Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Video Animasi Powtoon untuk Guru PAUD dalam Peningkatan Kompetensi Profesional di Era Merdeka Belajar Sharina Munggaraning Westhisi; Ema Aprianti; Dedah Jumiatin; Nurlaela Nurlaela; Siti Sadiyah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 1 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i1.15547

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini sangat berdampak pada kehidupan manusia, salah satunya terhadap kemampuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kompetensi profesional melalui teknologi. Sayangnya, guru PAUD yang memanfaatkan aplikasi pembuatan video animasi untuk memfasilitasi kebutuhan dan minat anak masih jarang dijumpai. Hal ini yang mendasari pelaksanaan pelatihan “Powtoon”, yang merupakan salah satu aplikasi video animasi, untuk memotivasi guru PAUD untuk membuat media pembelajaran berbasis teknologi, sehingga suasana pembelajaran lebih nyaman dan menyenangkan bagi anak dan sebagai upaya peningkatan kompetensi profesional guru PAUD di era merdeka belajar.  dapat dijadikan media untuk menyampaikan pembelajaran dengan menyenangkan dan praktis. Pelatihan ini melibatkan guru PAUD yang terhimpun pada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Cimahi Tengah. Pelatihan ini mampu berkontribusi positif dalam peningkatan kompetensi profesional guru PAUD di era merdeka belajar.
Matematika anak usia dini: Analisis kegiatan berhitung terhadap standar pendidikan matematika NCTM Lestari, Ririn Hunafa; Aprianti, Ema; Hartini, Hartini
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v7i1.21519

Abstract

Many academics and practitioners do research and teaching to develop early childhood numeracy skills by involving various learning elements such as teaching methods and learning media. The National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) is the largest mathematics teacher organization in the world to explain mathematics education into two standards, namely content standards and process standards. Therefore, this research aims to examine numeracy activities against NCTM mathematics education standards. To discuss this objective, the research method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 21 research articles which can be accessed on the Google Scholar website for the year 2022-2023. After the data was obtained, the data was analyzed using thematic data analysis. The research results show that learning elements which include teaching methods and learning media to introduce and develop numeracy skills in early childhood can be used to introduce and develop mathematical abilities in the NCTM mathematics education content standards, namely algebra, geometry, measurement data analysis, and probability.
Aplikasi Zoom sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Permatasari, Maya; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru telah dituntut untuk lebih kreatif pada masa pandemi virus corona, mengenai penyampaian materi. Pengajaran dengan media yang menarik sehingga meningkatkan minat belajar peserta didik. Oleh karenanya pemilihan aplikasi zoom sebagai media pembelajaran dapat dijadikan solusi  dalam meningkatkan minat belajar anak usia 5-6 tahun. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan aplikasi zoom sebagai media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri dari 13 orang anak, dan teknik pengumpulan data yang diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data, reduksi data, dan display data merupakan teknik yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang didapat dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran anak usia 5-6 tahun melalui aplikasi zoom  mempunyai peranan penting dalam meningkatkan minat belajar. Minat belajar anak umumnya dapat meningkat dengan media pembelajaran aplikasi zoom, terjadinya perubahan peningkatan pada karakter dasar minat belajar, yaitu perasaan senang, ketertarikan, aktivitas dan keterlibatan, pada aspek peningkatan minat belajar ini anak menunjukan perasaan senang, ceria, mulai terbiasa aktif bertanya, dan berbaur. Teachers have been required to be more creative during the coronavirus pandemic regarding material delivery. Teach with interest media to increase student interest in learning. Therefore, this selection of the Zoom application as a learning medium can be used as a solution to increasing interest in learning for children aged 5-6 years. The purpose of this research is to find the extent to which the creativity of children aged 5-6 years increased by using the Zoom application as a learning medium. The research method used in this study is descriptive qualitative with research subjects consisting of 13 children and data collection techniques taken through observation, interview, and documentation. Data collection, reduction data, and display data are techniques used in this research. The results obtained from this study show that the implementation of learning for children aged 5-6 years through the Zoom application has a role in increasing interest in learning. Children’s learning interest can generally increase with the Zoom application learning media, so there is an increase in the basic character of interest in learning, namely feelings of pleasure, interest in activities, and involvement in this aspect of increasing interest in learning, children show feelings of joy and happiness, starting to get used to actively asking and mingling.
