Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI-NILAI ECOPRENEURSHIP PADA SISWA AUTIS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Sani Aryanto; Vira Pratiwi; Nunuy Nurkaeti; Yosi Gumana
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 6, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jpsd.v6i2.13970

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran pengembangan program ecopreneurship secara eksplisit pada siswa autis sebagai upaya preventif menghadapi era disruptif, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai ecopreneurship yang dialami siswa autis dalam melaksanakan program pembelajaran di SD Inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di SDN Cibabat Mandiri 2 Kota Cimahi. Subjek penelitian ini adalah dua siswa autis sebagai informan data primer yang ditunjang dengan informasi dari orthopedagog, guru kelas, dan guru ekstrakurikuler. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa siswa autis dapat mengikuti kegiatan pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler yang terintegrasi dengan nilai-nilai ecopreneurship walaupun dengan keterbatasan secara emosional. Nilai-nilai ecopreneurship yang paling dominan muncul pada siswa autis adalah nilai kedisiplinan, kreativitas, dan tanggungjawab. Secara motorik mereka terampil dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang-barang yang memiliki nilai jual. Oleh karena itu, siswa autis dianggap mampu melaksanakan prinsip green behaviour sebagai unsur fundamental dalam membangun konsep ecopreneurship. Hasil Penelitian ini menjadi temuan baru dan dapat dijadikan referensi bagi SD Inklusif dalam memberikan gambaran internalisasi nilai-nilai ecopreneurship pada siswa autis sebagai upaya antisipatif menghadapi era disruptif.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN RAMAH ANAK BERBASIS LITERASI DIGITAL ATASI CYBERCRIME PADA MAHASISWA Awiria Awiria; Sani Aryanto; Yohamintin Yohamintin; Markum Markum
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v4i1.4680

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk mengurangi dapak buruk penggunaan teknologi yang masif berkembang. Upaya yang dilakukan berupa edukasi yang menggunakan metode sugestopedia untuk mengimplementasikan pendidikan ramah anak berbasis literasi digital. Kegiatan ini dimulai dari mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) dalam mengantisipasi dan meminimalisir dampak buruk teknologi informasi dan internet. Mengingat kemampuan menyesuaikan diri terhadap perkembangan zaman adalah sebuah keharusan bagi setiap orang tidak terkecuali bagi para pendidik. Peranan pendidik sangat penting dalam memberikan pengawasan dan pendampingan anak dalam menggunakan teknologi digital. Tanpa pengawasan yang baik dihawatikan anak dapat mudah mengakses konten negatif seperti pornografi, pornoaksi atau cybercrime. Upaya ini merupakan terobosan baru yang dilakukan dengan memperhatikan karakteristik berpikir anak-anak dan remaja yang dipadukan dengan konsep literasi digital. Materilainnya yaitu bahaya cybercrime dan cyberbullying di era digital. Mahasiswa juga dibekali upaya preventif dan kuratif dalam menggunakan internet. Kegiatan pengabdian ditutup dengan materi literasi digital. Setelah dilakukannya kegitaan ini pemahaman mahasiswa PGSD Ubhara Jaya dan Untirta meningkat 90%. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan mereka menjadi literat dalam bermedia sosial dan bermedia digital.
Upaya Antisipatif Menghadapi Covid-19 Di Era Disruptif Melalui Pengembangan Antologi Puisi Berbasis Ecopreneurship Sani Aryanto; Nunuy Nurkaeti; Asep Nuryadin
Jurnal Kajian Ilmiah Vol. 1 No. 1 (2020): Edisi Khusus Tema: Covid-19
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.066 KB) | DOI: 10.31599/jki.v1i1.270

