Claim Missing Document
Check
Articles

STATUS FISIOLOGIS DAN PROFIL ERITROSIT KAMBING INDUK PE DAN F1 BoerPE STUDI KASUS UNTUK PERBAIKAN POLA MANAJEMEN KAMBING CROSS BREEDING Ananda Octa Lutfia; Inggit Kentjonowaty; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa perbandingan dan perbedaan nilai eritrosit, denyut jantung dan pernapasan induk Kambing PE dangenerasi F1 crossbreeding Kambing Boer jantan. Materi yang digunakan adalah Kambing induk PE dan Kambing F1 BoerPE. Studi Kasus untuk Perbaikan  Pola Manajemen Kambing Cross Breeding, kambing PE yang berumur 4 tahun  bisa dikatakan sebagai induk dan Kambing berumur 14 bulan dari bangsa F1 BoerPE. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan data deskriptif. Sampel yang  memiliki kerteria yaitu kambing yang memiliki hubungan kekerabatan langsung antara lain  induk Kambing PE dengan generasi F1 BoerPE yang. Nilai eritrosit merupakan variabell yang di amati dalam penelitia, denyut jantung dan frekuensi pernapasan. Tabel Uji t merupakan analisis data yang  tidak berpasangan. Hasil dari Uji t diperoleh bahwa nilai Eritrosit Induk PE adalah 1,286 106/Mm3 dan generasi F1 Boer PE nya adalah 1,188 106/Mm3 menyatakan Induk PE (P>0,05) tidak berbeda nyata terhadapp generasi F1 BoerPE, nilai denyut jantung induk PE 70,96 kali/menit dan nilai pada generasi F1 BoerPE 60,32 kali/menit (P<0,05) menyatakan bahwa berbeda nyata dan frekuensi pernapasan memiliki nilai pada induk PE yaitu 51,46 kali/menit dan pada generasi F1 BoerPE adalah 55,96 kali/menit ini (P>0,05) menunjukkan tidak berbeda nyata. Kesimpulan penelitian ini berkesimpulan bahwa Nilai Eritrosit dan frekuensi pernapasan pada kambing induk dan anak menunjukkan nilai yang relatif sama sedangkan  nilai denyut jantung keduanya menunjukkan nilai yaitu berbeda nyata.
STUDI TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) DITINJAU DARI INDUK BREED MURNI DAN PERSILANGANNNYA PADA SAPI POTONG DI KABUPATEN PROBOLINGGO Moh. Zainul Arifin; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 1 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) ditinjau dari induk breed murni dan persilangannya pada sapi potong di Kabupaten Probolinggo. Materi yang digunakan adalah 40 ekor sapi potong induk breed murni dan persilangannya. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling yaitu induk dengan breed murni dari bangsa Limousin dan PO sedangkan Sapi persilangan dari Limpo dan Pegon, pernah beranak minimal satu kali, status birahi baik. Analisa data dengan menggunakan uji Chi-Square. Variabel yang diamati adalah Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR),Non Return Rate (NRR), dan Body Condition Score (BCS). Hasil analisis uji Chi-Square terhadap S/C, CR, dan NRR pada Sapi Limousin dengan Limpo dan PO dengan Pegon menunjukkan tidak berbeda nyata (P>0,05). Rataan nilai S/C Sapi Limousin, Limpo, PO dan Pegon adalah 1,67; 2,0; 1,25; dan 1,67. Rataan nilai CR Sapi Limousin, Limpo, PO dan Pegon adalah 60%, 50%, 80%, dan60%. Nilai NRR Sapi Limousin, Limpo, PO dan Pegon adalah 70%, 70%, 90%, dan 70%. Rataan BCS pada Sapi Limousin, Limpo, PO dan Pegon adalah 3,63; 3,18; 3,13; dan 3,08. Kesimpulan penelitian bahwa tingkat keberhasilan IB induk breed murni dan persilangannya pada sapi potong di Kabupaten Probolinggo tidak berbeda nyata.Kata kunci : Keberhasilan IB, Sapi potong, breed murni, persilangan
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS MADU DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI PADA YOGHURT TERHADAP NILAI pH DAN TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT Khusnul Fatimah; Dedi Suryanto; Irawati Dinasari Retnaningtyas
