p-Index From 2021 - 2026
5.982
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Konseling dan Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnas Nasional Teknologi dan Sistem Informasi INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Alignment: Journal of Administration and Educational Management Jurnal Basicedu Mimbar Ilmu IJISTECH (International Journal Of Information System & Technology) JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Jurnal Dedikasi Pendidikan Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Halaqah JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Paedagogy Journal of Educational and Learning Studies Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Jurnal Statistika dan Matematika (Statmat) IJISTECH Tarikhuna: Journal of History and History Education Journal of Educational Administration and Leadership (JEAL) Jurnal Aerasi International Journal of Humanities Education and Social Sciences Jurnal Basicedu Eduvest - Journal of Universal Studies Ta'dib Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

STABILITAS KAPAL JUKUNG DENGAN JENIS LAMBUNG PELAT DATAR Aulia zulkarnaen Nasty; Syahril Syahril; Rahmat Aziz Nabawi
JURNAL AERASI Vol 1, No 2 (2019): JURNAL AERASI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.801 KB) | DOI: 10.36275/jaerasi.v1i2.214

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan desain kapal Jukung dengan lambung kapal pelat datar yang memiliki stabilitas yang baik. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis numerik menggunakan software maxsurf-stability. Data yang akan diambil adalah data ukuran kapal pembanding dan data hasil analisis yang sesuai dengan standar criteria IMO. Hasil penelitian yang diperoleh berupa grafik dan tabel yang menunjukan nilai kriteria dan kondisi dari kapal tersebut. Kapal dengan criteria stabilitas terbaik berdasarkan nilai GZ terbesar dimiliki oleh kapal model III dengan bentuk midship  model Akatsuki. Sedangkan kapal yang memiliki kriteria  stabilitas ideal ditunjukan oleh kapal Model 1. Hal ini didasarkan pada luasan area dibawah kurva yang paling tinggi diantara ketiga kapal tersebut dan juga pada nilai GZ kapal yang positif.
Improving School Climate for Better Quality Educational Management Syahril Syahril; Hadiyanto Hadiyanto
Journal of Educational and Learning Studies Vol 1, No 1 (2018): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : RedWhite Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.878 KB) | DOI: 10.32698/0182

Abstract

School climate is a situation formed by a relationship between the principal and teachers, teachers and teachers, teachers and staffs, teachers and students or relationships among students that characterizes a school and distinguishes a school from others.  School climate might influence and determine the success of teaching and learning process at schools.  The school climate consists of at least four dimensions, namely dimension of relationship, personal growth/development, system maintenance and change, and dimension of physical environment.  Based on the studies done in several countries, school climate can be a variable influencing other variables, such as learning achievement, behavior and teacher job satisfaction, teacher work motivation, teacher morale, teacher creativity, teacher work performance, and teacher discipline. So, when the school principal wants to improve those practices, he or she has to make better school climate through common stages namely preliminary assessment, feedback, reflection and discussion, intervention, and finally reassessment.
PENGEMBANGAN DESAIN MODEL ASSURE PADA PEMBELAJARAN IPS SD/MI Syahril Syahril
Tarbiyah al-Awlad Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.818 KB) | DOI: 10.15548/alawlad.v8i1.1592

Abstract

Desain pembelajaran memiliki peranan yang sangat penting dalam menciptakan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas. Keberhasilan guru dalam mengembangkan pembelajaran sangat ditentukan oleh keberhasilannya dalam mendesain pembelajaran yang dilakukannya. Desain pembelajaran mencerminkan keputusan guru tentang materi pelajaran, aktivitas siswa, skenario pembelajaran, metode yang mendidik, dan media yang mempermudah siswa belajar untuk mencapai tujuan dan cara mengevaluasinya. Di antara desain model pempelajaran yang dapat menuntun guru secara sistematis untuk merencanakan proses pembelajaran secara efektif adalah desain model ASSURE.  Sesuai dengan namanya desain model ini terdiri dari enam langkah yaitu; Analyze, State Object, Select, Utilize, Require, and Evaluate, yang disingkat dengan ASSURE. Dalam pelaksanaannya, model ini memadukan penggunaan teknologi dan media di ruang kelas. Sesuai dengan karakteristik materi dan siswa SD/MI, model ASSURE dapat membantu guru dalam mendesein pembelajaran IPS di SD/MI yang dari beberapa hasil penelitian telah terbukti meningkatkan efektifitas dan kualitas pembelajaran IPS di SD/MI. 
Efektivitas Pembelajaran Dan Pembinaan Karakter Di Masa Pandemi Covid-19 Rika Maria; Rifma Rifma; Syahril Syahril
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.566