Abstract

Ecopreneurship is regarded as a concept to accommodate Indonesia's problems in the economic, environment, and education in the disruptive era during Covid-19 pandemic, the perspective of the educationness, the research aims to develop an anthology of poetry-based ecopreneurship to be an anticipatory effort in to solve the problems. The research method uses the design of Research and Development (R&D), Hope fully this method can explain the theoretical basic to develop anthology of ecopreneurship and to give an overview of the process of developing a poetry-based ecopreneurship concept. The results of this research are two phases of four phases to do, so that the presented data includes relevant theories to develop poetry anthology such as: The concept of ecopreneurship, the values of ecopreneurship, the characteristics of children's poetry, and the internalization ecopreneurship values on children's poetry. The development stage of anthology has reached 50% with the number of poetry reached 40 is expected to actually represent the concept of ecopreneurship in elementary school Keywords: Ecopreneurship, Poetry, Covid-19 Abstrak Ecopreneurship dianggap sebagai konsep yang diharapkan mampu mengakomodir permasalahan Bangsa Indonesia di bidang ekonomi, lingkungan, dan pendidikan di era disruptif selama masa pandemi Covid-19 dari prespektif bidang kependidikandasaran, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan antologi puisi berbasis ecopreneurship yang diharapkan mampu menjadi upaya antisipatif dalam menyikapi permasalahan yang terjadi saat ini. Metode penelitian menggunakan desain research and development (R&D) dengan harapan mampu menjelaskan landasan teoretis dalam pengembangan antologi berbasis ecopreneurship dan mampu memberikan gambaran proses pengembangan rancangan awal antologi puisi berbasis ecopreneurship. Hasil penelitian ini merupakan dua tahapan dari empat tahapan yang telah dan akan dilakukan sehingga data-data yang disajikan meliputi teori-teori yang relevan dengan pengembangan antologi puisi seperti: konsep ecopreneurship, nilai-nilai ecopreneurship, karakteristik puisi anak, dan internalisasi nilai-nilai ecopreneurship pada puisi anak. Tahap pengembangan antologi sudah mencapai 50% dengan jumlah puisi mencapai 40 karya yang diharapkan benar-benar merepresentasikan konsep ecopreneurship di sekolah dasar. Kata kunci: Ecopreneurship, Puisi, Covid-19
MENTORING PENYUSUNAN VISI, MISI, DAN NILAI BEKASI KEREN Zahara Tussoleha Rony; Sani Aryanto; Dwi Setyowati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1266

Abstract

Bekasi Keren is a non-profit organization that is developing and preparing to become a profit and independent organization seeking to review the vision and mission as well as organizational values ​​which are important elements in an organization. Therefore, the purpose of community service is to help Bekasi Keren have a solid vision, mission and values ​​that have an impact on increasing productivity. The method of increasing community service competence is carried out by means of brainstorming, workshops, mentoring accompanied by informal coaching. This community service is expected not only to produce a vision and mission as well as values ​​that are in accordance with the needs of the organization but to be able to foster commitment and foster the work spirit of Bekasi Keren members which has an impact on the breadth of benefits for the people of Bekasi and its surroundings.
Upaya Pemerintah dalam Mendorong Kompetensi Literasi Guru melalui Program Beasiswa Microcredential di Teachers College Columbia University Meliyanti Meliyanti; Sani Aryanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.4666

