Claim Missing Document
Check
Articles

Peranan Housekeeping dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Tamu di Hotel Kusuma, I Ketut Bayu Jaya; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.662

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peranan housekeeping dalam peningkatan kualitas pelayanan terhadap tamu di Hotel W Bali Seminyak, apa saja faktor-faktor penyebab peranan hosekeeping kurang optimal dan cara meningkatkan kualitas pelayanan housekeeping di Hotel W Bali Seminyak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan yang housekeeping dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Hotel W Seminyak Bali dikatakan sudah cukup bagus. Terdapat beberapa kekurangan yang terjadi dengan intensitas yang jarang, disebabkan karena ketidaktelitian, tidak adanya pengecekan ulang terhadap hasil kerja housekeeper, kerja yang sulit dilakukan karena banyak tamu yang berlalu lalang, penggunaan alat yang tidak efisien dan tidak terpenuhinya pelayanan bukti fisik berupa penampilan housekeeping. Hal yang dapat dilakukan oleh pihak hotel agar kualitas pelayanan dapat meningkat dengan melakukan pengecekan selepas penyelesaian tugas oleh staf housekeeping, pembersihan yang dilakukan secara berkala dan konsisten, mengganti alat dengan yang lebih efisien dan lebih memperhatikan dan memenuhi seluruh indikator dari kualitas pelayanan. The purpose of this study was to find out how the role of housekeeping in improving the quality of service to guests at Hotel W Bali Seminyak, what are the factors that cause the role of hosekeeping to be less than optimal and how to improve the quality of housekeeping services at Hotel W Bali Seminyak. The research method used is descriptive qualitative with data collected using interview, observation and documentation techniques. Data analysis through the stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study show that the role of housekeeping in improving service quality at Hotel W Seminyak Bali is said to be quite good. There are several deficiencies that occur with infrequent intensity, caused by inaccuracy, no double-checking of the housekeeper’s work, work that is difficult to do because many guests are passing by, inefficient use of tools and non-fulfillment of physical evidence services in the form of housekeeping appearances. Things that can be done by the hotel so that the quality of service can increase by checking after the completion of tasks by housekeeping staff, cleaning is carried out regularly and consistently, replacing tools with more efficient and more attentive and fulfilling all indicators of service quality.
Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur Penyiapan Kamar Pasca Pandemi Covid-19 Ladista , I Made Oldi; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i1.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Penerapan Standar Operasional. Prosedur Penyiapan kamar pasca pandemi COVID-19 di The 1O1 Bali Fontana Seminyak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kinerja room attendant dalam penerapan SOP pasca pandemi sebenarnya sudah cukup baik, namun ada beberapa penerapan yang belum sesuai dengan SOP karena kurangnya ketelitian dan terburu-burunya room attendant dalam melaksanakan tugasnya dalam membersihkan kamar. Seharusnya supervisor dan housekeeper yang bertugas harus lebih sering mengawasi dan mengcek pekerjaan room attendant satu persatu kamar agar room attendant tidak terburu buru dalam menjalankan tugasnya dan kekurangannya dapat di perbaiki kembali. This study aims to determine the Application of Standard Operations. Post-pandemic COVID-19 room preparation procedures at The 1O1 Bali Fontana Seminyak. The research method used is descriptive qualitative with data collection using interview techniques, observation and documentation. Data analysis through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The performance of room staff in implementing post-pandemic SOPs is actually quite good, but there are several implementations that are not in accordance with the SOPs due to the carelessness and carelessness of room staff in carrying out their work in cleaning rooms. Supervisors and housekeepers on duty should supervise and check the work of room waitresses in one room with the room more often so that room attendants are not in a hurry to carry out their work and deficiencies can be corrected.
Analisis Kualitas Pelayanan Barista terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Bayu, I Kadek Krisna; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i1.693

