Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN TRANSPORTASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI KERAMBA JARING APUNG DUSUN UJUNG BETOK LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Affandi, Rangga Idris; Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Alim, Sahrul; Diniariwisan, Damai; Setyono, Bagus Dwi Hari; Sumsanto, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6928

Abstract

Spiny lobsters (Panulirus homarus) are a high-value fishery commodity with strong demand in both local and international markets. Ujung Betok, located on the coast of East Lombok, is a center for spiny lobster aquaculture using floating net cages (FNC). Despite growing production, a common issue observed during transport is the decline in lobster quality, and in some cases, mortality, which significantly reduces market value. To address this problem, technical training was conducted focusing on post-harvest handling and transportation techniques aimed at preserving lobster quality up to the point of delivery. The activity was carried out through field surveys, educational sessions, and hands-on practical demonstrations at the FNC sites in Ujung Betok. Effective post-harvest handling is indicated by the lobster's ability to survive transport in healthy, undamaged condition, maintaining freshness equivalent to that at harvest. The post-harvest procedure includes sorting, holding, cold stunning, packaging, and transportation. Drier packaging methods have shown to significantly extend survival during transit. The fundamental principle of spiny lobster handling and packaging is to maintain product quality while minimizing physical injury and stress, both of which can lead to mortality.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI UDANG VANNAMEI PADA KOLAM BUNDAR DI DESA REMPEK KABUPATEN LOMBOK UTARA MELALUI SUPLEMENTASI VITAMIN KOMPLEKS Scabra, Andre Rachmat; Azhar, Fariq; Muahiddah, Nuri; Affandi, Rangga Idris; Hafizah, Imroatul
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7479

Abstract

Desa Rempek adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satu mata pencaharian masyarakat desa Rempek adalah pada bidang perikanan, yaitu budidaya udang vannamei menggunakan kolam bundar yang dilakukan oleh Kelompok “Lempenge” sejak tahun 2020. Namun keterbatasan pengetahuan mengenai teknik budidaya udang seperti konstruksi tambak yang benar, pengelolaan kualitas air, pengelolaan pakan, dan berbagai permasalahan teknis lainnya dalam budidaya udang vannamei, khususnya pengelolaan pakan, masih menjadi kendala utama bagi organisasi budidaya perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pendampingan terkait manajemen pakan dan suplementasi vitamin kompleks sehingga kualitas dan hasil produksi (kuantitas) udang vannamei dapat maksimal. Metode kegiatan pengabdian ini meliputi survei lapangan, pembuatan materi sosialisasi dan bimbingan teknis kegiatan, pembentukan model teknologi, pendampingan pelaksanaan teknis, dan evaluasi. Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan bahwa manajemen pakan yang baik ditambah dengan suplementasi vitamin kompleks dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi udang vannamei yang dibudidaya dengan kolam bundar. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman para pelaku budidaya dalam manajemen pemberian pakan yang tersuplementasi vitamin kompleks.
PENINGKATAN KUALITAS SOSIAL KARYAWAN TAMBAK UDANG INTENSIF DI DESA DADAP KECAMATAN SAMBELIA LOMBOK TIMUR Malik, Muhammad Dzakiy; Umam, Khairul; Scabra, Andre Rachmat; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana; Sumsanto, Muhammad; Affandi, Rangga Idris
Jurnal Wicara Vol 1 No 5 (2023): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v1i4.3375

Abstract

Desa Dadap merupakan desa pertanian dengan penduduk mayoritas sebagai petani yaitu menanam cabai dan tembakau setiap tahunnya dalam menunjang kegiatan pertanian tersebut digunakan sarana seperti sumur bor dan saluran irigasi sawah, Selain itu juga penduduk desa dadap bekerja sebagai nelayan untuk bagian pesisir pantai. Pada dusun Ujung terdapat perusahaan tambak udang vaname yang dikelola oleh PT. Panen Berkat Sejahtera Bersama. PT. PBSB Dadap merupakan salah satu perusahaan tambak udang yang berfokus di bagian pembesaran udang vaname. Dalam kegiatan produksi udang di tambak PT. PBSB juga melibatkan masyarakat sebagai tempat izin agar tambak tersebut berjalan dengan lancar pada saat kegiatan budidaya. Tujuan perusahaan melibatkan masyarakat juga untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat sekitar serta bisa berperan dalam penyediaan lapangan masyarakat sekitar dan mampu meningkatkan perekonomian pada daerah tersebut. Selain itu juga perusahaan melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat seperti melakukan buka bersama, tadarus, pemberian takjil, gotong royong dan pembersihan pantai.
Penyuluhan Teknik Budidaya Ikan Menggunakan Keramba Jaring Apung di Danau Lebo Kabupaten Sumbawa Barat Abidin, Zaenal; Affandi, Rangga Idris; Scabra, Andre Rachmat; Cokrowati, Nunik; Auliah, Jami'atul; Rahman, A; Diniariwisan, Damai; Sumsanto, Muhammad; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Ayu Diamahesa, Wastu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5713

