p-Index From 2021 - 2026
8.725
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Nilai-Nilai Pendidikan Islam Pada Perang Badar dalam Al Quran Surah Ali Imran Ayat 123-126 Tafsir Ibnu Katsir Aliffizriah, Diana; Bariah, Oyoh; Makbul, M.
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13780

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan sejarah dari salah satu peperangan yang terjadi pada masa Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam yaitu perang badar. Mengaitkan peristiwa sejarah ini dengan firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 123-126 dan menggali nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung didalamnya. Perang badar merupakan perang yang terjadi antara umat Islam dengan kekuatan kurang lebih tiga ratus pasukan mujahid melawan kaum kafir Mekkah yang berjumlah seribu pasukan. Perang ini memiliki banyak sekali hikmah yang bisa dipetik untuk dijadikan pembelajaran dalam hidup setiap umat manusia terkhusus umat muslim. Hikmah perang ini termasuk didalamnya nilai-nilai pendidikan Islam. Namun, pada penelitian ini hanya berfokus pada nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam Surah Ali Imran ayat 123-126 tafsir Ibnu Katsir saja. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah studi kepustakaan (library research) yaitu dengan melakukan penelusuran pada kitab tafsir, buku, jurnal, dan sumber-sumber lain yang memiliki topik yang relevan. Hasil tulisan ini yaitu terdapat nilai-nilai pendidikan Islam pada perang badar seperti bertakwa, bersyukur, dan bersabar yang terkandung dalam surah Ali Imran ayat 123-126 tafsir Ibnu Katsir. Nilai-nilai pendidikan Islam ini perlu untuk direnungi dan kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga sejarah perang badar tidak hanya menjadi sebuah kisah sejarah saja tetapi juga sebagai pembelajaran yang sangat bermanfaat.
Legal Implications of Marriage During the 'Iddah Period: Analytical Study of the Opinions of Fiqh Scholars Bariah, Oyoh; Ferianto, Ferianto
International Journal Ihya' 'Ulum al-Din Vol. 26 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ihya.26.1.20519

Abstract

Divorce between a man and a woman, whether due to death, divorce, or a court decision, results in the application of the law of 'iddah (a waiting period) in Islam.  Compilation of Indonesian Islamic Law (KHI) Chapter VI Article 40 letter b concerning the Prohibition of Marriage, that it is prohibited to enter into a marriage if a woman is still in the 'iddah period with another man. This marriage prohibition applies to both men and women simultaneously.'Iddah is a stipulation of Allah's Shari'a for women who have broken up with their marital relationship to carry out the waiting not to get married at a certain time to hifdz an-nail that guarantees the honor of the child's lineage in the family so that by 'iddah the woman's womb is clean from pregnancy and the most basic goal of ‘iddah is for ta'abbudi. So, based on ta’abbbudi, the law of carrying out 'iddah is obligatory and sinful for those who break it, both men and women. So, The legal implications for those who marry during the 'iddah period, either iddah due to death or divorce for both men and women who have or have not had sexual intercourse, are that marriage is broken (faced) and must be annulled, and if they have had sexual relation, both of them' you have committed adultery and sinned, even according to Imam Malik because of sexual intercourse, it is haram for a husband who marries a woman during 'iddah to remarry that woman forever. Jumhur ulama allows both men, whether the first husband who divorced her or the second husband who marries a woman during the 'iddah period, to remarry her on condition that the woman has carried out her two periods of 'iddah perfectly, furthermore allowed to marry the man she chose.
SOSIALISASI TENTANG NIKAH SIRI: PERSEPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DI KELAS XII MA DAARUL QUR’AN KOSAMBI Dewi, Puspita Komala; Fadilah, Raghil; Mita, Reginas Weri Laras; Sakinah; Bariah, Oyoh
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Rambideun : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v8i1.3109

