Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Strategi Dan Teknik Bermain Dalam Pertandingan Sepak Takraw: Penelitian Dicky Edwar Daulay; Boby April Judika Gultom; Evelkin Sinaga; Jen Geovani Barus; Joko Wantri Lumbantoruan; Maichel Jhosua; Putri Ayu Nengsi Siagian; Raihan Amin Harahap; Rhidoni Sinaga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4462

Abstract

This study aims to determine the level of basic technical skills in sepak takraw among athletes from Deli Serdang Regency. The research method used was quantitative descriptive, with a sample of 18 athletes selected using a saturated sampling technique. The research instruments consisted of tests on seven components of basic sepak takraw techniques, namely kicking, thigh control, chest control, shoulder control, heading, smash, and block. The data were analyzed using descriptive statistics to obtain the mean, standard deviation, maximum, and minimum values. The results showed that the basic technical skills of sepak takraw athletes in Deli Serdang Regency were in the “moderate” category, with 27.8% of athletes in the high category, 50% in the moderate category, and 22.2% in the low category. No athletes were found in the very high or very low categories. The conclusion of this study indicates that the athletes’ basic technical skills are fairly good but still need improvement, particularly in smash and block techniques, through more focused and continuous training programs.
Strategi Pelatih Dalam Mengembangkan Prestasi Atlet Atletik: Studi Kualitatif Topani, Muhammad Haris; Sukria, Atha Anindita; Fatwa, Muhammad; Sinaga, Sion Abetnego; Siregar, Yan Indra; Daulay, Dicky Edwar
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i1.7764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pelatih dalam mengembangkan prestasi atlet atletik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas pelatih atletik yang aktif melatih atlet pada tingkat pelajar dan remaja. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi proses latihan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelatih dalam mengembangkan prestasi atlet meliputi perencanaan program latihan yang sistematis, penyesuaian latihan berdasarkan kemampuan dan karakteristik atlet, pemberian motivasi secara berkelanjutan, serta evaluasi performa secara rutin. Selain itu, komunikasi yang efektif antara pelatih dan atlet serta dukungan lingkungan latihan yang kondusif menjadi faktor penting dalam peningkatan prestasi atlet atletik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan pengembangan prestasi atlet atletik tidak hanya ditentukan oleh aspek fisik, tetapi juga oleh strategi pelatih yang mencakup aspek teknis, mental, dan sosial atlet.
The Role of Basic Athletic Skills in the Formation of Sports Technical Ability: A Systematic Review Daulay, Dicky Edwar; Ardiansyah, Angga; Panjaitan, Ahmad Rifai; Padang, Elpindo Supahman; Octova, Adryo
PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): PENJAGA : Pendidikan Jasmani dan Olahraga (IN PRESS)
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/pjga.v6i2.1163

Abstract

Basic athletic skills are the main foundation in the development of sports technical abilities, but studies that comprehensively explain the relationship between the two are still limited. This study aims to analyze the role of basic athletic skills in the formation of sports technical abilities through a systematic literature review approach. This study uses a literature review method with reference to the PRISMA principle. Data sources were obtained from scientific journal articles through Google Scholar and national journal portals with certain inclusion criteria. From the search results, 8 articles were obtained that met the criteria for analysis. The analysis was carried out through the stages of identification, selection, synthesis, and drawing conclusions. The results of the study indicate that basic athletic skills contribute to the formation of sports technical abilities by improving motor skills, movement coordination, and body control. Basic movements such as running, jumping, and throwing serve as a foundation for learning more complex sports techniques. These findings confirm that basic athletic skills have a strategic role as a conceptual basis in systematic sports learning and training
Efektivitas Kinovea sebagai Alat Analisis Biomekanik Dalam Cabang Olahraga Atletik Putra Arima; Asep Prima; Yan Indra Siregar; Dicky Edwar Daulay; M. Anas Sumerian
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5036

