p-Index From 2021 - 2026
7.188
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnas Nasional Teknologi dan Sistem Informasi INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Basicedu Mimbar Ilmu IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Dedikasi Pendidikan Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Halaqah JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Paedagogy Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Jurnal Statistika dan Matematika (Statmat) IJISTECH Tarikhuna: Journal of History and History Education Journal of Educational Administration and Leadership (JEAL) Jurnal Aerasi International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Vokasi Mekanika Jurnal Basicedu Eduvest - Journal of Universal Studies Ta'dib Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Society Edumaspul: Jurnal Pendidikan JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Journal of Educational and Learning Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Establishment Islamic Character For Vocational School Students PN Integrated Meangin Through Religious Activities Diana Wulandari; Syahril Syahril; Rifma Rifma
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.6059

Abstract

Character education is essential. very important, not only in school, but also at home and elsewhere even in the community. This study aims to find out what character education can influence in the Merangin Integrated Vocational Students in their senior year in high school. This study employed a qualitative descriptive strategy. And the findings of this study indicate that the factors that influence student character are school, family, and the surrounding environment Schools have a significant part in molding students' personalities, but the role of the family is as critical, parental affection for their children will have an impact on the child's personality. The communal environment is also responsible for molding children's character development. This is a qualitative descriptive research method that employs a qualitative methodology. Through Islamic education, one can increase faith and piety to God Almighty and form noble morals and avoid unwanted actions. The results of this study indicate that SMK PN Merangin has made character education a school advantage by making its students have Islamic character, various religious activities have supported the realization of students who are religious, and have good morals. All shockorder at school have played a role in carrying out religious activities. However, in order for the Islamic character to be formed to be even stronger, all school members must make Islamic character a school culture.
Independent Learning Policy (Analysis of Learning Curriculum) Ifna Nifriza; Syahril Syahril; Rifma Rifma
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.6060

Abstract

The independent learning curriculum issued by the Ministry of Education and Culture has brought changes to the national education system. At the beginning of the policy or termed the first period, there were four policies that started it, namely the elimination of the national exam and replacing it with a minimum competency assessment and a character survey with literacy and anumeration. The national school-based exam (USBN) was replaced with a school exam held by each school. Simplification of the Lesson Implementation Plan (RPP) with the aim of reducing the teacher's administrative burden. The RPP made by the teacher only includes 3 components, namely learning objectives, learning activities and evaluation. The zoning system is enforced, the zoning pathway PPDB can accept a minimum of 50 percent students, the affirmation pathway at least 15 percent, and the displacement pathway a maximum of 5 percent. The independent learning curriculum as a new paradigm in education is oriented towards the profile of Pancasila students who are the target in directing the implementation and assessment of policies. Although there are many criticisms of the Free Learning policy, there are also many educational practitioners who say the realization of the independent learning curriculum is be a breath of fresh air for teachers and students who want changes to the learning system that are emancipatory in nature and develop student competencies, especially in the context of the globalization era and the industrial revolution era 4.0 towards society 5.0
Structural Modeling of Elementary School Teacher Turnover Intention In West Pasaman District, Indonesia Rifma Rifma; Riki Batubara; Syahril Syahril; Irsyad Irsyad; Ranti Meizatri
Ta'dib Vol 25 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v25i2.6792

Abstract

We use the scale of job satisfaction, school culture, and organizational commitment to analyze their effect on the turnover intention of honorary primary school teachers. This study uses a quantitative approach with the ex post facto method and correlational study. The population in this study were honorary teachers of the West Pasaman Regency Elementary School who were recorded in 2021. Five representative sub-districts were selected, namely: (1) Luhak Nan Duo, (2) Talamau, (3) Sungau Aur, (4) Valley Transverse, and (5) Koto Balingka. Sampling was carried out using purposive and proportional random sampling techniques. Sample in this study amounted to 200 honorary teachers. The instrument in this study was developed using a Likert scale. SEM SmartPls data processing was used to analyze the hypothesis. The results showed that the variables of job satisfaction, school culture, and organizational commitment had an effect on the turnover intention of honorary teachers in the West Pasaman Regency. Thus, efforts to increase job satisfaction, school culture, and teacher organizational commitment are recommended to reduce turnover intention, especially for honorary teachers.
Peningkatan kemampuan instructional leadership guru berbasis action learning di sekolah dasar Sulastri Sulastri; Syahril Syahril; Nelfia Adi
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 6 No. 2 (2021): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/3003990000

