p-Index From 2021 - 2026
13.656
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) LINK Jurnal Riset Kesehatan Jendela Nursing Journal (JNJ) Journal of Health (JoH) Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan South East Asia Nursing Research Jurnal Keperawatan Priority Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Raflesia Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat An Idea Health Journal International Journal of Advanced Health Science and Technology International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Prosiding University Research Colloquium Jurnal Ilmiah Ners Indonesia Journal of Nursing Science Update Gaster Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Health, Engineering and Technology Journal of Pubnursing Sciences Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Indonesian Journal of Health Research and Development Journal Of Bionursing NERS Jurnal Keperawatan Jurnal Info Kesehatan Nurse Point Journal of Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan IJP (Indonesia Jurnal Perawat) Jurnal Abdimas Indonesia Journal of Pharmascience
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI LITERATUR : SENAM KEGEL MENURUNKAN FREKUENSI BERKEMIH PADA LANSIA Jauhar, Muhamad; Lestari, Rizka Puji; Surachmi, Fajar
BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Januari - Juni 2021
Publisher : Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53345/bimiki.v9i1.175

Abstract

Pendahuluan: Penurunan daya tampung kandung kemih merupakan salah satu perubahan fisiologis pada lansia. Hal ini dikarenakan tidak teraturnya otot sfingter dalam berkontraksi sehingga mengakibatkan kandung kemih menjadi lemah. Sehingga lansia mengalami frekuensi berkemih berlebih. Tekhnik non farmakologis dapat dilakukan untuk memperbaiki kekuatan otot sfingter dengan senam kegel. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi artikel-artikel penelitian tentang penerapan senam kegel untuk menurunkan frekuensi berkemih pada lansia. Metode: Desain penelitian kajian literatur melalui database jurnal yang terindeks seperti ProQuest dan Google Scolar dengan kata kunci Kegel exercise, frequency of incontinence, dan elderly sehingga didapatkan 10 artikel. Tekhnik analisis artikel penelitian menggunakan tekhnik analisis kualitatif. Kriteria inklusi artikel yaitu waktu publikasi arikel 5 tahun terakhir, jenis artikel penelitian asli, dapat diakses dalam bentuk teks lengkap. Kriteria eksklusi yaitu terapi kombinasi Hasil : Senam kegel dapat dilakukan 2-4 kali per hari selama 4-12 minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kelebihannya adalah memiliki gerakan sederhana dan mudah dilakukan. Kekurangannya yaitu harus dimonitoring agar setiap gerakan latihan dilakukan dengan benar. Kesimpulan: Senam kegel merupakan intervensi yang dapat menurunkan frekuensi berkemih dan mengatasi masalah inkontinensia urine pada lansia. Sehingga kualitas hidup pada lansia meningkat.
Slow Stroke Back Massage on Postpartum Anxiety: A Quasi-Experimental Study Astuti, Dwi; Jauhar, Muhamad; Ismail, Wan Ismahanisa
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 18 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v18i2.8394