Abstract

Pembelajaran secara virtual menjadi solusi untuk memangkas penyebaran Covid-19, dalam  pelaksanaannya mengharapkan peran penuh pendidik dalam pembentuk karakter peserta didik secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran, dan pembinaan karakter peserta didik pada masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan kajian kepustakaan, seiring dengan situasi pandemi Covid-19 maka metode ini membatasi peneliti dalam pengambilan data. Untuk menemukan, mengungkapkan, mengembangkan dan menguji kebenaran konsep, teori, dan pemikiran tokoh, maka dilakukan kajian terhadap literatur yang relevan dengan topik penelitian baik berupa buku, kamus, dokumen dan jurnal penelitian yang menjadi sumber datanya. Hasil penelitian ditemukan masih banyak orang tua yang belum paham tentang pola pengasuhan pendidikan karakter pada anak. Pendidik masih mengalami hambatan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter bisa maksimal apabila didukung oleh pihak keluarga karena orang tua merupakan faktor penunjang dalam keberhasilan pembentukan karakter. Lokomotif utama dalam penanaman pendidikan karakter adalah orang tua, yang perlu melakukan pengajaran, pembiasaan, peneladanan, pemotivasian, dan pendisiplinan aturan untuk mengembangkan karakter anak. Rumah tangga menjadi lingkungan strategis dalam penanaman pendidikan karakter berbasis kesadaran diri dan dapat memberikan dampak positif bagi semua anggota keluarga.  Kesimpulan efektivitas pembelajaran dan pembinaan karakter akan terwujud dengan saling bersinergi dan kolaboratif mewujudkan pembelajarn yang efektif 
Analisis Efektivitas Pembelajaran Daring Pada SMK Dengan Metode Asynchronous dan Synchronous Geovanne Farell; Ambiyar Ambiyar; Wakhinuddin Simatupang; M Giatman; Syahril Syahril
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.521

Abstract

Pandemi covid-19 memberikan pengaruh yang besar terhadap dunia pendidikan, sehingga menyebabkan terjadinya beberapa perubahan terutama pada metode pembelajaran. Kementerian pendidikan dan kebudayaan memberikan peraturan bahwa metode pembelajaran yang digunakan pada masa pandemi yaitu metode pembelajaran daring. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis  efektivias pembelajaran pada pendidikan vokasi dengan metode asynchronous dan metode synchronous. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan model penelitian desain eksperimen (quasi-experiment) dengan non-equivalent control group design. Subjek penelitian adalah SMK N 2 Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI RPL yang berjumlah 68 orang. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas – Gain (N-Gain) dan Uji-T untuk kedua kelompok sampel. Nilai N-gain pada pada kelas eksperimen sebesar 53,77%, sedangkan kelas kontrol nilai N-gain sebesar 59,30%. Berdasarkan hasil uji-T terdapat perbedaan yang disignifikan antara hasil belajar peserta didik dengan metode pembelajaran asynchronous dan metode pembelajaran synchronous. Tingkat keefektivan terjadi pada metode synchronous dengan menggunakan video conference, sehingga penerapan metode synchronous dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Kebijakan Sistem Zonasi dalam Perspektif Pendidikan Dedi Wandra; Rifma Rifma; Syahril Syahril
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.979

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui tentang kebijakan sistem zonasi dalam perspektif pendidikan di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, metode fenomenologi. Perspektif yang diangkat ialah perspektif guru dan kepala sekolah dari SMA favorit dan tidak favorit. Hasil penelitian menunjukkan perspektif para guru dan kepala sekolah tentang zonasi meliputi: (1) zonasi memudahkan akses layanan pendidikan, (2) zonasi memeratakan kualitas sekolah, (3) zonasi menurunkan kualitas sekolah, (4) zonasi tidak cocok ditetapkan di tingkat SMA, (5) sistem zonasi membatasi siswa memilih sekolah, (6) kebijakan zonasi harus disertai pemerataan sarana dan prasarana pendidikan, dan (7) zonasi merusak kebhinekaan
Konsistensi Kebijakan Pendidikan di Indonesia Ulil Amri; Rifma Rifma; Syahril Syahril
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.088 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.778