Abstract

Penelitian ini menilai sejauh mana efektifitas Kinovea sebagai alat alternatif dalam melakukan analisis gerak dan mengukur sudut relatif lutut gerakan drop jump. Subjek sehat tanpa gangguan gaya berjalan (BMI 28,60 ± 1,40) direkrut. Subjek diminta untuk melakukan gerakan lompat jatuh pada platform yang telah ditentukan dan gerakan tersebut direkam secara bersamaan menggunakan sistem penangkapan gerak inframerah (Hawk – Cortex) dan VideoCam HD di bidang sagital saja. Penangkapan diulangi sebanyak 5 kali. Keluaran (rekaman video) dari HD VideoCam dimasukkan ke Kinovea (perangkat lunak sumber terbuka) dan pola lompat jatuh dilacak dan dianalisis. Data ini dibandingkan dengan pola lompat jatuh yang dilacak dan dianalisis sebelumnya menggunakan sistem Hawk – Cortex Secara umum, hasil yang diperoleh (pola lompat jatuh) menggunakan HD VideoCam–Kinovea mendekati hasil yang diperoleh dengan menggunakan sistem penangkapan gerak yang sudah ada. Analisis statistik dasar menunjukkan bahwa sebagian besar varian rata-rata kurang dari 10%, sehingga membuktikan pengulangan protokol dan keandalan hasilnya. Dapat disimpulkan bahwa integrasi HD VideoCam–Kinovea berpotensi menjadi sistem analisis penangkapan gerak yang andal. Selain itu, biayanya rendah, portabel dan mudah digunakan. Sebagai kesimpulan, penelitian ini dan temuannya bermanfaat dan telah memberikan kontribusi untuk meningkatkan pengetahuan yang signifikan berkaitan dengan analisis penangkapan gerak, gerakan lompat jatuh, dan integrasi HD VideoCam – Kinovea.
The Effectiveness of High-Intensity Interval Training (HIIT) in Enhancing the Aerobic Endurance of Karate Specialization Students at PKO FIK UNIMED Sagala, Ramlan Sahputera; Daulay, Dicky Edwar; Fahrian, Mhd. Andri; Setiowati, Ade
Journal Coaching Education Sports Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/gnj8w490

Abstract

The low aerobic endurance of karate specialization students often became an obstacle in maintaining performance during prolonged training and match simulations. This condition indicated the need for an effective and time-efficient training method that matched the intermittent physiological demands of karate. This study aimed to determine the effectiveness of high-intensity interval training in improving the aerobic endurance of Karate Specialization Students at the Coaching Education Program, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Medan. The study employed a quasi-experimental method using a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 20 karate specialization students selected through purposive sampling. Aerobic endurance data were collected using the multistage fitness test to estimate maximal oxygen uptake. The training program was implemented for six weeks with a frequency of three sessions per week. The results showed a significant increase in students’ aerobic endurance after the training intervention, indicated by improved maximal oxygen uptake scores in the posttest compared to the pretest. The findings confirmed that high-intensity interval training effectively enhanced aerobic endurance in karate specialization students. The novelty of this study lay in the application of high-intensity interval training within the context of university-level karate specialization learning, which had rarely been explored in previous studies.
Hubungan Power Otot Lengan Dengan Kecepatan Lempar Lembing Pada Atlet Pemula Emmanuela, Alloisya; Rabibina, Emmiya Jesica; Sigalingging , Desima; Manullang , Halimah Linco; Daulay, Dicky Edwar; Siregar, Yan Indra
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.5164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara power otot lengan dengan kecepatan lempar lembing pada atlet pemula. Power otot lengan merupakan salah satu komponen biomotor penting yang berperan besar dalam menghasilkan kecepatan awal lembing pada fase pelepasan. Kecepatan pelepasan lembing dipengaruhi oleh kemampuan atlet menghasilkan gaya secara cepat melalui kontraksi otot-otot lengan, bahu, dan dada. Walaupun teknik lempar lembing memiliki peranan penting, atlet pemula lebih banyak mengandalkan komponen biomotor dasar, sehingga power otot lengan dapat menjadi prediktor utama performa awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 20 atlet pemula berusia 14–17 tahun yang berlatih secara rutin dalam cabang atletik lempar lembing. Pengukuran power otot lengan dilakukan menggunakan tes medicine ball throw, sedangkan kecepatan lempar lembing diukur menggunakan speed radar gun. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara power otot lengan dan kecepatan lempar lembing (r = 0.69; p < 0.05). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi power otot lengan seorang atlet, semakin besar kecepatan lempar lembing yang dihasilkan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terfokus pada pengembangan power otot lengan guna mengoptimalkan performa atlet pemula.
Unveiling technology’s integral role in pencak silat: A systematic literature review Sinulingga, Albadi; Kasih, Indra; Hasibuan, Sanusi; Daulay, Dicky Edwar; Abdullah, Nagoor Meera
Journal Sport Area Vol 9 No 1 (2024): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(1).14700

