Articles
Pemanfaatan Media Kartu Sebagai Media Pembelajaran Mengenal Huruf Anak Usia Dini
Ratna Azshari Suhana;
Sima Mulyadi;
Taopik Rahman
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.6848
The use of learning media is very important in the teaching and learning process. The media used can make it easier for teachers to convey information to students, one of which is by using card media to introduce letters to young children. Card media is a simple media developed to create fun and interactive learning. Card media for introducing letters usually contains the letters A to Z along with picture words. Letter card media is one solution in improving the ability to recognize letters in early childhood. The method used in this research is the library study method or can be called literature study. The results of this research state that card media can be used to improve the ability to recognize letters in early childhood and can be used by teachers to facilitate learning in recognizing letters, making it easy to convey information related to letter recognition. The conclusion of this research is based on previous research articles related to the use of card media as a medium for learning to recognize letters. It suggests that card media can be used by teachers to facilitate the learning process and improve the ability to recognize letters in early childhood.
Pengembangan Media Kartu “3 in 1” untuk Memfasilitasi Kemampuan Mengenal Huruf Anak Usia 4-5 Tahun
Rahman, Taopik;
Suhana, Ratna Azshari;
Sianturi, Risbon;
Purwati, Purwati;
Iskandar, Budi
Jurnal Metaedukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 6, No 2 (2024): Metaedukasi
Publisher : Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/metaedukasi.v6i2.12564
Penelitian ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research) dengan model McKenney and Reeves. Bertujuan untuk menghasilkan suatu pengembangan produk melalui tahap validasi dan uji coba sehingga dapat menghasilkan produk yang efektif, praktis, dan valid terkait pengembangan media untuk memfasilitasi kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap, tahap satu di TKA Sulalatul Huda dan tahap dua di RA Al Hidayah. Hasil yang didapat dari kedua tahap tersebut menunjukkan bahwa media yang dikembangkan terhadap efektivitas media dinyatakan layak digunakan pada Pendidikan Anak Usia Dini. Hal tersebut juga dapat dilihat melalui angket respon guru terhadap penggunaan media kartu 3in1 dengan persentase sebesar 100% dan 85,7% sehingga pengembangan media kartu 3in1 untuk memfasilitasi kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun dinyatakan layak karena memudahkan guru dalam penyampaian pematerian dan informasi lain selama pembelajaran terutama dalam mengenal huruf. This research uses the EDR (Educational Design Research) method with the McKenney and Reeves model. The aim is to produce a development product through validation and testing stages so that it can produce an effective, practical and valid product related to development media to facilitate the ability to recognize letters for children aged 4-5 years. This research was carried out in two stages, stage one at TKA Sulalatul Huda and stage two at RA Al Hidayah. The results obtained from these two stages show that the media developed regarding media effectiveness is declared suitable for use in Early Childhood Education. This can also be seen through the teacher response questionnaire regarding the use of 3in1 card media with percentages of 100% and 85.7%, so that the development of 3in1 card media to facilitate the ability to recognize letters for children aged 4-5 years is stated to be because it makes it easier for teachers to open lectures and other information. during learning, especially in recognizing letters.
PERAN LINGKUNGAN DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA SERTA MENUMBUHKAN KARAKTER ANAK USIA DINI
Tia Salmah Paujiah;
Heri Yusuf Muslihin;
Taopik Rahman
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.821
The environment is one of the factors that have high leverage in the development of language and children's character. Because with the environment children are able to carry out their routines well without experiencing any difficulties, especially in communicating. Similarly, the stimulus provided also affects the success of the child's character. character of early childhood, because siring with every good stimulus given to children it will also produce good character as well. The environment itself is divided into three parts, namely, the family environment, the school environment and the community environment. The research method used is library research.
ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MEMFASILITASI PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN
Nuraly Masum Aprily;
Noer Apri Laeni;
Taopik Rahman
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 6 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pentingnya perkembangan sosial emosional anak sejak dini agar anak dapat bersosialisasi dan mengolah perasaannya, maka diharapkan guru mampu meningkatkan rangsangan terhadap perkembangan sosial emosional anak. Media pembelajaran dapat membantu guru mengoptimalkan perkembangan anak. Sehingga diperlukan media pembelajaran untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak. Penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran dalam memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina. Metode penelitian ini yaitu metode kualitatif, metode ini bersifat deskriptif juga menggunakan analisis dalam penggunaannya. Sumber data penelitian berasal dari guru dan anak kelompok B2 di TK Negeri Pembina. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian menjelaskan bahwa di TK Negeri Pembina sudah menggunakan media dalam setiap pembelajaran, namun tidak ada media yang secara khusus dirancang untuk memfasilitasi perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun.
