Claim Missing Document
Check
Articles

Konformitas Teman Sebaya terhadap Perilaku Merokok Mahasiswa Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura; Sary, Lolita; Aryawati, Wayan
Perilaku dan Promosi Kesehatan : Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 5, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. Smoking behavior is a hazardous practice that continues to be normalized and trivialized by society. Factors contributing to smoking behavior include parental influence, personality factors, advertising influence, and peer conformity. Peer conformity holds the highest influence on smoking behavior, especially among teenagers, as adolescence is a period of self-discovery during which they explore various activities. Aim. To determine the relationship between peer conformity and smoking behavior. Method. Quantitative research of a cross-sectional design was conducted. The population consisted of 525 male students from the 2022 cohort, with a sample of 293 smoking students selected using purposive sampling technique. Data collection was carried out using a Google Form. Univariate data analysis was performed using frequency distribution, and bivariate analysis was conducted using the chi-square test. Results. There is a significant relationship between conformity with close friends (p-value 0.001 < 0.05) with an odds ratio (OR) of 20.476, a significant relationship between conformity with small group friends (p-value 0.003 < 0.05) with an OR of 0.397, and a significant relationship between conformity with organization group friends (p-value 0.002 < 0.05) with an OR of 0.422 concerning smoking behavior. There is no significant relationship between conformity with gang group friends (p-value 0.077 > 0.05) and large group friends (p-value 0.754 > 0.05) and student smoking behavior. Conclusion. The smoking behavior in students is caused by conformity with close friends, small group friends, and organization group friends
Factors Associated with Risky Sexual Behaviour among Junior High School Adolescents in Lampung Province in 2024 Shintani, Clara; Muhani, Nova; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17233

Abstract

According to the World Health Organization, adolescents aged 10-19 years make up more than 16% of the global population and have a significant impact on achieving the Sustainable Development Goals by 2030. The purpose of this study was to determine the factors associated with sexual behaviour of junior high school adolescents in Lampung Province. This study used a cross sectional design. With the sampling process, namely Purposive Random Sampling, the sample size was 132 respondents using research instrument data, namely questionnaires distributed in several forms. The results of this study are of the five variables taken (place of residence, ims & hiv knowledge, use of information and communication technology, the role of parents, the role of peers) found that the factors associated with sexual behaviour are the use of information and communication technology p-value 0.014. Multivariate modelling showed that the use of information and communication technology was the dominant factor with p-value 0.027 and OR 3.133 (95%CI 1.136-8.637) so that it was found that the use of technology and communication was the most influential factor on sexual behaviour in junior high school adolescents. Conclusion The use of information and communication technology increases the risk 3.1 times to perform sexual behaviour or not to perform premarital sexual behaviour with the suggestion that it is necessary to provide education that is more concerned and supervises adolescents in using information and communication technology.
Penyakit Uretritis Gonore Di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung Periode Bulan Mei - Juni 2023 Aryawati, Wayan; Salsabilla, Nadya; Ayu L, Dwi; Ayu, Dyah; Aryani, Farida; Natalia, Betseba; Nabila, Nia; Suti, Shasabila
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i1.2458

