Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Komparatif Motivasi Mengajar Guru PAUD Bersertifikasi dan Nonbersertifikasi di Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung Yanuarsari, Revita; Ruswandi, Agus; Choerunnasa, Erisca Desriana
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i4.1304

Abstract

Motivasi mengajar merupakan faktor penting yang menentukan kualitas proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sertifikasi guru dipandang sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kompetensi dan motivasi kerja pendidik, namun efektivitasnya masih perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan motivasi mengajar guru PAUD bersertifikasi dan nonbersertifikasi di Kecamatan Ujung Berung, Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri atas 60 guru PAUD yang dipilih melalui teknik purposive sampling, masing-masing 30 guru bersertifikasi dan 30 guru nonbersertifikasi. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang mencakup aspek motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum motivasi mengajar guru PAUD berada pada kategori tinggi, namun terdapat perbedaan signifikan antara guru bersertifikasi dan nonbersertifikasi. Guru bersertifikasi cenderung memiliki motivasi ekstrinsik lebih tinggi yang dipengaruhi oleh tunjangan profesi, sedangkan guru nonbersertifikasi lebih menonjol pada motivasi intrinsik berupa semangat pengabdian dan kepedulian terhadap perkembangan anak. Kesimpulannya, sertifikasi berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi mengajar, terutama pada aspek ekstrinsik, namun motivasi intrinsik tetap menjadi landasan utama bagi guru PAUD dalam menjalankan tugasnya.
Exploring Student Perceptions of Blended Learning: Flexibility, ICT Literacy, and the Preference for Traditional Classroom Learning Agus Ruswandi; Riki Ruswandi; M Aditya Firdaus; Revita Yanuarsari; Hendi S Muchtar
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i1.6266

Abstract

Student participation remains a key challenge in blended learning (BL), particularly in the Faculty of Islamic Religion and Teacher Training and Education. Understanding students’ perceptions is essential to evaluate the effectiveness of BL and identify areas for enhancement. This study employed a quantitative, non-experimental survey design. Data were collected from 238 students at Universitas Islam Nusantara through an online questionnaire. Descriptive statistical methods were used to analyze the data and calculate mean scores across various dimensions of students’ perceptions. The findings indicate that students generally perceive blended learning positively, with an overall mean score of 3.45 on a 4-point scale. Flexibility was viewed favorably, while convenience received a moderate rating (mean score: 3.1). Students also reported high levels of ICT literacy, averaging 3.6. Despite these positive aspects, a notable proportion of students still preferred face-to-face learning, citing it as more effective and easier for active participation. The results suggest that while blended learning enhances flexibility and supports digital skill development, concerns about convenience and engagement persist. These findings highlight the need for improved instructional design and better support systems within BL environments. Blended learning is perceived as effective and beneficial, particularly in developing ICT literacy. However, to increase student participation and overall satisfaction, institutions should focus on improving the usability and interactivity of blended platforms, as well as providing targeted support to address learner preferences and challenges.
Strategi Ketahanan Ekonomi Guru PAUD melalui Kewirausahaan Evi Octrianty; Susan Maulani; Revita Yanuarsari; Dianti Yunia Sari; Siti Rodiah Basyar
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.6154

