Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Addie Pada Mata Pelajaran Teknik Mesin Bubut Kelas XI Teknik Pemesinan Zikri, Muhammad; Rifelino, Rifelino; Rahim, Bulkia; Arafat, Andril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan pembelajaran. Dari sebelumnya menggunakan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri. Pendidik perlu menyiapkan perangkat pembelajaran agar tercapainya proses pembelajaran yang baik. SMK Negeri 1 Sumatera Barat membutuhkan perangkat pembelajaran berupa Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan perangkat pembelajaran berupa Modul Pembelajaran Kurikulum Mandiri Mata Kuliah Teknik Pemesinan Bubut untuk Kelas XI SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Tahapan pengembangan model ADDIE yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi, yang dikenal dengan penelitian Study and Development (R&D). Alat penilaian yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Validasi Modul Pembelajaran memperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,5 dengan klasifikasi “Sangat Layak”. Kualitas praktikalitas Modul Pembelajaran memperoleh kriteria sangat praktis yang ditunjukkan dengan nilai keseluruhan sebesar 4,4 dengan klasifikasi “Sangat Praktis”. Dari informasi skor keseluruhan yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa produk Modul Ajar Teknik Pemesinan Bubut Sekolah Menengah Kejuruan Kelas XI layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Polybag Melalui Program KKN Di Kelurahan Bungus Barat Rahim, Bulkia; Pratama, Ayu Zulmi Amanda; Septriani, Tesa; Kahfi, Fadlan Muhammad; Armensyah, Rafi; Mushil, Novando
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): September-Februari
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdm.v2i2.4617

Abstract

In RW 03 Bungus Barat, with the increasing population and increasing use of plastic waste by the community, the amount of plastic waste generated by the community is increasing day by day. The increasing generation of plastic waste causes accumulation of waste and has many negative impacts. To overcome this negative impact, Padang State University Community Service students conducted counseling and workshops on processing plastic waste into polybags which are expected to bring economic value. We invite the community in RW 03 Bungus Barat and students to take advantage of plastic waste and be creative in processing it into polybags. The target of this counseling and workshop is the public and students who do not know how to process recycled plastic waste. This activity was carried out in such a way and with the aim of obtaining the results obtained by the community in RW 03 Bungus Barat and students who have knowledge about organic waste and non-organic waste to produce handicrafts with economic value.
Hubungan Self Efficacy dan Keaktifan Kegiatan Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SMAW Jurusan Teknik Mesin di SMKN 2 Kota Solok Syaputra, Afzan; Rahim, Bulkia; Jasman, Jasman; Abadi, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26406

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan permasalahan pada saat melakukan program pengalaman lapangan (PPL), yaitu kurangnya rasa kepercayaan diri dan tidak aktifnya peserta didik pada saat melakukan pembelajaran yang menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik terkhusus mata pelajaran SMAW di kelas XI SMK Negeri 2 Kota Solok. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan cara penyebaran angket dan uji kompetensi soal kepada peserta didik yang berjumlah 45 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan pengisian lembar koesiuner, lembar soal, dan dokumentasi. Teknik analisis yang dijadikan data kuantitatif yaitu hasil pengisian angket, hasil uji kompetensi soal untuk melihat apakah ada hubungan kepercayaan diri peserta didik terhadap hasil belajar dan apakah ada hubungan keaktifan belajar peserta didik terhadap hasil belajar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hubungan self efficacy terhadap hasil belajar mempunyai hubungan yang signifikan, hal tersebut dibuktikan dengan hasil signifikasinya 0.000 < 0.05 dan nilai pearson yang didapat yaitu 0.503 yang menandakan bahwa hubungannya cukup besar. Untuk hasil penelitian hubungan keaktifan belajar terhadap hasil belajar juga menunjukkan hubungan yang signifikan, hal tersebut dibuktikan dengan hasil signifikansinya 0.002 < 0.05 dan nilai pearson yang didapat 0.454 yang menandakan bahwa hubungannya cukup besar. Dengan demikian self efficacy dan keaktifan belajar mempunyai hubungan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran SMAW di SMK negeri 2 Kota Solok.
Pemesinan pada Mata Pelajaran Las SMAW di SMK Negeri 5 Padang Mardi, Feldia; Indrawan, Eko; Rahim, Bulkia; Jasman, Jasman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27083