Abstract

Konsistensi suatu kebijakan akan memiliki pengaruh yang signifikan dalam suatu suatu proses managemen. Begitupula dengan konsistensi kebijakan pendidikan yang dikeluarkan oleh pemeritah. Karena kebijakan yang selalu berubah-rubah tentu saja akan memberikan preseden buruk terhadap proses pendidikan itu sendiri. Namun demikian dalam sejarah perjalan pendidikan di Indonesia kebijakannya sering berubah-burah, bahkan di era pendemi ini sajapun sering terjadi perubahan.Maka dalam hal ini yang mendasari penulis untuk melakukan riset mini tentang konsistensi kebijakan pendidikan di Indonesia dan pengaruhnya dengan mutu pendidikan. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode kepustakaan (library research) dengan menggali berbagai penelitian yang relevan baik dari buku-buku maupun jurnal-jurnal. Hasil penelitian ini adalah kebjikan pendidikan di Indonesia dari masa kemasa terus mengalami perubahan jika dimasa orde ditekankan suatu kebijakan pendidikan yang merujuk kepada isu nasionalisasi dan ideologisasi. Filosofi pendidikan diwajibkan berdasarkan Pancasila dan Manipol (Manipesto politik) UUD1945 yang materinya berorientasi pada sosialisme dalam perspektif Indonesia, kemudian pada orde baru kebijakan sentralistik, pada masa reformasi bersifat reformatif dan revolusioner
Kinerja Kepala Sekolah sebagai Supervisor dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di Sekolah Menengah Pertama Linda Matondang; Syahril Syahril
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.4 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1334

Abstract

Abstrak Meningkatkan profesionalisme guru dengan baik yang dapat berdampak pada kemajuan sekolah merupakan salah satu tugas dan fungsi kepala sekolah sebagai supervisor. Supervisi sebagai suatu kegiatan pengawasan memiliki tujuan untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan pengelolaan pendidikan sekolah.Sehingga perlu untuk dilihat bagaimana kinerja kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru-guru, dan pegawai tata usaha SMP Negeri 2 Sinunukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan supervisi dengan baik sehingga kinerjanya berdampak positif terhadap guru. Strategi supervisi yang dilakukan kepala sekolah antara lain: 1) merencanakan jadwal supervisi, 2) melaksanakan supervisi dengan cara mengunjungi kelas, 3) mengamati cara guru mengajar, 4) mengadakan rapat dan diskusi, dan 5) menilai hasil kerja guru
Mengukur Kesiapan Implementasi E-Learning menggunakan Model E-Learning Readiness Muhammad Alfikar Marpaung; Syahril Syahril; Ambiyar Ambiyar; Ahyanuardi Ahyanuardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.784 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.773

Abstract

Sejak pandemi virus Covid19, pembelajaran menjadi daring menggunakan platform e-learning. Berdasarkan observasi implementasi e-learning Fakultas Teknik, adanya temuan terkait keluhan penggunaan e-learning. Perlunya dilakukan analisis penggunaan e-learning dengan model E-Learning Readiness (ELR) Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kesiapan implementasi e-learning. Penelitian desktiptif ini menggunakan metode kuantitatif dengan model ELR dari Aydin dan Tasci terdiri empat faktor yaitu technology, innovation, people, dan self development. ). Dengan subjek penelitian yaitu 92 mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan gambaran dari kesiapan penggunaan e-learning. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa skor kesiapan e-learning mahasiswa berada pada indeks level 3 dengan katagori “Ready, but needs a few improvement”. Adapun pada faktor technology berada pada katagori siap, faktor innovation berada pada katagori siap, faktor people berada pada katagori siap dan faktor self development berada pada katagori siap. Mahasiswa memiliki kesiapan untuk pelaksanaan pembelajaran menggunakan e-learning, namun perlu melakukan peningkatan dan perbaikan pada beberapa fitur yang tersedia seperti fitur pengisian daftar hadir dan kuliah virtual serta meningkatkan kestabilan akses e-learning
Konseling Lintas Budaya dalam Perspektif Budaya Indonesia Syahril Syahril
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i1.514