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset berikut dilaksanakan di Laboratorium Universitas Islam Malang. Riset dijalankan mulai 26 Februari hingga 10 April 2024. Riset berikut tujuannya guna menganalisa pengaruh penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt terhadap nilai pH dan total bakteri asam laktat. Materi yang dipakai ialah susu sebanyak 5.250 ml, starter kerja Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus 3%, madu klanceng 225 ml dan madu randu 225 ml, aquades, MRS (Man Rogosa and Sharpe) agar, buffer 4 dan 7, alkohol 70% dan alumunium foil. Metode yang dipakai ialah eksperimen melalui pemakaian RAL (Rancangan Acak Lengkap) pola tersarang (nested) 2 x 4. Faktor utama yakni jenis madu (MK: madu klanceng dan MR: madu randu) dan konsentrasi (P0: 0%; P1: 5%; P2: 10% dan P3: 15%) sebagai faktor tersarang. Hasil riset memaparkan bahwasanya berdasarkan analisis ragam penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt berdampak sangat nyata (P<0,01) pada nilai pH dan total bakteri asam laktat. Adapun rata-rata nilai pH yaitu kontrol= 4,510, MKP1= 4,470, MKP2= 4,310, MKP3= 4,150, MRP1= 4,400, MRP2= 4,180 dan MRP3= 4,130. Bobot rerata total bakteri asam laktat yaitu kontrol= 7,949 CFU/ml, MKP1= 8,578 CFU/ml, MKP2= 9,142 CFU/ml, MKP3= 9,468 CFU/ml, MRP1= 9,394 CFU/ml, MRP2= 9,702 CFU/ml dan  MRP3= 9,783 CFU/ml. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa penambahan jenis madu dengan berbagai konsentrasi pada yoghurt berdampak pada nilai pH dan total bakteri asam laktat. Pada perlakuan MRP3 menghasilkan kualitas terbaik dengan nilai pH 4,130 dan total bakteri asam laktat 9,783 CFU/ml. Disarankan pembuatan yoghurt dengan penambahan madu randu menggunakan konsentrasi 15% untuk meningkatkan kualitas yoghurt. Kata Kunci : susu, yoghurt, madu klanceng, madu randu, nilai pH dan total bakteri asam laktat
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN MINERAL PADA PAKAN TERHADAP PRODUKSI TERNAK RUMINANSIA (ARTICLE REVIEW) Imam Suprayitno; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mineral merupakan bagian dari tubuh  yang me;megang peran,an yang sangat penting dalam Pemeliharaan fungsi tubuh Mineral berperan d;alam  proses fisiologis yaitu pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan Mineral berperan dalam proses fisiologis yaitu pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan Substitusi mineral pada pakan berperan penting pada produksi ternak melalui beberapa mekanisme dengan target pertumbuhan yang berbeda Penelitian Penambahan mineral pada pakan dengan target produksi ternak telah banyak dilakukan dengan hasil yang bervariasi Mineral dalam meningkatkan pertumbuhan/produksi ternak melalui berbagai macam jalur yaitu : Sebagai ko faktor dalam proses metabolisme Karbohidrat, Protein dan Lemak, Sebagai kation sel, pengatur osmotik cairan dan  keseimbangan  asam basa, dan kekebalan tubuh melalui respon imun yaitu berperan dalam perkembangan serta menjaga aktivitas sel imun Kecukupan mineral dari Pakan ternak ruminansia tergantung dari struktur geologi tanah tempat hijauan tersebut ditanam
PENGARUH PENGGANTIAN PAKAN KOMERSIAL DENGAN CAMPURAN BIJI LAMTORO DAN JAGUNG TERFERMENTASI PLUS BIOENZIM TERHADAP PRODUKSI KARKAS BROILER Ahmad Novianto; dedi Suryanto; Farid Wadjdi