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilatarĀ  belakangi oleh kurang maksimalnya instructional leadership guru di lapangan. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk; 1) meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru tentang instructional leadership berbasis Action Learning , 2) mempersiapkan guru-guru agar mampu menghadapi setiap permasalahan yang terjadi di lapangan, 3) memberikan keterampilan dan meningkatkan kualitas pembelajaran dimasa pandemi COVID 19, 4) melatih guru-guru dalam menyelesaikan permasalahan yang berbasis action learning (menganalisis situasi dan kondisi nyata, melibatkan tim, melakukan deep interview dan refleksi, merumuskan action, dan melaksanakan action), 5) melatih dan meningkatkan kemampuan guru-guru dalam berpikir kritis (critical thinking). Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan di peroleh respon positif, hal ini terlihat dari tingginya antusias guru-guru dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Langkah pertama yang dilakukan ialah guru diminta untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di lapangan sehubungan dengan instructional leadership. Kemudian guru diberikan pemahaman tentang materi-materi dan permasalahan yang dihadapinya. Sebagai umpan balik dari pihak Koordinator Pendidikan dan guru sekolah dasar, bahwa mereka bersedia menjadi sekolah binaan untuk berbagai kegiatan peningkatan kualitas pendidikan. Harapan dari pihak Koordinator Pendidikan Kecamatan Tilatang Kamang dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar, prestasi sekolah terus mengalami peningkatan seiring dengan adanya kerjasama dengan Universitas Negeri Padang.
Pengembangan modul pembelajaran pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di sekolah menengah kejuruan Ali Basril; syahril syahril; Ambiyar Ambiyar; Nurhasan Syah
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 2 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031732000

Abstract

Berdasarkan dari hasil observasi dan pengamatan yang telah dilakukan di SMK Negeri Kundur, pola pembelajaran selama ini adalah para guru (pengajar) PKK menggunakan teknik belajar langsung (ceramah) karena guru itu belum mampu lagi mengimplementasikan teknik dan media pembelajaran yang tepat. Pilihan media pengajaran yang tidak tepat yang mengakibatkan siswa cepat bosan, tidak memperhatikan guru sehingga para siswa tidak menyenangi mata diklat yang diajarkan. Oleh karena itu, peneliti akan mengembangkan modul/buku yang ada. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang pengembangan modul pembelajaran berbasis produk pada mata diklat PKK yang meliputi uji validitas, uji praktikalitas dan uji efektifitasĀ  Model yang dipakai adalah model ADDIE, metode pengumpulan data melalui angket, subjek penelitian adalah guru PKK dan siswa SMKN Kundur jurusan TKJ kelas XII TP 2021/2022. Hasil penelitian adalah memperoleh modul yang layak, ditinjau dari aspek validitas dengan nilai rata-rata 91.83% (valid), praktikalitas oleh guru rata-rata 92.08% dan siswa rata-rata 86.31% (sangat praktis), dan efektifitas rata-rata 82.22% (sangat tinggi). Kesimpulan adalah modul pembelajaran berbasis produk ini layak untuk digunakan.
Penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila bagi guru di sekolah dasar Sulastri Sulastri; Syahril Syahril; Nelfia Adi; Ermita Ermita
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 3 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30032075000

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnyapenguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila bagi guru di lapangan. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk; 1) memperkuat karakter serta kompetensi, 2) berpartisipasi aktif dalam merencanakan pembelajaran aktif dan berkelanjutan, 3) mengembangkan keterampilam, sikap dan pengetahuan, 4) memecahkan permasalahan dalam berbagai situasi pembelajaran, 5) bertanggung jawab dan peduli terhadap situasi sekitar dan 6) menghargai pembelajaran sehingga mempu mencapai tujuan pendidikan. Berdasarkan pelatihan yang telah dilakukan di SDNĀ  11 Gadut, kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari para guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasdari para guru pada saatmengikuti kegiatan pelatihan ini. Hal utama yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang menjadi peserta pelatihan diminta untuk mengidentifikasikansuatu permasalahaterkait pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila. Kemudian guru-guru diberikan pemahaman tentang materi-materi dan permasalahan yang berhungan dengan penguatan pendidikan karakter. Sebagai umpan balik dari kegiatan ini, pihak Koordinator Pendidikan dan guru sekolah dasar mengatakan bahwa mereka bersedia menjadi sekolah binaan untuk berbagai kegiatan demi peningkatan kualitas pendidikandi sekolah mereka. Harapannya dari pihak Koordinator Pendidikan Kecamatan Tilatang Kamang dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar, prestasi sekolah mereka dapat terus meningkat dengan adanya kerjasama yang dibangun dengan pihak Universitas Negeri Padang.
Penyusunan asesmen projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada kurikulum merdeka bagi guru sekolah dasar Kabupaten Tanah Datar Nelfia Adi; Sulastri Sulastri; Syahril Syahril; Ermita Ermita; Sari Febrianti
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 3 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033401000