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keragaman budaya yang sangat kompleks. Seiring dengan perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat khususnya pada era globalisasi ini, pertemuan serta benturan-benturan budaya seringkali tidak dapat dihindarkan. Hal ini akan berdampak pada layanan bimbingan dan konseling yang menyebabkan “Perjumpaan budaya” (cultural encounter) antara konselor dan klien yang berbeda budaya tidak dapat dihindari. Untuk itu, seorang konselor dituntut untuk memiliki kepekaan budaya dan melepaskan diri dari bias-bias budaya, mengerti dan dapat mengapresiasi diversitas budaya, dan memiliki keterampilan-keterampilan yang responsif secara kultural, karena dalam konseling lintas budaya yang melibatkan konselor dan klien yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda, sangat rawan terjadinya bias-bias budaya menyebabkan konseling tidak berjalan efektif. Dalam konteks budaya Indonesia salah satu komponen budaya yang perlu menjadi perhatian seorang konselor adalah yang berkaitan dengan orientasi nilai budaya, yang disebut oleh Koentjaraningrat sebagai mentalitas. Pemahaman terhadap orientasi nilai budaya ini akan sangat membantu seorang konselor dalam memberikan bimbingan dan konseling kepada kliennya secara efektif.
Co-Authors Abdullah, MT, Dr. Rijal Ade Candra Ade Kurnia Kusuma Afif Rahman Riyanda Agariadne Dwinggo Samala Agung Setiawan Ahmad Sabandi Ahmad Sabirin Ahmad Subandi Ahmad Zikri Ahyanuardi Ahyanuardi Alrima Charnevi Ambiyar, Ambiyar Aminuddin, Fattachul Huda Aminuyati Anggip Wilvon Anisah Anisah Antoni Antoni Aprizal Saputra Arafat, Andril Arya Azis Zulhendrik Aulia zulkarnaen Nasty Dedi Wandra Diana Wulandari Erlin Fitria Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadhilah Fadly Nendra Fahmi Rizal Fauzi Erwis Febri Prasetya Ganda Yoga Swara Ganda Yoga Swara Geovanne Farell Hadiyanto, Hadiyanto Hasan Maksum Hendra Firdaus Ifna Nifriza Intan Purnama Sari Irfan Septian Irsyad, Irsyad Irzal Irzal Jasrial Jasrial Joko Suprianto Krismadinata Krismadinata, Krismadinata Laila Hidayati Linda Matondang Lola Novita Lusi Susanti M Giatman M. Nasyarudin Latif Mandalika Mandalika Meizatri, Ranti Muhammad Alfikar Marpaung Muhammad Rizki Muhammad Suhardi Mulianti Nabawi, Rahmat Azis Nabila Friesyyah Nanda, Is Prima Nelfia Adi Nellitawati Nellitawati Netriwati Nina Mardiana (F01108057) Nizwardi Jalinus Novebri Novebri Novendra, Rizki Novi Hendri Adi Nur Rohmatul Aini Nurhasan Syah Nurhizrah Gistituati Nurhizrah Gistituati Putri Idzati Sukma Putri Mandarani Rahmat Aziz Nabawi Ratih Elvikha Yulasri Refli Surya Barkara Remon Lapisa Rifelino Rifelino Rifma Rifma Rika Ayu Lestari Rika Maria Riki Batubara Rizki Rahmadian Roni Eka Sahputra Rudi Pranata Salmat Salmat Salmat Salmat Simatupang, Wakhinuddin Siti Hajar Thaitami Sri Mardayani Sri Mures Walef Sulastri - Sulastri Sutejo Sutejo Syamsul Mardan Tessa Melinda Tia Ayu Ningrum Ulil Amri Vania Adza Putri Wakhinuddin Wakhinuddin Wempi Saputra Yahfizham Yahfizham Yalvema Miaz Yandrizal Yandrizal Yanita, Merita Yaumal Arbi Yeni Erita Yezi Arnovia Yogi Ersan Fadrial Yulianto Santoso Yumn Jamilah Zulbadri Zulbadri