Abstract

Background Problems: Over the past decade, research on technology in Pencak Silat has grown rapidly. However, the literature review on this topic was very limited. Research Objectives: The purpose of this paper is to conduct an in-depth systematic literature review on the role of technology in the development of Pencak Silat. Methods: Two databases (Scopus and Web of Science) were used to select articles containing information on this topic. The search was conducted following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. After the exclusion criteria, only 14 articles were categorised. Findings and Results: Results from the analysed literature showed the positive impact of various technologies on the learning of Pencak Silat and improvements in training and sporting events. The application of technologies such as interactive multimedia, Android applications, augmented reality (AR), and virtual reality (VR) has been shown to improve students' understanding and achievement in understanding the basic and complex movements of Pencak Silat. Likewise, in the world of sports, technologies such as RFID, fuzzy logic, the Internet of Things (IoT), 3D motion capture, sensors, and VR have changed the way training and scoring in Pencak Silat matches were conducted. Conclusion: Technology has played a key role in improving Pencak Silat education and the sport of Pencak Silat. It has brought significant changes in the way movements are understood, training is conducted, and judgement is made. With wise use, technology continues to open up opportunities to better understand Pencak Silat and improve the quality of learning and competition.
Co-Authors Adikahriani Adikahriani Ahmad Karim Akhmad, Imran Albadi Sinulingga ALINUR . Alinur, Alinur Alwi Fahruzy Nasution Angga Ardiansyah Ari Kartiko, Ari Ari Setiawan Arief Rahman Aritonang, Ahmad Yusuf Asep Prima Atrup Atrup Azardi, Raffa Bagas Saputra Pane Bangun, Nirwana Br Barham Siregar Barus, Litna Salsalina Br Boby April Judika Gultom Boy Indrayana Candra, Juli Daniel Deach Marponiroha Manurung Dedi Aryadi Dhesty Zaina Putri Dina Hastalona Doni Efrizah Edwar, Ahmad Sharil Ginting Elisabeth Sitepu Emmanuela, Alloisya Epi Supriyani Siregar Erma, Zetria Evelkin Sinaga Fahrian, Mhd. Andri Faridz Ravsamjani Fatin Nadifa Tarigan Fatwa, Muhammad Gulo, Yona Gultom, Jerry Hafizah, Nina Hany, Sheila Herlina H Hetty Elfina Hutapea, Binsar Hutapea, Fitri Rosanni Hutasoita, Edi Agus Sugianto Ibrahim Wiyaka Ignasius, Hasa Ika Dewi Kumalasari Ika Purnama Sari Indra Kasih Januarto, Abdu Yudha Jefri Andreas Pakpahan Jen Geovani Barus Joko Priono Joko Wantri Lumbantoruan Karo-Karo, Selamat KELIAT, PEDOMANTA Kusuma, Renno Jati Lady Rodearni Jawak Lase, Aldos Lubis, Irwansyah Hafidh M. Anas Sumerian Maichel Jhosua Manik, Syahputra Manullang , Halimah Linco Margaret Stevani Mendrofa, Michael Mars Onoma Muhammad Aria Sahputro Muhammad Rizky Syahfitra Hasibuan Musri S, M. Ali Nadhira, Ahmad Nagoor Meera Abdullah Nainggolan, Gabriel Jose Nasution, Alwi Fachruzy Novita Novita Octova, Adryo Padang, Elpindo Supahman Pakpahan, Lamrojaya Pane, Armyen Panjaitan, Ahmad Rifai Pasaribu, Ahmad Muchlisin Natas Pelawi, Egusti Bastanta Pratama, Budiman Agung Priono, Joko Puji Hariati Putra Arima Putri Ayu Nengsi Siagian Rabibina, Emmiya Jesica Raihan Amin Harahap Ramlan Sahputera Sagala Rezi Alghifary Rhidoni Sinaga Riesya Salsabila Safrawali, Safrawali Saima Rambe Samudra, Bayu Sanusi Hasibuan Selamat Karo-Karo Setiowati, Ade Sigalingging , Desima Simarmata, Efraim Simbolon, Dicky Bastian Sinaga, Sion Abetnego Siregar, Imanuddin Siregar, Yan Indra Siti Fatimah Sitopu, Dearma Fransiskus Sufiyanto, Muhammad Imam Suharjo . Suka, Sani Salsalina Br Ginting Sukria, Atha Anindita Syafrawali, Syafrawali Telaumbanua, Imam Fauzi Topani, Muhammad Haris Waskita, Ghozi Indra Yan Indra Siregar Yana Gulo Yusri Yusri Zai, Zai