Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pola Komunikasi Keluarga dalam Era Digital dan Implikasinya terhadap Bonding Orangtua-Anak Fadila, Sisca Nurul; Najah, Eka Safiatun; Rahmadhani, Difia; Nurhaliza, Nurhaliza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi keluarga di era digital serta implikasinya terhadap pembentukan bonding atau kelekatan emosional antara orangtua dan anak. Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara anggota keluarga berinteraksi, baik melalui penggunaan perangkat seperti ponsel pintar, media sosial, hingga aplikasi pesan instan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap enam orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berdampak pada berkurangnya intensitas komunikasi tatap muka dalam keluarga, yang dapat memengaruhi kualitas kedekatan emosional. Namun, dengan pola komunikasi yang tepat seperti pola demokratis dan pluralistik, serta pengawasan dan pendampingan yang bijak dari orangtua, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat interaksi keluarga. Penelitian ini menekankan pentingnya keseimbangan antara penggunaan teknologi dan interaksi langsung sebagai kunci dalam mempertahankan hubungan emosional yang sehat antara orangtua dan anak.
Dinamika Pola Komunikasi Orang Tua Tunggal dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini di Desa Pasir Angin Fadila, Sisca Nurul; Rahmawati, Ria; Budiani, Nursalma Putri; Adilla, Fayza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pola komunikasi yang diterapkan oleh orang tua tunggal dalam membentuk kemandirian anak usia dini di Desa Pasir Angin. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap tiga ibu tunggal yang memiliki anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terbuka, empatik, dan dialogis mampu membentuk karakter anak yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Meski dihadapkan pada keterbatasan waktu dan beban emosional, orang tua tunggal tetap konsisten menerapkan komunikasi yang mendukung perkembangan psikososial anak. Temuan ini memperkuat teori komunikasi antarpribadi, pola asuh demokratis, serta perkembangan psikososial anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi sebagai alat utama dalam membentuk kemandirian sejak usia dini, khususnya dalam keluarga dengan orang tua tunggal.
Analisis Perkembangan Kosakata Anak dalam Konteks Penggunaan Dwibahasa Fadila, Sisca Nurul; Dewi, Ratih Kusuma; A’yuna, Hasna Qurrota; Fikriah, Atsilah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29993

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola perkembangan dwibahasa pada anak usia dini dengan menitikberatkan pada strategi keluarga dan tantangan yang dihadapi. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan tiga orang tua (OT1, OT2, OT3) yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengenalkan dua bahasa. OT1 memprioritaskan Bahasa Inggris sejak dini, sedangkan OT2 menggunakan Bahasa Inggris dan Indonesia secara kontekstual, dengan Bahasa Indonesia dominan di rumah. OT3 membesarkan anak dalam lingkungan dwibahasa Indonesia-Jepang akibat tinggal di luar negeri. Hasil menunjukkan tantangan umum berupa kesulitan awal menguasai bahasa kedua, campur kode, dan pelafalan yang belum sempurna. Namun, dukungan orang tua melalui penyediaan media yang sesuai serta penghargaan terhadap preferensi bahasa anak terbukti berperan penting dalam proses adaptasi. Temuan ini menggarisbawahi perlunya keterlibatan aktif keluarga untuk mendukung perkembangan dwibahasa yang seimbang pada anak.
Persepsi Orang Tua terhadap Peran PAUD Pada Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Fadila, Sisca Nurul; Mulyani, Ari Sri; Putri, Adinda Maharani Juanda; Hayati, Nurhaliza Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi orang tua terhadap peran PAUD dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan Teknik wawancara terhadap orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian orang tua terhadap PAUD itu berperan penting dalam membantu anak bersosialisasi, mengenali dan mengatur emosi, serta mengembangkan nilai-nilai seperti kerjasama dan tanggung jawab. Orang tua berharap bahwa lembaga PAUD dapat terus menjadi tempat yang ramah dan mendukung perkembangan karakter anak-anak selain dari segi akademis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya orang tua dan Lembaga PAUD untuk bekerja sama dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Peran Teman Sebaya bagi Anak Down Syndrome di Lingkungan Sosial Fadila, Sisca Nurul; Adinda, Fina Kamelia; Putri, Sepiana Permana; Fadiahusna, Salma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran teman sebaya bagi anak down syndrome di lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur kepada orangtua anak down syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sosial dan emosional anak down syndrome. Teman sebaya membantu anak down syndrome merasa diterima, meningkatkan rasa percaya diri, dan melatih keterampilan komunikasi serta interaksi sosial mereka. Selain itu, dukungan teman sebaya dapat mengurangi stigma serta membantu anak down syndrome beradaptasi lebih baik di lingkungan inklusi. Penelitian ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan suportif melalui keterlibatan aktif teman sebaya.
Persepsi Guru tentang Penggunaan AI dalam Pembelajaran Anak Usia Dini: Peluang dan Tantangan Fadila, Sisca Nurul; Aulia, Frida; Syaharani, Trista Afifah; Anggraini, Feny; Munawaroh, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30022