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya kongkret Direktorat Jendral Guru dan Tenaga kependidikan  (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi bagi guru Sekolah Dasar (SD) melalui program beasiswa Microcredential di Teacher College Columbia University yang sejalan dengan Peraturan Direktorat Jendral (Perdirjen) Nomor 0340/B/HK.01.03/2022 tentang  Kerangka Kompetensi Literasi dan Numerasi Bagi Guru SD. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah memberikan gambaran komprehensif terkait proses dan hasil pelaksanaan program Microcredential di Teacher College Columbia University yang diharapkan mampu mencapai beberapa tujuan spesifik, diantaranya: (1) meningkatkan kompetensi literasi guru; (2) membentuk jejaring guru pendamping literasi yang memiliki kemampuan dan motivasi untuk mengimbaskan pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya dalam komunitas profesi; (3) membina komunitas guru pendamping literasi melalui program-program yang berkelanjutan dalam rangkaian kegiatan sebelum, selama, dan setelah pelatihan microcredential. Ketiga tujuan penelitian ini diharapkan merepresentasikan kebijakan Perdirjen nomor 0340/B/HK.01.03/2022 yang telah ditetapkan. Adapun subjek penelitian ini adalah 25 (dua pulih lima) guru terpilih sebagai representasi dari 16 (enam belas) Provinsi di Seluruh Indonesia dengan harapan dapat menjadi pionir literasi yang menginspirasi guru-guru lainnya dalam mendorong Gerakan Literasi Nasional. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan hasil penelitian yang menunjukan gambaran konseptual dan kontekstual yang terjadi selama pelaksanaan program beasiswa Microcredential di Teacher College Columbia University, meliputi: Pra Pelatihan; Pelatihan; Refleksi; dan Pengimbasan.  Dengan memperhatikan Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats, (SWOT) bahwa pelatihan microcredential yang dilaksanakan oleh Ditjen GTK  dan didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada Teacher College dapat mendukung amanat yang tercantum  pada Perdirjen Kerangka Kompetensi Literasi. Selain itu, guru-guru yang terlibat dalam penelitian ini menyatakan respon positif terhadap berbagai rangkaian kegiatan microcredential ini dan berharap dapat memberikan pengimbasan pada peserta didik, guru-guru, orang tua, ekosistem sekolah, dan masyarakat Indonesia.
Kesiapan Sekolah dalam Menghadapi Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100% Berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan PTMT di Jenjang Pendidikan Dasar Palupi Raraswati; Meliyanti Meliyanti; Sani Aryanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai keterlaksanaan PTMT pada jenjang Pendidikan Dasar di seluruh Indonesia yang diuraikan menjadi tiga tujuan spesifik, diantaranya: (1) mengetahui tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%; (2) mengetahui efektivitas pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan guru pembelajaran di masa Pandemi Covid-19; (3) mengetahui perubahan perilaku peserta didik terhadap penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan Pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan melibatkan 51.851 responden yang berasal dari berbagai pihak, diantaranya: guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, pengawas, dan pihak-pihak lainnya di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa secara umum pelaksanaan PTMT sudah dikategorikan baik dengan rata-rata persentase berada di rentang 47-99% serta perolehan skor 4 dan 5 dengan gambaran lebih dari 70-100% sudah terpenuhi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menjadi upaya replektif dalam mengakomodasi berbagai masukan, saran, dan rekomendasi kebijakan PTMT sebagai Upaya replektif dan strategis dalam menyelenggarakan PTM 100% pada jenjang Pendidikan dasar di Indonesia
SASTRA ANAK BERBASIS ECOPRENUERSHIP SEBAGAI MUATAN PEMBELAJARAN LITERASI FINANSIAL DI SEKOLAH DASAR Sani Aryanto; Tatat Hartati; Bunyamin Maftuh; Deni Darmawan
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.737 KB) | DOI: 10.31949/jcp.v8i3.2569