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pendidik yang kurang memahami implementasi kurikulum merdeka.terutama dalam asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru dapat ; 1) menentukan tujuan pembelajaran, 2) merancang indikator, 3) menyusun strategi asesmen, sikap dan pengetahuan, 4) mengolah hasil asesmen dan bukti pencapaian peserta didik untuk membuat inferensi (kesimpulan), dan 5) menyusun rapor. Berdasarkan pelatihan yang telah dilakukan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon yang sangat baik dari para guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dari tingginya antusias dari para guru pada saat mengikuti kegiatan pelatihan ini. Hal utama yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang menjadi peserta pelatihan diminta untuk menentukan tujuan pembelajaran, indikator dan Menyusun asesmen terkait dengan P5. Kemudian guru-guru diberikan penjelasan mengenai penyusunan asesmen projek penguatan profil pelajar Pancasila serta penyusunan rapor. Sebagai umpan balik dari kegiatan ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan guru sekolah dasar mengatakan bahwa mereka bersedia mendiseminasikan ilmu ini demi peningkatan kompetensi pendidik terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Harapannya dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar, kemampuan pedagogik dan kreatifitas para guru dapat meningkat dengan adanya kerjasama yang dibangun dengan pihak Universitas Negeri Padang.
Workshop pembuatan media ajar berbasis multimedia pada projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Tanah Datar Syahril Syahril; Ermita Ermita; Ahmad Sabandi; Sulastri Sulastri; Sari Febrianti; Singgih Ginanjar
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 3 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033403000

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh guru-guru yang kurang memanfaatkan teknologi dalam membuat media ajar pada Kurikulum Merdeka yang variatif, inovatif dan kreatif. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu guru dalam; 1) memahami hakikat media pembelajaran berbasis multimedia, 2) mendisain media pembelajaran yang cocok dengan P5, 3) memanfaatkan platform belajar.id, dan 4) meningkatkan kemampuan dalam pemanfaatan media Canva dan Quizziz dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian mengenai pembuatan media ajar ini mendapatkan reaksi yang sangat positif dari para pendidik Sekolah Dasar di Kabupaten Tanah Datar. Hal ini terlihat dari tingginya antusisme, responsif dan keaktifan yang diperlihatkan para guru pada saat mengikuti kegiatan pelatihan ini. Hal utama yang dilakukan pada saat pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru yang menjadi peserta pelatihan diminta untuk membagikan pengalaman mereka dalam membuat media ajar untuk proses belajar di kelas selama ini dan mempraktikkan pembuatan media ajar dengan memanfaatkan teknologi. Kemudian guru-guru diberikan pemahaman tentang materi pembuatan media ajar pada Kurikulum Merdeka terkait dengan P5. Sebagai umpan balik dari kegiatan ini, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar dan guru sekolah dasar mengatakan bahwa mereka bersedia menjadi pelaku diseminasi untuk berbagi ilmu kepada rekan sejawat demi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah mereka. Harapannya dari pihak Koordinator Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar, prestasi peserta didik sekolah mereka dapat terus meningkat dengan adanya kerjasama yang dibangun dengan pihak Universitas Negeri Padang.
Adaptasi Komunitas Adat Terpencil di Kepulauan Mentawai dan Pulau Rupat terhadap Regulasi Keagamaan Nasional Syahril Syahril; Ahmad Nurhuda; Suryadi Fajri; Ilhamdi Yusra; Aulia Rahmi Putri
Society Vol 13 No 1 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i1/787

Abstract

This study examines two contrasting cases: the remote indigenous communities on Mentawai and Rupat Islands (Riau), where the majority of the original populations have formally adopted Christianity and Buddhism as their religious identities. The purpose of this research is to explore how indigenous belief systems are preserved amidst the pressures for religious conformity and to analyze the psychological preferences of remote indigenous communities when choosing one of the state-recognized religions. This study employs a case study design, focusing on remote indigenous communities in Rupat Kepulauan (the Akit people) and Mentawai Island (the Mentawai people). The findings reveal that remote indigenous communities in the Mentawai Islands are generally open to migrants, engage in cross-cultural communication, and experience social change through processes of acculturation, assimilation, and integration. Although a small segment continues to maintain ancestral beliefs exclusively, no discrimination is evident against them. Government efforts to integrate remote indigenous communities with mainstream society are conducted through persuasive empowerment strategies. The results highlight the importance of establishing formal legal recognition for the indigenous belief systems of remote communities.
English English Rofi Chandra; Syahril Syahril; Ambiyar Ambiyar; Refdinal Refdinal
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6109