Abstract

Menjamurnya kehadiran coffee shop saat ini menimbulkan banyak coffee shop yang menawarkan berbagai kelebihan dari kedai kopi tersebut. Salah satunya dengan kualitas pelayanan yang ditawarkan barista terhadap konsumen yang berkunjung untuk menimbukan kepuasan pada konsumen yang berkunjung. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan 91 rersponden. Dalam penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan barista digunakan empat indicator yaitu Reabilty, Responsiveness, Tangibles, Empathy Dan Assurance. Dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa kualitas pelayanan barista di Eternity Coffee mempengaruhi 37,1 % kepuasan konsumen yang berkunjung. As more and more coffee shop created, this has led to make many coffee shop offering various advantage of the coffee shop. One of them is by quality of service offered by barista to consumer to generate satisfaction of costumer. This study uses simple linear regression analysis techniques using 91 respondents. In this study to determine the quality of barista service used four indicators, Reliability, Responsiveness, Tangibles, Empathy and Assurance. In this study, it is concluded that the quality of barista service at Eternity Coffee affects 37.1% of the satisfaction of visiting consumers.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Mulia, I Made Prabudi; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i2.712

Abstract

Minum kopi bagi kaum muda dilihat sebagai gaya hidup dan sarana untuk mengekspresikan eksistensi mereka. Salah satu faktor yang menciptakan baik atau buruknya kepuasan pelanggan adalah kualitas pelayanan para bartender. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di Missibu Coffee Roaster & Showroom. Desain penelitian menggunakan desain kausal kuantitatif. Pengumpulan data penelitian dengan metode angket, wawancara dan observasi. Sumber data penelitian ini adalah data primer berupa hasil kuesioner. Populasi, seluruh pengunjung Missibu Coffee Roaster & Showroom, dengan teknik random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana, uji t dan uji F. Kualitas pelayanan memiliki koefisien regresi 0,295 dan nilai sig 0,000<0,05. Pengaruh variabel kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dari hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,576, variabel terikat memiliki nilai R mendekati 1, nilai Y. nilai R2 adalah 0,332 atau 33,2%, indikator ketidakpuasan pelanggan memiliki nilai mean minimum sebesar 3,22%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di Missibu Coffee Roaster & Showroom dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kualitas pelayanan maka semakin tinggi pula kepuasan pelanggan. dan bisnis harus mampu mengisi kekosongan. Drinking coffee is now not only identical to activities carried out by the elderly, young people also make coffee drinking activities a lifestyle and as a means of showing their existence. One of the factors that make good and bad customer satisfaction is the quality of barista service. The purpose of this study was to determine the quality of service affects customer satisfaction at Missibu Coffee Roaster & Showroom. The research design uses a causal quantitative design. Research data collection using questionnaire methods, interviews and observation methods. The data source in this study is primary data in the form of questionnaire results. Population, all visitors who visit Missibu Coffee Roaster & Showroom, with accidental sampling technique. Data analysis in this study used simple regression analysis tests, t-tests and F-tests. Service quality with a regression coefficient of 0.295 and a sig value of 0.000 <0.05. The magnitude of the influence of service quality variables on customer satisfaction from the results of the Coefficient of Determination test that the correlation coefficient (R) is 0.576, the dependent variable R value is close to 1, the Y value. R2 value of 0.332 which means 33.2%, the customer dissatisfaction indicator has the smallest average value of 3.22%. Based on the results of data analysis and discussion at Missibu Coffee Roaster & Showroom, it can be concluded that the higher the service quality, the higher the customer satisfaction, the perceived service quality has a strong influence on customer satisfaction at Missibu Coffee Showroom & Roaster, and the company must be able to improve its deficiencies.
Analisis Kepuasan Pelanggan terhadap Kualitas Makanan Rahayu, Ni Nyoman Septiana; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.773

