterance (MLU) dengan rata-rata panjang tuturan 4,7+. Hal ini dikarenakan orang tua terlalu sering mengarahkan anak untuk mendampingi orang tua di sawah, sehingga pergaulan anak dengan lingkungan sekitar menjadi berkurang dan tidak terjalin dengan baik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENILAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA ASPEK KETERAMPILAN MENYIMAK BERBANTUAN POWTOON Febriana, Ika; Siregar, Mustika Wati; Rosmaini
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 1 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama penelitian ini ialah mengembangkan perangkat bahan ajar bagi mata kuliah Penilaian Pembelajaran Bahasa Indonesia pada aspek keterampilan menyimak yang inovatif dan interaktif dengan memanfaatkan aplikasi Powtoon. Penelitian ini dilandasi oleh minimnya ketersediaan bahan ajar yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dalam memahami konsep penilaian menyimak. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tujuh tahapan, meliputi analisis kebutuhan, identifikasi sumber daya, identifikasi spesifikasi produk, pengembangan produk, validasi ahli, uji coba produk, dan penyempurnaan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat baik berdasarkan validasi ahli materi, bahasa, dan media, serta respons positif dari mahasiswa. Rata-rata tingkat kelayakan produk mencapai 87,43%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahan ajar berbantuan Powtoon layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pemahaman mahasiswa terhadap penilaian keterampilan menyimak. Kata kunci: bahan ajar, penilaian, menyimak, pengembangan, Powtoon.
Wacana Motivasi dalam Pidato Pelatih kepada Atlet Sebelum Pertandingan Arsyika, Intan khairati; Sihombing, Imel M; Fahreza, Ali Usman; Nainggolan, Dion Michael; Febriana, Ika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana motivasi yang terkandung dalam pidato pelatih kepada atlet sebelum pertandingan dengan meninjau aspek linguistik, struktur wacana, serta makna sosial dan pragmatik yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana. Data dikumpulkan dari video pidato pelatih nasional dan transkrip yang diperoleh dari observasi daring, kemudian dianalisis berdasarkan struktur wacana (pembukaan, isi, dan penutup) serta pilihan diksi dan gaya bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pidato pelatih mengandung unsur wacana motivasional yang kuat, ditandai dengan penggunaan kalimat imperatif, repetisi, dan metafora untuk membangkitkan semangat juang atlet. Pelatih menggunakan bahasa yang ekspresif dan persuasif guna memperkuat keyakinan serta menumbuhkan solidaritas tim. Nilai-nilai karakter seperti kerja keras, sportivitas, disiplin, dan kepercayaan diri sangat menonjol dalam tuturan tersebut. Secara keseluruhan, pidato pelatih berfungsi sebagai media retoris untuk mempersiapkan kondisi psikologis atlet agar siap menghadapi tekanan pertandingan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ANALISIS KURIKULUM BERBANTUAN CAPCUT VIDEO DESAIN PRODI PBSI FBS UNIMED Hanum, Inayah; Umar, Azhar; Febriana, Ika
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.60048

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan bahan ajar pembelajaran mata kuliah Analisis Kurikulum dengan menggunakan media pembelajaran berbasis CapCut. Tujuan untuk mengembangkan produk bahan ajar mata kuliah Analisis Kurikulum berbasis CapCut di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Medan. Populasi dalam penelitian ini seluruh mahasiswa semester III tahun ajaran 2022/2023 prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Medan. Sampel penelitian ini, yaitu mahasiswa semester III kelas regular B tahun ajaran 2022/2023 prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Universitas Negeri Medan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, angket dan tes khusus. Penelitian ini menggunakan metode Research and Developmen. Hasil penelitian  ini, yaitu pengembangan bahan ajar berbasis CapCut terdiri dari tiga fase, yakni fase analisis kebutuhan, fase materi dan desain, serta fase pengembangan dan implementasi.
PERAN BAHASA INDONESIA DALAM MANAJEMEN KOMUNIKASI INTERNAL ORGANISASI DI INDONESIA Febriana, Ika; Saragih, Anita Br; Sagala, Febri Milano; Azjahra, Khairur Rahmah; Zhurfiy, Najha Nawanda; Sianturi, Patricia Wanda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36987