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi. Kegiatan diikuti oleh 42 orang peserta yang berasal dari daerah di sekitar danau Lebo Meraran. Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi dilakukan di daerah pinggir danau. Materi penyuluhan yang disampaikan adalah tentang teknik pembuatan keramba, dan teknik budidaya di keramba jaring apung. Sebagai bahan demonstrasi maka disediakan miniatur keramba jaring apung yang dibuat dengan skala sebenarnya untuk ditampilkan pada saat kegiatan berlangsung. Para peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini yang dibuktikan dengan keaktifan para peserta untuk berdiskusi secara terarah tentang topik yang disampaikan oleh pemateri. Hasil dari evaluasi yang dilakukan melalui tes tanya jawab secara langsung diketahui bahwa para peserta dapat mengerti tentang materi yang disampaikan serta berkeinginan untuk mengimplementasikan kegiatan budidaya ikan di keramba.
Sosialisasi Teknik Pembuatan Tepung Ikan pada Pembudidaya Kepiting Bakau di Dusun Madak Belek, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6060

Abstract

Sekotong adalah salah satu daerah dengan potensi besar dalam budidaya kepiting bakau. Namun, dalam praktiknya, para pembudidaya sering menghadapi kendala dalam pemanfaatan sumber daya pakan yang efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, program sosialisasi teknik pembuatan tepung ikan di Desa Sekotong bertujuan untuk memberdayakan para pembudidaya kepiting bakau melalui pengenalan metode efisien dalam pengelolaan pakan, serta peningkatan pengetahuan terkait pemanfaatan sumber daya ikan lokal, khususnya ikan rucah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survei kegiatan pendahuluan, pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, monitoring dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh beberapa stakeholder: pembudidaya kepiting bakau, dosen dan mahasiswa Unram, dosen dan mahasiswa Unair, serta remaja setempat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat pembudidaya kepiting bakau dapat memahami, menjelaskan, dan membuat tepung ikan rucah secara mandiri. Sosialisasi teknik pembuatan tepung ikan di Desa Sekotong, Lombok Barat, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembudidaya kepiting bakau. Untuk menjaga keberlanjutan program, disarankan adanya pengembangan lebih lanjut terhadap jejaring kerjasama antarpetani, serta pendampingan lanjutan dalam menghadapi perubahan lingkungan dan pasar.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Kepiting Berbahan Dasar Ikan Rucah di Dusun Madak Belek, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7619

Abstract

Pembangunan sektor perikanan memiliki peran krusial dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di banyak wilayah, termasuk Desa Sekotong. Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata) telah menjadi salah satu kegiatan utama yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sekotong. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya perairan. Namun, sejauh ini, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sebelumnya masih terfokus pada pemberian pakan alami dan teknologi budidaya lainnya, belum menyentuh aspek pembuatan pakan berbasis tepung ikan rucah. Dalam konteks ini, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pembudidaya kepiting Bakau mengenai pembuatan pakan berbasis ikan rucah serta pemanfaatannya dalam budidaya kepiting. Metode yang digunakan adalah melalui serangkaian pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, dan monitoring serta evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait dengan pembuatan pakan kepiting berbasis ikan rucah. Program ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sekotong dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui peningkatan produksi dan kualitas budidaya kepiting Bakau. Selain itu, melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi, program ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya perairan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif bagi pembudidaya kepiting Bakau di Desa Sekotong. Evaluasi berkala dan kerjasama antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan berlanjutnya keberhasilan program ini dalam jangka panjang.
Edukasi Pentingnya Mangrove Bagi Lingkungan Pesisir di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7725

Abstract

Coastal areas are transition between land and marine ecosystems. The coast is an area rich in natural potential which has long been utilized by humans. Changes that occur in coastal and marine areas are generally influenced by human activities in the surrounding areas, resulting in a decline in environmental quality, one of which is the mangrove ecosystem. Mangrove are spread throughout almost all coastal areas in Indonesia. The mangroves in South Lembar Village are directly adjacent to settlements, coastal tourist areas and aquaculture. Therefore, it is necessary to transfer knowledge so that the community of South Lembar Village, especially those on the coast, understand the importance of mangroves for the environment so that they can protect the mangrove ecosystem. The implementation of this community service activity is carried out using the counseling method. This service activity began with a presentation on the importance of the mangrove ecosystem and a question and answer/discussion. The result of this community service was that outreach was carried out with material presented regarding the importance of the mangrove ecosystem, which was attended by the South Lembar Ecotourism Group and the Cemare Eco Green Mangrove Society, the South Lembar Village community, and lecturers from the Aquaculture Study Program. The conclusion of this community service is that information, knowledge and science have been conveyed to the community in Cemare Hamlet, South Lembar Village about the importance of mangrove ecosystems for marine coastal areas. Further community service activities are needed in the form of mangrove planting.
Introduksi Teknologi Budidaya Rumput Laut Sargassum sp. Untuk Produksi Bioethanol Cokrowati, Nunik; Asri, Yuliana; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Affandi, Rangga Idris; Muahiddah, Nuri; Sukartono; Marzuki, Muhammad; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Anggraini, Irika Devi; Marno, Septhian
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8185