Abstract

Sekolah memiliki tujuan untuk mengenali, mengenalkan dan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya perilaku yang mendukung keselamatan kerja. Menurut hasil pra-observasi awal ditemukan beberapa masalah yang cukup signifikan. Masalah ini mencakup tentang hasil belajar yang kurang optimal dalam pelajaran Las SMAW dan siswa kurang memahami serta kurang memanfaatkan peralatan K3. Berdasarkan identifikasi masalah diatas, peneliti membatasi masalah agar pembahasan dalam penelitian ini lebih terfokus kepada pengaruh K3 terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Las SMAW yang dilaksanakan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis korelasional. Pada penelitian ini terdapat dua variabel bebas dan satu variabel terikat yang akan dianalisis. Variabel X K3, serta hasil belajar sebagai variabel Y. Berdasarkan hasil dari analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara K3 terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Pemesinan pada Mata Pelajaran Las SMAW dengan harga r hitung sebesar 0,558 > 0,349 harga r tabel pada taraf signifikansi 5% (N=32), juga diperoleh nilai R Square atau koefisien Determinasi (KD) sebesar 0,311, sehingga dapat ditafsirkan bahwa variabel K3 (X) memiliki pengaruh kontribusi sebesar 31,1% terhadap variabel Hasil Belajar Siswa (Y). Hasil t hitung lebih besar dari t tabel (3,680 > 1,697) maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dari hasil Analisis terbukti bahwa “Ada Pengaruh Yang Signifikan Antara Pengaruh K3 terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Teknik Pemesinan pada Mata Pelajaran Las SMAW di SMK Negeri 5 Padang”.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Trisna Juwita, Dinda; Syahri, Budi; Purwantono, Purwantono; Rahim, Bulkia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27203

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran CNC melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas XI Teknik Permesinan SMK Negeri 1 Sumatera Barat pada semester genap tahun pelajaran 2024/2025. Model PTK yang digunakan mengacu pada John Elliot (1982), yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas belajar, tes hasil belajar kognitif, dan penilaian praktik psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Jigsaw berhasil meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Ketuntasan klasikal aktivitas belajar siswa mencapai 84,8%, dan ketuntasan hasil belajar kognitif mencapai 84,6%, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80%. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 71 pada siklus I menjadi 78 pada siklus II, dengan jumlah siswa tuntas meningkat dari 17 menjadi 22 orang. Keterampilan psikomotorik juga mengalami peningkatan, dari skor rata-rata 71,5 pada siklus I menjadi 84,5 pada siklus II, dengan peningkatan sebesar 12,9 poin. Dengan demikian, model Kooperatif Tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran CNC.
Pengaruh Proses Hardening Terhadap Kekerasan Hammer Pada Mesin Crusher PT.PLN Indonesia Power Teluk Sirih (2X112MW) Rahman, Fatur; Waskito, Waskito; Rahim, Bulkia; Abadi, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30218