ANALISIS SUMBER BELAJAR UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA ANAK USIA 5-6 TAHUN: ANALYSIS OF LEARNING RESOURCES TO FACILITATE THE ABILITY TO RECOGNIZE NUMBERS OF CHILDREN AGED 5-6 YEARS
Putri Nursalsabila Ello;
Risbon Sianturi;
Taopik Rahman
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 7 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini menganalisis penggunaan sumber belajar untuk memfasilitasi kemampuan mengenal angka anak usia 5-6 tahun di TKA Sulalatul Huda, Tasikmalaya. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru dan anak-anak kelompok B. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian anak belum mencapai indikator kemampuan mengenal angka karena keterbatasan sumber belajar yang tersedia. Sumber belajar yang kurang menarik dan terbatas dalam jumlah mengakibatkan menghambat kemampuan mengenal angka anak usia 5-6 tahun. Temuan ini mengarah pada pentingnya pengembangan sumber belajar yang lebih interaktif dan menarik, seperti buku bergambar, aplikasi digital, dan lain sebagainya. Studi penelitian ini sebagai dasar acuan untuk penelitian selanjutnya agar dapat menciptakan inovasi sumber belajar yang efektif guna meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia 5-6 tahun.
Pengembangan Permainan Congklak untuk Memfasilitasi Pemahaman Geometri Anak Usia Dini
Fuadah, Ela Latifah;
Mulyadi, Sima;
Rahman, Taopik
Jurnal Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : PG PAUD FIP UNIMED
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/jud.v10i2.65981
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi di lapangan terkait dengan kurang variatifnya alat permainan edukatif dalam pembelajaran geometri serta belum pernahnya dilaksanakan permainan tradisional dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penelitian mengenai dasar kebutuhan dan rancangan penggunaan permainan congklak untuk memfasilitasi pemahaman geometri anak usia dini. Desain penelitian yang digunakan adalah kajian literatur. Pengumpulan data dilakukan melalui berbagai sumber seperti buku, skripsi, jurnal, dan beberapa regulasi dari pemerintah. Peneliti menggunakan pendekatan penelitian campuran (mix method) dengan jenis pengembangan penelitian EDR (Educational Design Research) yang memiliki tiga tahapan, yaitu tahap analysis and exploration, design and construction, serta evaluation and reflection. Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap kedua, khususnya pada tahap desain pengembangan. Berdasarkan hasil analisis yang menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan dari kedua fakta tersebut, maka dalam hal ini perlu adanya inovasi alat permainan sebagai pilihan solusi dari permasalahan. Data tersebut menjadi dasar kebutuhan sebagai acuan dalam membuat rancangan dan pengembangan media pada tahap selanjutnya.