Abstract

The low income of PAUD teachers is currently caused by the provision of teacher salaries which are only funded by the school, because they are only appointed by the principal. The obligations and workload of PAUD teachers which are almost the same as ASN teachers are not commensurate with the income and spirit of dedication carried out with the salary they receive, even what is received is smaller than the salary of a laborer. This condition makes PAUD teachers continue to struggle to get a decent income and hope to achieve good welfare. This study aims to: 1) find out the strategies of PAUD teachers, especially in Bandung Regency, in carrying out their roles as entrepreneurs, 2) find out the activities of PAUD teachers in facing economic resilience through their business paths, and 3) find out the obstacles faced by PAUD teachers when undergoing entrepreneurship, and its impact on PAUD teacher income. This study uses a qualitative approach with a naturalistic qualitative descriptive method. The data sources consist of 7 respondents of PAUD teachers who are entrepreneurs from 3 PAUD institutions that are members of the Small Micro Medium Enterprises (UMKM community) in Bandung Regency. The results of the study show that PAUD teachers who are entrepreneurs have better economic resilience, but there are obstacles found, namely equipment and marketing that are still lacking in support, so it is necessary to develop business strategies through digital marketing and other special strategies so that the business continues to increase.
Strategi Guru dalam Menciptakan Ekosistem Pembelajaran yang Menyenangkan (Study Kasus di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar II) Nurhasanah, Anah; Jaya, Asep; Rosliani, Lia; Apin; Susilawati, Susi; Prihatini, Firda; Abdurrahman, H. Nana Herdiana; Yanuarsari, Revita
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1010

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan, atau ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah dasar. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk lebih terlibat, termotivasi, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan guru untuk membuat ekosistem pembelajaran yang menyenangkan di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar 2 Observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan banyak strategi, seperti pembelajaran interaktif, pembelajaran berbasis permainan, penggunaan media dan teknologi yang sederhana, manajemen kelas yang baik, dan hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas dan partisipasi aktif guru adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan di sekolah dasar.
Pendampingan calon wisudawan FKIP UNINUS melalui program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing Revita Yanuarsari; Rohmah Fajarwati, Saktika; Ahmatika, Deti; Maulani, Susan; Suwandari, Lilis; Mastiani, Emay
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.30943

Abstract

Tantangan global menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Namun, banyak calon wisudawan masih kurang siap secara mental dan karakter untuk memasuki dunia kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, FKIP Universitas Islam Nusantara menyelenggarakan Program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) sebagai pendampingan untuk menguatkan iman, ilmu, dan amal dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman keislaman, kesiapan profesional, dan komitmen pengabdian sosial calon wisudawan. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui pembinaan spiritual, penguatan wawasan, dan refleksi nilai. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman nilai keislaman, kesiapan menghadapi dunia kerja, dan kesadaran untuk berkontribusi bagi masyarakat. Simpulan menunjukkan bahwa Program BISLIM efektif dalam membentuk sarjana muslim yang berkarakter dan berdaya saing.  
FENOMENA BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DALAM PERSPEKTIF KAJIAN PEDAGOGIK Sutisna, Asep; Nuryaman, Maman; Jahroh, Nurdiatul; Ramdani, Pajar; Kurniawan, Rudi; Suryana, Tatang; Abdurrahman, Nana Herdiana; Yanuarsari, Revita
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9315

Abstract

ABSTRACT Bullying is a social phenomenon that still frequently occurs in schools and is a serious problem in the field of education. This behavior not only impacts the psychological condition of students, such as fear, anxiety, low self-esteem, and trauma, but also affects their social development and academic achievement. Bullying can appear in various forms, both physical, verbal, and psychological, which are influenced by individual factors, family environment, school culture, and the dynamics of social interactions in the community. This study aims to examine the factors causing bullying in the school environment and analyze efforts to overcome it through a pedagogical approach. This study employs a literature review method by examining and analyzing various relevant sources, including educational textbooks, scientific journals, and previous research findings. The results of the study indicate that the role of teachers as educators, mentors, and role models plays a significant role in preventing and overcoming bullying. In addition, the consistent implementation of character education, strengthening the values ​​of empathy and tolerance, and creating a safe, inclusive, and conducive school climate has been shown to be effective in reducing bullying behavior. Therefore, ongoing synergy is needed between teachers, students, parents, and the school to create a safe and comfortable learning environment that supports optimal student development. ABSTRAK Bullying merupakan fenomena sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan menjadi salah satu permasalahan serius dalam dunia pendidikan. Perilaku ini tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis peserta didik, seperti munculnya rasa takut, kecemasan, rendah diri, dan trauma, tetapi juga berpengaruh terhadap perkembangan sosial serta prestasi akademik mereka. Bullying dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik fisik, verbal, maupun psikologis, yang dipengaruhi oleh faktor individu, lingkungan keluarga, budaya sekolah, serta dinamika interaksi sosial di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab terjadinya bullying di lingkungan sekolah serta menganalisis upaya penanggulangannya melalui pendekatan pedagogik. Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah ini adalah studi pustaka dengan menelaah dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku teks pendidikan, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran guru sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan memiliki kontribusi penting dalam mencegah dan mengatasi bullying. Selain itu, penerapan pendidikan karakter secara konsisten, penguatan nilai-nilai empati dan toleransi, serta penciptaan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan kondusif terbukti efektif dalam menekan perilaku bullying. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang berkelanjutan antara guru, peserta didik, orang tua, dan pihak sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN DALAM KETERLIBATAN BELAJAR PESERTA DIDIK Risma Dwi Saraswati; Septian Akbar; Abdul Latif; Taryudi Taryudi; Risca Rosinta Agustin; Iman Gunawan; Nana Herdiana Abdurahman; Revita Yanuarsari
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Cahaya Edukasi
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.330