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kekerasan dan ketangguhan material hammer pada mesin crusher dengan proses perlakuan panas (hardening). Fokus penelitian adalah pengaruh variasi suhu, waktu penahanan, dan media pendingin terhadap sifat mekanik baja ZGMn13, khususnya kekerasan Brinell dan energi impak. Baja ZGMn13 dipanaskan pada suhu 1000°C dan 1100°C, dengan waktu penahanan 60, 80, 100, dan 120 menit. Media pendingin yang digunakan adalah air biasa dan air garam. Pengujian sifat mekanik mencakup kekerasan Brinell dan uji impak Charpy, dengan analisis menggunakan metode Taguchi untuk mengetahui pengaruh signifikan dari masing-masing variabel perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan waktu penahanan meningkatkan kekerasan material hingga titik tertentu. Media pendingin air garam menghasilkan kekerasan lebih tinggi dibandingkan air biasa, namun energi impak menurun pada suhu tinggi dan pendinginan cepat akibat peningkatan kekerasan dan penurunan ketangguhan. Perlakuan optimal ditemukan pada suhu 1100°C, waktu penahanan 120 menit dengan air garam untuk kekerasan tertinggi, dan pada suhu 1000°C, waktu 60 menit dengan air biasa untuk energi impak tertinggi. Temuan ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan performa dan umur pakai komponen hammer pada mesin crusher industri.
The Influence of Learning Motivation Using the Project-Based Learning Model on Student Learning Outcomes in PKK Subjects at SMK Negeri 5 Padang. Paderma, Deri Syafamukmin; Efendi, Fiki; A, Yufrizal; Rahim, Bulkia
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/vomek.v7i3.849

Abstract

The main problem in this research is: How does learning motivation using the Project Based Learning Model affect learning outcomes in Class XI PKK subjects at SMK Negeri 5 Padang. The aim of this research was designed to: measure the influence of learning motivation using the Project Based Learning model on learning outcomes in Class XI PKK subjects at SMK Negeri 5 Padang. In this research, researchers used quantitative research methods, namely correlational research. Correlational research is research used to find out the magnitude of the relationship between variables. The sample for the research carried out was 31 students in the Class XI PKK subject at SMK Negeri 5 Padang. This research aims to measure the influence of learning motivation using the Project-Based Learning model on learning outcomes, using questionnaire instruments and test sheets that are filled in before and after being given treatment. Descriptive analysis shows that the average student learning motivation score is in the high category, while the average learning outcomes are in the good category. Correlation between Learning Motivation and Learning Outcomes: The correlation value of 0.963 is greater than the r table of 0.355, which shows that there is a significant positive relationship between students' Learning Motivation and their learning outcomes. The conclusion from this research is that students' learning motivation has a significant relationship to their learning outcomes in implementing the Project-Based Learning model. Student learning motivation is proven to have a greater influence on learning outcomes.
Aplikasi Teknologi Tepat Guna pada Mesin Rice Milling di Sawah 14 Imang Kenagarian Koto Sani Indrawan, Eko; Rahim, Bulkia; Jasman, Jasman; Primawati, Primawati; Wulansari, Rizky Ema; Prasetya, Febri; Efendi, Fiki; Andriani, Cici
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03030

Abstract

Permasalahan pertama mitra di Jorong Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, pada kelompok tani TU Baru sawah 14 Imang Jorong Padang Belimbing dan kelompok pemuda tani sawah 14 Imang adalah  mesin Huller/Rice Milling hanya ada di simpang AA. Hal ini sebagian masyarakat sangat jauh dalam penggilingan padi. Kedua, untuk membawa padi untuk penggilingan membutuhkan alat trasportasi dan penggilingan padi harus dilaksanakan beberapa karung padi sehingga menunggu jumlah yang banyak sehingga membutuhkan waktu lama. Mesin penggilingan padi ini belum tersedia di Sawah 14 Imang. Selain permasalahan dari belum tersedianya mesin penggiling padi di sawah 14, masyarakat belum berkembang berwirausaha. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah menyediakan mesin penggilingan padi. Dengan adanya mesin penggilingan padi, petani akan terbantu dalam menggiling padi untuk kebutuhan sehari hari. Selain di sediakan mesin penggiling padi juga dilakukan pelatihan usaha penggilingan padi pada kelompok tani TU Baru SW.14 Imang dan kelompok pemuda tani sawah 14 Imang. Pelatihan terdiri pengoperasian mesin, perawatan mesin dan pengelolaan hasil penggilingan. Degan adanya penggilingan padi dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani. Pengembangan teknologi tepat guna adalah metode yang digunakan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam dua tahap, pertama, diskusi, pengumpulan data, dan dokumentasi bersama petani bagian padi dengan observasi. kedua, pengembangan mesin Huller/Rice Milling. Program utama luaran menghasilkan tercapainya tersediaan mesin Huller/Rice Milling. Meningkatnya taraf hidup masyaraka pada Jorong Padang Belimbing dan kelompok pemuda tani sawah 14 Imang Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Menghasilkan peningkatan pengetahuan, dan wawasan tentang teknologi mesin Huller/Rice Milling.
Aplikasi Teknologi Tepat Guna Pada Mesin Perajang Jerami Dalam Meningkatkan Efisiensi Kinerja Petani Rahim, Bulkia; K, Arwizet; Primawati, Primawati
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 1 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02030

