Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Integrated Marketing Communication (IMC) dan Brand Identity Terhadap Keputusan Berwisata ke Daya Tarik Wisata Saung Angklung Udjo Kota Bandung Hartono, Angelina; Susanti, Putu Herny; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1125

Abstract

Integrated Marketing Communication (IMC) berperan penting dalam menyampaikan pesan pemasaran yang jelas dan konsisten, sedangkan brand identity membentuk karakter dan keunikan suatu daya tarik wisata. Saung Angklung Udjo sebagai daya tarik wisata budaya di Kota Bandung memiliki urgensi untuk meningkatkan kunjungan wisata, khususnya wisatawan domestik dengan perjalanan mandiri, untuk memastikan pertumbuhan kunjungan yang lebih signifikan dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh IMC dan brand identity terhadap keputusan berwisata ke Saung Angklung Udjo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS untuk menguji model pengukuran, struktural, dan hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa IMC berpengaruh positif sebesar 38,8% dan brand identity sebesar 41,7% terhadap keputusan berwisata. Temuan ini menunjukan bahwa peningkatan efektivitas IMC serta penguatan identitas merek dapat mendorong keputusan wisatawan. Oleh sebab itu, disarankan agar manajemen Saung Angklung Udjo meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran terpadu dengan menghadirkan konten yang informatif, menarik, dan konsisten, khususnya terkait informasi tiket, promosi, dan kisah naratif brand untuk mendorong keputusan berwisata. Integrated Marketing Communication (IMC) plays an important role in delivering clear and consistent marketing messages, while brand identity forms the character and uniqueness of a tourist attraction. Saung Angklung Udjo as a cultural tourist attraction in Bandung City, has an urgency to increase tourist visits, especially domestic tourists with independent travel, to ensure more significant and stable visit growth. This study aims to measure the influence of IMC and brand identity on the decision to travel to Saung Angklung Udjo. The method used is quantitative by distributing questionnaires to 100 respondents with a purposive sampling technique. The analysis was carried out using SEM-PLS to test the measurement, structural, and hypothesis models. The results show that IMC has a positive effect of 38.8% and brand identity by 41.7% on travel decisions. This finding shows that increasing the effectiveness of IMC and strengthening brand identity can drive tourist decisions. Therefore, it is recommended that Saung Angklung Udjo management improve the quality of Integrated Marketing Communications by presenting informative, interesting, and consistent content, especially related to ticket information, promotions, and brand narrative stories to drive travel decisions.
Analisis Menu A’la Carte Menggunakan Metode Menu Engineering Di Terra Bar, Four Seasons Santa Fe Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i11.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja menu a’la carte di Terra Bar, Four Seasons Santa Fe, dengan menggunakan metode menu engineering sebagai alat evaluasi berbasis data untuk mengoptimalkan popularitas dan profitabilitas setiap item menu. Data yang digunakan merupakan data penjualan aktual selama periode Mei 2024 hingga Agustus 2024, yang mencakup tiga kategori utama menu: appetizer, main course, dan dessert. Hasil analisis menu engineering menunjukkan bahwa dari 23 item menu yang dianalisis, sebanyak 44% dikategorikan sebagai Star (populer dan menguntungkan), 8% sebagai Puzzle (kurang populer namun menguntungkan), 35% sebagai Plowhorse (populer namun kurang menguntungkan), dan 13% sebagai Dog (kurang populer dan kurang menguntungkan). Temuan ini memberikan gambaran jelas mengenai item menu mana yang perlu dipertahankan, dipromosikan, dievaluasi, atau dihapus dari daftar menu untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen melakukan evaluasi menu secara berkala dan menindaklanjuti hasil klasifikasi menu dengan strategi promosi, penyesuaian harga, atau inovasi produk sesuai kategori yang diperoleh. Dengan demikian, metode menu engineering terbukti efektif sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan menu restoran hotel berbintang.   This study aims to analyze the performance of the a la carte menu at Terra Bar, Four Seasons Santa Fe, using menu engineering as a data-driven evaluation tool to optimize the popularity and profitability of each menu item. The data used is actual sales data from May 2024 to August 2024, covering three main menu categories: appetizers, main courses, and desserts. The menu engineering analysis results show that of the 23 menu items analyzed, 44% were categorized as Star (popular and profitable), 8% as Puzzle (less popular but profitable), 35% as Plowhorse (popular but less profitable), and 13% as Dog (less popular and less profitable). These findings provide a clear picture of which menu items need to be maintained, promoted, evaluated, or removed from the menu to improve operational efficiency and customer satisfaction. This study recommends that management conduct regular menu evaluations and follow up on the menu classification results with promotional strategies, price adjustments, or product innovations based on the categories obtained. Thus, the menu engineering method has proven effective as a basis for strategic decision-making in menu management at star-rated hotel restaurants.
Pembangunan City Hotel Dan Dampaknya Terhadap Destinasi Wisata Kuta: Perspektif Teori Tourism Area Life Cycle (TALC) Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha; Semara, I Made Trisna; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1150