Metode Cantol Roudhoh: Metode Pengajaran dalam Mengem-bangkan Kemampuan Membaca Anak Kelompok B Cartika, Ika; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengembangkan kemampuan bahasa  anak diperlukan pola yang tepat agar kemampuan bahasa berkembang optimal. Kemampuan bahasa dapat ditingkatkan melalui metode cantol roudhoh yang menarik untuk peserta didik karena disampaikan dengan cara belajar sambil bermain dan bernyanyi. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat peningkatan kemampuan membaca awal menggunakan metode cantol roudhoh pada kelompok B di Kober Arafah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode yang sifatnya mendeskripsikan, dengan analisis yang merujuk pada  data dan teori yang ada  dengan teknik pengumpulan data melalui  observasi, wawancara dan dokumentasi dengan subjek penelitian berjumlah delapan anak. Teknik pengumpulan data dan reduksi data menjadi teknik yang digunakan dalam penelitian ini. Sebelum penelitian, terdapat empat anak belum berkembang (BB) dan empat anak mulai berkembang (MB) dalam memahami cerita yang disampaikan, dan mampu menyebutkan suku kata. Melalui kegiatan pembelajaran cantol roudhoh ini, menunjukkan hasil penelitian terdapat dua anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan enam anak berkembang sangat baik (BSB). Anak mulai memahami suku kata dan cantolan kata, memahami cerita yang disampaikan, mampu menebak kata dan mampu meniru huruf. Selain itu anak juga mampu menjawab pertanyaan sederhana. Dengan cantol roudhoh, pemahaman membaca peserta didik terbukti meningkat.   To improve language skills in children, appropriate methods are needed so that language skills develop optimally. Language skills can be improved by using the cantol roudhoh method, which is interesting for children because it is delivered by learning while playing and singing. This research was conducted because the ability to read has not reached the minimum standard according to the standard rules. The purpose of this study was to improve early reading skills through the cantol roudhoh method in group B in Kober Arafah, Bandung City. This study uses a qualitative descriptive method, which is a method that is descriptive in nature, with analysis that refers to existing data and theories and data collection techniques through observation, interviews, and documentation methods. Subjects in the study amounted to eight children. Before the study, there were four out of eight children who were still underdeveloped  and four children were starting to develop  in understanding the story being told and mentioning syllables and words well. After the learning process using the cantol roudhoh method showed the results of the study, there were two children who developed as expected  and six children who developed very well. Children begin to understand syllables and word hooks, understand the story being told, are able to guess words, and are able to imitate letters. In addition, children are also able to answer simple questions. Overall, the cantol roudhoh method can improve reading skills in children in Group B.
Implementasi Metode Tilawati melalui Kartu Peraga untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Pada Anak Usia Dini Saadah, Ai Siti; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa merupakan kemampuan yang harus dimiliki anak. Dalam penerapannya membutuhkan beberapa metode pembelajaran. Dengan adanya metode pembelajaran membuat anak merasa mudah dan menyenangkan saat belajar. Namun metode pembelajaran yang digunakan dinilai kurang menarik minat anak khusunya dalam belajar huruf hijaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode tilawati melalui kartu peraga untuk meningkatkan kemampuan bahasa reseptif pada kelompok B di RA Daarul Amanah. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan sampel data anak kelompok B usia 5-6 tahun berjumlah 10 anak di RA Daarul Amanah. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode tilawati melalui kartu peraga efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan metode tilawati melalui kartu peraga yang dilakukan dengan cara anak mendengarkan dan menyebutkan kembali huruf hijaiyah. Kemudian hasil dari metode tilawati melalui kartu peraga menunjukan bahwa kemampuan bahasa reseptif anak meningkat yaitu pada tahap awal menunjukkan satu anak belum berkembang, tujuh anak mulai berkembang dan satu anak berkembang sesuai harapan menjadi dua anak berkembang sesuai harapan dan delapan anak berkembang sangat baik. Terlihat ketika anak mampu mendengarkan dan menyebutkan kembali huruf hijaiyah dengan baik dan benar sesuai dengan makhrojul huruf. Language is an ability that must be possessed by children. In its application, it requires several learning methods. The learning method makes children feel easy and fun while learning. However, the learning method used is considered less attractive to children, especially in learning hijaiyah letters. This study aims to describe the application of the Tilawati method through display cards to improve receptive language skills in group B at RA Daarul Amanah. This study used a qualitative descriptive methodology with observation, interview, and documentation techniques with a sample of 10 children in group B aged 5–6 years in RA Daarul Amanah. Data processing uses data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the tilawati method through visual cards was effectively used in learning activities. The application of the tilawati method through display cards is done by children listening to and repeating the hijaiyah letters. Then the results of the tilawati method through display cards showed that the children's receptive language skills increased, namely in the early stages, where one child had not developed, seven children began to develop, one child developed as expected, two children developed as expected, and eight very well developed children. It can be seen when the child can listen and recall the hijaiyah letters properly and correctly by the makhrojul letters.