Abstract

Permasalahan pertama yang di alami petani padi adalah pengolahan jerami padi setelah proses panen padi, jerami yang sudah terendam air maka jerami sulit di bakar, waktu pelapukan jerami membutuhkan waktu yang lama sehinga mengakibatkan ada bagian sawah yang tidak termanfaatkan pada kumpulan jerami serta mengundang hama (tikus) di sawah petani. Permasalahan kedua dari petani padi adalah apabila jerami padi di bakar, hal ini mengakibatkan meningkatnya polusi dari asap pembakaran, pembakaran ini juga berdampak kepada hilangnya kesuburan tanah pada bagian sisa pembakaran sehingga mengakibatkan menurun nya hasil panen petani padi. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyediakan Mesin Pencacah Jerami dalam meningkatkan efisiensi kinerja petani. Mesin Perajang/perajang Jerami merupakan salah satu per Mesinan usaha yang memiliki kegunaan untuk pencacah/perajang jerami. Metode yang digunakan adalah pengembangan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu: tahap pertama, observasi dengan melakukan metode pengumpulan data dokumentasi dan diskusi dengan petani padi. Tahap kedua adalah tahap pengembangan mesin Perajang/perajang jerami. Hasil luaran utama yang dicapai dalam program ini adalah tersedianya mesin Perajang/perajang jerami. Hasil lain dari program ini adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang teknologi mesin Perajang/perajang jerami. serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Kanagarian Padang Belimbing Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat.  
Aplikasi Teknologi Tepat Guna Mesin Perajang Singkong (Cassava) Untuk Memperoleh Keripik Yang Renyah Rahim, Bulkia; Jasman, Jasman; Andriani, Cici; Indrawan, Eko; Primawati, Primawati
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.03000