Abstract

Abstract: Sargassum sp. seaweed is included in the category of brown macro algae that has not been cultivated and has not been optimally utilized. Sargassum sp. has economic value because it contains alginate and iodine which are utilized in the food, pharmaceutical, cosmetic, and textile industries. Sargassum sp. has a high carbohydrate content that can be converted into bioethanol and bioenergy. So that this potential can be developed to improve the community's economy and increase efforts to protect the environment from pollution from the use of fossil fuels. Sargassum sp. seaweed can be found in the waters of Gerupuk, Sengkol Village, Pujut District. Gerupuk is a hamlet that is included in the Mandalika Creative Economic Zone, among the community's livelihood activities is seaweed cultivation. Seaweed farmers in Gerupuk only cultivate K. alvarezii seaweed. They only know Sargassum sp. as a seaweed that grows wild and has no economic value. Sargassum sp. in Gerupuk is not utilized, so it needs to be educated on its benefits and utilization. This community service activity will be carried out in Gerupuk Hamlet, Sengkol Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The output targets of this community service activity are appropriate technology for the cultivation of Sargassum sp. for bioethanol production, publications at national community service seminars and articles published in national community service journals indexed by sinta. The stages of implementing this activity are coordination of activities, counseling, demonstration of Sargassum sp. seaweed cultivation, mentoring, evaluation of activities, and collaboration with the Lombok Marine Aquaculture Center (BPBL). The expected results of this activity are that seaweed farmers in Gerupuk can cultivate Sargassum sp. to improve the household economy and the community economy. Keywords: Seaweed, Sargassum sp., cultivation, bioenergy, bioethanol.
Co-Authors A Rahman Abd Saddam Mujib Abd Saddam Mujib Abidin, Z Abidin, Zaenal Agustin, Pradita Ayu Ahmad Jawwad Kala Aini, Kuratul Andi Maria Ulfa Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Anggraini, Irika Devi Annisa Azzahra, Annisa ANNISA, KARIMA NUR Anton Anton Arning Wilujeng Ekawati Arya Arpanda Asri, Yuliana Auliah, Jami'atul Awan Dermawan Awan Dermawan Ayu Diamahesa, Wastu Badrun Badrun Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Bagus Dwi Hari Setyono BAGUS DWI HARI SETYONO Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Triska Saomadia BETARI ATHIYAH IRAWATI Chen, Peter Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan DAMAI DINIARIWISAN Damai Diniariwisan Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dwi Aprilianingsih Dwi Budi Santoso Dwiyanti, Septiana Eddy Supriyono Erika Rahmi Fariq Azhar Farizi, Muh. Rizawan Farkhana Laily Frentina Murti Sujadi Galih Faadihillah Gina Maulina Hafizah, Imroatul Hizbulloh, Lalu I Gusti Lanang Parta Tanaya I Kadek Sumiana Irzal Effendi Isnaini, Siti Iva Naya Sulistya Jefri Anjaini Junaidi, Muhammad Kaswadi, Hendri Khairul Umam Lailly Fitriani Mulyani Laily Fitriani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lalu Irfan Hadi Nugraha Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Mukhtar Atmawinata Lalu Wahyu Budi Utomo Lalu Wirahadi Al Baihaqi Lumbessy, Salnida Yuniarti M Junaidi, M M. Yogi Riyantama Isjoni Malik, Muhammad Dzakiy Marno, Septhian Marsya Andini MAS’UD, NURYADIN IBNU Maudina, Finda Maulana, Rona Meci Salsabila MOHAMAD FADJAR Mohamad Fadjar Muhammad Amin Muhammad Baiul Hak Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Nanda Diniarti Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nur Rahmawati Nuri Muahiddah OLIVIA NINGSIH Panosa, Alief Erwanda Pebrianti, Ni Luh Mutiara Prapti, Az-Zahra Nandia Purwati, Siva Putri, Anesya Wandining Radhi Fadhillah Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Rahmat Hidayat Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rizky Regina Kawirian Rizky Regina Kawirian RR. Ella Evrita Hestiandari Rusmin Hari Nuryadin Rusmin Nuryadin Sahidu, Adriana Monica Sahrul Alim Saomadia, Baiq Triska Sapto Andriyono Saputra, Marta Ade Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sima Lafina Ziqri Soenarky, Wiwin Iky Suhardinata Sukartono Sukartono Susianti, Lena Susilo Budi Priyono Syawalina Fitria Syawalina Fitria Syawalina Hari Fitria Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Ula, Nurtia Nikmatul Wahyu Budi Utomo, Lalu Wastu Ayu Diamahesa Weni Rahmawati Winggi Anggita Wiwik Handayani Wiwin Iky Soenarky Wulandari, Witri Yanti, Septiana Dwi Yatin, Nur Yesica Marcelina Romauli Sinaga Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zaenal Abidin