Abstract

ABSTRAK IMS merupakan penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. WHO melaporkan di seluruh dunia 6000 orang terinfeksi HIV setiap hari, 340 juta IMS terjadi setiap tahun dan terdapat lebih kurang 30 jenis mikroba yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Menurut WHO, Uretritis gonore (gonorrhea) merupakan masalah kesehatan yang sangat penting karena merupakan masalah kesehatan lingkungan yang sangat penting. Penyakit ini ditransmisikan terutama melalui hubungan seksual dengan partner yang terinfeksi. WHO memperkirakan bahwa tidak kurang dari 25 juta kasus baru ditemukan setiap tahun di seluruh dunia.2,3 Di dunia, Gonore merupakan IMS yang paling sering terjadi sepanjang abad ke 20, dengan perkiraan 200 juta kasus baru yang terjadi tiap tahunnya. Tujuan Penelian ini yaitu untuk mengetahui kejadian tentang Penyakit Uretritis Gonore Di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung Jenis penelitian ini deskriptif retrospektif dari rekam medis (RM) penyakit menular seksual pasien dengan UG di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Populasi mencakup seluruh pasien yang datang berobat ke RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung pada tahun 2023. Sampel yaitu semua pasien yang menderita UG berjumlah 10 pasien. Hasil penelitian menunjukkan yang berusia paling banyak yaitu 40 tahun dan 45 tahun (20,0%), yang berjenis kelamin laki-laki (70,0%) dan perempuan (30,0%), Status perkawinan yang sudah menikah (70,0%) dan yang belum menikah (30,0%). Status pekerjaan yaitu IRT (20,0%) dan Karyawan Toko (20,0%), Keluhan Pasien yaitu kencing nanah (40,0%) dan kencing sedikit dan gatal (10,0%), pasangan seksual pasien terbanyak adalah berganti-ganti atau lebih dari 1 pasangan (40%). Kata Kunci: Uretritis Gonore; Gonorrhea; IMS; Penyakit Menular
Determinan Penggunaan Alat Kontrasepsi Implan pada Pasangan Usia Subur di Desa Gayau Kecamatan Padang Cermin Sari, Yunila; Aryawati, Wayan; Yanti, Dhiny Easter; Mariyam, Riyanti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17052

Abstract

Implan merupakan batang plastik berukuran kecil yang lentur, seukuran batang korek api, yang melepaskan progestin yang menyerupai hormon progesteron alami di tubuh perempuan. Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga di Indonesia 2022, terdapat 59,4% akseptor menggunakan alat kontrasepsi modern. Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung tahun 2018 sebanyak 280.188 pengguna KB aktif. Pengguna alat kontrasepsi implan di kabupaten pesawaran tahun 2023 sebanyak 1.260 pengguna KB aktif. Jumlah penggunan KB aktif di Desa Gayau sebanyak 85 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dukungan suami, jumlah anak, usia, dan pendidikan dengan penggunaan alat kontrasepsi implan pada Pasangan Usia Subur di Desa Gayau Kecamatan Padang Cermin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini yakni 292 KK dengan sampel sebanyak 169 PUS . Teknik pengumpulan data melalui kuesioner berbentuk google form. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,000), sikap (p-value = 0,001), dukungan suami (p-value = 0,000), jumlah anak (p-value = 0,001), usia (p-value = 0,000), pendidikan (p-value = 0,001) dengan perilaku penggunaan alat KB implan pada PUS. Diperkirakan petugas kesehatan dapat lebih sering memberikan edukasi dan penyuluhan tentang alat kontrasepsi implan untuk masyarakat.
Analisis Pemilihan Tempat Merokok Pada Usia 16 – 64 Tahun Di Wilayah Merbau Mataram Sintawati, Dewi; Sary, Lolita; Febrani, Christin Angelina; Aryawati, Wayan; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17602

Abstract

Berdasarkan data Global Adult Tobacco Survey  (GATS) tahun 2021 diketahui Sebanyak  44,8% orang dewasa terpapar asap tembakau di area tertutup di tempat kerja mereka. Sebanyak 59,3% orang terpapar asap tembakau di dalam rumah mereka. Tujuan penelitian diketahui analisis pemilihan tempat merokok pada 16 – 64 tahun di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram. Jenis penelitian kuantitatif rancangan cross sectional. Populasi adalah masyarakat usia 15-64 tahun sebanyak 27.864 orang dengan sampel yang digunakan sebanyak 379 responden menggunakan teknik multistage random sampling. Penelitan telah dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram pada bulan Juli 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara angket dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian diketahui ada hubungan pengetahuan (p-value = 0.0001), sikap (p-value = 0.0001), orang penting sebagai referensi (p-value = 0.0001), fasilitas merokok (p-value = 0.019) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif sedangkan tidak ada hubungan pendapatan (p-value = 0.997) dengan pemilihan tempat merokok pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Merbau Mataram tahun 2024. Variabel fasilitas merokok merupakan faktor dominan dengan nilai p-value = 0.038, OR = 3.753 terhadap pemilihan tempat merokok. Disarankan untuk edukasi mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan non KTR kepada masyarakat, agar menimbulkan kesadaran akan pemilihan tempat rokok.
Persepsi Terhadap Perilaku “PATUH” Pada Penderita Hipertensi Silaen, Rahel Gusnita; Sary, Lolita; Febriani, Christin Angelina; Aryawati, Wayan; Samino, Samino
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17310

