Claim Missing Document
Check
Articles

Pembentukan Karakter Disiplin Siswa melalui Lingkungan Sekolah Tri Purwati; Chairunissa; Arlin Nurmaliani; Yodi Ahmad Sirojudin; Reczy Setian Suharno; Mumuh; Rohendi Ali; Nana Herdiana Abdurrahman; Revita Yanuarsari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student character development is one of the primary goals of education, playing a crucial role in shaping students' personalities, attitudes, and behaviors to align with the nation's moral, social, and cultural values. Discipline is one of these traits. The school environment plays a strategic role as a place for character development because schools serve not only as a place to transfer knowledge but also as a place to cultivate character values ​​through school culture, the role models and roles of teachers, and social interactions between students. This article aims to examine the role of the school environment in developing students' disciplined character based on the results of a review of various relevant literature sources. The method used in writing this article is a literature study, collecting, reviewing, and analyzing various journal articles related to character education and the school environment. The results of the study indicate that a conducive school environment, supported by a positive school culture, consistent implementation of discipline, role models and the role of educators, and learning and extracurricular activities integrated with character values, influences the development of student character development. Therefore, managing the school environment oriented towards strengthening character values ​​needs to be a crucial aspect in the implementation of education. Keywords: character development, school environment, character education   Abstrak Pembentukan karakter siswa merupakan salah satu tujuan utama pendidikan yang berperan penting dalam membentuk kepribadian, sikap, dan perilaku siswa agar sesuai dengan nilai-nilai moral, sosial, dan budaya bangsa. Salah satunya yaitu karakter disiplin. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis sebagai tempat pembinaan karakter karena sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat pembiasaan nilai-nilai karakter melalui budaya sekolah, keteladanan dan peran guru, serta interaksi sosial antarsiswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran lingkungan sekolah dalam pembentukan karakter disiplin siswa berdasarkan hasil kajian dari berbagai sumber literatur yang relevan. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi pustaka (studi literatur) dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai artikel jurnal yang berkaitan dengan pendidikan karakter dan lingkungan sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif, didukung oleh budaya sekolah yang positif, penerapan disiplin yang konsisten, keteladanan dan peran pendidik, serta kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang terintegrasi nilai-nilai karakter, berpengaruh dalam perkembangan pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan sekolah yang berorientasi pada penguatan nilai karakter perlu menjadi perihal penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Kata kunci: pembentukan karakter, lingkungan sekolah, pendidikan karakter
Pemberdayaan Kreator Media Sosial melalui Pelatihan Artificial Intelligence sebagai Upaya Penguatan Edupreneurship Nuarida, Eva Bella; Yanuarsari, Revita
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i1.1476

Abstract

Perkembangan media sosial dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah membuka peluang baru dalam bidang kewirausahaan berbasis pendidikan (edupreneurship). Namun, banyak kreator media sosial yang belum memiliki kompetensi memadai dalam memanfaatkan teknologi AI secara strategis dan produktif untuk menciptakan konten edukatif bernilai ekonomi. Keterbatasan literasi digital, kreativitas berbasis data, serta pemahaman model bisnis digital menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kreator media sosial melalui pelatihan berbasis AI sebagai upaya penguatan kompetensi edupreneurship. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pemanfaatan AI dalam perencanaan, produksi, dan evaluasi konten media sosial. Peserta dilibatkan secara aktif dalam simulasi pembuatan konten edukatif berbasis AI yang berorientasi pada peluang usaha digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap pemanfaatan AI, kreativitas konten, serta kesadaran berwirausaha berbasis pendidikan. Kesimpulannya, pelatihan AI efektif dalam memperkuat kompetensi kreator media sosial dan mendorong tumbuhnya edupreneurship yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Manajemen Pedagogik Guru dalam Mengembangkan Budaya Sekolah Berbasis Tatanen di Bale Atikan Sekolah Dasar Purwadin, Aris; Kurniawati, Atik; Sinta, Iin; Mujaiyanah, Alwin; Nurbaeti, Nita; Lutfi, Nisa; Herdiana, Nana; Yanuarsari, Revita
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze teachers' pedagogical management in developing a school culture based on Tatanén di Balé Atikan (TdBA) in elementary schools in Purwakarta Regency. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through participatory observation, in-depth interviews with nine grade IV–VI teachers and three principals, and document analysis at three public elementary schools in Bungursari District that had implemented TdBA for at least two years. Thematic analysis revealed four dimensions of effective pedagogical management: (1) lesson planning that integrates TdBA values through the Pancaniti framework into subject-specific competencies; (2) implementation of project based learning in school gardens as "living laboratories" emphasizing collaboration (gotong royong) and value modeling through teacher exemplarity; (3) authentic assessment based on process and attitude portfolios aligned with the Sundanese principle of silih asah, coupled with democratic classroom management; and (4) synergy between the principal's visionary leadership and teachers' social competence. Main challenges include tension between the dense national curriculum and flexible time needs, variations in teachers' understanding, limited physical resources, and difficulties in character assessment. The study concludes that holistic pedagogical management by teachers serves as the core driver in transforming TdBA from a ceremonial activity into a living and sustainable school culture.
Strategi Guru dalam Menciptakan Ekosistem Pembelajaran yang Menyenangkan (Study Kasus di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar II) Nurhasanah, Anah; Jaya, Asep; Rosliani, Lia; Apin; Susilawati, Susi; Prihatini, Firda; Abdurrahman, H. Nana Herdiana; Yanuarsari, Revita
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1010