Media Secret Alphabet Berbasis Loose Part untuk Meningkatkan Kemampuan Keaksaraan Awal Anak Usia 4-5 Tahun
Syaripatunisa, Virda;
Rahman, Taopik;
Azhar Yamin, Alfian
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v5i1.661
This study aims to describe the planning, implementation and improvement carried out by teachers in early literacy skills in children aged 4-5 years through the use of loose part-based secret alphabet media. The research method used is Classroom Action Research (CAR) which is carried out collaboratively with teachers at Kober Al-Urwatul Wutsqa. The subjects of the study included 12 children in group A, consisting of 5 boys and 7 girls. Data collection techniques in this study were through observation and documentation techniques, then analyzed using narrative and graphic analysis. The results of the study indicate that the use of loose part-based secret alphabet media can improve the early literacy skills of children aged 4-5 years in recognizing letters A-Z. Children's early literacy skills can be seen from each stage of learning which shows that children can recognize sounds and shapes/symbols of letters, children can distinguish sounds and shapes of similar letters, and children can imitate letter shapes. This success cannot be separated from careful planning, optimal implementation, and the use of loose part-based secret alphabet media which is able to attract interest and increase children's active participation in learning activities. Based on the results of this study, the use of creative, innovative learning media, such as loose part-based secret alphabet media, is very effective in improving the early literacy skills of children aged 4-5 years
Identifikasi Gaya Belajar Anak Usia Dini melalui Pendekatan Deskriptif di TK Gugus I Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya
Dwi Putri, Aulia;
Rahman, Taopik;
Respati, Resa
Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025): Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53398/arraihanah.v5i2.646
This study aims to describe the learning styles of 4–5 year old children in Kindergarten Cluster I, Cipedes District, based on the VAK (Visual, Auditory, and Kinesthetic) model. Understanding children's learning style tendencies is crucial to support a learning process that aligns with the developmental characteristics of early childhood. This study used a quantitative approach with descriptive methods. The research sample consisted of 123 children aged 4–5 years selected using a random sampling technique. Data were collected through observation questionnaires completed by 12 class teachers, and analyzed using descriptive statistics with the help of SPSS and Microsoft Excel. The results showed that most children had visual and kinesthetic learning styles in the high category, each with 99 children (80.5%). Auditory learning styles were also quite high, with 78 children (63.4%), while no children were in the low category for all three types of learning styles. These findings indicate that visual and kinesthetic learning styles are more dominant than auditory in children aged 4–5 years at the research location. These findings demonstrate the importance of teachers understanding children's learning style tendencies to design appropriate learning. This research provides practical contributions for early childhood education teachers in designing varied activities that address all learning styles. Its novelty lies in the quantitative mapping of early childhood learning styles at the local level as a basis for data-driven learning planning
Studi Literatur: Tinjauan Pola Asuh Otoriter terhadap Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun
Tahira, Anisa;
Rahman, Taopik;
Purwati, Purwati
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10632
Penelitian ini menyelidiki dampak pola pengasuhan otoriter terhadap perkembangan emosional dan sosial anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun. Dengan menggunakan metode studi literatur, lima artikel yang diambil dari Google Scholar dianalisis untuk memahami efek dari pola pengasuhan tersebut. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter dapat menyebabkan anak mengalami ketakutan, kurangnya rasa percaya diri, dan tantangan dalam berinteraksi secara sosial. Hasil spesifik dari artikel yang ditelaah menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang otoriter lebih rentan terhadap tekanan emosional yang besar dan juga menghadapi kesulitan dalam membangun hubungan sosial yang positif. Meskipun pola pengasuhan ini dapat memberikan efek berupa disiplin, dampak negatifnya terbukti lebih kuat, seperti stres emosional dan kelemahan dalam bersosialisasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan pola pengasuhan yang lebih demokratis dan responsif, yang dapat menghasilkan komunikasi terbuka serta menciptakan lingkungan yang aman di rumah. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat mengasah keterampilan sosial dan emosional yang baik, serta berkembang menjadi individu yang percaya diri dan mampu berinteraksi dengan efektif di masyarakat.
Studi Literatur: Tinjauan Pola Asuh Otoriter terhadap Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun
Tahira, Anisa;
Rahman, Taopik;
Purwati, Purwati
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v9i5.10632
Penelitian ini menyelidiki dampak pola pengasuhan otoriter terhadap perkembangan emosional dan sosial anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun. Dengan menggunakan metode studi literatur, lima artikel yang diambil dari Google Scholar dianalisis untuk memahami efek dari pola pengasuhan tersebut. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengasuhan otoriter dapat menyebabkan anak mengalami ketakutan, kurangnya rasa percaya diri, dan tantangan dalam berinteraksi secara sosial. Hasil spesifik dari artikel yang ditelaah menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh di lingkungan yang otoriter lebih rentan terhadap tekanan emosional yang besar dan juga menghadapi kesulitan dalam membangun hubungan sosial yang positif. Meskipun pola pengasuhan ini dapat memberikan efek berupa disiplin, dampak negatifnya terbukti lebih kuat, seperti stres emosional dan kelemahan dalam bersosialisasi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan pola pengasuhan yang lebih demokratis dan responsif, yang dapat menghasilkan komunikasi terbuka serta menciptakan lingkungan yang aman di rumah. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat mengasah keterampilan sosial dan emosional yang baik, serta berkembang menjadi individu yang percaya diri dan mampu berinteraksi dengan efektif di masyarakat.