Abstract

Adanya kualitas makanan yang sesuai dengan apa yang diharapan pelanggan dapat menimbulkan kepuasan tersendiri pada pelanggan. Tujuan dari penelitian ini agar mampu nenemukan pengaruh kualitas makanan terhadap kepuasan pelanggan rumah makan melalui pengumpulan data dan informasi yang diujikan. Adapun penggunaan sampel pada penelitian ini adalah sebesar 100 orang. Penelitian dilaksanakan di rumah makan Depot Tanjung yang terletak di Nusa Dua. Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah penyebaran kuesioner, teknik observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan pengaruh kualitas makanan terhadap kepuasan pelanggan di Depot Tanjung memiliki pengaruh yang sangat positif dan kuat. Dan hasil lain yang diperoleh melalui penelitian ini adalah mengetahui menu yang menjadi best seller dan menu favorit sebagian besar pelanggan. Dan dari penelitian ini penulis mendapatkan rekomendasi untuk Depot Tanjung agar meningkatkan kualitas makanan pada indikator penyajian, dan menjaga kualitas makanan yang sudah ada dengan baik karena variabel tersebut merupakan variabel yang mampu mempengaruhi kepuasan pelanggan sebesar 50,7%. Having food quality that meets customer expectations can create customer satisfaction. The aim of this research is to be able to find the effect of food quality on restaurant customer satisfaction through collecting tested data and information. The sample used in this research was 100 people. The research was carried out at the Tanjung Depot restaurant located in Nusa Dua. Data collection used in this research was the distribution of questionnaires, observation techniques and documentation. Based on the results of the research, it can be concluded that the influence of food quality on customer satisfaction at Depot Tanjung has a very positive and strong influence. And another result obtained through this research is knowing which menu is the best seller and most customers' favorite menu. And from this research the author got recommendations for Depot Tanjung to improve food quality in terms of serving indicators, and maintain the quality of existing food well because this variable is a variable that can influence customer satisfaction by 50.7%.
Analisis Penerapan Hygiene dan Sanitasi Dapur Putra, I Wayan Rian Prasatya; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.786

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menganalisis tentang upaya menjaga dan penerapan hygiene dan sanitasi dapur di Restaurant XXX. Informan peneliti ini adalah para karyawan dapur Restaurant XXX. Dengan penelitian ini akan diketahui hal-hal yang perlu dipertahankan sekaligus hal-hal yang perlu ditingkatkan Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi yang beracuan dengan SOP (Standard Operating Procedure) hygiene dan sanitasi yang telah ditetapkan. Masalah yang dihadapi dalam menerapkan penerapan hygiene dan sanitasi area dapur, penerapan hygiene dan sanitasi peralatan dapur serta penerapan personal hygiene adalah kurangnya kesadaran diri pada saat melakukan pekerjaan, adanya karyawan yang belum sepenuhnya mengetahui bagaimana cara persiapan diri dan pembersihan pada area dapur dengan benar. Sebaiknya dilakukan refreshment kepada karyawan dapur agar semuanya tahu dan ingat bagaimana SOP yang sebenarnya harus di terapkan dan agar tidak terjadinya perbedaan penerapan dari persiapan diri karyawan serta pembersihan pada area dapur sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. The purpose of this studiy was to analyze the efforts to maintain and apply kitchen hygiene and sanitation at Restaurant XXX. The research informants were Restaurant XXX kitchen employees. This research will identify things that need to be maintained as well as things that need to be improved. Data collection methods use interviews, observation and documentation. The analysis technique in this study used a qualitative descriptive analysis technique by making observations with reference to the established standard operating procedure (SOP) for hygiene and sanitation. The problem encountered in implementing the implementation of hygiene and sanitation in the kitchen area, the application of hygiene and sanitation of kitchen equipment and the application of personal hygiene is a lack of self-awareness when doing work, there are employees who do not fully know how to properly prepare and clean the kitchen area. It is better to do refreshments for kitchen employees so that everyone knows and remembers how the actual SOP should be applied and so that there are no differences in the implementation of employee self-preparation and cleaning in the kitchen area according to the SOP that has been set.
Persepsi Wisatawan Generasi Z Terhadap Objek Wisata Pasar Ekstrem Tomohon Purba, George Michael Carona; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i5.801

