Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kandungan Bahan Kimia Obat Parasetamol Secara Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Pada Jamu Tradisional Pereda Nyeri di Kota Palembang Marpaung, Mauritz Pandapotan; Prasetyo, Dani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16433

Abstract

Sediaan jamu tradisional banyak ditemukan keberadaan Bahan Kimia Obat (BKO) yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberadaan parasetamol sebagai bahan kimia obat dalam jamu tradisional pereda nyeri yang beredar di kota Palembang. Metode yang digunakan adalah kromatografi lapis tipis (KLT) dengan perbandingan eluen n-heksan dan etil asetat yaitu 3:7 (v/v) dengan fase diam berupa lempeng silika gel 60 F254. Sampel berupa enam buah jamu bermerek diperoleh dari berbagai pasar tradisional Palembang dengan pembanding berupa obat parasetamol. Identifikasi parasetamol dalam jamu dilakukan dengan membandingkan nilai Rf sampel dengan larutan baku obat parasetamol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 sampel jamu, 4 sampel mengandung parasetamol dengan memberikan bercak berwarna ungu. Temuan ini mengindikasikan adanya potensi bahaya bagi konsumen, mengingat penggunaan parasetamol dalam jamu tanpa pengawasan dapat menimbulkan risiko kesehatan. Oleh karena itu pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran jamu tradisional diperlukan untuk menjamin keamanan konsumen.
Fermentation Driven Enhancement of Flavonoid, Phenolic, and Antioxidant Activity in Melastoma malabathricum Fruit Maharani, Maharani; Setiawansyah, Arif; Marpaung, Mauritz Pandapotan; Pratamarta, Meliasi Nora
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i1.11393

Abstract

Senggani (Melastoma malabathricum L.) is a fruit known for its high content of phenolic and flavonoid compounds, which contribute to its antioxidant properties and are highly affected by fermentation processes. This study investigated how aerobic and anaerobic fermentation influence the total phenolic content, total flavonoid content, and antioxidant activity of senggani fruit extracts. The experiment involved aerobic fermentation without yeast and anaerobic fermentation with yeast, both conducted for three days. Total phenolics were quantified using the Folin–Ciocalteu assay, total flavonoids were measured via the aluminum chloride colorimetric method, and antioxidant activity was evaluated through the DPPH radical scavenging assay using UV–Vis spectrophotometry. The findings indicated that aerobic fermentation resulted in greater total phenolic (16.45 mg GAE/g) and flavonoid levels (16.95 mg QE/g), along with stronger antioxidant activity (IC50 55.37 ppm), compared to anaerobic fermentation. In contrast, anaerobic treatment yielded lower phenolic (11.77 mg GAE/g) and flavonoid contents (11.53 mg QE/g) and reduced antioxidant capacity (IC₅₀ 59.86 ppm). Overall, the results suggest that fermentation conditions play a crucial role in shaping the bioactive composition and antioxidant performance of senggani extracts, with aerobic fermentation showing better potential for developing functional and nutraceutical products.
UJI KADAR TIMBAL (Pb) IKAN LAIS (Kryptopterus apogon) DI PERAIRAN SUNGAI MUSI PALEMBANG DENGAN METODE SPEKTOFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) Monica, Tiara; Marpaung, Mauritz Pandapotan
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 11 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v11i2.1670

Abstract

Musi river is the longest river on the island of Sumatra which has the potential to be polluted due to heavy metal content that can threaten the life of biota such as fish. The study aimed to analyze lead (Pb) contamination in Lais fish and river water in the Musi River Palembang. A total of three samples of Lais fish and Musi river water obtained from the areas of Jakabaring, Sungki, and Silaberanti were subjected to wet digestion using HNO3 and H2O2. The destruction results were analyzed for Pb metal content through Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) with standard a solution of Pb(NO3)2 at 217,0 nm. The results showed that all of Lais fish and Musi river water did not contain lead (Pb) metal contamination.
Pengaruh Jenis Pelarut Ekstrak Kecambah Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 25922 dan Jamur Candida albicans ATCC 01231 Larasati, Niken Ayu; Indah, Tri; Marpaung, Mauritz Pandapotan; Purnama, Purnama
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v8i2.6216