Abstract

The postpartum period is very susceptible to anxiety due to the transition process to parenthood and hormonal changes during childbirth and postpartum. Management is carried out by providing Slow Stroke Back Massage. This intervention can make you comfortable and relaxed so that anxiety can be resolved. This article is to determine the effect of Slow Stroke Back Massage on postpartum anxiety. This belongs quasi-experimental research using, one group pretest-postest design. The sampling technique used a total sampling of 76 postpartums. The intervention was carried out for 3 days with a duration of 10 minutes. The research instrument used SOP Slow Stroke Back Massage and the Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS) anxiety questionnaire. Data analysis was done using Wilcoxon test. The result of this study stated that there is an effect of giving slow stroke back massage on anxiety in postpartum p value (0.000 < 0.05). It can be shortly said that giving Slow Stroke Back Massage can reduce postpartum anxiety.
Asuhan Keperawatan pada Ny. E dengan Diagnosa Post OP Tumor Intra Abdomen di Ruang Kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Unsa, Annisa Laila; Jauhar, Muhamad; Kartikasari, Fitriana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumor abdomen merupakan pembengkakan atau benjolan yang diakibatkan neoplasma peradangan yang terletak di area perut. Risiko tumor abdomen cenderung meningkat seiring bertambahnya usia mulai dari 30 sampai 60 tahun. Laparatomi adalah prosedur pembedahan yang melibatkan suatu insisi pada dinding abdomen hingga ke cavitas abdomen. Operasi abdomen merupakan tindakan yang bertujuan mendapatkan bagian organ bermasalah, tindakan ini dilakukan untuk berbagai tujuan biasanya dipertimbangkan ketika rasa sakit dan keterbatasan gerakan telah mengganggu aktivitas sehari-hari pasien. Gejala yang mungkin timbul termasuk konstipasi, nyeri, mual, rasa lelah, penurunan berat badan, dan pendarahan. Penelitian menggunakan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Penerapan asuhan keperawatan menganut teori Self-care Orem yang bertujuan membantu perawat menilai kemampuan kebutuhan perawatan diri pasien yang efektif untuk memahami dan mempromosikan perawatan diri. Hasil evaluasi dari implementasi yang telah dilakukan selama 3x24 jam menghasilkan diagnosa utama Nyeri Akut (D.0077). Mendapatkan hasil, pasien mengatakan nyeri pada bagian luka post-op menurun, luka post-op pada bagian perut kanan, skala 3 dengan kriteria hasil keluhan nyeri menurun, meringis menurun, gelisah menurun, kesulitan tidur menurun. Faktor emosi, gaya hidup, dukungan keluarga menjadi pendorong dalam pelaksanaan asuhan keperawatan yang optimal.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Diabetic Foot Post-Amputasi Nikmah, Mauliana Nurlaila; Kartikasari, Fitriana; Jauhar, Muhamad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetic Foot masih menjadi ancaman masalah kesehatan utama yang selalu meningkat setiap tahunnya dengan jumlah penderita terbanyak di seluruh dunia yang menyerang orang tua. Penyebab dari diabetes disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor gaya hidup yang tidak sehat dan faktor genetik,faktor yang hidup yang tidak sehat meliputi pola makan tidak sehat yaitu konsumsi tinggi gula dan lemak,kebiasaan merokok,kegemukan,kurang aktivitas fisik,untuk faktor genetik biasanya ada riwayat keluarga yang mempunyai diabetic.Dampak Diabetic Foot pada pasien dan keluarga adalah beban finansial yang diatnggung,keadaan psikologi dan sosial seta menjadi beban bagi sektor perekonomian negara. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya asuhan keperawatan yang berkualitas pada kasus Diabetic Foot yang mampu meningkatkan status kesehatan pasien. Mampu menganalisis Asuhan Keperawatan pada pasien dengan Diabetic Foot dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Metode yang digunkan penulis dalam kasus ini adalah pengkajian keperawatan, diagnosa keperawaatn, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan yang dilakukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan november. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, studi pustaka, dan pemeriksaan fisik dengan menggunakan teori keperawatan orem. Bedasarkan pengkajian usia 59 tahun merasa nyeri pada ekstermitas bawah, kerusakan jaringan atau lapisan kulit, dan kehilangan bagian tubuh. Perencanaan dan tindakan keperawatan yaitu manajemen nyeri, perawatan luka dan promosi citra tubuh. Evaluasi yang dilakukan meliputi pemantauan glukosa darah dan perawatan luka post operasi amputasi pada ekstermitas bawah. Pemberian asuhan keperawatan dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pasien sehingga masalah dapat teratasi.
Posisi Semi Fowler 30o Meningkatkan Nilai Saturasi Oksigen pada Pasien Stroke Non Hemoragik Yuliastuti, Fitri; Faridah, Umi; Jauhar, Muhamad; Kanan, Thanalechumy
Journal of Pubnursing Sciences Vol 3 No 03 (2025): Journal of Pubnursing Sciences (JPS)
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jps.v3i03.294