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan/atau diastolik >90 mmHg (Kemenkes, 2021). Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya Persepsi terhadap perilaku “PATUH” pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Rawat Inap Katibung Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini kuantatif dengan rancangan potong lintang. Populasi penderita hipertensi Usia 15 tahun-59 tahun. Berdasarkan Tabel Kretjie sampel diperoleh sebesar  155 orang. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan persepsi kerentanan (p-value=0,031 OR=2,1), persepsi keparahan penyakit (p-value=0,001 OR=3), persepsi manfaat (p-value=0,000 OR=3,9) keyakinan diri (p-value=0,006 OR=2,9) dengan perilaku PATUH. Tidak ada hubungan persepsi hambatan (p-value=0,068) dengan perilaku PATUH. Faktor yang paling berhubungan dengan perilaku “PATUH” adalah persepsi manfaat p-value=0,028 OR=2,7. Hendaknya Puskesmas melakukan pemberian pesan terus menerus melalui media promosi audio, visual ataupun audio visual untuk meningkatkan persepsi manfaat perilaku PATUH, serta melakukan advokasi kepada pejabat formal non formal  berpengaruh.
The Analysis Of Parenting Style Towards Adolescent Premarital Sexual Behavior At Public Senior High School 9 Bandar Lampung Suharman, Suharman; Aryawati, Wayan; Kurniasari, Devi; Hermawan, Desi; Utami, Vida Wira
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i4.12503

Abstract

Latar Belakang Penelitian: Perilaku seksual pranikah remaja merupakan suatu perilaku yang dapat menimbulkan hal-hal negatif apabila tidak diungkapkan dengan cara yang tidak sehat dan bertentangan dengan norma yang berlaku. Data Riset Kesehatan Dasar Indonesia (2018) menunjukkan bahwa 4,5% remaja laki-laki dan 0,7% remaja perempuan mengaku melakukan hubungan seks pranikah. Di Provinsi Lampung terdapat data 20,9% remaja melakukan perilaku seksual berisiko dan 5,1% diantaranya melakukan hubungan seksual.Tujuan Penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua (demokratis, permisif, dan otoriter) dengan persepsi remaja terhadap perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 9 Bandar Lampung.Metode Penelitian: Sampel penelitian adalah 200 siswa berusia 16-18 tahun. Pemilihan peserta melalui teknik kombinasi Accidental Sampling dan Purposive Sampling yang dilakukan secara langsung. Seluruh variabel dalam penelitian pola asuh demokratis, permisif, dan otoriter diukur dengan metode self-report menggunakan instrumen kuesioner.Hasil Penelitian: Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan positif antara pola asuh permisif dan demokratis terhadap perilaku seks pranikah remaja (p-value = 0,006 dan p-value = 0,000) dan tidak terdapat hubungan signifikan dengan pola asuh otoriter (p-value = 0006).Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagi orang tua siswa dalam mengasuh anak akan disertai dengan motivasi yang tinggi untuk menghindari perilaku seksual pranikah.Saran: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai saran pendekatan pendidikan seks bagi remaja yang tepat yaitu melalui keterlibatan langsung orang tua dalam pengasuhan anak seperti berdiskusi bersama, berlibur bersama, berolahraga bersama, agar dapat mendekatkan hubungan dan untuk menciptakan ruang bagi anak-anak untuk bercerita. Kata Kunci: Perilaku seksual pranikah, pola asuh demokratis, pola asuh permisif, pola asuh otoriter. ABSTRACT Backgound of Study: Adolescent premarital sexual behavior was a behavior which was able to lead to negative things when it was not expressed in an unhealthy manner and contrary to prevailing norms. The Indonesian Basic Health Research (2018) data showed that 4.5% of male adolescents and 0.7% of female adolescents admitted to have premarital sex. In Lampung Province there was data that 20.9% of adolescents had risky sexual behavior and 5.1% of them had sexual intercourse.Purpose of Study: This study was conducted to determine the correlation between parenting style (democratic, permissive, and authoritarian) and adolescents' perceptions of pre-marital sexual behavior at Public Senior High School 9 Bandar Lampung.Method of Study: The sample of study was 200 students aged 16-18 years. Selection of participants through a combination technique of accidental sampling and purposive sampling which was carried out directly. All variables in the study were democratic, permissive, and authoritarian parenting measured by the self-report method using a questionnaire instrument.Result of Study: Statistical analysis showed there was a positive correlation between permissive and democratic parenting styles on adolescent premarital sex behavior (p-value = 0.006 and p-value = 0.000) and there was not significant correlation with authoritarian parenting (p-value = 0006).Conclusion: This results of study showed that for students of parents in parenting would be accompanied by a high motivation to avoid premarital sexual behavior.Suggestions: These results of study could be used as suggestions for an appropriate approach to sex education for adolescents that was through direct parental involvements in child care such as having discussion time together, vacationing together, playing sports together, in order to draw closer relationships and to create space for children to tell their stories. Keywords: Premarital sexual behaviour, democratic parenting, permissive parenting, authoritarian parenting. 
Faktor yang Berhubungan Dengan Status Gizi Wanita Berdasarkan IMT di LPP Kelas IIA Kota Bandar Lampung Aryastuti, Nurul; Suti, Shalsabila; Aryawati, Wayan; Sari, Fitri Eka; Samino, Saminp
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i3.17640