Abstract

Pembangunan City Hotel di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran karakteristik akomodasi dari resort eksklusif menuju hotel yang lebih praktis dan ekonomis, terutama di area urban seperti Sunset Road dan Tuban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan City Hotel terhadap destinasi wisata Kuta dengan menggunakan pendekatan teori Tourism Area Life Cycle (TALC). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan informan kunci dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali, pelaku industri hotel, dan duta pariwisata lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan City Hotel berdampak positif dalam hal penyerapan tenaga kerja, diversifikasi pasar wisatawan, serta peningkatan aktivitas ekonomi mikro. Namun, dampak negatif juga muncul berupa tekanan terhadap lingkungan, perubahan sosial budaya, serta ancaman terhadap daya dukung kawasan. Secara umum, kawasan Kuta saat ini berada pada tahap stagnasi dalam siklus TALC, di mana keberlanjutan pengembangan pariwisata sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengelola pertumbuhan City Hotel secara bijak dan berkelanjutan. The development of City Hotels in the Kuta area, Badung Regency, has seen rapid growth in recent years. This phenomenon marks a shift in accommodation preferences from exclusive resorts to more practical and economical hotels, particularly in urban areas such as Sunset Road and Tuban. This study aims to analyze the impact of City Hotel development on the tourism destination of Kuta using the Tourism Area Life Cycle (TALC) theory. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through observation, documentation, and in-depth interviews with key informants from the Bali Provincial Tourism Office, hotel industry practitioners, and local tourism ambassadors. The findings indicate that City Hotels contribute positively to employment absorption, market diversification, and the growth of local microeconomies. However, negative impacts include environmental stress, sociocultural changes, and threats to the region’s carrying capacity. Overall, Kuta is currently at the stagnation stage of the TALC cycle, where sustainable tourism development depends on the synergy between the government, community, and industry stakeholders in managing City Hotel growth responsibly.
Dampak Pariwisata Terhadap Perubahan Sikap Masyarakat Di Kawasan Pariwisata Ubud Pranatha, Gede Rio Surya; Semara, I Made Trisna; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i9.1163