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting bahasa Indonesia dalam manajemen komunikasi internal organisasi di Indonesia. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi simbol identitas nasional yang menyatukan individu dari berbagai latar belakang budaya dalam lingkungan kerja. Di era digital yang penuh tantangan, penggunaan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam komunikasi internal semakin diperlukan untuk menjaga kejelasan dan efektivitas pesan. Penelitian ini turut mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi efektivitas komunikasi dalam organisasi, seperti pemahaman bahasa, konsistensi penggunaan, dan pengaruh teknologi digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan bahasa Indonesia yang konsisten dalam komunikasi internal dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat identitas organisasi, dan menciptakan budaya kerja yang harmonis. Untuk mencapai tujuan tersebut, direkomendasikan adanya pelatihan bahasa, kebijakan bahasa yang baku, serta pembatasan penggunaan bahasa asing dalam komunikasi sehari-hari. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan panduan praktis bagi organisasi di Indonesia untuk meningkatkan kualitas komunikasi internal melalui optimalisasi penggunaan bahasa Indonesia.
STRATEGI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMASARAN Febriana, Ika; Hutasoit , Enzelika Rosari Putri; Yazid, Muhammad Umair; Fauziah, Siti; Sahira, Siti; Kelauri, Suastiana Anja
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36988

Abstract

Penggunaan bahasa yang efektif dalam komunikasi bisnis, baik online maupun offline, berperan penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi bahasa yang digunakan dalam pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan bahasa Indonesia agar lebih mudah diakses dan menarik konsumen serta mengetahui dampaknya terhadap persepsi konsumen terhadap produk dan merek. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi peran berbagai media dan saluran pemasaran seperti media sosial, televisi, dan iklan cetak dalam meningkatkan efektivitas pemasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis tematik. Data dikumpulkan dari sumber sekunder seperti buku, majalah, artikel, dan berita terkait. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Indonesia yang jelas dan relevan meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat citra merek, dan meningkatkan loyalitas pelanggan melalui saluran pemasaran yang tepat.
KETIDAKSEIMBANGAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI LINGKUNGAN KERJA: DAMPAK PERCAMPURAN BAHASA TERHADAP KUALITAS KOMUNIKASI Pasaribu, Ronauli; Hasibuan, Keni Mayori; Ardana, Amelia; Wudda, Afifa Rahma; Aditiya, Fahmi; Febriana, Ika
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.37141

Abstract

Penelitian ini dikembangkan untuk mengeksplorasi penggunaan bahasa informal di kalangan anak muda, khususnya dalam konteks lingkungan kerja. Di era modern ini, khususnya di kalangan remaja, penggunaan pencampuran bahasa atau yang dikenal dengan campur kode menjadi semakin dominan. Meskipun hal tersebut dapat menciptakan suasana bersahabat dan santai antar rekan kerja, namun penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan masalah. Misalnya, karyawan yang terbiasa menggunakan bahasa informal mungkin mengalami kesulitan berkomunikasi dalam situasi formal, seperti rapat atau presentasi, yang memerlukan penggunaan bahasa yang pantas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur, yang berfokus pada pengumpulan data secara mendalam untuk mengeksplorasi fenomena yang dialami subjek penelitian. Penelitian kualitatif memungkinkan penggunaan berbagai jenis data, seperti dokumen, hasil wawancara, dan observasi, dengan fokus analitis terhadap makna yang terkandung dalam data tersebut. Sebagai bagian dari teknik pengumpulan data, studi literatur dilakukan dengan berbagai cara, antara lain meminjam buku di perpustakaan, membaca, mencatat, dan mengolah informasi dari artikel jurnal yang relevan dengan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun percampuran bahasa dapat memberikan keuntungan dalam hal kelancaran komunikasi, perusahaan perlu mengelola penggunaan bahasa dengan bijaksana. Kebijakan komunikasi yang jelas dan pelatihan mengenai penggunaan bahasa yang baik dan benar diharapkan mampu mengurangi dampak negatif dari campur kode. Dengan demikian, komunikasi di tempat kerja dapat berlangsung lebih efektif, menciptakan hubungan kerja yang harmonis serta meningkatkan citra profesional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang penggunaan bahasa informal di lingkungan kerja oleh kaum muda dan dampaknya terhadap komunikasi profesional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada pembaca mengenai pentingnya menjaga penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam berbagai konteks komunikasi.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI LINGKUNGAN KAMPUS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR ( PGSD ) Daulay, Enni; Febriana, Ika; Tarigan, Afni; Siregar, Adelia; Sembiring, Eprimsa; Damanik, Hotmauli
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42959