Nilai Karakter Islami dalam Metode Pembiasaan Pada Bulan Ramadhan untuk Anak Usia Dini Nurdianti, Nurdianti; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa kanak-kanak merupakan masa awal pembentukan karakter. Anak memiliki potensi besar pada masa ini yang harus dikembangkan agar dapat tumbuh dengan sempurna. Mempunyai perilaku yang baik dan taat kepada Tuhan akan dapat bersikap baik pula kepada sesama, anggota keluarga dan anggota masyarakat merupakan sikap dasar yang harus dimiliki seorang anak. Oleh karena itu, nilai karakter islami pada Pendidikan Anak Usia Dini dilakukan oleh guru karena anak akan cenderung mendengarkan perintah gurunya, padahal peran orang tua lebih penting dalam pembiasaaan karakter islami anak dirumah. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi nilai karakter dengan metode pembiasaan pada bulan suci Ramadhan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini sebanyak lima orang dari TK Bina Ihsani Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat. Adapun teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dokumentasi tidak lupa catatan lapangan dengan analisis deskriptif. Analisis penelitian ini menggunakan reduksi, display data, dan simpulan. Hasil dari berhasil, hasil penelitian menunjukan bahwa nilai karakter islami pada anak yang ditanamkan di sekolah selama Bulan Suci Ramadhan yaitu mengenalkan puasa Ramdahan kepada anak-anak, membiasakan mengikuti gerakan tata cara shalat serta do’a atau bacaan tarawih bersama-sama, serta mengajarkan arti dari puasa itu sendiri.   Childhood is the initial period of character formation. Children have great potential at this time, which must be developed to grow perfectly. Having good behavior and being obedient to God will also allow you to be kind to others, family members, and community members, which is a basic attitude that a child must have. Therefore, the value of Islamic character in early childhood education is carried out by teachers because children tend to listen to their teacher's orders, even though the role of parents is more important in accustoming children to Islamic character at home. Therefore, this research aims to determine the implementation of character values using the habituation method in early childhood during the holy month of Ramadan. This research uses a qualitative descriptive research method. The subjects of this research were five people from Bina Ihsani Kindergarten, Sindangkerta District, West Bandung Regency. The data collection techniques are interviews, observation, documentation, and not forgetting field notes with descriptive analysis. This research analysis uses reduction, data display, and conclusions. As a result of this success, the research results show that Islamic character values in children are instilled in schools during the Holy Month of Ramadhan, namely introducing children to the Ramdahan fast, getting used to following prayer movements and prayers or reciting tarawih together, and teaching the meaning of fasting itself.
Penggunaan Papan Flanel Angka sebagai Media Pembelajaran terhadap Kecerdasan Logika Matematika Anak Usia Dini Diana, Aan; Aprianti, Ema; Azhar, Aghnia Farrassyania
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi rasa jenuh yang dialami anak usia dini dalam pembelajaran. Pembelajaran kurang kreatif dan bervariasi, sehingga berpengaruh pada kecerdasan logika matematikanya. Tenaga pendidik harus memiliki inovasi dan kreatif membuat media belajar menyenangkan untuk menstimulus kecerdasan logika matematika anak. Maka, diperlukan media menyenangkan yang dapat meningkatkan kecerdasan logika matematika, yaitu menggunakan media papan flannel angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah media papan flannel angka dapat meningkatkan kemampuan logika matematika anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan subjek penelitian lima peserta didik di TK Plus Al-Hikmah. Alat dan bahan penelitian yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar ceklis. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan logika matematika anak dengan menggunakan media papan flannel angka dalam mengenal angka 1-20 cukup baik. Hal ini terlihat adanya peningkatan dari pertemuan ke-1 sampai ke-5 mengalami peningkatan dengan capaian perkembangan Berkembang Sesuai Harapan, sehingga anak dapat mengenal bentuk angka 1-20. Dapat disimpulkan bahwa media papan flannel angka dapat meningkatkan kecerdasan logika matematika pada anak usia 5-6 tahun. The research was motivated by the boredom experienced by young children in learning. Learning is less creative and varied, affecting their mathematical logic intelligence. Educators must be innovative and creative in making learning media fun to stimulate children's mathematical logic intelligence. So, fun media is needed to increase mathematical logic intelligence, namely using number flannel board media. This research aimed to find out whether the number flannel board media could improve the mathematical logic skills of group B children. The research method used was a qualitative descriptive method with five students at Kindergarten Plus Al-Hikmah as research subjects. The research tools and materials used were observations, interviews, documentation, and checklist sheets. Based on the research results, show that there is an increase in children's mathematical logic by using the number flannel board media in recognizing numbers 1-20 quite well. This can be seen as an improvement from the 1st to the 5th meeting with the development achievement Developing According to Expectations so that children can recognize the shape of the numbers 1-20. It can be concluded that number flannel board media can improve mathematical logic intelligence in children aged 5–6 years.