Abstract

Pasar Ekstreme Tomohon merupakan salah satu objek wisata budaya yang ada di Sulawesi Utara. Keberadaan objek wisata ini kerap memicu kontroversi dan berbagai macam perspektif dari berbagai macam kalangan usia, termasuk Generasi Z. Generasi Z merupakan orang yang lahir pada kurun tahun 1995-2010, serta merupakan penduduk terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan generasi Z terhadap objek wisata pasar ekstreme tomohon di Sulawesi Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripftif kuantitatif dimana data diperoleh melalui kuesioner dengan tujuh indikator, diantaranya: persepsi internal, persepsi eksternal, atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan ancillary. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan Generasi Z memberikan tanggapan dengan akumulasi rata rata nilai 3,04 dari 5, dengan kategori ragu-ragu. Data tersebut menunjukan bahwa persepsi serta komponen pariwisata yang dimiliki Pasar Ekstreme Tomohon sudah baik, namun adapun beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Dalam pengembangan kedepanya perlu disarankan adanya peningkatan terkait fasilitas umum di objek wisata pasar ekstrem tomohon khususnya toilet, melaksanakan kegiatan bersih bersih setelah jam operasional, serta untuk pemerintah kedepan hendaknya mulai melakukan kolaborasi dengan luar negeri untuk lebih memperkenalkan uniknya budaya yang dimiliki oleh masyarakat lokal sulawesi utara, khususnya objek wisata Pasar Ekstreme Tomohon. Tomohon Extreme Market is one of the cultural tourist attractions in North Sulawesi. The existence of this tourist attraction often triggers controversy and various perspectives from various age groups, including Generation Z. Generation Z are people born in the period 1995-2010, and are the largest population in Indonesia. This research aims to determine the perceptions of generation Z tourists towards the Tomohon extreme market tourist attraction in North Sulawesi. The method used in this research is a quantitative descriptive method where data is obtained through a questionnaire with seven indicators, including: internal perception, external perception, attractions, amenities, accessibility and ancillary. The research results show that Generation Z tourists responded with an average accumulated score of 3.04 out of 5, in the doubtful category. This data shows that the perception and tourism components of the Tomohon Extreme Market are good, but there are several aspects that need to be improved. In future development, it is recommended that there be improvements related to public facilities at the Tomohon extreme market tourist attraction, especially toilets, carrying out cleaning activities after operational hours, and for the future the government should start collaborating with foreign countries to further introduce the unique culture of the local people of North Sulawesi, especially the Tomohon Extreme Market tourist attraction.
Penerapan Hygiene dan Sanitasi Meiani, Ni Made Sri Puspa; Semara, I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i6.817

Abstract

Hotel atau penginapan adalah jenis usaha teregulasi yang menggunakan sebagian bangunannya untuk penginapan dan menyediakan makanan, minuman, dan layanan lainnya untuk masyarakat umum. Jika hygiene dan sanitasi ini dapat diterapkan akan memberikan keuntungan bagi karyawan khususnya tamu hotel yang sedang menikmati hidangan hotel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hygiene dan sanitasi di cold kitchen The Westin Resort Nusa Dua Bali. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui observasi yang dilakukan secara langsung di cold kitchen. Wawancara dilakukan langsung bersama tamu untuk menghasilkan beberapa data yang akurat. Data diolah menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penjelasan berdasarkan penelitian ini menggambarkan dan mendeskripsikan bagaimana prosedur penerapan hygiene personal, sanitasi dan hygiene dalam menjaga kebersihan lingkungan kitchen. Selain itu penelitian ini besertakan dengan solusi terhadap kendala dalam Penerapan Hygiene dan Sanitasi pada Cold Kitchen di The Westin Resort Nusa Dua Bali. Dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa dari penelitian ini, standar hygiene dan sanitasi kitchen menjadi tugas yang harus selalu diterapkan para juru masak dengan konsisten. Namun ada beberapa kendala pada penerapan hygiene dan sanitasi pada cold kitchen seperti saluran pembuangan yang kadang-kadang sudah dibersihkan tetapi masih terdapat kotoran karena lantai tidak mendapat perhatian yang