Abstract

Background: Stroke is a disruption of blood and oxygen flow to the brain that represents a major global and national health problem, causing hypoxia and cerebral injury due to obstruction or rupture of cerebral blood vessels, with risk factors including hypertension, lifestyle, and diet. Prompt management is essential, one of which is the 30° semi-Fowler position, which is believed to improve oxygenation.  Aims: aimed to analyze the effect of the 30° semi-Fowler position on increasing oxygen saturation in non-hemorrhagic stroke patients at Dr. Rehatta Regional Hospital, Central Java Province.  Method: The research design was a quasi-experiment without a control group, conducted in June–July 2025 with a total of 20 respondents using a total sampling technique. Inclusion criteria were patients diagnosed with stroke by a physician, level of consciousness 12–15, and hospitalized, while exclusion criteria were patients with mechanical ventilators. The research instrument was a Nihon Kohden oximeter, type 68042-17 BSM, calibrated in advance. The intervention consisted of the 30° semi-Fowler position for 30 minutes, carried out twice daily for two days (a total of four sessions). Oxygen saturation (SpO₂) was measured at minutes 0, 15, and 30, along with vital signs monitoring. Data analysis using the Wilcoxon Test showed a significant difference in SpO₂ values before and after the intervention (p<0.000; p<0.05).  Result: The results demonstrated that the 30° semi-Fowler position effectively increases oxygen saturation in non-hemorrhagic stroke patients.  The implication of this study is the need for hospitals to develop standard operating procedures (SOPs) for the application of the 30° semi-Fowler position in non-hemorrhagic stroke patients, especially in Intensive Care Units, as an evidence-based independent nursing intervention to improve the quality of care and patient safety.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Hematemesis Melena ec Perdarahan Saluran Makan Bagian Atas Marendra, Irvan Maulana; Jauhar, Muhamad; Kartikasari, Fitriana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus hematemesis melena menjadi masalah serius di pelayanan kesehatan karena dapat menyebabkan kondisi syok hipovolemik, anemia berat, bahkan kematian. Penyebab terjadinya hematemesis melena yang paling sering dijumpai meliputi ulkus peptikum, gastritis erosif, varises esofagus, dan ruptur mukosa esofagogastrika. Keterlambatan penanganan dan keterbatasan fasilitas masih menjadi kendala yang memperbesar beban fisik dan psikologis pasien, menambah tekanan emosional serta ekonomi bagi keluarga, dan berdampak pada produktivitas masyarakat. Kasus ini juga membebani sistem kesehatan nasional melalui kebutuhan rawat inap intensif, transfusi darah, hingga intervensi endoskopi atau pembedahan darurat. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan asuhan keperawatan berkualitas untuk meningkatkan kesehatan pasien dan mampu menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan Hematemesis Melena ec PSMBA dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Metode yang digunakan adalah pengkajian keperawatan, diagnosa keperawaatn, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan yang dilakukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan november. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, studi pustaka, dan pemeriksaan fisik dengan menggunakan teori keperawatan orem. Bedasarkan pengkajian usia 40 tahun merasa nyeri pada abdomen, kadar hemoglobin rendah dan tampak mual. Dari pengkajian tersebut didapatkan diagnosa nyeri akut, perfusi perifer tidsk efektif dan nausea. Perencanaan dan tindakan keperawatan yang dilakukan yaitu manajemen nyeri, pemberian tranfusi darah dan pemberian aromatherapy lemon. Evaluasi yang dilakukan meliputi pemantauan skala nyeri, pemantauan tranfusi darah dan efektifitas aromatherapy lemon untuk mengurangi mual sehingga masalah dapat keperawatan dapat teratasi. Berdasarkan pengkajian mengenai kasus Hematemesis Melena diharapkan keluarga dapat mengambil cara cepat dan tepat agar meningkatkan kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Ca Mammae Sinistra post Mastektomi Sholikhah, Shafa Artamevia; Kartikasari, Fitriana; Jauhar, Muhamad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Carcinoma Mammae (kanker payudara) merupakan penyakit ganas yang telah menjadi ancaman bagi semua kalangan masyarakat tanpa memandang usia, jenis kelamin dan tingkat sosial. Penyebab Ca Mammae yaitu gaya hidup yang tidak sehat, genetik, usia, sering terpapar radiasi, terapi hormone. Dampak Ca Mammae bagi pasien dan keluarga mereka secara finansial, psikologis, dan sosial, serta beban negara dalam sector perekonomian. Perlu adanya asuhan keperawatan yang berkualitas pada kasus Ca Mammae. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan status Kesehatan pasien melalui asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis asuhan keperawatan pada klien dengan Ca Mammae Sinistra Post Mastektomi. Berdasarkan data WHO pada tahun 2022 sebanyak 2,3 juta wanita di dunia telah didiagnosis kanker payudara dan sebanyak 670.000 meninggal akibat kanker payudara. Ini menyebabkan kanker payudara sebagai penyebab terbesar kematian akibat kanker pada wanita. Data Profil Kesehatan Indonesia Kemenkes RI menyatakan pada tahun 2022 di Indonesia, kasus kanker payudara banyak terjadi pada wanita dengan angka kejadian 65.858 kasus baru. Profil Kesehatan Jawa Barat 2022 merilis kejadian kanker payudara sekitar 1000 orang dari semua penduduk (48 juta) setiap tahun di mana 70% dari semua pasien berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. Tahapan asuhan keperawatan berisi pengkajian, diagnosa keperawatan, rencama keperawatan, implementasi keperawatan dan evaluasi keperawatan. Lokasi pengambilan kasus dilakukan di ruang kana RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan desember 2024. Teknik pengumpulan data yang diambil yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, studi pustaka dan pemeriksaan fisik dengan menggunakan teori keperawatan Orem. Berdasarkan pengkajian pasien perempuan berusia 67 tahun, nyeri pada payudara kiri hingga ketiak bagian post-op. Diagnosis keperawatan yang muncul yaitu nyeri akut, risiko infeksi dan gangguan citra tubuh. Perencanaan dan tindakan keperawatan yaitu pemberian terapi kompres hangat, kolaborasi pemberian analgetik, mengajarkan cuci tangan 6 langkah benar dan pemberian edukasi citra tubuh. Evaluasi yang didapatkan adalah nyeri akut, risiko infeksi dan gangguan citra tubuh teratasi. Pemberian asuhan keperawatan dapat menurunkan keluhan dan mempercepat proses penyembuhan pasien sehingga masalah dapat teratasi.
Health Belief, Psychological Conditions, and Treatment-Seeking Behavior in Caregivers of Stunting Toddlers in Rural Areas Indanah, Indanah; Mauludina, Ibtasama; Jauhar, Muhamad
Journal of Bionursing Vol 7 No 2 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.2.15853