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penggantian pakan komersial dengan campuran biji lamtoro dan jagung terfermentasi yang ditambah bioenzim (LJFB) terhadap produksi karkas broiler. Materi penelitian ini yaitu 64 ekor broiler, pakan komersial (PK), biji lamtoro, jagung, Rhizopus oligosporus, bioenzim. Metode penelitian menerapkan Rancangan Acak Lengkap, terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan, dengan setiap satuan percobaan di isi 4 ekor broiler. Perlakuan yang diujikan yaitu P0= 100% PK, P1= 92,5% PK + 7,5% LJFB, P2= 85% PK + 15% LJFB, dan P3= 77,5% PK + 22,5% LJFB. Variabel yang diamati adalah persentase karkas dan lemak abdominal. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggantian pakan komersial dengan LJFB hingga taraf 22,5% tidak memberikan pengaruh signifikan (P>0,05) terhadap persentase karkas dan juga lemak abdominal. Rataan persentase karkas tertinggi ditemukan pada P0 (56,80%) dan terendah pada P3 (53,84%), sementara persentase lemak abdominal tertinggi tercatat pada P3 (1,29%) dan terendah pada P0 (1,14%). Hasil ini menunjukkan bahwa penggantian pakan komersial dengan LJFB hingga 22,5% tidak memengaruhi kualitas karkas namun cenderung meningkatkan lemak abdominal. Penelitian lebih lanjut dengan proporsi penggantian pakan lebih dari 22,5% direkomendasikan untuk menentukan batas optimal penggunaan LJFB.Kata Kunci: Broiler, Biji Lamtoro, Jagung, Bioenzim, Karkas, Lemak Abdominal.
PENGARUH PERBEDAAN LAMA PENYIMPANAN SEMEN AYAM JOPER DENGAN PENGENCER NaCl FISIOLOGI DAN AIR KELAPA MUDA PADA SUHU RUANG TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA Moh. Toib; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 1 (2019): Edisi Khusus Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh perbedaan Lama Penyimpanan Semen dengan Pengencer NaCl Fisiologi dan Air Kelapa Muda Pada Suhu Ruang terhadap Kualitas Spermatozoa Ayam Joper. Materi adalah semen Ayam Joper, NaCl fisiologi, air kelapa muda, Eosin Negrosin. Peralatan yang digunakan yaitu tabung penampung, object glass, gelas ukur, mikroskop,mikropipet, thermometer, alat ukur pH dan tabung reaksi, Metode penelitian Metode Eksperimental dengan Rancangan Pola Tersarang (RPT). Perlakuan adalah Lama penyimpanan dan Jenis Pengencer. Penyimpanan terdiri dari L1=15 Menit, L2=30 Menit, L3=45 Menit dan L4=60 Menit. Jenis pengencer yaitu P1= Air Kelapa Muda P2=NaCl fisiologi. Perlakuan di ulang sebanyak 4 kali.Variabel yang diamti adalah motilitas dan viabilitas spermatozoa Ayam Joper. Data yang diperoleh dianalisa varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perbedaan lama penyimpanan dengan berbagai bahan pengencer berpengaruh sagnat nyata (P<0,01) terhadap Motilitas dan Viabilitas semen ayam Joper. Hasil uji BNT 1% didapatkan rataanmotilitas (%) semen Ayam Joper sebagai berikut : P1L4; 42a, P2L4; 53,75b, P1L3;59bc P2L3;67,25cd P1L2;70de P2L2;74,25def P1L1;78,75ef P2L1;82,5f. Sedangkan Rataan Viabilitas (%) adalah sebagai berikut : P1L4;53,75ab P2L4;49a P1L3;63bcd P2L3;59,50abc P1L2;71de P2L2;68,50cde P1L1;78,50eP2L1;e. Kesimpulan adalah Perbedaan lama penyimpanan semen pada suhu ruang berpengaruh terhadap Motilitas dan Viabilitas semen Ayam Joper dan Pengencer Air kelapa muda. Penyimpanan semen pada suhu ruang selama 60 menit masih memberikan hasil yang optimal terhadap motilitas dan viabilitas karena masih memenuhi standart semen untuk IB. Disarankan untuk mempertahankan kualitas semen padas penyimpanan suhu ruang selama 60 menit dengant menggunakan pengencer Air Kelapa.Kata Kunci : ayam joper, pengencer, Air Kelapa muda, kualitas, spermatozoa.