Abstract

Perkembangan pariwisata di Ubud mempengaruhi aspek-aspek kehidupan masyarakat lokal, salah satu nya perilaku. Perubahan perilaku masyarakat dapat terjadi apabila ada rangsangan external seperti perkembangan pariwisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak perkembangan pariwisata terhadap perubahan sikap masyarakat di Ubud dengan menggunakan pendekatan teori Irritation Index (Doxey) sebagai kerangka analisis utama. Teori ini mengklasifikasikan respons masyarakat lokal terhadap pertumbuhan pariwisata ke dalam empat tahapan: euforia, apati, iritasi, dan antagonisme. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Ubud mengalami perubahan sikap akibat perkembangan pariiwsata. Hasil observasi lapangan menunjukan tanda-tanda Ubud berada pada fase apathy, namun hasil wawancara key informant menunjukan tanda-tanda Ubud berada pada fase euphoria. Faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sikap meliputi ketimpangan manfaat ekonomi, degradasi budaya lokal, serta meningkatnya beban infrastruktur dan lingkungan. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan partisipatif guna meminimalisasi dampak negatif terhadap masyarakat lokal.   The development of tourism in Ubud has influenced various aspects of local community life, one of which is behavior. Changes in community behavior can occur when there are external stimuli such as the development of tourism. This study aims to examine the impact of tourism development on changes in community attitudes in Ubud using the Irritation Index (Doxey) theory as the main analytical framework. This theory classifies the local community's response to tourism growth into four stages: euphoria, apathy, irritation, and antagonism. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentary studies. The results of the study indicate that the community in Ubud has experienced changes in attitude due to tourism development. Field observations show signs that Ubud is in the apathy phase, but interviews with key informants indicate signs that Ubud is in the euphoria phase. Factors influencing attitude changes include economic inequality, degradation of local culture, and increased infrastructure and environmental burdens. These findings indicate the importance of sustainable and participatory tourism management to minimize negative impacts on local communities.
Efektivitas Peran Stakeholder Dalam Meningkatkan Dampak Ekonomi Lokal (Studi Kasus Wolobobo Ngada Festival 2024, Nusa Tenggara Timur) Wua, Maria Christin; Semara, I Made Trisna; Amir , Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i10.1165

Abstract

Pariwisata menjadi sektor strategis yang mampu mendukung pembangunan ekonomi daerah, salah satunya melalui penyelenggaraan festival budaya. Namun, efektivitas suatu festival dalam memberikan dampak ekonomi lokal sangat bergantung pada peran para pemangku kepentingan atau stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas peran stakeholder pemerintah, sektor swasta (UMKM), dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Wolobobo Ngada Festival 2024, serta dampaknya terhadap peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan stakeholder utama, dan dokumentasi dari kegiatan festival. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk meningkatkan validitas data. Fokus penelitian diarahkan pada sinergi antar stakeholder dalam mendukung keberhasilan festival serta bentuk- bentuk kontribusi mereka terhadap pengembangan ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas peran stakeholder masih belum optimal. Rendahnya partisipasi UMKM dan masyarakat lokal menghambat pencapaian target kunjungan dan perputaran ekonomi festival. Pemerintah sebagai penyelenggara utama masih menghadapi tantangan dalam koordinasi dan pemberdayaan lintas sektor. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kolaborasi dan pemberdayaan komunitas berbasis pendekatan Community Based Tourism (CBT) untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan dari pelaksanaan festival budaya di daerah.   Tourism has become a strategic sector capable of supporting regional economic development, one of which is through the organization of cultural festivals. However, the effectiveness of a festival in generating local economic impacts is highly dependent on the roles of various stakeholders. This study aims to analyze the effectiveness of the roles played by government stakeholders, the private sector (MSMEs), and local communities in supporting the implementation of the Wolobobo Ngada Festival 2024, as well as its impact on local economic improvement in Ngada Regency, East Nusa Tenggara. This research employs a descriptive qualitative approach using a case study method. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with key stakeholders, and documentation of festival activities. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, along with triangulation to enhance data validity. The research focuses on stakeholder synergy in supporting the success of the festival and the forms of their contributions to local economic development. The findings indicate that the effectiveness of stakeholder roles has not yet been optimal. Low participation from MSMEs and local communities has hindered the achievement of visitor targets and economic circulation during the festival. The government, as the main organizer, still faces challenges in coordination and cross-sectoral empowerment. These findings imply the importance of strengthening collaboration and community empowerment through a Community-Based Tourism (CBT) approach to create sustainable economic impacts from the implementation of cultural festivals in the region.
Pengaruh Mini Vlog Dan Live Streaming Terhadap Minat Menginap Tamu Di Hotel Atanaya Kuta Purnama, Jesslyn Lidya; Suarmana, I Wayan Restu; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v4i12.1169