Abstract

This community service activity aimed to provide adolescents with a deeper understanding of the legal and social consequences of the practice of unregistered marriage through socialization to grade XII students of MA Daarul Qur'an Kosambi. The socialization was in the form of an explanation of the definition of unregistered marriage, the differences with official marriage, and the negative impacts that arise, such as uncertainty of legal status and problems in family relationships. In addition, the socialization also included education about divorce, by highlighting the correct procedures and the importance of communication in resolving household problems. The method of implementing the activity was in the form of lectures, interactive discussions, and questions and answers, so that it is hoped that students can become more critical and responsive to issues surrounding marriage and divorce, while encouraging the application of positive values ​​in family life. The stages of implementing the community service activity started from preparation, implementation, and evaluation of the activity. The results of this activity make adolescents understand the importance of a marriage that is valid according to religion and law, and are able to make wise decisions in forming a family in the future.
Pengembangan Sumber Daya Pendidik Agama Islam Dalam Upaya Peningkatan Mutu Lulusan Pada SDIT Ibnu Husein Karang Mukti Sinta, Sinta; Bariah, Oyoh; Ramdani, Khalid
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i4.2231

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengembangan sumber daya pendidik dan bagaimana mutu lulusan di SDIT Ibnu Husein Karang Mukti. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatfi, dengan data primer analisis data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa SDIT Ibnu Husein Karang Mukti telah melaksanakan pengembangan sumber daya pendidik agama Islam untuk peningkatan mutu lulusan dengan langkah-langkah pertama analisis kebutuhan dengan melihat latar belakang ijazah dan keahlianya pendidikan agama Islam. Kedua melaksanakan perencanaan pengembangan  sumber daya pendidik agama Islam dengan secara secara bertahap dan berkala. Ketiga melaksanakan kegiatan pengembangan secara komprehenship mencakup semua aspek. Keempat Melakukan evaluasi pelaksanaan pengembangan sumber daya pendidik agama Islam dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Kelima membuat terget pencapaian pengembangan sumber daya pendidik agama Islam. Mutu lulusan SDIT Ibnu Husein Karang Mukti meningkat dengan baik dari tahun ke tahun dengan dilaksanakannya pengembangan sumber daya pendidik Agama Islam.
OB CHILDREN PROTECTION IN THE ISLAMIC LAW PERSPECTIVES Bariah, Oyoh
AL-MASHALIH (Journal of Islamic Law) Vol. 1 No. 2 (2018): AL-MASHALIH (Journal of Islamic Law)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Husnul Khotimah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children protection is a discussion of human rights. Maintaining and protecting offspring or children including human rights are known as part of human rights in Islam. The concept of human rights, commonly known as HAM, in Islamic Law is called ad-Dlaruriyat al-Khamsah (five basic principles in Islamic law) which becomes the main goal of the whole Islamic Shari'a. Through literature review and case study related to children protection, this article is described. Children protection in the perspective of Islamic Law is the implementation of hifdz al-nasl and hifdz an-nafs that Islam is very concerned about the protection and rights of children while rejecting all forms of violence and oppression as well as persecution of children. Children protection in Indonesia has been ruled by the rules of Law No.23 of 2002 concerning Children Protection, Law no. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence and the Convention on the Rights of the Children.
Efektivitas Pengelolaan Kelas dalam Menunjang Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani Cikarang Tahun Ajaran 2021/2022 Nadia Nura Salma,; Oyoh Bariah; M. Makbul; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 29 No. 02 (2022): Oktober 2022
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v29i02.307

Abstract

Dalam melakukan pengelolaan kelas seorang guru perlu memiliki keterampilan untuk mempertahankan kondisi pembelajaran yang kondusif sehingga dapat berpengaruh dengan baik pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji mengenai efektivitas pengelolaan kelas dalam menunjang hasil belajar pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengembangkan kondisi belajar mengajar yang dapat membantu menanamkan nilai agama pada diri peserta didik, serta dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengelola lingkungan belajar yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga tidak ada rasa bosan selama proses belajar mengajar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi agar mendapatkan data valid dari guru mata pelajaran pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru pendidikan agama islam kelas X MA Al-Jihadiyah Sukatani-Cikarang sangat memperhatikan pengaturan fasilitas yang ada di sekolah serta pengaturan cahaya dan ventilasi udara yang ada di kelas untuk memberi kenyamanan kepada peserta didik selama berada didalam ruang kelas ketika proses belajar mengajar berlangsung, yang nantinya kondisi ruang kelas yang nyaman ini akan berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.
Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Rangka Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik pada Masa Covid 19 di SMPIT Miftahul Falah Elsa Nurfadiyah; Oyoh Bariah; M Makbul.; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 28 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v28i1.523

