Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Metode Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Di SD Negeri 78 Kota Bengkulu Amelia, Ninda; Adisel, Adisel; Gilang, M. Ilham
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.596

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menggali dan mendalami peran guru dalam meningkatkan kekatifan belajar siswa pada pembelajaran IPAS melalui metode jigsaw di kelas 5 SDN 78 Kota Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 78 Kota Bengkulu di kelas 5 pada tahun ajaran 2024/2025. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan tringulasi sumber, teknik, dan waktu. Sedangkan teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian atau display data, dan kesimpulam atau verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru menjalani perannya pada pembelajaran sebagai demonstrator, pendidik, komunikator, evaluator, motivator, dan fasilitator sehingga siswa cukup berperan aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Peran guru sudah berjalan dengan baik sehingga terlihat guru memberikan motivasi dan dorongan kepada siswa yang kurang aktif atau kadang malu untuk bertanya dan menyapaikan pendapatnya. Dan memberikan fasilitas yang baik berupa meja dan kursi yang bisa disusun dalam proses pembelajaran diskusi kelompok. Dan juga memberikan pujian, hadiah dan nilai yang dapat mengikatkan motivasi dan kekatifan belajar siswa. Dengan demikian, peranan guru sangat penting dalam memberikan dorongan dan motivasi siswa dalam meningkatakan kekatifan belajar siswa. Sehingga dampak dari motivasi tersebut yaitu adanya rasa ketertarikan dan keberanian siswa untuk menyapaikan pendapatnya dalam kegiatan pembelajaran.
Peran Pendidikan Akhlak dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Lingkungan MA AL-Kreatif al-Mubaraak Bengkulu Sari, Intan Puspa; Wardah, Fatma; Putri, Cici Amelia; S, Yuni Faddila; Adisel, Adisel
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2025): Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v10i2.7693

Abstract

AbstractJuvenile delinquency is a form of deviant behavior often found during adolescence, a period marked by identity searching, emotional instability, and strong environmental influence. Moral education plays a crucial role as a guiding force to help adolescents avoid negative behavior such as fighting, truancy, smoking, and minor crimes. As an educational institution, madrasahs have a vital role in fostering students’ character. MA AL-Kreatif al-Mubaraak Bengkulu implements moral education intensively through formal lessons, religious activities, and daily positive habits. This study aims to analyze the role of moral education in reducing juvenile delinquency at the school. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that moral education, implemented through teacher role modeling, religious routines, and character-building activities, significantly contributes to shaping students’ positive behavior. It helps create a disciplined, religious school environment and proves that moral education has a practical impact on improving adolescent behavior.Keywords: Moral Education, Juvenile Delinquency, Madrasah
Analisis Afiksasi dalam Bahasa Lintang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang Adisel, Adisel; Welti Wediasti
LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): LITERATUR: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/c6knj323

Abstract

This study aims to describe the forms, functions, and meanings of affixation in the Lintang language spoken by the community in Pendopo District, Empat Lawang Regency. The research focuses on types of affixes, namely prefixes, suffixes, and confixes, as well as their roles in word formation and semantic change. The method used is descriptive qualitative with data collected through interviews, direct observation, and recordings of daily conversations from six native speakers. The data were analyzed through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that affixation in the Lintang language consists of three main types: prefixes, suffixes, and confixes. Prefixes are the most dominant, particularly maN-, ba-, and paN-, which function to form active verbs, indicate professions, tools, or places. The suffix -an is used to form nouns denoting results of activities, while the confix ke- -an is used to form abstract nouns. Affixation in the Lintang language not only serves as a word-formation process but also reflects cultural aspects, social structures, and the worldview of its speakers. In conclusion, affixation plays a crucial role in enriching both morphological structures and semantic meanings in the Lintang language. It functions not only as a grammatical mechanism but also contributes to the preservation of local languages and the understanding of regional linguistics.   Keywords: Affixation, Dialect, Lintang language, Morphology
The Implementation of Education Policy in the Development of Islamic Religious Education in the Industrial Revolution Era 4.0 Adisel, Adisel; Thadi, Robeet; Suryati, Suryati
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 26, No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v26i2.3773