Abstract

Kecambah kacang hijau merupakan salah satu tanaman yang memiliki potensi sebagai antibakteri dan antijamur karena mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid/steroid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas ekstrak kecambah kacang hijau sebagai antibakteri dan antijamur terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923, Escherichia coli ATCC 25922 dan jamur Candida albicans ATCC 01231 berdasarkan perbedaan jenis pelarut. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kecambah. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 96%, etil asetat, dan n-heksana. Pengujian daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol paling efektif menghambat bakteri S.aureus, E.coli dan jamur C.albicans pada konsentrasi 100% dengan rerata daya hambat masing-masing sebesar 12,5±1,0 mm, 18±1,6 mm dan 18,2±1,7 mm dengan kategori kekuatan kuat. Ekstrak Etil Asetat efektif menghambat bakteri S.aureus, E.coli dan jamur C.albicans pada konsentrasi 100% dengan rerata daya hambat 8,5±1,0 mm, 14,8±2,4 mm dan 8,5±0,4 mm. Ekstrak n-heksana tidak memiliki aktivitas daya hambat terhadap bakteri S.aureus, E.coli dan jamur C.albicans. Ekstrak kecambah kacang hijau dalam pelarut etanol, etil asetat dan n-heksana tidak memiliki potensi daya hambat bakteri dan jamur untuk dikembangkan sebagai zat aktif antibakteri dan antijamur pada suatu sediaan farmasi atau obat.
PENYULUHAN KESEHATAN PENGGUNAAN LARUTAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) SEBAGAI OBAT KUMUR UNTUK PENGOBATAN RADANG GUSI (GINGIVITIS) Syarifah Wahyuni Al Syarief; Kurniati Nawangwulan; Rachmat Ramli; Mauritz Pandapotan Marpaung; Ainun Mardiah; Eko Prastyo; Rahmat Pannyiwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40838

Abstract

Jeruk nipis merupakan buah yang sudah dikenal oleh masyarakat untuk berbagai masakan ini memiliki aktivitas antibakteri, berdasarkan penelitian dari tujuh tanaman yang berasal dari Thailand, ekstrak metanol buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle) memiliki aktivitas antibakteri dengan spektrum paling luas terhadap bakteri Haemopilus somnus lalu diikuti oleh Escherichia coli, Burkholderia sp., dan Haemopilus parasuis. Di dalam buah jeruk nipis terkandung banyak senyawa kimia yang bermanfaat seperti asam sitrat, asam amino (triptofan dan lisin), minyak atsiri (limonene, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral, lemon kamfer, kadinen, aktialdehid dan anildehid), vitamin A, B1 dan vitamin C. Metode Pengabdian adalah Penyuluhan Kesehatan Penggunaan Larutan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Sebagai Obat Kumur untuk Pengobatan Radang Gusi (Gingivitis) terhadap Masyarakat dalam pembuatan larutan jeruk nipis sebagai obat gingivitis yang berguna untuk menghambat pembentukan plak kepada sasaran Masyarakat yaitu remaja tentang penggunaan obat tradisional untuk mencegah dan mengobati Gingivitis. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui efektifitas larutan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) terhadap penurunan peradangan gingiva. Hasil Setelah dilakukan evaluasi  yaitu dengan melakukan pengamatan pada saat pembuatan larutan jeruk nipis Masyarakat dapat melakukan pembuatan larutan jeruk nipis untuk pengobatan gingivitis.
Penyuluhan Inovatif tentang Penggunaan dan Waktu Konsumsi Obat: Pengabdian Masyarakat di Desa Kamal, Sumatera Selatan Mauritz Pandapotan Marpaung; Berkah Mutiara; Putri Picaso Azury Sheva; Dendi Bianda Saputra; Imam Saputra; Shely Junian Permata; Sania Kolopaking; Dian Oktarina; Marsya Reskiani Lole; Martina Vevi Yanti; Amelia Ramadhani; Muhammad Afriansyah; Suparwatini Suparwatini; Juwita Indah Sari; Ira Sagita; Mariansari Mariansari
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v1i2.939