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu upaya kongkret dalam menyukseskan program pemerintah Indonesia sebagai pemegang estafeta presidensi G20. Hal ini menjadi momentum pemulihan ekonomi secara Nasional dan Internasional. Salah satu kunci keberhasilan Indonesia menjadi bagian G-20 adalah kemampuan literasi finansial penduduk Indonesia. Sastra Anak berbasis ecoprenuership dianggap sebagai konsep yang tepat dalam meningkatkan kemampuan literasi finansial di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Cipayung 04 Pagi dengan menjadikan dua orang guru kelas IV sebagai subjek utama penelitian. Rasionalisasi pemilihan subjek penelitian didasarkan pada aspek metodologis dan hasil analisis kurikulum 2013.  Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan kajian literatur dengan empat prosedur serta analisis data diantaranya: (1) pengumpulan data yang relevan sesuai dengan fokus penelitian (2) peneliti menyajikan data-data yang telah terkumpul (3) reduksi dan inventarisasi data (4) menyimpulkan berdasarkan hasil verifikasi data yang valid dan reliabel. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendidikan literasi finansial di Indonesia masih sangat terbatas sehingga diharapkan hasil penelitian ini memberikan gambaran konseptual dan kontekstual untuk setiap guru dan pimpinan sekolah dalam mengembangkan berbagai aktivitas pembelajaran literasi finansial melalui pemanfaatan sastra anak berbasis ecopreneurship.
Kesiapan Sekolah dalam Menghadapi Pertemuan Tatap Muka (PTM) 100% Berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan PTMT di Jenjang Pendidikan Dasar Palupi Raraswati; Meliyanti Meliyanti; Sani Aryanto
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai keterlaksanaan PTMT pada jenjang Pendidikan Dasar di seluruh Indonesia yang diuraikan menjadi tiga tujuan spesifik, diantaranya: (1) mengetahui tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%; (2) mengetahui efektivitas pengelolaan pembelajaran yang dilaksanakan guru pembelajaran di masa Pandemi Covid-19; (3) mengetahui perubahan perilaku peserta didik terhadap penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan Pendidikan sebagai indikator penting mempersiapkan PTM 100%. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survey dengan melibatkan 51.851 responden yang berasal dari berbagai pihak, diantaranya: guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, pengawas, dan pihak-pihak lainnya di jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa secara umum pelaksanaan PTMT sudah dikategorikan baik dengan rata-rata persentase berada di rentang 47-99% serta perolehan skor 4 dan 5 dengan gambaran lebih dari 70-100% sudah terpenuhi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini menjadi upaya replektif dalam mengakomodasi berbagai masukan, saran, dan rekomendasi kebijakan PTMT sebagai Upaya replektif dan strategis dalam menyelenggarakan PTM 100% pada jenjang Pendidikan dasar di Indonesia
IMPLEMENTASI PROGRAM ECOPRENEURSHIP PADA SISWA ATTENTION DEFICIT HYPER ACTIVITY DISORDER (ADHD) DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Aryanto, Sani; Junaidi, Febi; Hartati, Tatat; Rahman, Rahman
JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Vol 5, No 1 (2021): JMIE (JOURNAL OF MADRASAH IBTIDAIYAH EDUCATION)
Publisher : PD PGMI se Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.805 KB) | DOI: 10.32934/jmie.v5i1.221

Abstract

This research was conducted to describe the implementation of the ecopreneurship program in ADHD students including the characteristics, approach/method, parties involved, the impact, and the obstacles of implementation of ecopreneurship program in ADHD students in Inclusive Elementary School. This research uses a qualitative approach with a case study method conducted at SDN Cibabat Mandiri 2 Kota Cimahi. The subject of this study was ADHD students as the primary informant supported by secondary data from orthopedagog, classroom teachers, and extracurricular teachers. Based on the results of the research that has been done, it can be known that ADHD students have very active characteristics and tend to be impulsive when participating in ecopreneur ship programs, but the assisted learning approach through scaffolding method is the key to the teacher's success in directing ADHD students to stay focused on the ecopreneurship program. The implementation of ecopreneurship's program has 3 main impacts on the development of ADHD students, including (1) Internalization of ecopreneurship values; (2) improvement of life skills; and (3) the creation of social interactions as an effort to improve the competence of ADHD students. The results of this study are new findings and can be used as a reference for Inclusive Elementary School in providing an overview of the internalization of ecopreneurship values in ADHD students as a reference for teachers or orthopedagog in developing innovative environmentally based learning patterns in ADHD students in Inclusive Elementary School. 
INTEGRATING SUNDANESE ETHNOMATHEMATICS INTO MATHEMATICS CURRICULUM AND TEACHING: A SYSTEMATIC REVIEW FROM 2013 TO 2020 Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Rahman Rahman; Wahyudin Wahyudin; Sani Aryanto
Jurnal Infinity Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NUMBER 1, INFINITY
Publisher : IKIP Siliwangi and I-MES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/infinity.v11i1.p33-54