Abstract

Riset ini berlandaskan oleh masih minimnya pengaplikasian bahasa Indonesia yang tepat dan benar di ranah edukasi, terutama di Program Jurusan Pendidik Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Medan pada jenjang 4 tahun 2025. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa kecakapan peserta didik dalam berinteraksi memakai bahasa Indonesia secara resmi di kawasan akademik masih lemah, di mana banyak di antara mereka lebih dominan menggunakan dialek lokal dalam percakapan harian. Kajian ini bermaksud untuk mengoptimalkan pemakaian bahasa Indonesia yang sesuai dan benar di area intelektual, terutama di kalangan pelajar PGSD tingkat 4. Pemanfaatan bahasa Indonesia yang efisien dalam perbincangan ilmiah menjadi unsur krusial bagi mahasiswa dalam menunjang pemahaman substansi dan keterampilan komunikasi profesional. Namun, berbagai hambatan masih dijumpai, seperti keterbatasan kecakapan berbahasa, efek tren penggunaan ujaran asing, serta kurangnya atmosfer yang menunjang praktik berbahasa Indonesia secara resmi. Oleh karena itu, eksplorasi ini berfokus pada penentuan kendala serta usaha yang dapat diterapkan untuk memaksimalkan penggunaan bahasa Indonesia dalam interaksi keilmuan di perguruan tinggi
PEMERTAHANAN IDENTITAS BUDAYA MELALUI PENDIDIKAN: PERAN BAHASA INDONESIA DI SAMPING BAHASA ASING DI ERA GLOBALISASI Habeahan, Deviana Claudia; Nainggolan, Katlin Febrina; Sitorus, Dinda Oktaveresia; Febriana, Ika
J-EDu: Journal - Erfolgreicher Deutschunterricht Vol 4 No 1 (2024): J-EDu: Journal - Erfolgreicher Deutschunterricht
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/J-EDu.4.1.58-63