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan, atau ekosistem pembelajaran yang menyenangkan, sangat penting untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah dasar. Guru memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk lebih terlibat, termotivasi, dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan guru untuk membuat ekosistem pembelajaran yang menyenangkan di SDN Kutamekar I dan SDN Kutamekar 2 Observasi pembelajaran, wawancara dengan guru, dan studi dokumentasi adalah metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan banyak strategi, seperti pembelajaran interaktif, pembelajaran berbasis permainan, penggunaan media dan teknologi yang sederhana, manajemen kelas yang baik, dan hubungan emosional yang baik antara guru dan siswa. Strategi ini terbukti mampu meningkatkan antusiasme siswa, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, dan mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kreativitas dan partisipasi aktif guru adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan di sekolah dasar.
Pendampingan calon wisudawan FKIP UNINUS melalui program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing Revita Yanuarsari; Rohmah Fajarwati, Saktika; Ahmatika, Deti; Maulani, Susan; Suwandari, Lilis; Mastiani, Emay
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.30943

Abstract

Tantangan global menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Namun, banyak calon wisudawan masih kurang siap secara mental dan karakter untuk memasuki dunia kerja dan masyarakat. Oleh karena itu, FKIP Universitas Islam Nusantara menyelenggarakan Program BISLIM (Bina Sarjana Muslim) sebagai pendampingan untuk menguatkan iman, ilmu, dan amal dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman keislaman, kesiapan profesional, dan komitmen pengabdian sosial calon wisudawan. Metode yang digunakan berupa pendampingan partisipatif melalui pembinaan spiritual, penguatan wawasan, dan refleksi nilai. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman nilai keislaman, kesiapan menghadapi dunia kerja, dan kesadaran untuk berkontribusi bagi masyarakat. Simpulan menunjukkan bahwa Program BISLIM efektif dalam membentuk sarjana muslim yang berkarakter dan berdaya saing.  
Supervisi Instruktur terhadap Peserta yang Mengalami Beragam Hambatan Belajar pada Pelatihan Menjahit di LKP Yani 43 Sumedang Nurjanah, Dea Siti; Salsabila, Salsabila; Yanuarsari, Revita
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik supervisi instruktur terhadap peserta pelatihan menjahit yang mengalami hambatan belajar di LKP Yani 43 Sumedang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada November 2025, dengan informan enam orang (dua instruktur, satu pengelola, dan tiga peserta) yang mengalami hambatan belajar (P1–P3). Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konsep dan kemampuan penerapan dalam praktik menjahit. Hambatan peserta teridentifikasi pada aspek konseptual, psikomotorik, dan metakognitif, yang memengaruhi kestabilan performa praktik dan kebutuhan pendampingan intensif. Instruktur menerapkan supervisi melalui pendampingan individual, demonstrasi, penyederhanaan langkah kerja, serta pendekatan interpersonal yang empatik. Temuan ini menegaskan pentingnya supervisi yang adaptif, diagnostik, dan humanistik agar pelatihan lebih responsif terhadap kebutuhan individual peserta.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI KONTEN DALAM KETERLIBATAN BELAJAR PESERTA DIDIK Dwi Saraswati, Risma; Akbar, Septian; Latif, Abdul; Taryudi, Taryudi; Rosinta Agustin, Risca; Gunawan, Iman; Herdiana Abdurahman, Nana; Yanuarsari, Revita
Jurnal Cahaya Edukasi Vol 3 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Cahaya Smart Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63863/jce.v3i1.330