Abstract

Proper drug use, especially regarding the timing of consumption, is an important aspect of rational and effective therapy. Unfortunately, the rural community's understanding of the right time to take medicine is still low, which can affect the success of treatment. This community service activity was carried out in Kamal Village, Ogan Ilir Regency, South Sumatra, with the aim of increasing the knowledge and awareness of the community regarding the correct timing of drug consumption. The methods used in this activity include direct counseling through educational lectures, simulations, leaflet distribution, and interactive discussions with residents and village health cadres. Evaluation was conducted using a simple pre-test and post-test to assess the improvement of participants' knowledge. The evaluation results showed a significant increase in understanding, from an average pre-test score of 64% to 92% in the post-test. In addition to increasing understanding, this activity also succeeded in raising community awareness to be more critical and active in asking health workers about the timing of drug consumption. The advantages of this activity are its participatory and community-based approach, although there are obstacles such as limited visual aids and uneven accessibility of participants. Overall, this counseling was effective in improving health literacy related to drug use in the village community.
Co-Authors Abdullah, Rusli Adiaksa, Baso Witman Ainun Mardiah Alaiya Zulfana Avievi Albertus Ata Maran Aldise Indah Nurdevi Alfiraza, Ery Nourika Amelia Ramadhani Andi Alim, Andi Anshar Rante Arif Setiawansyah Artama, Syaputra Baso Intang Sappaile Berkah Mutiara Bintang, Andi Burhanudin Gummay Citra Azhariat Malasari Citra, Widya Dani Prasetyo Dendi Bianda Saputra Desna Ayu Wijayanti Devi Oktaria Dewantara, Jeisen Pajar Dian Oktarina Dina Mayadiana Suwarma Dito Anurogo, Dito Eko Prastyo Fachry Abda El Rahman Ferry WF Waangsir Fitrah Fitrah, Fitrah Gusti Rusmayadi Halimatussa'diah, Halimatussa'diah I Putu Agus Dharma Hita Idris Idris Imam Saputra Indah, Tri Ira Sagita Irawan Irawan Izza, Nurril Cholifatul Jamisten Sigalingging Jamisten Sigalinging Jasiyah, Rabiyatul Jaya, Rachmad Jaya, Rachmat Juwita Indah Sari Kamaruddin, Ilham Karlina Angga Pradhita Khairunnisa Kurniati Nawangwulan Lahming, Lahming Latif, Sarifudin Andi Lestari, Ima Mustika Tri maha rani Maharani Maharani, Maharani Makualaina, Fenska Narly Malaha, Naomi Margiyono Suyitno Mariansari Mariansari Marsya Reskiani Lole Martina Vevi Yanti Medriana Utari Meillisa C. Mainassy Meliani Sari Meliasi Nora Pratamarta Misbahul Munir Monica, Tiara Muhamad Risal Tawil Muhammad Afriansyah Muhammad Hanif Muhammad Syafri, Muhammad Mulat, Trimaya Cahya Muntasir, Muntasir Musfirah Musfirah Musiana, Musiana Muslimin Muslimin B, Muslimin B Muslimin Muslimin Nasution, Nurhafizah Neneng Dwi Yana Neti Sulami Nia Agustina Niken Ayu Larasati Niken Ayu Larasati, Niken Ayu Nurhayat Nurhayat Nurhayat Nurhayat, Nurhayat Nursiah, Andi Nurul Hidayati Pannyiwi, Rahmat Prihatini, Surya Purnama Purnama Purnama Purnama Purnama Putri Picaso Azury Sheva R. Rusli Rachmat Ramli Rahmat Pannyiwi Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Agustini Liviana Dwi Rambu, Sitti Herliyanti Ramdhan Kurniawan Rani Nareza Ulfa Ranti Ranti Ratna Ayu Dewi RIMA ERNIA Rina Swita Esther Sitindaon Riskawaty, Heny Marlina Riza Apriani Robbiyan Robbiyan Romelan Romelan Rukmi Juwita Safridha Kemala Putri Saifullah Saifullah Samalua Waoma Samila, Samila Sania Kolopaking Santoso, Udi Septi Wulandari Septia Wahyuni Septiyani, Anggun Setiawati, Diah Ayu Shely Junian Permata Sihotang, Yosua Maranatha Sima, Yenni Siti Kartina Sitti Hasnah Soyata, Amelia Sulfiani, Sulfiani Sultan Andilah Suparwatini Suparwatini Susiyanti Susiyanti Susiyanti Susiyanti Syah, Setiawan Putra Syarifah Wahyuni Al Syarief Tiara, Cendy Amelia Metha Toalu, Apdiyani Tri Indah Udi Santoso Utari, Medriana Wahyuni, Umi Nurul Wensi Sapitri Weraman, Pius Wildoms Sahusilawane Wira Darma Yermi, Yermi Yuliar Yuliar Yuliar Yuliar Yusraa, Yusraa Yusrianto, Yusrianto Zaenal Zaenal, Zaenal Zulkifli Halid