Pelatihan peningkatan kompetensi pedagogik guru di era digital melalui pemanfaatan aplikasi SAGURU (sistem administrasi guru) Wulansuci, Ghina; Nurunnisa, Rita; Aprianti, Ema; Trisniarti, Susanti; Titin
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i3.25743

Abstract

Permasalahan yang terjadi di beberapa lembaga yang dinaungi oleh NS-IN TK Jawa Barat khususnya di kota Bekasi saat ini adalah rendahnya kompetensi pedagogik yang dimiliki oleh para guru PAUD dan minimnya pemanfaatan Teknologi dalam pembelajaran. Permasalahan terjadi diakibatkan oleh sulitnya guru dalam mempersiapkan administrasi pembelajaran, dikarenakan memerlukan waktu yang lama, serta belum terdapat aplikasi yang mempermudah guru membuat administrasi pembelajaran, dengan hasil evaluasi awal menunjukan bahwa diperlukan aplikasi untuk memudahkan guru dalam membuat administrasi pembelajaran. Tujuan pelaksanaan pengabdian yaitu meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan memudahkan guru untuk membuat administrasi pembelajaran dengan cepat tanpa memerlukan waktu lama, dengan hanya menginstal aplikasi SAGURU. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu metode Pelatihan, dengan mitra sasaran yaitu guru dari 10 lembaga TK yang ada di kota Bekasi yang dinaungi oleh NS-IN TK Jawa Barat. Hasil pelaksanaan pelatihan menunjukan bahwa 80% aplikasi SAGURU diimplementasikan dengan baik dan konsisten, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan implementasi aplikasi SAGURU mampu meningkatkan kompetensi pedagogik guru, guru disiplin beradminitrasi, dan administrasi pembelajaran lebih terstruktur.
Meningkatkan Sikap Disiplin Anak Usia Dini melalui Metode Pemberian Tugas Berbasis Potensi Alam Aditya, Astry; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pembelajaran meningkatkan sikap disiplin anak usia dini melalui metode pemberian tugas berbasis potensi alam, memaparkan proses pelaksanaan pembelajaran metode pemberian tugas berbasis potensi alam untuk meningkatkan sikap disiplin anak usia dini, dan menguraikan hasil dari pembelajaran meningkatkan sikap disiplin anak usia dini melalui metode pemberian tugas berbasis potensi alam di kelompok A. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan data yang dihasilkan melalui observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi. Penelitian ini dilaksanakan di TKA Assalam dengan melakukan pembelajaran pada sembilan anak di kelompok A yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan diantaranya yaitu 1) Perencanaan pembelajaran meningkatkan sikap disiplin anak usia dini melalui metode pemberian tugas berbasis potensi alam disusun dengan langkah-langkah yang baik oleh guru. 2) Proses pelaksanaan pembelajaran metode pemberian tugas berbasis potensi alam disambut dengan antusias oleh siswa dan membuat pelaksanaan pembelajaran berjalan secara kondusif 3) Hasil pembelajaran menunjukan bahwa sikap disiplin siswa mengalami peningkatan yang sangat signifikan dengan mayoritas siswa berada dalam tingkat Berkembang Sangat Baik setelah dilakukan metode pembelajaran pemberian tugas berbasis potensi alam.   This research aims to determine learning planning to improve the disciplinary attitude of early childhood through a natural potential-based assignment method, explain the process of implementing learning using a natural potential-based assignment method to improve the disciplinary attitude of early childhood and describe the results of learning to improve attitudes. Early childhood discipline through a method of giving assignments based on natural potential in group A. To obtain data in this research, researchers used descriptive qualitative research methods with data generated through observation and interviews. The data analysis used is data reduction, data display, and verification. This research was carried out at TKA Assalam by conducting learning on 9 children in group A who were the research subjects. The results of the research revealed several findings, including 1) Learning planning improves the disciplinary attitude of early childhood through a method of giving assignments based on natural potential, prepared in good steps by the teacher. 2) The process of implementing the learning method based on natural potential was greeted enthusiastically by students and made the implementation of learning run conductively. 3) The learning results showed that students' disciplinary attitudes experienced a very significant improvement, with the majority of students being at the Very Good Developing level after implementing the learning method and giving assignments based on natural potential.