Abstract

Masyarakat Desa Sumani Tepatnya Jorong Simpang AA Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat mempunyai sebagian perkebunan singkong (Cassava). Hasil panen Singkong (Cassava) kalau di jual ke pasar dengan harga yang murah. Oleh karen itu masyarakat berinovasi merobah bahan singkong (Cassava) menjadi keripik. Proses pembuatan keripik melalui proses penanaman singkong, panen singkong, pembersihan singkong, pengupasan kulit ketea pohon, perebusan singkong, pengirisan/perajangan singkong, penjemuran dan penjualan. Pada Proses pengirisan/perajangan singkong terdapat permasalah yaitu membutuhkan proses dan tenaga yang lama, akibatnya peningkatan ekonomi masyarakat sangat kecil. Tujuan dari kegiatan ini adalah menyediakan mesin perajang singkong (cassava) untuk mendapatkan keripik yang renyah. Mesin Pemotong Singkong (Cassava) adalah salah satu alat komersial yang digunakan buat memotong/memotong singkong. Metode yang diaplikasikan adalah inovasi teknik yang tepat. program ini dilakukan dalam dua tahap. Jadi tahap pertama adalah observasi dengan menerapkan metode pengumpulan fakta di lapangan terdokumentasi dan diskusi dengan pemilik usaha kecil Singkong. Tahap kedua ialah tahap mengembangkan mesin perajang singkong (Cassava). hasil utama dari pengabdian ini ialah membuat mesin pemotong singkong (cassava). akibat lain dari program ini merupakan peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam penggunaan teknologi mesin pemotong singkong (cassava). Peningkatan tingkat hidup masyarakat di X Koto Kecamatan Singkarak, Desa Sumani, Jolong Simpang AA, Sumatera Barat, Kabupaten Solok.
Co-Authors - Primawati A, Yufrizal Abd Aziz Abdul Aziz Abdullah, MT, Dr. Rijal Addinul Muhammad Akram Ramadhan Al Afif Attorik Alfadila , Aziza Amanda, Rezi Ambiyar, Ambiyar Ammy, Rahmad Isrok Andre Kurniawan Andriani , Cici Angelique, Aisyah Farahin Anggi Agni Zaus Anggreini, Octaviani Arafat, Andril Arfianti, Fina Arief Wicaksono Armensyah, Rafi Arwizet Arwizet, Arwizet Az-zahira, Ghea Bima Aditia Rahman Budi Syahri Cici Andriani Cintia Gusti Ansary Cristin, Cristin Delima Yanti Sari Dodi Ariska Dori Yuvenda Dwi Danendra, Rayhan Efendi, Mardion Eko Indrawan Erika Afandi Erizon, Nelvi Eylidarson, Fauzan Bin Fajrin, M fatur Rahman, fatur Febri Prasetya Ferdi Syaputra S Fiki Efendi Firmanda, Zetri Fitra Yuda Rahman Gusta Nanda Hadysyah, Muhammad Thoriqul Hafifurrezy, M. Hafizil Haq Hendri Nurdin Illahi, Ridho Indrawan , Eko Intan Zulian Apri Irsyad Chalid Irzal Irzal Irzal Irzal Irzal, Irzal Islami, Fauzana Ivan Framana Jasman Jasman Jasman Jasman Jasman Jefri Al Ghairi Junil Adri Kahfi, Fadlan Muhammad Kifli Alfikri Lusi Vidia Putri M Fajrin M. Yasep Setiawan Makobul Pasaribu Makruf, Zulhan Insan Malika Afifah Keysha Mardi, Feldia Mardiana, Yuspita Mertiza Fitri Muliani Miftahrur Bin Afan Mochammad Imron Awalludin Muhammad Aulia Ifsan Muhammad Lathif Mahendra Muhammad Ravi Muhammad Zikri Mulianti Mushil, Novando Mustika Sari, Dian Nabila Tasrif Nelvi Erizon Nikolas Verdian Guci Nizwardi Jalinus Nizwardi Jalius Nofri Helmi Nurdin Hendri Paderma, Deri Syafamukmin Peri Irawan Pramudya, Aldhi Pranesha, Ratna Pratama, Ayu Zulmi Amanda Pratama, Raymon Primawati , Primawati Primawati Primawati Primawati Primawati, Primawati Purnama Putra, Randi Purwantono Purwantono purwantono purwantono Purwantono, Purwantono Putra, Rahmat Mardiansyah Putra, Randi Purnama Putri Rahmadi Zaki Rahmat Hidayat Ramadhan, Fanny Fadillah Refdinal , Refdinal Refdinal Refdinal Remon Lapisa Remon Lapisa Remon Lapisa Reza Nurrahmi Putri Ridwan Ridwan Rifaldo Novembli Rifelino Rifelino Rizky Ema Wulansari Rizky Ema Wulansari Rodesri Mulyadi Sama Dortina Hutabarat, Ruth Septriani, Tesa Shiddiq, Abdul Rahim Sigalingging, Elsen Agustina Simatupang , Chris Vania Estherina Suparno Suparno Suparno Suparno Syaflan Sandi Harta Putra Syaflan Sandi Harta Putra Syaputra, Afzan Syaryani, Riska Nava Tasrif , Nabila Trisna Juwita, Dinda Ulfi Anggraini Usmeldi Usmeldi Vikri Resvi Pratama Wakhinuddin Wakhinuddin Wanda Afnison Wardhana, Bayu Setya Waskito Waskito, Waskito Wella Yanmita Syahri Wulansari, Rizky Ema Yola Lestari, Dian Yufrizal Yufrizal Yuke Permata Lisna Yulira Emputri Zainal Abadi Zaus, Anggi Agni