p-Index From 2021 - 2026
7.142
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab ARABIYAT Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al Ibrah Journal of Arabic Language Education An Nabighoh Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Arab Al-Ma'rifah : Jurnal Budaya, Bahasa dan Sastra Arab Al Mahara: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab LISANAN ARABIYA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Pendidikan dan Konseling Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Jurnal Sosial dan Teknologi Al-Maraji': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Ukazh : Journal of Arabic Studies Mauriduna : Journal of Islamic studies HuRuf Journal : International Journal of Arabic Applied Linguistic Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Simpati: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Kalimatuna: Journal Of Arabic Research Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Al Waraqah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-HIbru: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Jurnal At-Ta'bir Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Teologi Islam As-Sulthan Journal of Education INTIFA: Journal of Education and Language Journal of Literature Review Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Rayah Al-Islam : Jurnal Ilmu Islam Al-Hudaya : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Literature Review

Pendekatan dalam Penelitian Bahasa dan Sastra Khaerul Umam; Ubaid Ridlo; Alek
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g1zdpy64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai pendekatan yang digunakan dalam penelitian bahasa dan sastra, baik dari segi teoritis maupun praktis. Dalam kajian ini, dibahas berbagai pendekatan utama yang telah banyak diterapkan dalam dunia akademik dan penelitian, seperti pendekatan struktural yang fokus pada hubungan formal antarelemen bahasa, pendekatan fungsional yang menekankan fungsi komunikatif bahasa dalam konteks sosial, pendekatan interpretatif yang bertujuan memahami makna di balik teks, serta pendekatan historis yang menelusuri perkembangan dan evolusi bahasa atau karya sastra dari masa ke masa. Selain itu, penelitian ini juga mencakup pendekatan psikologis yang memusatkan perhatian pada aspek kognitif dan afektif penggunaan bahasa, pendekatan feminisme yang menganalisis bahasa dan sastra dari perspektif kesetaraan gender dan representasi perempuan, pendekatan postkolonial yang membongkar relasi kuasa dalam teks antara dunia penjajah dan terjajah, serta pendekatan ekritik yang mengkaji relasi antara teks sastra dan lingkungan hidup. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berorientasi pada pemahaman mendalam terhadap teori dan konsep melalui studi pustaka. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah, jurnal akademik, buku referensi utama, dan karya-karya terkini yang relevan dengan kajian linguistik dan sastra. Metode ini dipilih karena mampu mengakomodasi keragaman pendekatan yang bersifat multidisipliner serta memberikan ruang interpretasi yang luas terhadap data kajian. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mendeskripsikan pendekatan-pendekatan tersebut, tetapi juga mengevaluasi kekuatan dan keterbatasannya dalam memahami objek kajian kebahasaan dan kesastraan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemilihan pendekatan yang tepat sangat menentukan dalam mengarahkan sudut pandang dan hasil analisis terhadap teks-teks bahasa dan sastra. Setiap pendekatan memiliki karakteristik, alat analisis, dan asumsi dasar yang unik, sehingga pemilihan pendekatan harus disesuaikan dengan tujuan, jenis data, dan konteks penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan-pendekatan tersebut tidak bersifat saling eksklusif, namun justru dapat saling melengkapi apabila dikombinasikan secara tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan keilmuan di bidang linguistik dan sastra, serta menjadi referensi penting bagi para peneliti, pengajar, dan mahasiswa dalam merancang dan melaksanakan penelitian yang berlandaskan pendekatan ilmiah yang relevan dan kontekstual.
A Peircean Semiotic Analysis of Elegiac Symbolism in Rithā’ al-Andalus by Abū al-Baqā’al-Rundī Sulthon, Athian; Ridlo, Ubaid; Alek
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mwbpwj16

Abstract

ABSTRACT This study investigates Rithā’ al-Andalus by Abū al-Baqā’ al-Rundī through the semiotic lens of Charles Sanders Peirce to examine how poetic language communicates historical grief, spiritual identity, and collective memory. Composed in 1267 CE, the elegy laments the fall of Muslim Andalusia following the Christian reconquest. Beyond a personal outcry, the poem serves as a layered cultural document, encoding ideological resistance and loss through complex sign systems rooted in Islamic tradition and Andalusian history. The primary objective of this research is to analyze how Rithā’ al-Andalus employs Peirce’s triadic model of signs—icon, index, and symbol—to articulate themes of displacement, decline, and spiritual anguish. The study seeks to identify each type of sign within the poem and interpret its function in representing communal trauma and religious dislocation. This research adopts a qualitative interpretive approach. The original Arabic text is subjected to close reading, with poetic expressions classified based on Peircean categories. Each sign is interpreted within its historical, religious, and literary context, drawing on interdisciplinary scholarship in Islamic studies, medieval history, and Arabic poetics. The findings demonstrate that iconic signs evoke vivid visualizations of ruin and sorrow; indexical signs register the traces of temporal loss and cultural fracture; and symbolic signs encapsulate abstract notions of divine will, imperial collapse, and faith. Together, these elements construct a semiotic grammar of mourning. Ultimately, the study concludes that Rithā’ al-Andalus functions as more than a poetic elegy—it emerges as a symbolic archive of Andalusia’s fall and a resilient expression of Islamic identity through semiotic discourse.
Co-Authors Ahmad Wildan Sahuri Ramdani Alawiyah, N Lalah Albana, Restu Kurniawan Alek Alya Putri Septianti Amarullah Amarulloh Ashfia, Ahmad Ashidiqi, Muhamad Hasby Asyim, Moh. Muqit Athian Sulthon Azimah, Hanifa Dadan Mardani Emira, Azzahra Emira Erta Mahyudin Fakhrizal Fakhrizal, Fakhrizal Fatimah, Salsabila Nova Fatimah, Salsabila Nova Harahap, Ari Aprian Hartoko, Farah Ananda Hijjah, Shifany Maulida Husnaini Muhammad Makhluf Huzaifi, Fikri Iis Susiawati Ira Ainul Latifah Jayadi, M. Irwan Jayadi, M. Irwan Kardo, Mifta Dwi Keysa Tamami Khaerul Umam Khaerul Umam, Khaerul Kisno Umbar Kojin, Kojin Lazuardi, Fajar Maria Andieni Juniyanti Maria Andieni Juniyanti Maria Andieni Juniyati Maswani Maswani Maswani, Maswani Maswani, Maswani Maudlotun Nisa Maulidya, Reza Anis Mifta Dwi Kardo Miftahudin, Hertomo Mohammad Rizqi Alif Syuhada’ Muhamad Fauzan Halim Muhamad Hasby Ashidiqi Muhammad Fakhri Nurfauzan Muhbib Abdul Wahab Muslimin, Muhamad Ihwanul naja, vivi miftahul Najib Azka, Andhika Nurhalimah. S Nurrasyid, Hadi Nurzahira, Fadhilah Olaul Hotimah Puji Sumeh Pangestu Rafli, Mochammad Rahmawati, Siti Uriana Ramadhani, Risma Raswan Raswan Raswan Raswan Raswan, Raswan Rella Dita Mauldi Rif’atunnisa Rif’atunnisa Rizaldi, Dwi Royani, Ahmad Safina Salma Sa’adah Saiful Haq, Muhammad Eep Salsabila Nova Fatimah Septianti, Alya Putri Shadiqul Wahdi sulaeman sulaeman Sulthon, Athian Syamsul Arifin Syamsul Arifin Uyun Thayyibah Vivi Miftahul Jannah Wati Susiawati Wati Susiawati Wulan Septiani, Wulan Zhafir Al Hazmi, Muhammad