Abstract

This study aims to measure the influence of mini vlogs and live streaming as digital marketing strategies on increasing guest interest in staying at the Atanaya Hotel Kuta. The research approach used was quantitative, with data collection methods through distributing questionnaires to potential guests and guests who had stayed at the Atanaya Hotel and were exposed to the mini vlog and live streaming content. The sample in this study consisted of 100 respondents selected using a purposive sampling technique. The obtained data were analyzed using multiple linear regression analysis to determine the magnitude of the influence of each independent variable on the dependent variable and to test the proposed hypotheses. The results showed that both mini vlogs and live streaming had a positive and significant effect on increasing guest interest in staying. This finding indicates that the effective use of interactive visual content through mini vlogs and live streaming can increase guest interest in the services and ambiance of the Atanaya Hotel. Based on these results, it is recommended that hotel management continue to develop authentic, engaging digital content that is consistent with the brand image to increase appeal and encourage potential guests to stay.
Co-Authors A. A. Gede Wijaya A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A.Ayu Suwi Arianty AA. Ayu Arun Suwi Arianty Aling, Florenza Angeli Nazaretha Amir , Firlie Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andari, Made Ayu Widya Angelina Hartono Angelina Hartono Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Aprinica , Ni Putu Isha Arianty, A.A Ayu Arun Suwi Arianty, A.A.Ayu Suwi Ariastini, Ni Nengah Ayu Arun Suwi Arianty Ayu Suwita Yanti Bayu, I Kadek Krisna Candrawati, Ni Luh Putu Asti Chandra, I Made Krisna Adi Christiawan , Ericko Mahendra Darmayanti, Putu Sri Denok Lestari Dewi, Kadek Ayu Chintya Effendie, Mahardhika Wijaya Elhanisi, Victoria Febianti , Febianti Firman Sinaga Gde Made Nugraha Regita Gusti Ayu Eka Suwintari Hariadi , Lisa Monica Hartono, Angelina I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ketut Purnaya, I Gusti Ketut I Kadek Artha Prismawan I Ketut Suada I Made Darsana I Made Krisna Adi Chandra I Made Sudjana I Nengah Laba I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu David Adi Saputra I Putu David Adi Saputra I Wayan Eka Mahendra I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Ida Ayu Etsa Pracintya Ida Ayu Etsa Pracintya IDA BAGUS GDE PRANATAYANA INTAN NIRMALASARI Jessica Aprilia Kadek Ayu Ekasani Kartika, Ni Luh Dewi Komang Ratih Tujungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kusuma, I Ketut Bayu Jaya Ladista , I Made Oldi Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi Luh Eka Susanti Made Suri Meiani, Ni Made Sri Puspa Moh Agus Sutiarso Mulia, I Made Prabudi Muliadiasa , I Ketut Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Asti Candrawati Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Putu Intan Nirmalasari Ni Luh Sri Mandari Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nengah Ariastini Ni Nengah Ariastini Ni Nyoman Nadya Pradnyandari Ni Putu Ayu Saskarawati Ni Putu Feby Devira Permanita Ni Putu Isha Aprinica Ni Wayan Mita Damayanti Nyoman Surya Wijaya Nyoman Wibawa Saputra Pantiyasa , I Wayan Pantiyasa, I Wayan Parwati , Komang Shanty Muni Parwati, Komang Shanty Muni Permanita, Ni Putu Feby Devira Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika Pramudia , Gusti Ngurah Bayu Pranatha, Gede Rio Surya Pratama , I Komang Boy Pricilia Purba, George Michael Carona Purnama, Jesslyn Lidya Purnaya , I Gusti Ketut Purwanto, Deni Putra, I Ketut Gde Nata Adi Putra, I Wayan Rian Prasatya Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Rahayu, Ni Nyoman Septiana Retno Juwita Sari Santi, Ni Made Ria Utami Saputra , I Putu David Adi Saputra, I Putu David Adi Sari , Retno Juwita Sasmita, Ayu Widiya Setiawan, I Kadek Doni Solly Aryza Sudarmawan, I Wayan Eka Sudjana, I Made Sugiwiyadmeika, Alit Putra Supartini , Ni Luh Suprapto, Nyoman Arto Suri, Made Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Tujungsari, Komang Ratih Tunjungsari, Komang Ratih Vionita, Henny Wardana, Miko Andi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Wijaya, Bryan Masga Wiyasha , Ida Bagus Made Wua, Maria Christin Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yoga , Made Ray Darma