Abstract

The implementation of Islamic school management policies is important, keep in mind that there are still many educational issues of concern, especially regarding ethics and other values. The training strategy adds to the improvements in the implementation of the main Islamic Religious Education (PAI) learning. This research is expected to find out how the implementation of policies regarding the establishment of Islamic schools is carried out in the 4.0 era. Research attempts to reveal instructional arrangements in improving PAI learning in the 4.0 era which have been carried out by involving a subjective approach as a method of checking to produce information that has novelty. This research method uses a qualitative descriptive approach with literature study. As a result, the transformation of Islamic education is used to find a way out of the problems that occur, thus strengthening Islamic educational institutions and the need for quality management quality improvements, effective leadership, and the need to reform educational policies, so that they are able to compete and the results can create creative, innovative, possessing human beings. Good character, independence, love for the motherland and religion in order to become a stronghold in the era of the industrial revolution 4.0 where in this era human resources are required to be fast, precise, attractive and productive. Implementasi penerapan kebijakan pengelolaan sekolah Islam penting, mengingat masih banyak masalah pendidikan yang memperihatinkan terutama tentang etika dan tata nila lainnya. Strategi pelatihan menambah perbaikan dalam implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang utama. Penelitian ini diharapkan dapat menemukan bagaimana pelaksanaan implementasi kebijakan mengenai pendirian sekolah Islam di era 4.0. Penelitian berusaha mengungkapkan penyusunan instruksional dalam peningkatan pembelajaran PAI di era 4.0 yang telah dilakukan dengan melibatkan pendekatan subjektif sebagai metode pemeriksaan menghasilkan informasi yang memiliki kebaruan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif dengan studi pustaka. Hasilnya pentransformasian pendidikan Islam digunakan untuk menemukan jalan keluar dari masalah yang terjadi, sehingga menguatkan lembaga pendidikan Islam serta diperlukannya perbaikan kualitas manajemen yang bermutu, kepemimpinan yang efektif, serta perlunya mereformasi kebijakan pendidikan, sehingga mampu bersaing dan hasilnya dapat mewujudkan manusia kreatif, inovatif, memiliki karakter baik, mandiri, cinta tanah air dan religius guna menjadi benteng di era revolusi industri 4.0 yang mana dalam era ini sumber daya manusia dituntut menjadi sumber daya cepat, tepat, menarik, dan produktif,
Epistemology of Islamic Science: A searching for Ideal Form and Format of Scientific Design for Islamic Higher Education in Indonesia Iqbal, Moch; Adisel, Adisel
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 25, No 1 (2021): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v25i1.4426