Abstract

Stunting in toddlers is still a global problem that has a serious impact on the social and economic aspects of society. The increase in the number of stunting cases that are not treated causes the condition of toddlers to worsen. This is caused by the health beliefs and psychological condition of the caregiver. This research aims to analyze the relationship between health beliefs psychological conditions and treatment-seeking behavior. This research design uses correlational analytics with a cross-sectional approach. The independent variables are health beliefs and psychological conditions, while the dependent variable is treatment-seeking behavior. This research was conducted in the Keling II Community Health Center Working Area, Jepara Regency in January 2025. A sample of 100 caregivers of stunted toddlers was taken using a purposive sampling technique according to certain criteria. The research instruments used the Brief Illness Perception Questionnaire (BIPQ-8), Perceived Stress Scale (PSS-10), and General Help-Seeking Questionnaire (GHSQ). Data analysis used the chi-square test. The research results show that there is a significant relationship between health beliefs and treatment-seeking behavior in caregivers of stunting toddlers with a value of p = 0.000 (p < 0.05) and a correlation coefficient value (r = 0.417), and there is a significant relationship between psychological conditions and treatment seeking behavior with a value of p < 0.001 (p < 0.05) with a moderate correlation coefficient (r = 0.420). Health beliefs and psychological conditions of care givers shape treatment-seeking behavior. There is a need for intervention to improve treatment-seeking behavior by increasing health beliefs and the psychological condition of caregivers.
Father Presence and Adolescent Attitudes toward Sexual Behavior Pusparatri, Edita; Rahmawati, Ashri Maulida; Jauhar, Muhamad; Khoirunnisa, Fania Nurul
Journal of Bionursing Vol 7 No 2 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.2.16358