Abstract

Penelitian ini membahas mendeskripsikan pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan kedisiplinan peserta didik pada masa Covid-19 di SMPIT Miftahul Falah. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah dan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sedangkan pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan wawancara. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin peserta didik telah dilakukan secara profesional berdasarkan fungsi kepala sekolah dan juga peran kepala sekolah, sehingga disiplin siswa bisa berjalan baik dan visi misi sekolah dapat dicapai.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN OLEH GURU MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Nuryati; Bariah, Oyoh; M. Makbull; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.630

Abstract

Penanaman nilai karakter di sekolah sangatlah penting. Namun pada kenyataannya hal tersebut dirasa belum optimal, terlebih zaman yang terus berkembang membuat anak semakin mudah mengakses media sosial. Keberhasilan tujuan pendidikan ditentukan oleh kegiatan belajar mengajar di sekolah. Tentunya bukan hanya dalam ranah ilmu pengetahuan, akan tetapi dari segi akhlak dan perilaku. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII SMPN 2 Tempuran. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan pembiasaan dari guru pendidikan agama Islam. Berdasarkan pengamatan tersebut peneliti mengharapkan guru mata pelajaran PAI harus bisa mengajak guru-guru untuk bisa bekerjasama dalam membiasakan kebiasaan baik di ekolah, membangkitkan animo belajar siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar dan dapat mengamalkan apa yang sudah dipelajari, terlebih guru PAI harus dapat membauat pembelajaran menjadi lebih menarik dan kreatif berbasis karakter.
Pembiasaan Shalat Berjamaah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan akhlak Peserta Didik di SDIT insan mandiri karawang Fahira mutia kirana; Oyoh Bariah; M Makbul; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 2 (2022): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i2.410

Abstract

Di era milenial 4.0 sekolah hanya mengedepankan ilmu umum dari pada ilmu agama. Seharusnya dalam kehidupan sehari-hari anak didik perlu dibekali dengan ilmu agama yang cukup serta ibadah yang baik salah satunya pembiasaan shalat berjamaah. Dalam Islam shalat merupakan ibadah yang mempunyai kedudukan tinggi karena shalat memiliki beberapa keutamaan. Ibadah kepada Allah SWT merupakan suatu hal yang sangat penting, dan inti ajaran Islam pada garis besarnya berisi aqidah, syariah dan akhlak. Salah satu ibadah yang sangat penting ialah shalat, shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa. Shalat adalah ketetapan waktu pelaksanaannya dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah mempunyai nilai disiplin yang tinggi bagi yang mengamalkannya. Shalat adalah bentuk ibadah yang paling agung karena amal yang pertama kali yang ditanya nanti dihari kiamat adalah shalat. Kebiasaan mengerjakan shalat secara berjamaah diharapkan peserta didik akan mengerti bahwa shalat itu merupakan keharusan bagi setiap orang Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Penerapan pembiasaan Shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah dalam peningkatan akhlak peserta didik di SDIT Insan Mandiri. 2) Faktor-faktor pendukung pembiasaan Shalat Dzuhur berjamaah dalam kedisiplinan peserta didik di SDIT Insan Mandiri. 3) Strategi pembiasaan Shalat Dhuha dan Dzuhur berjamaah dalam peningkatan akhlak peserta didik di SDIT Insan Mandiri.
Socialization and Education About Haram Money in Fiqh Studies Syifa Fauziyah; Alfina Putri Kusfiansyah; Ahmad Dhiyaauddin; Oyoh Bariah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i4.1746