Abstract

This article is aimed at exploring Islamic science related to the relationship between religion and science which has been being discussed among Indonesian Islamic scientists. Based on the fact occured a long time in many collages under the ministary of religious affair, Islamic educational institutions have only focused on religious science which is narrow and far from science and technology. This research is a type of qualitative research that uses an ex post facto descriptive approach. The descriptive approach is intended to answer questions related to the object under study. Therefore, this is used to systematically describe the present study such as at UIN Sunan Kalijaga Yogkarta, UIN Malang, and UIN Sunan Gunung Djati Bandung. The ex post facto approach is used to evaluate several matters in accordance with the integration and interconnection of science in the three UINs. The results of the study report that first there are several scientific designs that have bring together religion and science. Second, the scientific dichotomy between science and religion is a colonial product that separates religion and science. Third, there is a culmination point between several scientific designs offered by some of these leading Islamic campuses, namely the spirit of reintegration between religion and science which in early Islam did not recognize a scientific dichotomy. Artikel ini bertujuan untuk menggali keilmuan Islam terkait dengan relasi agama dan sains yang masih terus menjadi diskusi di lingkungan ilmuwan Islam Indonesia. Berdasarkan kenyataan yang terjadi di banyak perguruan tinggi di bawah kementerian agama, lembaga pendidikan Islam hanya berfokus pada keilmuan agama yang sempit dan jauh dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Penelitian merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif ex post facto. Pendekatan deskriptif dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan objek yang diteliti. Karena itu, dalam hal ini pendekatan deskriptif digunakan untuk menggambarkan secara sistematis objek yang diteliti, yaitu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Malang, dan UIN Sunan Gugung Djati Bandung. Pendekatan ex post facto digunakan untuk mengevaluasi beberapa hal yang berkaitan dengan integrasi dan interkoneksi keilmuan di tiga UIN tesebut. Hasil penelitian melaporkan bahwa pertama adanya beberapa desain keilmuan yang mucul yang mempertemukan agama dan sains. Kedua, dikotomi keilmuan antara sains dan agama adalah produk kolonial yang memisahkan antara agama dan sains. Ketiga, terdapat titik temu antara beberapa desain keilmuan yang ditewarkan oleh beberapa kampus Islam terkemuka tersebut, yaitu semangat reintegrasi antara agama dan sains yang memang dalam Islam awal tidak dikenal dikotomi keilmuan.
The Influence of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Learning Model Assisted by Audio-Visual Media on Science Learning Outcomes of Class VII Solar System Material SMPN 8 South Bengkulu Jannah, Raudhatul; Adisel, Adisel; Hari Mukti, Wiji Aziiz
Indonesian Journal of Education and Mathematical Science Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijems.v5i1.16350

Abstract

This study aims to determine the effect of the Cooperative Integrated ReadingAnd Composition learning model (Circ assisted by audio-visual media) on science learning outcomes for class VII solar system material at SMPN 8 Bengkulu Selatan. This research is a quasi-experimental study with the Non-Equivalent Control Group Design Collection technique. the data in this study was carried out by observation (initial observation), tests and photographs.The data analysis technique used conditional testing and hypothesis testing.The population in this study was class VII, totaling 151 students.The sample of this study used a purposive sampling technique.The data collection method used was a multiple choice test. The data source in this study was taken from pre-test questions and post-test questions with 20 multiple choice questions. The results of the statistical test with the help of SPSS Version 26 showed the value. sig.(2-tailed ) 0.05 or 0.381 0.05. It can be seen that the experimental and control pretests show no significant effect. Based on data analysis using the t-test, it shows that the t-count value = 21.4 and the t-table value = 2.048 So that t-count (2.14) t-table (2.048) with a significance level of 5%. This shows that there is a significant influence of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model assisted by picture story media on the learning outcomes of class VII science.
Implementasi Metode Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Prestasi Siswa di SD Negeri 86 Bengkulu Selatan Adisel, Adisel; Noptami, Hanipa Soleha; Sari, Lara; Malau, Maria Dina Mariana; Anggraini, Ranti; Pebriani, Rizia Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26645