cukup selama proses pembersihan. Salah satu cara mengatasi kendala ini adalah dengan adanya general cleaning yang dilakukan setiap bulan untuk menjaga kebersihan cold kitchen dan ketegasan para pemimpin untuk saling mengingatkan sesama karyawan agar selalu konsisten dalam mempertahankan hygiene dan sanitasi dan dalam bekerja di cold kitchen. A hotel or lodging facility is a regulated business that uses part of its building for accommodations and provides food, beverages, and other services to the general public. Effective implementation of hygiene and sanitation can benefit employees, particularly guests enjoying the hotel’s meals. This study aims to assess the application of hygiene and sanitation in the cold kitchen at The Westin Resort Nusa Dua Bali. Data for this study were collected through direct observation in the cold kitchen and interviews with guests to ensure accurate information. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis. The findings from this study describe and illustrate the procedures for personal hygiene, sanitation, and overall cleanliness maintenance in the kitchen environment. Additionally, the study includes solutions to the challenges faced in implementing hygiene and sanitation in the cold kitchen at The Westin Resort Nusa Dua Bali. It can be concluded that maintaining hygiene and sanitation standards in the kitchen is a responsibility that chefs must consistently uphold. However, some challenges persist, such as drainage issues where, despite regular cleaning, residual dirt remains due to inadequate floor cleaning. One solution to this problem is to implement general cleaning on a monthly basis to maintain the cleanliness of the cold kitchen and to ensure that leaders enforce reminders among employees to consistently adhere to hygiene and sanitation practices while working in the cold kitchen.
Analisis Kualitas Fasilitas Daya Tarik Wisata Monkey Forest Ubud Bali Setiawan, I Kadek Doni; Semara, I Made Trisna; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitas fasilitas Daya Tarik Wisata Monkey Forest berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. Terdapat permasalahan pada fasilitas viewdeck dan ditoilet. Belum tersedia viewdeck di area Monkey Forest dan fasilitas dalam toilet disabilitas. Dari hal tersebut terdapat kesenjangan antara fasilitas yang ada di monkey forest dengan fasilitas yang seharusnya yang ada di Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No.3 Tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fasilitas yang ada di Monkey Forest telah memenuhi sebagian besar persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. Fasilitas di Monkey Forest memberikan kenyamanan dalam berwisata dengan fasilitas yang lengkap. Fasilitas pendukung di Monkey Forest, seperti area parkir, toko suvenir, dan area istirahat, juga memadai dan sesuai dengan persyaratan Peraturan Menteri Pariwisata. Fasilitas toilet dan tempat makan juga tersedia, yang meningkatkan kenyamanan pengunjung. Dalam hal kebersihan, pengelola Monkey Forest secara rutin menjaga kebersihan area wisata dengan melakukan pembersihan dan pengawasan secara teratur. Secara keseluruhan, kualitas fasilitas yang ada di Monkey Forest sudah baik dan sudah memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Pariwisata No. 3 Tahun 2018. This study aims to analyze the quality of Monkey Forest Tourist Attraction facilities based on the Minister of Tourism Regulation no. 3 of 2018. There are problems with the viewdeck and toilet facilities. There is no viewdeck in the Monkey Forest area and facilities in disabled toilets. From this there is a gap between the facilities in the monkey forest and the facilities that should be in the Regulation of the Minister of Tourism and Creative Economy No.3 of 2018. The results of the study show that the facilities in the Monkey Forest have fulfilled most of the requirements set out in the Regulation Minister of Tourism No. 3 of 2018. Facilities at the Monkey Forest provide comfort in traveling with complete facilities. Supporting facilities at the Monkey Forest, such as parking areas, souvenir shops, and resting areas, are also adequate and in accordance with the requirements of the Minister of Tourism RegulationsOverall, the quality of the existing facilities at the Monkey Forest is good and meets the requirements of the Minister of Tourism Regulation no. 3 of 2018.
The Blooms Garden sebagai Atraksi Wisata Baru Putra, I Ketut Gde Nata Adi; Semara, I Made Trisna; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i7.829