Abstract

Kesenjangan keterlibatan belajar peserta didik masih menjadi permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran di kelas. Sebagian peserta didik menunjukkan keterlibatan belajar yang aktif, sementara sebagian lainnya cenderung pasif akibat perbedaan kebutuhan, kesiapan, dan kemampuan belajar yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi konten dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi konten mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik secara lebih merata, baik dari aspek perilaku, emosional, maupun kognitif.  
Implementation of An Integrated Information System In Early Childhood Education Schools In Teacher Administrative Management Revita Yanuarsari; Susan Maulani; Tedi Hadiana; Nur Indah Juniati
Jurnal Isema : Islamic Educational Management Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Islamic Educational Management
Publisher : Laboratorium Jurusan S1 Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/isema.v9i2.34953

Abstract

PAUD (Early Childhood Education) schools have an important role in establishing the foundations of education at an early age. Efficient and timely administrative management is needed to ensure the school's daily operations run smoothly. In an effort to improve teacher administrative management, the use of an Integrated Information System (PAUD SITE) was proposed as a potential solution. This system will integrate various administrative aspects, such as managing schedules, attendance, teacher personal data, announcements, and communication between the teacher and the school. This research involves an in-depth analysis of how the implementation of the PAUD SITE can affect the efficiency and effectiveness of teacher administrative management. The research method used is a qualitative approach. Data was collected through interviews with school administrative staff and teachers, as well as a survey given to teachers and related schools. The results of this study are expected to provide a better understanding of the benefits and challenges associated with the implementation of the PAUD SITE in teacher administration management in PAUD schools. The practical implications of this research can be used as a guide for PAUD schools wishing to introduce or increase the use of an integrated information system in their daily operations.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI AI SEBAGAI MEDIA BELAJAR ORANG DEWASA: ANALISIS STUDI KASUS PADA MAHASISWA Nurhaliza Shani; Tia Nuraeni; Rika Nurfadilla; Nunung Safitri Bala; Revita Yanuarsari
Jurnal Kependidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran orang dewasa di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi AI sebagai media belajar orang dewasa melalui studi kasus pada mahasiswa Universitas Islam Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring dan angket terhadap mahasiswa dari berbagai program studi dan semester yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden telah memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran, terutama untuk memahami materi perkuliahan, merangkum bahan ajar, mencari referensi, menerjemahkan teks, serta membantu penyusunan tugas akademik. AI dinilai mampu meningkatkan fleksibilitas, kemandirian, dan efisiensi belajar mahasiswa. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya kendala berupa keterbatasan akurasi informasi, perlunya verifikasi sumber, serta potensi ketergantungan apabila AI digunakan secara berlebihan. Mahasiswa memandang AI sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti peran dosen. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan AI sebagai media belajar orang dewasa sangat bermanfaat apabila digunakan secara bijak, kritis, dan dikombinasikan dengan peran dosen serta sumber belajar akademik lainnya.
Penerapan Artificial Intelligence dalam Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan Transformasional Revita Yanuarsari; Hendi Suhendraya Muchtar; Nabila Ihza Nur Muttaqi
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11990