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi guru terhadap penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembelajaran anak usia dini, dengan fokus pada peluang dan tantangan yang muncul dalam implementasinya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode fenomenologis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru PAUD untuk menggali pengalaman dan pandangan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki sikap positif terhadap AI sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya dalam menyusun materi, membuat media interaktif, dan menyederhanakan tugas administratif. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan signifikan seperti keterbatasan literasi digital, kurangnya pelatihan yang memadai, dan kekhawatiran terhadap berkurangnya interaksi sosial antara guru dan anak. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan yang holistik dan dukungan kebijakan dalam memastikan integrasi AI yang bertanggung jawab dan berpusat pada anak. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, dan desain pembelajaran yang adaptif dan humanistik di era digital.
Efektivitas Pos Gizi pada Kelurahan Muncul dalam Mengurangi Stunting Fadila, Sisca Nurul; Salwa, Auliya Nabilah; Handyanti, Destyana Lyra; Zahir, Pelangi Nur Illahi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30030

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Pos Gizi di Kelurahan Muncul dalam menurunkan angka stunting. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan aparatur kelurahan dan pengelola program, serta dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa program memiliki desain intervensi yang komprehensif, namun implementasi di lapangan menghadapi hambatan seperti partisipasi peserta yang rendah dan konflik jadwal dengan pekerjaan orang tua. Meskipun kegiatan edukasi dan pemantauan gizi dilakukan, efektivitas program masih terbatas tanpa dukungan lintas sektor dan penyesuaian strategi terhadap konteks sosial ekonomi masyarakat. Kesimpulannya, Pos Gizi berpotensi sebagai intervensi pendukung, namun perlu penguatan koordinasi, keberlanjutan pendanaan, dan integrasi dengan program lain untuk hasil optimal.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini di Sentra Literasi atau Pojok Baca Fadila, Sisca Nurul; Wardani, Tiara Putri; Kusmiratun, Febni; Safitri, Safila Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30089

Abstract

Minat baca merupakan bagian penting dalam pengembangan literasi pada anak usia dini, khususnya pada masa golden age (0–6 tahun) saat kemampuan belajar anak sedang berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan minat baca anak usia 5–6 tahun melalui aktivitas di sentra literasi atau pojok baca di lingkungan PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di TK Al Mukhlisin. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru PAUD yang dipilih secara purposive karena keterlibatannya dalam pelaksanaan program literasi. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, pencipta lingkungan belajar yang mendukung, serta teladan dalam membangun kebiasaan membaca. Strategi yang digunakan meliputi metode membaca nyaring (read aloud), penyediaan buku bergambar menarik, serta penataan pojok baca yang kondusif. Faktor pendukung seperti lingkungan yang mendukung, ketersediaan buku yang sesuai usia, dan keterlibatan guru secara konsisten turut berkontribusi dalam meningkatkan minat baca anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara guru, orang tua, dan lembaga PAUD sangat dibutuhkan untuk menanamkan budaya membaca sejak usia dini secara optimal.
Analisis Penataan Lingkungan Belajar untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Fadila, Sisca Nurul; Azizah, Nur; Munjida, Siti; Amantsuro, Alivia Lulu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30585

Abstract

Penataan lingkungan belajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kualitatif bagaimana lingkungan belajar diatur agar dapat menunjang pertumbuhan kemampuan berpikir anak secara optimal. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi di salah satu lembaga PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan fasilitas dan ruang, guru mampu menata lingkungan belajar yang adaptif, aman, dan tematik. Pengaturan ruang kelas yang fleksibel, penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta rotasi tema yang rutin menjadi strategi utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Selain itu, pengawasan yang terstruktur dan perhatian terhadap kebutuhan individu anak turut mendukung proses pembelajaran yang holistik. Penataan lingkungan tidak hanya berdampak pada aspek kognitif, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Oleh karena itu, dibutuhkan kreativitas dan pemahaman mendalam dari guru dalam merancang lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas praktik pembelajaran di PAUD serta menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan pendidikan anak usia dini yang lebih efektif.
Pengembangan Permainan Ular Tangga dalam Mengembangkan Nilai Agama Anak Usia Dini Fadila, Sisca Nurul
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v6i1.40857

Abstract

Religious education is basically fostering or preserving the religious nature of children brought from birth. Religious education is important to be given from an early age as a foundation so that the ability to choose and decide develops properly, but the development of religious aspects in early childhood education institutions is still not in accordance with the characteristics of children's learning and thinking abilities. Children understand the world using symbolic functions (symbols) and exploration of the surrounding environment. So that concrete objects or media are needed. Based on these conditions, this study aims to produce game products that can stimulate and develop religious aspects of early childhood in 5 aspects of PAI. This study uses a research and development model using the Borg & Gall model. The research was conducted by involving teachers and children in early childhood education institutions both Islamic and general based. Based on the results of data analysis, it shows that the snakes and ladders game produced has a very valid quality and is very feasible to be used by teachers in developing religious aspects in children aged 5-6 years.