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek kunci dalam pembangunan suatu negara dan perkembangan individu. pendekatan pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, bukan hanya sebagai penerima informasi, tetapi juga sebagai partisipan aktif dalam pembelajaran mereka. pembelajaran aktif juga dapat mengatasi masalah umum dalam pembelajaran tradisional, seperti kebosanan, kurangnya keterlibatan siswa, dan kurangnya relevansi dalam konteks kehidupan nyata. Permasalahan ini yaitu kurang efektifnya pembelajaran yang dilakukan oleh guru yang membuat siswanya kurang mendapatkan Prestasi dan juga dalam pembelajarannya membosankan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menerapakan metode pembelajaran aktif di kelas kepada guru dan siswanya supaya meningkatkan tingkat partisipasi siswanya. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini yaitu kualitatif dengan menjelaskan penerapan metode pembelajaran yang digunakan supaya lebih efektif. Hasil dari penelitian kali ini yaitu metode pembelajaran aktif ini setelah diterapkan kepada pembelajaran siswa menjadi lebih aktif dan menjadi lebih bisa mengungkapkan pendapatnya, selain itu juga Prestasi siswa dalam belajar menjadi lebih meningkat karena metode pembelajaran yang digunakan ini menjadi lebih menyenangkan.
Development of Student Worksheets based on Probing Prompting in Science Learning for Class VIII Students At SMP N 06 Bengkulu City Junita, Dhelia; Sari, Meirita; Adisel, Adisel
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop and determine the results of a feasibility test for student worksheets based on probing prompting in science learning for class VIII students at SMP N 06, Bengkulu City. The method developed in this research is (Research & Development or R&D). The research method used in this development is the research method used to produce a particular product. Research and development according to Sugiyono consists of 10 general steps, of which the researcher will limit these 10 steps to 7 steps only up to the product revision stage. The subjects in this research were 3 expert lecturers as validation, responses from 10 class VIII students and 1 science teacher at SMP N 06 Bengkulu City. Data collection techniques in this research include initial observations to determine whether or not student worksheets are needed, interviews, and teacher and student response questionnaires. The results of this research are that the percentage of language experts is 86.66% (very feasible), the results of the material expert assessment are 83.75% (very feasible) and the results of the media expert assessment are 86.66% (very feasible). Meanwhile, data from questionnaire analysis of responses from 10 students scored a percentage of 84.64% (very practical), and 1 teacher respondent had a percentage of 89.09% (very practical). From these data, it can be concluded that the student worksheets based on probing prompting in science learning for class VIII students at SMP N 06 Bengkulu City are suitable for use as learning media to support the learning process.Keywords: Student Worksheets, Probing PromptingDOI : 10.23960/jppk.v13.i1.2024.02
Bentuk-Bentuk Hadiah (Reward) Dan Penerapannya Dalam Kegiatan Belajar Siswa Di SD Negeri 1 Kota Bengkulu Khofifa, Ii Nurul Tri; Adisel, Adisel; Latipah, Nurlia
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 3 No 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v3i1.740

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis, 1) bentuk-bentuk hadiah (reward) dalam kegiatan belajar siswa, 2) penerapan hadiah (reward) yang diberikan guru dalam kegiatan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian kepala sekolah, wali kelas I, II, dan III serta siswa kelas I, II, dan III. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunkan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk re- ward diberikan dengan berbagai macam bentuk meliputi : (a) pujian (dengan memberikan kata-kata yang positif, oke, baik, kamu pintar sekali, masyaallah, good). (b) tanda penghormatan (guru sering memanggil siswa maju kedepan kelas). (c) hadiah (pemberian alat tulis, pensil , snack, segala yang diperlukan siswa). (d) tanda penghar- gaan (berupa bintang, symbol wajah senyum, piala, uang pembinaan). 2) Penerapan bentuk-bentuk reward tam- pak dilaksanakan didalam kelas sebelum masuk proses pembelajaran dan setelah selesai pembelajaran, baik secara individu maupaun kelompok. Dengan cara ketika siswa bisa menjawab soal dengan cepat dan bertanya, guru langsung memberikan reward kepada siswa, pada saat berdiskusi kelompok bagi yang kompak guru akan memberikan rewad berupa pujian atau hadiah alat tulis, dan juga reward diberikan bagi siswa yang terbaik dise- tiap kelasnya yang berupa penghargaan, piala, dan uang pembinaan disaat pembagian raport. Maka dapat dis- arankan bahwa, guru dapat lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan reward agar siswa merasa lebih termoti- vasi dan tidak terbebani. Siswa hendaknya agar senantiasa aktif dalam mengikuti pembelajaran disekolah. Serta berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan lainya.
Pengaruh Penggunaan Model Problem Based Learning (pbl) Terhadap Motivasi Belajar Dan Perilaku Prososial Siswa Pada Pembelajaran Pai Sdn 82 Kota Bengkulu Pahlawan, Pahlawan; Adisel, Adisel; Chandra, Pasmah
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2021): Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v6i2.5674