PENGARUH PENAMBAHAN BIJI LAMTORO DAN GAPLEK TERFERMENTASI RHIZOPUS OLIGOSPORUS PADA PAKAN BROILER TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN PERSENTASE LEMAK ABDOMINAL Ahmad Wildan Attoriq; Badat Muwakhid; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 01 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penambahan biji lamtoro dan gaplek terfermentasi Rhizopus Oligosporus pada pakan Broiler terhadap persentase karkas dan persentase lemak abdominal. Penelitian dilakukan pada tanggal 1 Oktober – 14 Oktober 2022 di Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan materi biji lamtoro, tepung gaplek, Rhizopus Oligosporus dan Broiler. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 ulangan dan 4 perlakuan. Tingkat penambahan biji Lamtoro dan Gaplek Fermentasi (LGF) dengan (P0 = 0%); (P1 = 10%); (P2 = 20%) dan (P3 = 30%). Penelitian ini menunjukkan hasil penambahan LGF berpenagruh nyata terhadap persentase karkas (P>0,05) dan berpengenagruh tidak nyata terhadap persentase lemak abdominal (P<0,05). Rerata persentase karkas (P0 = 42,92%); (P1 = 45,61%); (P2 = 46,27%); (P3 = 46,82%) dan rerata persentase lemak abdominal (P0 = 0,73%); (P1 = 0,72%); (P2 = 0,67%); (P3 = 0,66%). Berdasarkan penelitian ini hasil penambahan “biji lamtoro dan gaplek fermentasi” pada  pakan broiler fase  finisher sampai dengan tingkat penambahan 10% dapat meningkatkan persentase karkas dan menurunkan persentase lemak abdominal dengan dosis 30%.Kata kunci : Biji lamtoro, gaplek terfementasi, Rhizopus Oligosporus, Karkas, Lemak abdominal, Broiler.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN PRODUK ENKAPSULASI PROBIOTIK WHEY TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT DAN NILAI pH Mushael Wenang Fatwa Aji; Umi Kalsum; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama penyimpanan produk enkapsulasi probiotik whey terhadap kadar asam laktat dan nilai pH. Data Penelitian ini di ambil pada tanggal 29 Maret 2022 hingga 19 April 2022. Lokasi penelitian bertempat di Ruang Mikrobiologi, Laboratorium Terapadu dan Halal Center, Universitas Islam Malang. Materi menggunakan whey keju, maltodekstrin, Urea, dan  tepung maizena. Menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap,  dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Faktor yang diamati ialah kandungan kadar asam laktat dan nilai pH pada umur 0 hari, 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Hasil analisis menunjukan perbedaan sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar asam laktat dan nilai pH. Rataan hasil kadar asam laktat selama penelitian P0=1,9a, P7=1,43a, P14=1,4b, dan P21=2,6c. Rataan nilai pH dari penelitian P0=6,13c, P7=5,68bc, P14=5,53b, dan P21=3,98a. Dari hasil penelitian ini dapat di dapatkan hasil kesimpula bahwa perlakuan lama penyimpanan dalam 21 hari probiotik whey  menghasilkan kadar asam laktat tertinggi 2,6 dan nilai pH terendah diperoleh sebesar 3,9. Disarankan agar penelitian  ini dapat dilanjutkan, untuk mengetahui batas ketahanan dari produk enkapsulasi probiotik whey dan aplikasi probiotik whey terenkapsulasi pada ternak.Kata kunci : whey keju, enkapsulasi,probiotik, kadar asam laktat