Abstract

Kesenjangan keterlibatan belajar peserta didik masih menjadi permasalahan yang sering ditemui dalam proses pembelajaran di kelas. Sebagian peserta didik menunjukkan keterlibatan belajar yang aktif, sementara sebagian lainnya cenderung pasif akibat perbedaan kebutuhan, kesiapan, dan kemampuan belajar yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi konten dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi konten mampu memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya. Selain itu, pendekatan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik secara lebih merata, baik dari aspek perilaku, emosional, maupun kognitif.  
Co-Authors Abdul Latif Abdurrahman, H. Nana Herdiana Agni Noorgiani Agus Ruswandi Ahmatika, Deti Akbar, Septian Alifah, Larassaty Anah Nurhasanah, Anah Apin Ari Abdul Kohar Rahmatullah Arlin Nurmaliani Arman Tirtajaya Arman Tirtajaya Astiti, Widya Tasya Atik Kurniawati, Atik Chairunissa Choerunnasa, Erisca Desriana Dhini Sri Widia Mulyani Dianti Yunia Sari Dimas Firdaus Kusuma W Dwi Saraswati, Risma Ela Tunggal Witiastuti Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Ella Dewi Latifah Emay Mastiani Evi Octrianty Fadila Rahma Ghoer Fadila Rahma Ghoer Fanny Rizkiyani Faujia, Salma Nur Frida, Desi Gunawan, Iman Hadiana, Tedi Hendi S Muchtar Hendi Suhendraya Muchtar Herdiana Abdurahman, Nana Herdiana, Nana Iim Nurjanah Ike Kurniati Ikke Kurniati Imawan, Nida Allifah Intan Astria Ita Puspita Iwan Asmadi Jaya, Asep Juniati, Nur Indah Kirana, Viera Ayu Kurniati, Ikke L. Lisnawati Latifah, Ella Dewi Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lutfi, Nisa Lutfiah, Isma M Aditya Firdaus Maulani, Susan Muchtar, Hendi S. Mujaiyanah, Alwin Mumuh Munayah, Nailal Nabila Ihza Nur Muttaqi Nana Herdiana Abdurrahman Nandang Rosdiana Nani Sintiawati Nuarida, Eva Bella Nunung Safitri Bala Nurbaeti, Nita Nurhaliza Shani Nurhaliza, Trisa Nurjanah, Dea Siti Nurmilah, Ulpah Octrianty, Evi Pratiwi, Inggi Trianda Priadi, Vina Firnanda Prihatini, Firda Purwadin, Aris Rahayu, Sari Reczy Setian Suharno Reni Nurapriani Ricky Yoseptry Rika Nurfadilla Rita Sulastini Rohendi Ali Rohmah Fajarwati, Saktika Romdah Romansyah, Romdah Rosda, Rosdamayanti Rosdamayanti Rosda Rosinta Agustin, Risca Rosliani, Lia Ruswandi, Riki Sabila, Malika Saka, Fajriah Saktika Rohmah Fajarwati Salsabila, Salsabila Sandra Noor Utami Sapitri, Nurul Alya Sari Rahayu Sari Rahayu Sauri, R Supyan Setianingsih Eka Wardian Sinta, Iin Siti Rodiah Basyar Suprianti, Risma Susan Maulani Susanti, Cucu SUSILAWATI, SUSI Suwandari, Lilis Taryudi, Taryudi Tia Nuraeni Tia Setiawati Tirtajaya, Arman Tri Purwati Wahidin, Didin Warta, Waska Yodi Ahmad Sirojudin