Abstract

The presence of fathers in children's lives, especially during adolescence, is one of the protective factors that can prevent children from risky behavior, including negative adolescent attitudes towards sexual behavior. This study aims to measure the relationship between father's presence and adolescents' attitudes towards sexual behavior. The research design used descriptive correlation with a cross sectional approach. The study was conducted at a high school in Kudus Regency in 2024. The research sample was 96 students through purposive sampling technique. The research instrument used the Father Presence Questionnaire (FPQ) and the adolescent attitude towards sexual behavior questionnaire which had been valid and reliable. Data analysis using chi square test. The results showed that the majority of adolescents had a positive attitude towards sexual behavior (56.3%). In addition, the majority of adolescents who had high father presence also showed positive attitudes towards sexual behavior (61.1%). However, there was no significant relationship between father's presence and adolescents' attitude towards sexual behavior (p = 0.276). Father's presence in childcare needs to be increased to achieve a good mental health condition in adolescents. Future research is expected to evaluate interventions that can improve the role of fathers in parenting adolescents.
Combination Foot Care and Massage Reducing Peripheral Neuropathy Symptoms in Clients With Diabetes Mellitus Auliya, Arida; Hartinah, Dewi; Jauhar, Muhamad; Lasmini, Lasmini
Journal of Bionursing Vol 7 No 3 (2025): Journal of Bionursing
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.job.2025.7.3.17375