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung penguatan karakter disiplin anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-eksploratif, penelitian melibatkan 20 lembaga PAUD di Kota Bandung dan Kabupaten Jember yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi AI. Intervensi mencakup penggunaan lima teknologi AI, yaitu face recognition, Natural Language Processing, chatbot, AI-based scheduling, dan predictive analytics. Hasil menunjukkan peningkatan efisiensi operasional sebesar 30% dan pengurangan beban administratif guru hingga 40%. Selain itu, sistem kehadiran otomatis dan penjadwalan berbasis AI terbukti memperkuat karakter disiplin anak, terlihat dari ketepatan waktu, keteraturan, dan penyelesaian tugas. Kesimpulannya, integrasi AI dalam manajemen PAUD efektif meningkatkan efisiensi dan membentuk karakter anak sejak dini, serta memberikan arah baru bagi pengelolaan pendidikan berbasis teknologi.
Co-Authors Abdul Latif Abdurrahman, H. Nana Herdiana Agni Noorgiani Agni Noorgiani Agus Ruswandi Ahmatika, Deti Alwin Mujaiyanah Anah Nurhasanah Anah Nurhasanah, Anah Apin Apin Ari Abdul Kohar Rahmatullah Aris Purwadin Arman Tirtajaya Arman Tirtajaya Asep Jaya Atik Kurniawati Choerunnasa, Erisca Desriana Dhini Sri Widia Mulyani Dianti Yunia Sari Dimas Firdaus Kusuma W Ela Tunggal Witiastuti Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Emay Mastiani Evi Octrianty Fadila Rahma Ghoer Fadila Rahma Ghoer Fadila Rahma Ghoer Fanny Rizkiyani Fikry Fauzi Ramadhan Firda Prihatini H. Nana Herdiana Abdurrahman Hanafiah Hendi S Muchtar Hendi Suhendraya Muchtar Hera Mutaharoh Iim Nurjanah Iim Nurjanah Iin Sinta Ike Kurniati Ikke Kurniati Iman Gunawan Intan Astria Ita Puspita Ita Puspita Iwan Asmadi Jahroh, Nurdiatul Jaya, Asep Kurniati, Ikke L. Lisnawati Latifah, Ella Dewi Lia Rosliani Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati M Aditya Firdaus Maulani, Susan Muchtar, Hendi S. Nabila Ihza Nur Muttaqi Nana Herdiana Nana Herdiana Abdurahman Nana Herdiana Abdurrahman, Nana Herdiana Nanan Herlinawati Nandang Rosdiana Nani Sintiawati Nisa Lutfi Nita Nurbaeti Nunung Safitri Bala Nur Indah Juniati Nurhaliza Shani Nurmilah, Ulpah Nuryaman, Maman Octrianty, Evi Prihatini, Firda Rahayu, Sari Ramdani, Pajar Reni Nurapriani Ricky Yoseptry Rika Nurfadilla Risca Rosinta Agustin Risma Dwi Saraswati Rita Sulastini Rohmah Fajarwati, Saktika Romdah Romansyah, Romdah Rosda, Rosdamayanti Rosdamayanti Rosda Rosliani, Lia Rudi Kurniawan Ruswandi, Riki Saktika Rohmah Fajarwati Saktika Rohmah Fajarwati Sandra Noor Utami Sari Rahayu Sauri, R Supyan Septian Akbar Setianingsih Eka Wardian Siti Rodiah Basyar Suryana, Tatang Susan Maulani Susi Susilawati SUSILAWATI, SUSI Sutisna, Asep Suwandari, Lilis Taryudi Taryudi Tedi Hadiana Tia Nuraeni Tia Setiawati Tirtajaya, Arman Wahidin, Didin Warta, Waska