Abstract

Status gizi merupakan gambaran kondisi tubuh sebagai akibat pemanfaatan zat-zat gizi dari makanan yang dikonsumsi. Berdasarkan data Riskesdas 2018, kondisi gizi kurang atau kurus di Provinsi Lampung sebesar 8,95%, gizi lebih sebesar 12,35% dan obesitas sebesar 17,31%.  Tujuan penelitian untuk mengetahui analisis faktor yang berhubungan dengan status gizi wanita berdasarkan indeks massa tubuh di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian sebanyak 223 orang dengan Teknik total sampling.  Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji univariat, chi square dan Multivariat (regresi logistik ganda). Hasil penelitian bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p-value 0.002), asupan makan (p-value <0.001), riwayat penyakit (p-value 0.016), aktivitas fisik (p-value 0.041), tingkat stress (p-value 0.003), dan pola asuh (p-value 0.001). Variabel yang paling dominan yaitu tingkat stress (p-value 0.006) OR 7.509. Diharapkan petugas lapas dapat memberikan edukasi dan kegiatan positif mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental guna mencegah tingkat stress serta dapat meningkatkan status gizi terhadap warga binaan.
Hubungan Perilaku “CERDIK” dengan Kadar Gula Darah pada Usia Produktif Risiko Tinggi Diabetes Melitus Tipe 2 Nurzana, Desi; Sary, Lolita; Febriani, Christin Angelina; Samino, Samino; Aryawati, Wayan
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17226

Abstract

Masyarakat risiko tinggi menderita DM dan tidak melakukan pemeriksaan deteksi dini ternyata 175 (24,9%) orang diantaranya menderita DM. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan perilaku “CERDIK” dengan kadar gula darah usia produktif risiko tinggi DM Tipe 2  di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap  Katibung Kabupaten Lampung Selatan tahun 2024. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbindu wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap  Katibung sebanyak 231 orang dengan jumlah sampel  sebanyak 144 orang. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan perilaku cek kesehatan secara berkala (p-value=0,00 OR=3,1), enyahkan asap rokok (p-value=0,00 OR=3,2), rajin beraktivitas fisik/olahraga (p-value=0,01 OR=2,4), diet sehat dan seimbang (p-value=0,00 OR=6,9), istirahat cukup (p-value=0,00 OR=3,0), kelola stress (p-value=0,00 OR=5,9) dengan kadar gula darah. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kadar gula darah adalah mampu mengelola stress p-value 0,00 dengan OR=3,6. Hendaknya kepada Puskesmas melakukan skrining Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) pada usia produktif risiko tinggi DM, serta melakukan inovasi seperti penyediaan layanan konseling jiwa bagi usia produktif risiko tinggi penyakit degeneratif DM.
Analisis faktor internal yang berhubungan dengan persepsi pasien tentang pelayanan balai pengobatan Putra, Indra Jaya; Aryawati, Wayan; Sari, Nurhalina
THE JOURNAL OF Nursing Management Issues Vol. 1 No. 1 (2023): Edition December 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/nmi.v1i1.137