PERBEDAAN BANGSA INDUK SAPI TERHADAP KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Yuwantoro yuwantoro; Mudawamah mudawamah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 1 (2019): Edisi Khusus Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada sapi PO, Simmental dan Limousin dengan IB menggunakan straw bangsa sapi yang sama. Metode penelitian adalah studi kasus di peternakan sapi potong rakyat Kecamatan Wagir. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan kriteria induk bangsa PO, Simmental danLimousin yang telah melahirkan, sapi induk diinseminasi dengan pejantan bangsa yang sama, BCS dengan nilai sedang. Variabel yang diamati adalah Conception Rate (CR) pada satu kali IB (Conception Rate) dan BCS (Body Condition Score) pada induk 3 bangsa sapi. Analisa data dengan menggunakan uji Chi-Square untuk CR dan uji t tidak berpasangan untuk nilai BCS. IBdilakukan dengan menggunakan straw sebangsa yaitu PO dengan PO, Simmmental dengan Simmental dan Limousin dengan Limousin. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa CR pada sapi PO, Simmental dan Limousin tidak berbeda nyata (P>0,05). Rataan CR sapi PO, Simmental dan Limousin adalah 80%, 70% dan 60%. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa BCSantara PO dengan Simmental, PO dengan Limousin dan Simmental dengan Limousin tidak berbeda nyata (P>0,05). Rataan BCS pada PO, Simmental dan Limousin adalah 2,98, 3,05 dan 3,20. BCS antara sapi bunting dan tidak bunting pada bangsa sapi PO, Simmental dan Limousin berbeda sangat nyata (P<0,01). BCS sapi bunting antara sapi PO dan Simmental serta antara Simmental dan Limousin tidak berbeda nyata (P>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah nilaiBCS dan keberhasilan inseminasi buatan pada induk berbagai bangsa sapi potong di Kecamatan Wagir Kabupaten Malang adalah sama. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang keberhasilan IB yang lain seperti S/C, Calving Interval pada berbagai bangsa sapi potong.Kata Kunci : bangsa induk, BCS, CR
PERFORMA INDUK SAPI CROSSBREEDING BERDASARKAN KARAKTERISTIK KUANTITATIF DAN KINERJA REPRODUKSI DI PETERNAKAN RAKYAT Rio Dwi Sandriono; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa performa induk sapi crossbreeding berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kinerja reproduksi. Penelitian dilaksanakan di Desa Petunjungan Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur.Materi yang digunakan adalah data karateristik kuantitatif dan kinerja reproduksi dari 20 ekor sapi induk Crossbreeding Limpo serta data pendukung dari petugas peternakan Kecamatan Paiton. Metode penelitian adalah survey. Data yang diperoleh dianalisa deskriptif kuantitatif berdasarkan persentase.Kriteria sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sapi Limpo usia di atas 3 tahun dan sudah pernah beranak 2 kali. Hasil survey menunjukkan bahwa berdasarkan profil peternak 60 % peternak rata-rata berusia 25-40 tahun, Pendidikan rata-rata tamat SD sebanyak 60%, rata-rata pengalaman Usaha selama 1-5 tahun 95 %, Rata-rata kepemilikan ternak 1-5 ekor 100%, peternak yang menggunakan pakan hijaun rumput gajah sebanyak 100%. Peternak yang memberikan pakan konsentrat 10%. Berdasarkan karateristik kuantitatifrata-rata bobot badan sapi limpo yang berkisar antara 