Media Smart Card: Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Awal Anak Usia Dini Fuadah, Reska; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i1.21494

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena masih rendahnya kemampuan keaksaraan awal anak kelompok B di RA Ar-Ridho. Rata-rata anak belum mampu mengenal dan membedakan huruf. Media smart card sangat tepat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan awal. Peneliti menyediakan media sebagai solusi tujuan penelitian dalam meningkatkan kemampuan keaksaraan awal melalui media smart card yang menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B berjumlah 15 anak, 10 laki-laki dan lima perempuan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan media smart card untuk meningkatkan kemampuan keaksaraan awal anak berhasil meningkat pada pertemuan ke-4. Dalam penelitian ini dilakukan selama empat kali pertemuan dan sekitar dua anak yang masih belum berkembang (BB) dalam menyebutkan simbol-simbol huruf, tiga anak yang mulai berkembang (MB) dalam menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi atau huruf awal yang sama, adapun dua anak bisa berkembang sangat baik (BSB) dalam menyebut namanya sendiri, dan delapan anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dengan mampu membaca kata dengan lengkap. Hal ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media smart card dapat meningkatkan kemampuan keaksaraan awal pada Anak Usia 5-6 tahun.   This research was motivated by the low initial literacy skills of group B children at RA Ar-Ridho. The average child is not yet able to recognize and differentiate letters. Smart card media is very appropriate for improving early literacy skills. Researchers provide media as a solution to research objectives in improving early literacy skills through fun smart card media. The research method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. The subjects of this research were 15 group B children, 10 boys and five girls. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The data analysis used is qualitative, namely data reduction, data presentation, and conclusion. Based on the results of observations, it shows that smart card media to improve children's early literacy skills was successful in improving at the 4th meeting. This research was carried out over four meetings, and around two children were still not yet developed in naming letter symbols; three children were starting to develop in naming groups of pictures that had the same initial sound or letter, for two children, they can develop very well in saying their name, and eight children are developing according to expectations by being able to read words completely. This shows that using smart card media can improve early literacy skills in children aged 5-6 years.
Co-Authors Aditya, Astry Ala Laela Aldri Frinaldi Amelia, Mia Arifah A Riyanto Arifah A Riyanto Aurumajeda, Tiphanny Ayi Ida Solihat Azhar, Aghnia Farrassyania Cartika, Ika Cincin Sumayanti Dedah Jumiatin Diana, Aan Dyah Putri Anggraeni, Regita Elin Herlina, Elin Euis Eti Rohaeti Euis Eti Rohaeti Euis Eti Rohaeti Eva Dwi Mulyati Farrassyania Azhar, Aghnia Fifiet Dwi Tresna Santana Fitria, Alya Maulida Fuadah, Reska Ghina Azhari Rahmasari Habibah Siti Khodijah Heni Nafiqoh Heni Nafiqoh Herni Oktavia Holisoh, Ai Hotiah Hotiah Iis Intan Fuji Anisa Khani Noor Sofyani Kurniati Kurniati Kustiana, Asep Laelasari Laelasari, Laelasari Lastri Yuniarti Lestari, Ririn Hunafa Lia Yuliani Linda Ernawati Mardianah, Rini Ros Mariyati Mariyati Martiyadi Nurhidayat Medita Ayu Wulandari Mira Lusiana NAFIQOH, HENI Nanik Yumalasari Neng Anggraeni Neni Neni Nila Kurniasih, Novi Widiastuti Erni Puji Astuti Noor, Agus Hasbi Novie Flamboyani Nunung Rohimah Nurdianti Nurdianti Nurlaela Nurlaela Nurmalah Nurmalah Nurunnisa, Rita Ojah Faojah Permatasari, Maya Prita Kartika, Prita Rini Dwi Santika Rita Nurunnisa Riyanto, Arifah A Rohmah, Pia Sani Sadiatu Rohmalina Rohmalina Rohmalina, Rohmalina Ronny Mugara, Ronny Saadah, Ai Siti Sagita, Lely Sahanah Sahanah Sinta Mardiana Siska Yulianti Siti Ruqoyyah Siti Sadiyah Solihah, Tri Haryati Sri Rahayu Sri Sugiarti Sumarlih, Wawa Supriatna, Ecep Titin Trisniarti, Susanti Vindyastuti, Ade Westhisi, Sharina Munggaraning Wiwin Setiawati Wiwin Winangsih Wiwin Yuliani Wulansuci, Ghina Yeni Suhartini Yuliani, Wiwin Zahro, Ifat Fatimah