Abstract

Latar Belakang: Pemerintah telah bertekad untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar yang maksimal kepada masyarakat dengan menetapkan standar teknis pemenuhan mutu pelayanan sesuai standar pelayanan minimal di bidang kesehatan. Puskesmas sebagai institusi di bidang kesehatan diharapkan dapat meningkatkan dan memajukan kesehatan masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi persepsi pasien terhadap pusat pelayanan kesehatan Puskesmas Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke puskesmas sebanyak 821 responden. Jumlah sampel yang dihitung berdasarkan ukuran sampel diperoleh sebanyak 246 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat (chi kuadrat), dan multivariat (regresi logistik berganda). Hasil: Persepsi pasien terhadap layanan lebih positif (57,7%). Hasil analisis chi-square membuktikan adanya hubungan antara pengetahuan (pv=<0,001; OR=2,8), harapan (pv=0,001 OR=2,4), kebutuhan (pv=<0,001 OR=2,7), (pv=0,012 OR=2,0), emosi (pv=0,005 OR=2,1), dan budaya (pv=0,001 OR=2,4) dengan persepsi pasien terhadap Puskesmas Baru Medical Center Kabupaten Way Kanan tahun 2021. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan persepsi pasien adalah kebutuhan (pv=0,001; OR=2,5). Kesimpulan: Ada hubungan antara harapan dan persepsi pasien, ada hubungan antara harapan dan persepsi pasien, ada hubungan antara motivasi dan persepsi pasien, ada hubungan antara emosi dan persepsi pasien, dan ada hubungan budaya dengan persepsi pasien.   Kata Kunci: Faktor Internal ; Persepsi ; Pelayanan .   Pendahuluan: Pemerintah bertekad memberikan pelayanan kesehatan dasar secara maksimal kepada masyarakat dengan menetapkan standar teknis menjamin mutu pelayanan sesuai dengan standar minimal pelayanan di bidang kesehatan. Puskesmas sebagai lembaga dalam bidang kesehatan diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Tujuan : untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi persepsi pasien tentang pelayanan balai pengobatan Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan tahun 2021 Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan yang berkunjung ke Puskesmas yaitu sebanyak 821 responden. Jumlah sampel dihitung dengan ukuran sampel diperoleh sebanyak 246 sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat ( chi square ) dan multivariat (regresi logistik berganda) Hasil: persepsi pasien terhadap pelayanan lebih positif (57,7%). Hasil analisis chisquare membuktikan ada hubungan pengetahuan ( pv =<0,001; OR=2.8), harapan ( pv =0.001 OR=2.4), kebutuhan ( pv =<0.001 OR=2.7), ( pv =0.012 OR=2.0), emosi ( pv =0.005 OR=2.1) dan budaya ( pv =0.001 OR=2.4) dengan persepsi pasien Balai Pengobatan Puskesmas Negeri Baru Kabupaten Way Kanan Tahun 2021. Adapun faktor yang paling dominan berhubungan dengan persepsi pasien adalah kebutuhan ( pv =0.001; OR=2.5). Simpulan: Ada hubungan harapan dengan persepsi pasien, Ada hubungan harapan dengan persepsi pasien, Ada hubungan motivasi dengan persepsi pasien, Ada hubungan emosi dengan persepsi pasien, Ada hubungan budaya dengan persepsi pasien   Kata Kunci: Faktor Internal; Persepsi; Pelayanan.