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is the most challenging public health problem in the 21st century. This disease is classified as chronic, and its treatment is a challenge for the global health care system. The increasing prevalence of DM is a side effect of the transformation of life. The rise in DM complications has a serious impact on the quality of life of DM clients. Complications of this disease continue to worsen the client's condition if they do not receive appropriate intervention, leading to dysfunction in almost every organ of the body. DM complications account for the largest portion of the National Health Insurance (JKN) program's medical expenses. The aim of this study was to analyze the effect of a combination of foot care and massage on symptoms of peripheral neuropathy in DM clients. The research design used a quasi-experimental pre-posttest with a control group. The independent variable is a combination of foot care and massage, while the dependent variable is the symptoms of peripheral neuropathy. This study was conducted on diabetes mellitus in April 2025. The study sample consisted of 14 DM clients for each intervention and control group, using a purposive sampling technique based on inclusion and exclusion criteria. The research instrument used was 10 g monofilament. Combination therapy foot care and massage are given 3 times per week for 2 weeks, with a duration of 25-30 minutes per session. Data analysis used the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test. The results of the study showed that there was a combined effect of foot care and massage on symptoms of peripheral neuropathy in DM clients with a p-value of 0.000 (p<0.05). Combination therapy/foot care and massage has a positive effect in reducing symptoms of peripheral neuropathy in DM clients. Follow-up is needed to integrate this combination therapy with community health activities, especially for DM clients.
Co-Authors A Nur Anna AS Adella Risma Triwijayanti Aeni, Linda Nur Agustiani, widya Ahmad Suriyadi Muslim Ainun Reza Hutami Alfiatur Rochma Amarilla Melati Andhika Ariyanto Anggara Dwi Sulistiyanto Anny Fauziyah Anny Rosiana Mashitoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosiana Masithoh Anny Rosisana Masithoh Arda Aulia Chusna Ardiansyah, Diki Arina Novitasari Arwani Arwani Ashri Maulida Rahmawati Ashri Maulida Rahmawati Astuti Yuni Nursasi Astuti, Verra Widhi Auliya, Arida Balqis Fashila Berkah Afif Udin Bintari Tri Sukoharjanti Bonnix Hedy Maulana Catur Ririn Indarsih Cherlina Pramushinta Choiruna, Hasby Pri Ckancer Bela Romantis D. Eka Harsanto Darmawati, Laesa Desak Parwati Dewi Hartinah Dewi Hartinah Dewi Hartinah Dewi Murti Sari Diah Irawati Diah Widowati Diana Tri Lestari Diana Tri Lestari Diana Tri Lestari Dina Indrati Dwi Astuti Dwi Febryanto Dwi Mei Anggraini Edi Wibowo Suwandi Edita Pusparatri Edy Soesanto Eko Retnowati Elisa Elisa Ema Saputri Kusuma Wardani Endang Triyanto Endang Triyanto Erni Setiyowati Eva Luthfiati Putri Fajar Surachmi Fajar Surachmi Fajar Surahmi Fajar Surahmi, Fajar Fania Nurul Khoirunnisa Fania Nurul Khoirunnisa Faridha Alfiatur Rohmaniah Faridha Alfiyatur Rohmaniah Fatihatul Husna Fery Nanik Handayani Fitriana Kartikasari Futkhatin Nasikhah Gandi Siwitri Gunardi Pome Gunardi Pome Heny Siswanti I Gusti Ayu Putu Desy Rohana Ifa Nailatul Iza Iffah Hanifah Iis Sriningsih Iis Sriningsih Ike Puspitaningrum Ike Puspitaningrum Ilham Syarochman Putra Ilyana Sari Ima Aulia Septyani Inayah Alviorizka Pujanti Indah Risnawati Indanah Intan Endyka Kurniasaria Intan Idiasari Ismail, Wan Ismahanisa Isna Nailil Hana Iswatun Qasanah Jihan Zinnia Widara Kanan, Thanalechumy Kinantika Nur Dewanti Kurniati Puji Lestari Kurniati Puji Lestari kusumawardani, lita heni Laesa Darmawati Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini Lasmini, Lasmini Lestari, Rizka Puji Lisa Tiyansi Lita Heni Kusumawardani Lita Heni Kusumawardani Lita Heni Kusumawardani Lita Heni Kusumawardani Lita Heni Kusumawardani M. Adib Jaharii Dwi Putra M.Agung Akbar Maksuk Marendra, Irvan Maulana Masayu Hartina Ulfa Maula Mar'atus Solikhah Mauludina, Ibtasama Megah Andriany Misga, Nesdania Mohamad Khafidh Rio Irwansyah Mohammad Sholahudin Monica Artha Jelita Mugi Hartoyo Muhammad Adi Saseno Muhammad Hasan Burhanudin Muhammad Niko Bagus Saputro Muhammad Purnomo Nadya Tiara Sabila Nanda Arum Widya Warapsari Nasriyah Nasriyah Nerlita Yogi Rizki Rulloh Nikmah, Mauliana Nurlaila Nisa Herlina Puspitasari Noor Eswanti Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Novi Tiara Novi Tiara Novy Kumalasari Nur Ulisetiani Okta Yosiana Dewi Padad, A. Tenri Pingki Agit Setyasih Putra, Ilham Syarochman Putri Intan Rosita Dewi Rachmawati, Utami Rahmasari, Lutfir Fitri Rasdiyanah, Rasdiyanah Retno Dewi Wulandari Ria Etikasari Ririn Navita Sari Ririn Widyasari Risah Wati Dewi Riza Yanti Rizka Himawan Rohana, I Gusti Ayu Putu Desy Roisul Fahmi Ilyas Rusnoto Rusnoto rusnoto rusnoto Salma Adilanisa Sari, Etik Nila Sarwo Edi Sekar Ayuningtyas Sheva Jusuf Az Zahra Shobirun Shobirun Shobirun Shobirun Sholikhah, Shafa Artamevia Siti Rukhaniyah Siti Wahyuni Sofiana Nur Mardhiyah Sri Karyati Sri Widiyati Sugih Wijayati Sugih Wijayati Sugih Wijayati Sugih Wijayati, Sugih Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih Susanti, Sofy Norma Taftazani Ghazi Pratama Tassya Yanurifsa Ameilia Theresia Avila Kurnia Tiara, Novi Trianita Siwi Utami Umi Faridah Umi Faridah Umi Hani Unsa, Annisa Laila Usamah Jundullah Verra Widhi Astuti widya Agustiani Widyatuti Wisdom Rudiyana Wiwik Dewi Mulyani Wiwin Wiarsih Wulandari Nuriani Yasinta Anugrah Heni Yasmina Izzat Yayuk Mundriyastutik Yuliastuti, Fitri Zaenal Fanani