Claim Missing Document
Check
Articles

Floristic Diversity of Mangrove Restoration Area: A Case Study in Pasar Rawa, North Sumatra Harefa, Meilinda Suriani; Nasution, Zulkifli; Tuhono, Eling; Susilowati, Arida
Jurnal Sylva Lestari Vol. 12 No. 1 (2024): January
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v12i1.824

Abstract

Mangrove forests are important ecosystems. However, land conversion and degradation have destroyed a significant area of mangrove. Mangrove restoration employing native species has been performed in several degraded areas, including some North Sumatra regions. However, information regarding floristic diversity in monoculture restoration areas is still limited. This research aims to analyze the floristic diversity in the mangrove restoration area, which is dominated by Soneratia alba species in Pasar Rawa Village, North Sumatra. The plotted path approach was employed for vegetation analysis in a 3-ha area in Pasar Rawa. The findings revealed that 8 (eight) species were found in the S. alba restoration area. The highest Important Value Index (IVI) in the seedling stage was found in Acanthus ilicifolius, while at the sapling and tree stages, S. alba was the highest. The highest diversity index was obtained at the sapling stage, which was 1.46 (medium), and the lowest was obtained at the tree stages, which were 0.26 (low). The result showed a new recruitment of seedlings in the research location, although the species diversity value is still lower. The appearance of new species, particularly pioneer species, in the research area indicates that natural succession processes are currently taking place. Keywords: floristic, mangrove, monospecies, restoration, Sonneratia alba
Identifikasi Faktor-Faktor Penyebab Kerusakan Wilayah Pengembangan Konservasi Mangrove Di Wilayah Pesisir Paluh Merbau Harefa, Meilinda Suriani; Arbiansyah, Arbiansyah; Fazera, Della; Siboro, Laurentina Putri Puspita; Fadilah, Rayhan; Nasution, Tri Wahyuni; Utami, Widya Astri
Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Manajemen Pesisir dan Laut
Publisher : Program Studi Teknik Kelautan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mapel.v2i01.4515

Abstract

Hutan mangrove di Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir, namun menghadapi ancaman serius akibat aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kerusakan hutan mangrove di Pantai Mangrove Paluh Merbau, Deli Serdang, Sumatera Utara, serta faktor-faktor yang menyebabkannya. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan mangrove disebabkan oleh sampah di sekitar mangrove, kurangnya perawatan dari pemerintah dan pengelola, abrasi pantai, dan konversi lahan menjadi tambak. Faktor-faktor tersebut dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Untuk melindungi keberlangsungan hutan mangrove di Paluh Merbau, diperlukan tindakan konservasi yang lebih serius dan partisipasi aktif dari semua pihak. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tantangan yang dihadapi dalam menjaga ekosistem mangrove dan menekankan perlunya implementasi kebijakan yang efektif untuk mengatasi ancaman yang dihadapi.
Dampak Kerusakan Ekosistem Mangrove Terhadap Aktivitas Nelayan di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Daulay, M. Reza Fahlepi; Yolanda, Mirza; Tijaman, Muhammad Hakim; Annisa, Shafira Dwi; Harefa, Meilinda Suriani
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v11i2.27523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai dampak yang timbul akibat kerusakan ekosistem mangrove terhadap aktivitas nelayan serta mencari solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi kerusakan ekosistem mangrove di Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Desa Jaring Halus yang berjumlah 3.360 jiwa (907 KK), dengan sampel sebanyak 9 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pendapatan nelayan sebelum dan sesudah terjadi kerusakan ekosistem mangrove, yaitu sebelum ekosistem mangrove rusak, nelayan mendapatkan penghasilan hingga Rp. 300.000/hari, setara hasil tangkapan sebanyak 12 kg, setelah ekosistem mangrove rusak, nelayan hanya mendapatkan penghasilan Rp.100.000/hari, setara dengan hasil tangkapan sebanyak 4 – 5 kg. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki ekosistem mangrove, seperti meningkatkan kesadaran masyarakat, rehabilitasi dan pengurangan aktivitas yang dapat merusak ekosistem mangrove, meningkatkan keberlanjutan ekonomi lokal, serta pemantauan terhadap kondisi mangrove.Kata kunci: aktivitas nelayan; jaring halus, secanggang; kerusakan mangrove; langkatDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpg.v11.i2.27523
Spatial Utilization Planning of Mangrove Conservation Area at Tinjul Village, Lingga Regency Permana, Sendi; Sari, Yetti Anita; Harefa, Meilinda Suriani; Tuhono, Eling; Rahmadi, M Taufik; Lubis, Darwin Parlaungan; Damanik, M Ridha Safii; Ginting, M Rizky Pratama; Halim, Jennifer
Jurnal Penelitian Geografi (JPG) Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Penelitian Geografi (JPG)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpg.v12i2.31374