Co-Authors Ab, Fitriana Abadi, Adelia Nurul Abkonita, Ria Afifah Khoirur Rizqi Agung Aji Perdana Agung, Rahmat Agus Kelana Benni Akhmalbih, Muhamad Amelia Hayati Amelia Hayati Angelina F, Christin Angkas Mandala Putra Annisa Indriani Aprilia Belkis, Happy Aprilia Susanti, Fitri Aprina Apriwesa, Teloe Arisandi, Syafik Artina, Selvi Aryastuti, Nurul Astari, Yulia Astawa, I Gusti Made Yoga Astri Aulia, Hanifah Astriana Astriana, Astriana Aulyya Rahmah Ayu L, Dwi Azzahra Kania Fatihah Azzahra, Dhika Bagus Perdana Kusuma Zain Bella Kurniane Hartono Bustami, Anita Christin Angelina F Christin Angelina Febriani Daka, Rohman Daniel Happy Putra Dekotyanti, Trivira Desi Nurzana Desy Fatmawaty Devita Anggraini Dewi Sintwati Dian Purnama Oktera Diana Sari Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Divia Oktari Khairunnisa Dwiyana, M Rizal Dyah Ayu, Dyah Dyah Gaby Kesuma Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Sari, Fitri Eka Yuliana Ekasari, Fitri Elsa Rizki Lilian Nofita Sari Ermasari, Anisa Ermawati, Rosi Ernawati Ernawati Evi Herlinda Fadhilah Amanda Sari Farah Ulya Suryadana Farida Aryani Farra Hayka Salsabilla Febrani, Christin Angelina Febriani, Christin Febrianti Febrianti Fidel Rama Nugraha Fitri Aprilia Susanti Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Siregar Forcepta, Chania Ghina Gabriella Yusuf Gusnita Silaen, Rahel Hadinata, Andri Hafiratul Fitri Usfa Hanifah Astri Aulia Hanifah Shabrina Happy Aprilia Belkis Herlinda, Evi Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Ida Maya Meika Sari Iing Lukman Indah Mulia Herwisdiane Ismunarti, Diah Jaya, Satrya Juwita Lestari Kania Fatihah, Azzahra Kartini, Maharani Karunia Viandra Yoanisa Kelana Benni, Agus Kharisma, Rr.Salwa Zasya Aura Khoidar Amirus Khoirur Rizqi, Afifah Kundayani, Tri Kurniasari, Devi Lathifah, Neneng Siti Lestari, Juwita Lina Safitri Lintang Safitri, Nafisa Lolita Sary Lydia Sihotang Marina, Ni Nyoman Marisa Marisa Mariyam, Riyanti Mariza, Ana Maryam, Riyanti Muhammad Shendy Febrian Sahapati Muhani, Nova Mukhlisin Mukhlisin Nabila, Nia Nafisa Lintang Safitri Natalia, Betseba Nawawi, Achmad Nova Muhan Nova Muhani Nuke Indrawati Nur Hasanah Nur Izzati, Syahdila Nurhalina Sari Nurliyani Nurliyani Nurul Aryastuti Nurzana, Desi Oktari Khairunnisa, Divia Perdana Kusuma Zain, Bagus Pramata, Gilang Raka Pratama, Gilang Raka Pratama, Muhammad Putra Puspita, Elvia Putra, Indra Jaya Putri Puspita sari Rafika, Echa Rahel Gusnita Silaen Rahmat Effendi, Rahmat Ratih Mary Farahdisa Rayhan Arnando, RD RD Rayhan Arnando Retnaningsih, Agustina Reviza SF, Zeni Ria Abkonita Riantik, Sofia Risdinar, Risa Rismaya Riyanti Riyanti Rohman Daka Rudi, Renna Oktavia Safitri, Lina Salsabilla, Nadya Samino Samino Samino Samino Samino, Saminp Saputri, Desty Alifia Saputri, Firdha Azzahra Sari Prawardani Sari, Dayu Linda Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sari, Nita Evriana Sari, Yunila Sastini, Ketut Satrya Jaya Setiawati Setiawati Setiawati, Tengku Ani Setya P., Kevin Andhara Shabrina, Hanifah Shintani, Clara Sihotang, Lydia Silaen, Rahel Gusnita Sintawati, Dewi Sintwati, Dewi Sofia Riantik Soliha, Annisa Mayang Sri Utami Sri Wahyuni Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sutarmi, Sutarmi Suti, Shalsabila Suti, Shasabila Tamara, Yayang Suci Taufik, Rohman Trikundayani, Trikundayani Utami, Vida Wira Viandra Yoanisa, Karunia Winahyu, Diah Astika Wirawan Anggorotomo, Wirawan Yanti, Dhiny Yanti, Dhiny Easter Yogi Ari Ghopican Yohanes, Efriza Yolandha Adinda Pratiwi Yuli Yantina Yulia Astari Yulyani, Vera Yunila Sari Yunita Sari Yusuf, Ghina Gabriella Zahra Shafa Anisa Zeni Reviza SF Zulius Alfandi