Abstract

Wealth is an essential need for human life; however, Islam emphasizes that the means of acquiring wealth must comply with sharia. Haram money, obtained through practices such as usury, gambling, and corruption, not only harms individuals but also negatively impacts society as a whole. This study discusses haram money from the figh perspective, aiming to enhance public understanding of the laws related to financial management in accordance with Islamic principles. In the context of modern economics, it is crucial to comprehend the consequences of using haram money, which can lead to social injustice and diminish individual integrity. This community service initiative involves socialization and education for the public, particularly the mothers of majelis taklim, about the importance of earning lawful income. The methods used in this activity include socialization through material delivery and discussions. Through an interactive approach, this activity aims to encourage behavioral changes in financial transactions and raise community awareness about the figh principles related to haram money.
Co-Authors Aang Suryana Abdul Manan Achmad Harristhana Mauldfi Sastraatmadja Achmad Junaedi Sitika Adinda Aprilia Saraswati Ady Nugroho Adzillani Tahta Arsyika Afiyatun Kholifah Ahmad Dhiyaauddin Ahmad Farhan Mulyadi Ahmad Junaedi Akhmad Sonny Gunawan Alfina Putri Kusfiansyah Aliffizriah, Diana Amelia, Rosa Anggi Ramdania Hermawan Angi Ramdania Hermawan Aris Fajar Kusumah Aulia, Ruhiyati Azizah, Farhah damayanti, melani Debibik Nabilatul Fauziah Della Maryati Devi Rahmi Fuadah dewi, mutia Sartika Dewi, Puspita Komala Dinda Putri Somantri Elsa Nurfadiyah Eva Afifah Fachry Abda El Rahman Fadilah, Raghil Fahira mutia kirana Fajar Firdaus Faras Afifah Farid Gunawan Fauziyah, Aafiyah Nur febrian, reza Ferianto Ferianto Ferianto Ferianto Fitria Hafizhah, Salwa Hamidah, Anida Nur Heryana, Nono Ika Nurjanah Ikhsan Sayuti Ilyas Prasetyo indah Sari, mimi Nur Isti Mahfuzhah istiqomah, Rahmawati Iwan Hermawan Khalid Ramadhan Khalid Ramdani Khalid Ramdhani Kholid Ramdhani M. Makbul Makbul, M, Masir Romi Syahputra Melani Damayanti mimi Nur indah Sari Mindaningsih Mindaningsih Mita, Reginas Weri Laras Muhammad Aliansyah Mutia Sartika Dewi NABILA, SALMA Nabila, Salsa Nada Shofi Nurfazri Nadia Nura Salma, Nancy Riana Nancy Riana Nasyia Alifa Fadya Novandi, Bayu Novia Nurshibah Nur Aini Farida Nur Annisa Nurfita Sari Nurfitriyani Nurfitriyani Nurhayati Nurhayati Nurjanah, Syifa Nurkholisoh Nurlaeli, Acep Nuryati pengelola, pengelola Puspita Komala Dewi Putri Novi Rahmayani Putri Purnamasari Raghil Fadilah Rahmawati, Rahmawati Ramdani, Khalid Ramdhani, Khalid Ramdhani, Khalid Ratnasari, Tati Ratu Nikita Ristanti Reginas Weri Laras Mita Reza Febrian Ridwan Bani Shaleh Rina Marlina Rina Marlina Riska Syafarina Sakinah Sakinah Salma Gania Salsabillah Dani Nur Anisa Salwa Halimatus Sa’diyah Saputra, Adzra Emalis Sayan Suryana Sella Nuryani Septiani, Devi Sinta, Sinta Siti Kulsum Siti Maemunah Sutejo, Yusuf Syarifatul Ulfa Syellen Edwid Nivacindera Taufik Mustofa Tiara Ekha Lusviyanti Tiara Salsabilla Titi Komala Undang Ruslan Wahyudin Wahyunita, Annisa Waluyo, Kasja Eki Winda Sri Rahayu Wiyosa Sagita, Salsabila Yayat Herdiana Yayu Rukmini Yuna Tresna Wahyuna