350-500 kg sebanyak 100%. Tinggi badan berkisar antara 120-140 cm sebanyak 60%, lingkar kepala sebesar 85-130 cm sebanyak 65%, Berdasarkan kinerja reproduksinya umur beranak pertama rata-rata berusia lebih dari 2 tahun adalah 65%, masa kosong 5-8 bulan sebesar 100%, Jarak beranak lebih dari 1 tahun 100% , SC rata-rata 2,05.Kesimpulan adalah performa induk sapi crossbreeding Limpo di Desa Petunjungan Kecamatan Paiton berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kinerja reproduksi baik.Kata Kunci : Sapi, crossbreeding, kuantitatif, performa,  reproduksi
Co-Authors Adriani Adriani Afrizal, Ananda Aghnia Fidya Sagar N. M. Agung Firmansyah Ahmad Novianto Ahmad Wildan Attoriq Akbarina, Febria Syahri Akhmad Syahril Kafi Al Udhma, As’ad M Wafawaid Ali Fatul Ulfah Alif Brillian Abiwardhani Alivia Hafidatul Maula Ananda Octa Lutfia Anwar, N. Khoirul Arief Joko Saputro Arif Purnama arifin, Nur laily romdlaniyah Arista Wahyu Febriansyah Audio, Rico Avrizal Musa, Rido Avrizal Musa Badat Muwakhid Bambang Sudibyo Pamungkas Basar, Hairil Beatrix Rose Veronicha Buchori, Dimas Chandra Kurnia Sandy Chrisna Irfandy Daniel Happy Putra Darmayani, Dian Eka Deas Adisty, Laura Auralia Dhiya’ul Haq, Ahmad Dinasari, Irawati Doni Ambar Putra Dwiki Wirahadi Kusuma Dyah Lestari Yulianti Fachry Abda El Rahman Fajar Prabowo Fajri, Moh Farid Wadjdi Fatimatuzzahro Muharomah Fauzi, Muhammad Rifki Firdaunsyah Firdaunsyah Firmansyah Firmansyah Guruh Setyo Pambudi Helmi Adieryansyah Herdiansyah, Muchammad Fikri Herman Christantyo Imam Suprayitno Inggit Kentjonowaty Irawati Dinasari R Irawati Dinasari R Irawati Dinasari Retnaningtyas Irawati Dinasari Retnaningtyas Ismayadi Tambunan, Maswan Johan Sumarsono Khabib Mustofa Alkamal Khairul Amali Khoirul Fanani KHUSNUL FATIMAH Kurniawan Dwi Adiguna Kusnadi Yulham Lilasaidah Munawaroh M Farid Wadjdi M. Farid Wadjdi M.Farid Wadjdi Mahardhika, Brahmadhita Pratama Martapuri, Dyah Cahyaning Marthotillah, Achmad Bagus A. Masthoni, Ivan Mayzahra, Difa Cantika Moch. Luqman Harits Moh Fariz Abdillah Moh. Toib Moh. Zainul Arifin Mohammad Fajar Ismail Imani Mubaraq, Ghusni Mubarrok, Mohammad Ramadan Mudawamah . Mudawamah Mudawamah Muh ’Ainun Syamsuddin Haris Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Farid Wadjidi Muhammad Farid Wadjidi Muhammad Fauzi Muhammad Ihsan Muhammad Rahul Khadafi Mushael Wenang Fatwa Aji Nadyah Maharani Amir Hamzah Nahdlatul Ummah Nisa’us Sholikah Noho, Siti Nurul Asma H. Nurul Friska Maulidah Nurul Humaidah Nurul Humaidah Oktavia Rahayu Puspitarini Pambudi, Seto Tri Pebri Hartanto Qur’ainia, Anita Rahmatullah, Ayung Retnaningtyas, irawati Dinasari Ribhi Sofil A’yun Rio Dwi Sandriono Rizki rizki Safitri, KusmiatuI Saiful Rijal Sanjaya, Mohammad Yani Permana Firman Sri Susilowati Sri Susilowati Sudjoni, Noerhadi Sumartono Sumartono Sumartono Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Syahrul Firmansyah Syamsiar, Syamsiar Umi Kalsum Umi Kalsum Umi Kalsum Usman Ali Usman Ali USMAN ALI Usman Ali Ustman Ali Wadjdi, Farid Wadjdi, M. Farid Wadjdi, M.Farid Wahyu Rizky Ananda, Bintang Wijaya, Muhammad Riski Yogi Dwi Nugroho Yuda Arlansyah Yuda Awaliyu Yudhi Mahendra Yulianti Yulianti Yusuf Mahdi Yuwantoro yuwantoro Zakysrof Riza Farrosy