Abstract

As a country with the most ethnic, cultural, and linguistic backgrounds globally, Indonesia has great potential for the development of ethnomathematics studies. Among those ethnic groups, Sundanese ethnic group and culture is the second-largest after the Javanese ethnic group and culture, making it interesting to study because it has rich cultural elements that can be integrated into the mathematics curriculum in schools. This article explores the development of research on ethnomathematics based on Sundanese culture, including those which are based on the study's scope, the integration of Sundanese ethnomathematics into the school curriculum, and mathematics learning. Based on the investigation, there has been no systematic literature review on Sundanese ethnomatematics. The research was conducted using the Systematic Literature Review method with the PRISMA protocol. The results showed that there were various kinds of research on Sundanese ethnomathematics. There were various kinds of study on Sundanese ethnomathematics integration into mathematics curriculum and teaching using five model categories. The results also showed that RME, CTL and PBL were the most widely used teaching approaches for learning Sundanese ethnomathematics. However, most of Sundanese ethnomathematics teaching uses a special approach  that varies, developing teaching material, teaching media and using the context of traditional games.
Co-Authors Achmad Samsudin Ade Putri Puspitasari Ade Putri Puspitasari Afifah, Aulya Nur Agustianingrum, Ajeng Agustina, Putri Ayuni Al Aziz Al Aziz, Al Aziz Alfarisyi, Muhammad Anggraeni Eklecia Silaen Anggreni Eklecia Silaen Anna Zalfah Nurullail Aprianti Widiansyah APRIYANTI WIDIANSYAH Ari Wibowo Ari Wibowo Asep Nuryadin Aulianesia, Bunga Awiria, Awiria Awiria, Awiria Aziz , Al Belinda, Irsanti Bidarihawa, Fiya Bunga Aulianesia Bunyamin Maftuh Cahyadi Husadha Christine Simboro, Maria Decenni Amelia Deni Darmawan Desyandri Desyandri Dian Maharbid Dindin Abdul Muiz Lidinillah Dwi Setyowati Erlianda, Meyke Ernawulan Syaodih Fajri, Mutiara Fanny Sumirat Fanny Sumirat, Fanny Fara Diba Catur Putri Farhana, Husna Faridatul A'la Fathin, Niswa Maula Febi Junaidi, Febi Feni Nur Aisyah Fitri, Nazwa Amelia Gildore, Phyll Jhan E. Ginardi, Ilma Vitaloka HIDAYANTI, RAHMA Hidayat, Didin Nuruddin Hinayatillah, Marisa Irawati, Riana Irfan Mubarok Karlina, Dety Amelia Kurnia, Dety Amelia Maharbid, Dian Anggraeni mahda syifa Markum Markum Markum Markum Marliana, Panisa Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti Meliyanti, Meliyanti Meyke Erlianda Meyke Erlianda Meyke Erlianda Meyke Erlianda Mita Setiani Mubarok, Irfan Munthe, Adelia Melenia Muntu, Livia Swita Murdyaningsih, Retno Musiana, Ciwuk Nunuy Nurkaeti Nunuy Nurkaeti Nunuy Nurkaeti Nunuy Nurkaeti Nurkaeti, Nunuy Nuuri Asysyifa Mugnianingsih Palupi Raraswati Palupi Raraswati Panisa Marliana Pasaribu, Ahmad Muchlisin Natas Pitria, Pajar Reza Pradana, Galang Putra Yudha Prasetyo, Yoga Puri Pramudiani Puspitasari, Ade Putri Putri Ayuni Agustina Putri Ayuni Agustina Putri Ayuni Agustina Putri Ayuni Agustina Rahmalia, Annisa Rahman Rahman Rahman Rahman Ramadhani, Oktavia Dwi Raraswati, Palupi Risma Nuriyanti Rony, Zahara Tussoleha Safitri, Alifia Salsabila, Sabrina Putri Saputra, Nawi Savira Salsabila Sheila Fitriana Siburian, Denis Natalia Suharjuddin Suharjuddin Suharjuddin, Suharjuddin Syafitri Azahra Sylvia Agnes Ratna Ramadhan Tatat Hartati Tri Alida Apriliana Trivena Trivena, Trivena Trivena, Trivena Truly Wangsalegawa Viori, Ravinska Vetra Viori, Ravinska Vigna Vira Pratiwi Wiwik Handayani yohamintin, yohamintin Yohamntin Yosi Gumala Zahara Tussoleha Ronny Zalfah Nurullail, Anna