Abstract

This study aims to examine the impact of the Problem - Based Learning ( PBL ) model on students ' learning motivation and prosocial behavior in Islamic Education at SDN 82 Bengkulu City . The research is a quantitative study , using a quasi - experimental design known as " the matching - only pretest - posttest control group design . " The population includes all students at SDN 82 Bengkulu City , with the sample selected through random sampling . The experiment was conducted in class VD ( experimental group ) and class VB ( control group ) . Research instruments included questionnaires assessing learning motivation and prosocial behavior , administered both at the beginning ( pretest ) and end ( posttest ) of the experiment for both groups . Data analysis was conducted using quantitative techniques , including both descriptive and inferential statistics , with the t - test used for hypothesis testing . The t - test results showed that the gain score for students learning motivation was 6.79 , while for prosocial behavior it was 15.77 , compared to a critical t - value of 2.07 at a 5 % significance level . Statistically , this indicates that t - values for both learning motivation ( 6.79 ) and prosocial behavior ( 15.77 ) were greater than the critical t - value ( 2.07 ) , suggesting a significant positive impact . Thus , it can be concluded that the use of the Problem - Based Learning model significantly influences both learning motivation and prosocial behavior in Islamic Education at SDN 82 Bengkulu City . Keywords : Problem - Based Learning , Learning Motivation , Prosocial Behavior , Islamic Education
Co-Authors Ahmad Berli Ahmad Gawdy Prananosa Aila, Pemi Aldila, Delvita Jesika Alexius Dwi Widiatna Alisah, Sentia Aly, Hery Noer Aly Noer Amelia, Ninda Andela, Fuji Anggraini, Ranti Anisa Nur Fadilah Apriani, Windu Aquariya, Famella Arbiana Putri Arifin, Rahman Asnaini Asnaini, Asnaini Astari, Syirli Astuti, Dina Putri Juni Ayu Sofi Putri Utami, Raden Azra Aulannisa chandra, Pasmah Donni Pestalozi Elsanti, Elsanti Fatrima Santri Syafir Fatrima Santri Syafri Fatrimia Santri Syafri Fennyta Melasari Gilang, M. Ilham Giyarsi, Giyarsi Hari Mukti, Wiji Aziiz Hari Mukti, Wiji Aziz Herlyna Herlyna Ilahi, Repaldo Rahma Iqbal, Moch Iqbal, Much Isnaini, Desi Junaidi, Anwar Juneti Juneti junita, Dhelia Khofifa, Ii Nurul Tri Latipah, Nurlia Legiana, Syafirah Lensi, Enjelika Marda Lusiana, Nadila M. Ary Irawan M. Sukarno Malau, Maria Dina Mariana Mariza, Elia Marlensi, Linda Mawarni, Dentha Andriyanti Mayoli, ⁠ Prima Wiza Mukhasonah, Putri Mustriana Mukti, Wiji Aziz Hari Noptami, Hanipa Soleha Novia Anggraini Nurhalimah, Ullik Nursanti, Apdila Pahlawan, Pahlawan Pangesty, Nurul Pasiska, pasiska Pebriani, Rizia Dwi Persi, Persi Putra, Jevpri Yansa Putri, Ardianti Yunita Putri, Cici Amelia Putri, Yespa Gustia R, Rindu Larasati Rahayu, Septi Ramadhani, Fara Dila Ratono, Insaudi Raudhatul Jannah Ririn Agustina Robeet Thadi Rohmin, Efzal Muji S, Yuni Faddila salamah salamah Santika, Anggi Sari, Chintya Sari, Intan Puspa Sari, Lara Sari, Meirita Sari, Wenny Aulia Sartika, Dimas Satria, Irwan Sepri Yunarman, Sepri Sepri, Sepri Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syamsiar, Syamsiar Syamzah Ayuningrum Ulandari, Rahma Utami, Purwani Puji Utarianti, Relly Septia Putri Wardah, Fatma Wediasti, Welti Welti Wediasti Wika Haryanti Yuseva, Putri Yusilafita, Anisa