Abstract

The Indonesian Coastal Conservation Foundation (Yakopi) has successfully planted 82.24 hectares of mangroves in Tinjul Village, Lingga Regency. However, mangrove planting efforts need to be complemented with mangrove zoning mapping and the establishment of village regulations for mangrove protection. This research employs a qualitative approach using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method, with data collection through Focus Group Discussions (FGD), participatory mapping, and documentation. The analysis method used is descriptive. The results indicate that (1) the first FGD led to an agreement on conducting mangrove zoning mapping and formulating village regulations, (2) a field survey via participatory mapping produced a mangrove zoning map, (3) the second FGD resulted in consensus on the mangrove zoning maps and village regulations regarding mangrove protection, and (4) the third FGD led to the ratification and handover of the mangrove zoning maps and Tinjul Village Regulation No. 002 of 2024 on mangrove protection to village government officials. The study concludes that community-based mangrove management can be sustainable, contributing to the balance of the existing ecosystem.Keywords: mangrove conservation; planning; spatial utilization
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BERALIHNYA MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN SUMUR GALIAN MENJADI SUMUR BOR DI KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Hasibuan, Hadomuan; Harefa, Meilinda Suriani
Jurnal Samudra Geografi Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v8i1.9858

Abstract

This research investigates the reasons why people in Barumun District, Padang Lawas Regency, are switching from hand-dug wells to boreholes. Conducted in November 2023, the study used a qualitative approach, employing observations, questionnaires, and interviews with residents who have already made the switch. The findings reveal several key drivers for this change. Firstly, there is a desire for easier, faster, and more energy-efficient access to groundwater. Secondly, safety concerns, such as livestock falling into the hand-dug wells, play a significant role. Thirdly, the decline in groundwater levels has caused many hand-dug wells to dry up and become unreachable. The community perceives that replacing dry hand-dug wells with boreholes is an effective solution. Consequently, the role of hand-dug wells in the community has significantly diminished, with many no longer being used.
Pemanfaatan Limbah Dapur (Air Cucian Beras, Kulit Bawang dan Micin) Pembuatan Pupuk Cair Organik sebagai Upaya Pengelolaan Sampah dalam Rumah Tangga Lingkungan Hutapea, Angraini Oktavia; Fajriyah, Nabila; Ananda, Qamara Aulia; Rizky, Muhammad; Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukrie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga terutama limbah organik seperti sisa makanan, kulit sayuran, dan air cucian dapur, menjadi salah satu penyumbang terbesar volume sampah di Indonesia. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan emisi gas metana yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah dapur berupa air cucian beras, kulit bawang, dan monosodium glutamat (micin) sebagai bahan dasar pembuatan pupuk cair organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimen dengan tahapan pembuatan, fermentasi, dan pengamatan hasil pupuk cair organik selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga bahan menghasilkan pupuk cair berwarna cokelat tua kehitaman dengan aroma asam ringan dan tekstur homogen, menandakan proses fermentasi berlangsung sempurna. Pupuk cair tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro yang penting bagi pertumbuhan tanaman seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan magnesium (Mg). Kesimpulannya, pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk cair organik merupakan inovasi yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga berbasis konsep zero waste dan pertanian berkelanjutan.