Abstract

Setelah pandemi COVID-19, terjadinya perubahan adanya peningkatan kunjungan wisatawan ke bali, salah satu contohnya adalah The Bloom Garden. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Atraksi Wisata, Fasilitas dan Harga mempengaruhi Keputusan Wisatawan Berwisata ke The Bloom Garden. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan metode kuesioner, dan hasil analisis menggunakan regresi linier berganda yang dimana responden nya berupa wisatawan domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara atraksi wisata terhadap Keputusan Wisatawan Berwisata dan terdapat pengaruh positif signifikan antara Fasilitas terhadap Keputusan Wisatawan Berwisata dan dampak negatif yang signifikan dari Harga terhadap pengambilan keputusan Wisatawan Berwisata ke The Bloom Garden. After the COVID-19 pandemic, changes have occurred with an increase in tourist visits to Bali, one example is The Bloom Garden. This research aims to understand how tourist attractions, facilities and prices influence tourists' decisions to travel to The Bloom Garden. The research method used is a quantitative approach with data collection methods carried out using a questionnaire method, and the results of the analysis use multiple linear regression where the respondents are domestic tourists. The findings of the study indicate that tourist attractions have a significant positive impact on tourists' decisions to travel. Additionally, facilities significantly and positively affect tourists' decisions to travel, while prices have a significant negative effect on tourists' decisions to visit The Bloom Garden.
Co-Authors A. A. Gede Wijaya A.A. Ayu Arun Suwi Arianty A.A.Ayu Suwi Arianty AA. Ayu Arun Suwi Arianty Aling, Florenza Angeli Nazaretha Amir , Firlie Lanovia Amir, Firlie Lanovia Andari, Made Ayu Widya Angelina Hartono Angelina Hartono Antara, I Gusti Bagus Guapo Padma Aprinica , Ni Putu Isha Arianty, A.A Ayu Arun Suwi Arianty, A.A.Ayu Suwi Ariastini, Ni Nengah Ayu Arun Suwi Arianty Ayu Suwita Yanti Bayu, I Kadek Krisna Candrawati, Ni Luh Putu Asti Chandra, I Made Krisna Adi Christiawan , Ericko Mahendra Darmayanti, Putu Sri Denok Lestari Dewi, Kadek Ayu Chintya Effendie, Mahardhika Wijaya Elhanisi, Victoria Febianti , Febianti Firman Sinaga Gde Made Nugraha Regita Gusti Ayu Eka Suwintari Hariadi , Lisa Monica Hartono, Angelina I Gusti Ayu Eka Suwintari I Gusti Ketut Purnaya, I Gusti Ketut I Kadek Artha Prismawan I Ketut Suada I Made Darsana I Made Krisna Adi Chandra I Made Sudjana I Nengah Laba I Nyoman Sudiarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Nyoman Sunarta I Putu David Adi Saputra I Putu David Adi Saputra I Wayan Eka Mahendra I Wayan Restu Suarmana, I Wayan Restu I Wayan Sukma Winarya Prabawa Ida Ayu Etsa Pracintya Ida Ayu Etsa Pracintya IDA BAGUS GDE PRANATAYANA INTAN NIRMALASARI Jessica Aprilia Kadek Ayu Ekasani Kartika, Ni Luh Dewi Komang Ratih Tujungsari Komang Trisna Pratiwi Arcana Kusuma, I Ketut Bayu Jaya Ladista , I Made Oldi Lestari, Ni Luh Komang Karina Dewi Luh Eka Susanti Made Suri Meiani, Ni Made Sri Puspa Moh Agus Sutiarso Mulia, I Made Prabudi Muliadiasa , I Ketut Ni Luh Helen Susani Ni Luh Putu Asti Candrawati Ni Luh Putu Eka wahyuni Ni Luh Putu Intan Nirmalasari Ni Luh Sri Mandari Ni Luh Supartini Ni Made Ayu Natih Widhiarini NI MADE AYU SULASMINI . Ni Made Yulistia Dewi Ni Nengah Ariastini Ni Nengah Ariastini Ni Nyoman Nadya Pradnyandari Ni Putu Ayu Saskarawati Ni Putu Feby Devira Permanita Ni Putu Isha Aprinica Ni Wayan Mita Damayanti Nyoman Surya Wijaya Nyoman Wibawa Saputra Pantiyasa , I Wayan Pantiyasa, I Wayan Parwati , Komang Shanty Muni Parwati, Komang Shanty Muni Permanita, Ni Putu Feby Devira Prabhaswara , I Ketut Gde Cahdrika Pramudia , Gusti Ngurah Bayu Pranatha, Gede Rio Surya Pratama , I Komang Boy Pricilia Purba, George Michael Carona Purnama, Jesslyn Lidya Purnaya , I Gusti Ketut Purwanto, Deni Putra, I Ketut Gde Nata Adi Putra, I Wayan Rian Prasatya Putri, Ni Luh Putu Indah Amertha Putu Eka Wirawan Putu Ratih Pertiwi Rahayu, Ni Nyoman Septiana Retno Juwita Sari Santi, Ni Made Ria Utami Saputra , I Putu David Adi Saputra, I Putu David Adi Sari , Retno Juwita Sasmita, Ayu Widiya Setiawan, I Kadek Doni Solly Aryza Sudarmawan, I Wayan Eka Sudjana, I Made Sugiwiyadmeika, Alit Putra Supartini , Ni Luh Suprapto, Nyoman Arto Suri, Made Susanti, Putu Herny Suwintari , I Gusti Ayu Eka Suwintari, I Gusti Ayu Eka Tujungsari, Komang Ratih Tunjungsari, Komang Ratih Vionita, Henny Wardana, Miko Andi Widhyadanta, I Gede Dirga Surya Arya Wijaya, Bryan Masga Wiyasha , Ida Bagus Made Wua, Maria Christin Yani, Ni Wayan Mega Sari Apri Yoga , Made Ray Darma