Abstract

Dialek dapat menjadi cerminan sejarah dan kecerdasan sosial suatu masyarakat. Sebagai salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, bahasa Indonesia menunjukkan kemewahan dan perbedaan kata yang meningkatkan ekspresi dan pemahaman. Dalam situasi ini, kata-kata awal dari bahasa Jerman adalah sudut pandang yang menarik untuk diselidiki. Intuitif antara Indonesia dan negara-negara berbahasa Jerman, baik melalui pertukaran, pengajaran atau budaya, telah membentuk dasar yang kuat untuk proses peminjaman kata ini. Pembahasan dimulai dengan menggali sejarah hubungan antara bahasa Indonesia dan bahasa Jerman, terutama pada masa kolonialisme Belanda di Indonesia. Peran penting tokoh-tokoh Indonesia yang belajar di Jerman dalam menyebarkan kata-kata serapan serta pemahaman budaya Jerman yang kemudian diadopsi dalam bahasa Indonesia akan menjadi fokus utama. Selain itu, pembahasan juga mencakup analisis pola serapan dan adaptasi kata-kata dari bahasa Jerman ke dalam bahasa Indonesia. Bagaimana kata-kata tersebut berubah bunyi, struktur, dan maknanya sesuai dengan tata bahasa dan konteks sosial budaya Indonesia akan menjadi sorotan penting. Kata serapan dari bahasa Jerman berperan penting dalam memperkaya kosakata bahasa Indonesia, terutama dalam bidang-bidang yang memerlukan istilah teknis dan ilmiah. Penggunaan kata serapan ini juga mencerminkan dinamika globalisasi dan pertukaran pengetahuan antarbangsa. Dengan memahami asal-usul dan adaptasi kata serapan dari bahasa Jerman, kita dapat lebih menghargai keragaman linguistik dalam bahasa Indonesia.Peran dalam Pengayaan Kosakata Kata serapan dari bahasa Jerman berperan penting dalam memperkaya kosakata bahasa Indonesia, terutama dalam bidang-bidang yang memerlukan istilah teknis dan ilmiah. Penggunaan kata serapan ini juga mencerminkan dinamika globalisasi dan pertukaran pengetahuan antarbangsa. Dengan memahami asal-usul dan adaptasi kata serapan dari bahasa Jerman, kita dapat lebih menghargai keragaman linguistik dalam bahasa Indonesia.
Co-Authors Aditiya, Fahmi Adriani, Karina Dinda Agustina, Alya Amrizal, Andre Ananda Putri, Duta Aprilia, Kasih Erani Ardana, Amelia Aritonang, Putri Ayu Arsyika, Intan Khairati Azhar Umar, Azhar Azjahra, Khairur Rahmah Betsyeba, Jelitha Buulolo, Sefrin Buulolo, Sefrin Hewi Cahya, Fatiya Chintia, Ayu Damanik, Hotmauli Daulay, Enni Duha, Yulenta Carolin Sitiani Fadia, Leni Fahreza, Ali Usman Fauzan, Alfi Nura Fitrah, Nada Anugerah Fitri, Cinta Atmaditia Fonataba, Putri Waiwini G, Gustiana Gaol, Meita Krisnadya Lumban Ginting, Hanny Pebri Olivia Ginting, Shada Fadhilah Habeahan, Deviana Claudia Harahap, Hawa Putri M. Hasibuan, Keni Mayori Husniatunnisa, Husniatunnisa Hutapea, Naomi Priska Aprilia Hutapea, Wynda Hutasoit , Enzelika Rosari Putri Hutauruk, Nadya INAYAH HANUM, INAYAH Ismawan, Najwa Rana Jessica Belinda, Jessica Julafni, Mia Kelauri, Suastiana Anja Khairani, Annisa Khoirun Nisa Lili Tansliova Lingga, Imel Betsaida Lumban Gaol, Tio N Lumbantoruan, Sulastri Diana Mairianta, Beatriz Manalu, Tressia Anjelina Mawarni, Rina Mustika Wati Siregar Nababan, Lindawati Elisabeth Nainggolan, Dion Michael Nainggolan, Katlin Febrina Nasution, Nayla Amanda Nasution, Rahma Amelia Putri Nasution, Wahyu Hadiyansyah Nasution, Zahra Fadilah Pandiangan, Gita Tri Novel Parinduri, Aulia Rohmah Pasaribu, Nuraisyah Pasaribu, Ronauli Pefrianti, Indah Pelawi, Rismayani Perangin-angin, G.Preity G Br Purba, Glory Verentina Sari Purba, Nomensius P.T.Y Putri, Aminati Putri, Apriliani Putri, Rinna A Rahma, Zulaika Rahmadayani, Rizki Dwi Rambe, Luthfiah Amri Riskiyana, Nissa Rohman, Aulia Rosmaini Sagala, Febri Milano Sahira, Siti Samosir, Ruth Valentina Saragih, Anita Br Saragih, Christy Evelyn Belva Sari, Ade Permata Sembiring, Claudia Cresensia Sembiring, Eprimsa Siahaan, Angely Agriani Sianturi, Patricia Wanda Sihite, Erika Sihombing, Imel M Silalahi, Tsalitsa Gunawan Silalahi, Wilde Dosta Cristina Simamora, Eva Tresia Sinaga, Dinda Aulina Sinaga, Gloria Stefany Advenesia Sinaga, Lisda Sinaga, Maya Febrina Sinaga, Sri Rahayu Sinaga, Yefta Darniati Sirait, Riris Sirait, Riris Serlina  Siregar, Adelia Sitanggang, Agnesia Sitanggang, Fitri Romasi Sitanggang, Nadia Febrian Sitanggang, Widya Purnama Siti Fauziah Siti Zahara Sitorus, Dinda Oktaveresia Syahputra, David Syarefi, Fakhira Azzahra Tambun, Tia Rosanna Tarigan, Afni Treasia, Eva Tria, Reza Ade Trisnawati Hutagalung Verintina Sari Purba, Gloryaa Wardani, Dwie Nola Wisman Hadi Wudda, Afifa Rahma Wulandari, Syahfitri Yazid, Muhammad Umair Zahiroh, Zalfa Zhurfiy, Najha Nawanda Zulfri, Andika