Pembuatan dan Uji Sederhana Sabun Alami dari Buah Lerak (Sapindus Rarak) sebagai Produk Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Harefa, Agnes Enonita; Sihombing, Goklas; Lumbantobing, Rely Noviyanti; Purba, Dwi Aulia Syafira; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat penggunaan deterjen sintetis yang mengandung surfaktan non-biodegradable seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kualitas air dan kesehatan ekosistem. Sebagai alternatif ramah lingkungan, penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menguji karakteristik sabun alami berbahan dasar buah lerak (Sapindus rarak) yang mengandung saponin sebagai biosurfaktan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan eksperimen sederhana untuk mengamati warna, tekstur, aroma, daya pembersih, busa, dan kestabilan penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun lerak memiliki warna cokelat, tekstur cair dengan viskositas sedang, serta busa ringan yang stabil. Penambahan lemon dan serai meningkatkan aroma dan memberikan efek antibakteri alami. Sabun mampu membersihkan noda ringan tanpa menimbulkan iritasi kulit dan tetap stabil selama satu bulan penyimpanan tanpa perubahan aroma maupun warna. Kandungan saponin menjadikan sabun ini biodegradable dan aman bagi lingkungan. Dengan karakteristik tersebut, sabun lerak berpotensi menjadi alternatif pembersih alami yang mendukung gerakan zero waste dan dapat dikembangkan sebagai produk rumah tangga berbasis lingkungan.
Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Bahan Dasar Pembuatan Pupuk Cair Ekoenzim untuk Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Tobing, Rachel Mia Novriyanti; Sagala, Dini Deswina; Sirait, Anggita Lydia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penumpukan sampah organik rumah tangga di Indonesia menunjukkan perlunya strategi pengelolaan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis. Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan sampah organik menjadi eco-enzyme melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji proses pembuatan eco-enzyme dari sampah organik serta menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman dengan menggunakan metode eksperimen kuantitatif sederhana. Percobaan dilakukan pada tanaman caisim (Brassica rapa var. parachinensis) yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: kelompok kontrol, kelompok dengan perlakuan M4 komersial, dan kelompok dengan perlakuan eco-enzyme hasil fermentasi kulit buah dan sisa sayuran. Sampel eco-enzyme difermentasi selama dua minggu sebelum diberikan pada tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi selama dua minggu menghasilkan eco-enzyme dengan perubahan karakteristik pH, aroma, dan warna yang menandakan aktivitas mikroba berjalan efektif. Pemberian eco-enzyme selama 14 hari memberikan peningkatan tinggi tanaman dan perkembangan jumlah daun yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, serta menunjukkan efektivitas yang sebanding dengan perlakuan M4. Temuan ini membuktikan bahwa eco-enzyme dapat berfungsi sebagai pupuk cair organik yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu, produksi eco-enzyme turut berkontribusi dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian ramah lingkungan.
Inovasi Pembuatan Produk Sabun Cuci Piring dari Limbah Minyak Jelantah dengan Kombinasi Ekstrak Daun Pandan dan Jeruk Nipis Harefa, Meilinda Suriani; Sinaga, Valerina Leo; Situmeang, Juwita; Marpaung, Stevani; Ariztotelez, Ariztotelez; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku sabun cuci piring merupakan langkah strategis dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi sabun cuci piring berbahan minyak jelantah dengan kombinasi ekstrak daun pandan dan jeruk nipis sebagai bahan alami beraroma segar dan berfungsi sebagai antibakteri. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahap analisis kebutuhan, formulasi produk, uji karakteristik, dan evaluasi kualitas sabun. Minyak jelantah disaring sederhana sebelum direaksikan dengan larutan KOH, kemudian ditambahkan ekstrak daun pandan dan air perasan jeruk nipis untuk meningkatkan aroma dan kemampuan pembersihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sabun menghasilkan tekstur yang stabil, tingkat pH aman (7–8), serta mampu membersihkan peralatan dapur secara efektif. Penambahan ekstrak pandan memberikan warna dan aroma alami, sementara jeruk nipis meningkatkan daya angkat lemak. Produk sabun yang dihasilkan dinilai aman, ekonomis, dan berpotensi menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah minyak jelantah di tingkat rumah tangga. Penelitian ini menegaskan bahwa limbah minyak jelantah berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna dan mampu mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap praktik ekonomi sirkular.
Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga dalam Produksi Pupuk Cair Ekoenzim Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Baeha, Nandita Septika; Mayvita, Balqis Aulia; Tambunan, Mesi; Laia, Nilfais; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga di Indonesia terus meningkat dan berkontribusi besar terhadap pencemaran lingkungan. Salah satu solusi berkelanjutan untuk mengatasinya adalah dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk cair ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan ekoenzim berbasis limbah organik rumah tangga serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica rapa var. parachinensis). Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan bahan kulit buah dan sisa sayuran yang difermentasi menggunakan gula merah dan air (3:1:10) selama dua minggu. Hasil fermentasi menghasilkan cairan berwarna kuning kecoklatan, beraroma asam manis, dan memiliki pH 3,5–4,5. Uji aplikasi menunjukkan tanaman caisim yang disiram ekoenzim tumbuh lebih cepat dan memiliki tinggi serta jumlah daun sejati lebih banyak dibanding tanaman kontrol. Penelitian ini membuktikan bahwa ekoenzim efektif sebagai pupuk organik cair ramah lingkungan yang dapat mengurangi limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Co-Authors Adeline Adeline, Adeline Adha, Nabila Putri Afrianita, Yessi Agustin, Suciati Al Azizah, Rohil Al Zahwa, Afitzka Alfiaturahmah, Viona Lutfia Ananda, Qamara Aulia Andini, Syarifah Angraini, Tia Annisa, Shafira Dwi Arbiansyah Arbiansyah, Arbiansyah Arida Susilowati Iswanto Aritonang, David Ariztotelez, Ariztotelez Aulia, Citra Azis, Tengku Abdillah Azzarah, Regita Asiah Baeha, Nandita Septika Br Sembiring, Samariana Damanik, M Ridha Safii Damanik, M Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Damanik, Muhammad Ridha Syafii Dao, Arungi Putra Darliandri, Darliandri Darwin P. Lubis, Darwin Daulay, M. Reza Fahlepi Durubanua, Derita Ramai Eleven Saputra Eling Tuhono Eni Yuniastuti Evitrisna, Evitrisna Fadilah, Ika Anggi Fadilah, Rayhan Fahmi, Muhammad Najmul Fajriyah, Nabila Fatih, Mhd. Zidan Aris Fazera, Della Fitra Yuda Pratama Ginting, M Rizky Pratama Gultom, Maria Joito Gultom, Qania Gultom, Windri P. Halim, Jennifer Harahap, Muhammad Alfi Harahap, Putri Ramadayanti Harefa, Agnes Enonita Harefa, Sri Aswinda Hasibuan, Hadomuan Hasibuan, Novita Annisah Hidayat, Syukrie Hutagalung, Galatia Valentin Hutapea, Angraini Oktavia Hutauruk, Mutiara Cristeofani Ilvaldo, Iqbal Khairunnisa Khairunnisa Laia, Nilfais Lase, Tri Wandani Lintang, Ahd Aidil Fazri Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani Lubis, Siti Nurhaliza Lumban Gaol, Riski Fanni Lumbantobing, Putri Lumbantobing, Rely Noviyanti Mahmuda, Rozi Manalu, Devi Rosalinda Manalu, Selly Marcelina Manik, Irene Anggreny Br. Manik, Lolona Manik, Suandro Margarethe, Grecia Marpaung, Stevani Matondang, Muhammad Farouq Ghazali Mayvita, Balqis Aulia Muftih, Anisa Muhammad Farouq Ghazali Matondang muhammad rizky, muhammad Nababan, Yolanda Naibaho, Annisa Azzahra Nainggolan, Richard Steven Nasution, Tri Wahyuni Niwanda, Anisa Nur Rohim Nurmala Berutu Octaviani, Kerin Sisca Pandiangan, Errason Pangaribuan, David Perdinan Permata Mei Kartika Pradana, Tengku Gilang Pramuja, Imam Pratama, Alvin Purba, Dwi Aulia Syafira Purba, Hetti Melinda Purba, Miranda Purba, Tondang Raja Pangihutan Putra, Mulhady Putri Rahmadani, Putri Putri, Nindy Asyifa Rahmadayanti, Rahmadayanti Rahmadi, M Taufik Rahmadi, Muhammad Taufik Rahmah, Mawaddah Ramadani, Yunda Fitri Restu Restu Rifqi Ulfah Nikmah Roy Eka Kurnia Telaumbanua Ryabtsev, Vladimir Ryan Pramana Sabela, Serli Sagala, Dini Deswina Salsabila, Gadis Salsabilla, Friska Saputri, Ayu Surya Saragih, Cahyani Oktavia Sari, Anggun Citra Sari, Naila Elfira Sari, Yetti Anita Sembiring, Joey Athana Sembiring, Yolanda Pratiwi Sendi Permana Siagian, Ester Tinor Julianty Siagian, Natalia Siboro, Laurentina Putri Puspita Siburian, Feny Cristanti Siburian, Prima Alexander Sihombing, Adesiana Sihombing, Erlina Teresia Sihombing, Goklas Sihombing, Ivan Rivaldo Simamora, Angelina Setia Simaremare, Ermas Simarmata, Claudia G. Natasya Simarmata, Gomoses Stevencus Simatupang, Evi Trisna Simbolon, Krisna Natalin Sinaga, Agnes Sinaga, Novida Hensary Sinaga, Putri Sinaga, Risdo Hotray Sinaga, Valerina Leo Sinurat, Ester Sipayung, Hadriadi Iskandar Sirait, Anggita Lydia Siregar, Kamaluddin Siregar, Risbue Sitanggang, Jonatan Pardamean Siti Aisyah Sitompul, Delon Situmeang, Juwita Suciani, Ayu Syahfitri, Nasha Astrid Syukri Hidayat Tambunan, Mesi Tania, Wulan Dira Tanjung, Putra Laksamana Tarigan, Sri Winensi Tijaman, Muhammad Hakim Tobing, Rachel Mia Novriyanti Try, Daniel Tuhono, Eling Tumiar Sidauruk Utami, Widya Astri Widya Asmara Yana, Rafika Yolanda, Mirza Yunus, Nur Rohim Zulkifli Nasution Zulkifli Nasution