Abstract

The development video tutorials was carried out to address the challenges in learning CNC/CAM at Vocational High Schools (SMK), especially in the CNC/CAM subject. In this research, the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate) stages of development were employed, which include needs analysis, design, development, and dissemination. The validation results by media experts and subject matter experts indicate that these video tutorials are highly suitable, with a validity percentage of 89.24% by media experts and 85% by subject matter experts. These results demonstrate that the CAM learning videos developed through the 4D model are suitable for use in the learning process. The development of video tutorials for CNC/CAM learning in vocational high schools can be an effective solution to overcome challenges in students' understanding and skills in this subject. By using the 4D model for development, the high validation results from media and subject matter experts indicate that these video tutorials have excellent quality. The use of these video tutorials is expected to enhance students' understanding and skills in the field of CNC/CAM, which are crucial for their preparation in the industrial world. Furthermore, this research also provides recommendations for utilizing these video tutorials in broader learning contexts, teacher training, and the development of other materials.
Co-Authors Abdullah, MT, Dr. Rijal Ade Candra Ade Kurnia Kusuma Afif Rahman Riyanda Agariadne Dwinggo Samala Agung Setiawan Ahmad Nurhuda Ahmad Sabandi Ahmad Sabirin Ahmad Subandi Ahmad Zikri Ahyanuardi Ahyanuardi Ali Basril Alrima Charnevi Ambiyar, Ambiyar Aminuddin, Fattachul Huda Aminuyati Andre Kurniawan Anggip Wilvon Anisah Anisah Antoni Antoni Aprizal Saputra Arafat, Andril Arya Azis Zulhendrik Aulia Rahmi Putri Aulia zulkarnaen Nasty Bambang Heriyadi Budi Syahri Dedi Wandra Diana Wulandari Erlin Fitria Ermita Ermita Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadly Nendra Fahmi Rizal Fauzi Erwis Febri Prasetya Ganda Yoga Swara Ganda Yoga Swara Geovanne Farell Hadiyanto, Hadiyanto Hasan Maksum Hendra Firdaus Ifna Nifriza Ilhamdi Yusra Intan Purnama Sari Irfan Septian Irsyad, Irsyad Irzal Irzal Jasrial Jasrial Joko Suprianto Krismadinata Krismadinata, Krismadinata Laila Hidayati Linda Matondang Lola Novita Lusi Susanti M Giatman M. Nasyarudin Latif Mandalika Mandalika Meizatri, Ranti Muhammad Alfikar Marpaung Muhammad Rizki Muhammad Suhardi Mulianti Nabawi, Rahmat Azis Nabila Friesyyah Nanda, Is Prima Nelfia Adi Nellitawati Nellitawati Netriwati Nina Mardiana (F01108057) Ningrum, Tia Ayu Nizwardi Jalinus Novebri Novebri Novendra, Rizki Novi Hendri Adi Nur Rohmatul Aini Nurhasan Syah Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Putri Idzati Sukma Putri Mandarani Rahmat Aziz Nabawi Rahmat Rahmat Ratih Elvikha Yulasri Refdinal, Refdinal Refli Surya Barkara Remon Lapisa Rifelino Rifelino Rifma Rifma Rika Ayu Lestari Rika Maria Riki Batubara Rizki Rahmadian Rofi Chandra Roni Eka Sahputra Rudi Pranata Salmat Salmat Salmat Salmat Sari Febrianti Simatupang, Wakhinuddin Singgih Ginanjar Siti Hajar Thaitami Sri Mardayani Sri Mures Walef Sulastri - Sulastri Suryadi Fajri Sutejo Sutejo Syamsul Mardan Tessa Melinda Teuku Kamal Furqan Ulil Amri Vania Adza Putri Wakhinuddin Wakhinuddin Wempi Saputra Yahfizham Yahfizham Yalvema Miaz Yandrizal Yandrizal Yanita, Merita Yaumal Arbi Yeni Erita Yezi Arnovia Yogi Ersan Fadrial Yulianto Santoso Yumn Jamilah Zulbadri Zulbadri