Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BERALIHNYA MASYARAKAT DALAM PENGGUNAAN SUMUR GALIAN MENJADI SUMUR BOR DI KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS Hasibuan, Hadomuan; Harefa, Meilinda Suriani
Jurnal Samudra Geografi Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v8i1.9858

Abstract

This research investigates the reasons why people in Barumun District, Padang Lawas Regency, are switching from hand-dug wells to boreholes. Conducted in November 2023, the study used a qualitative approach, employing observations, questionnaires, and interviews with residents who have already made the switch. The findings reveal several key drivers for this change. Firstly, there is a desire for easier, faster, and more energy-efficient access to groundwater. Secondly, safety concerns, such as livestock falling into the hand-dug wells, play a significant role. Thirdly, the decline in groundwater levels has caused many hand-dug wells to dry up and become unreachable. The community perceives that replacing dry hand-dug wells with boreholes is an effective solution. Consequently, the role of hand-dug wells in the community has significantly diminished, with many no longer being used.
Pemanfaatan Limbah Dapur (Air Cucian Beras, Kulit Bawang dan Micin) Pembuatan Pupuk Cair Organik sebagai Upaya Pengelolaan Sampah dalam Rumah Tangga Lingkungan Hutapea, Angraini Oktavia; Fajriyah, Nabila; Ananda, Qamara Aulia; Rizky, Muhammad; Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukrie
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga terutama limbah organik seperti sisa makanan, kulit sayuran, dan air cucian dapur, menjadi salah satu penyumbang terbesar volume sampah di Indonesia. Pengelolaan yang tidak tepat dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan emisi gas metana yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah dapur berupa air cucian beras, kulit bawang, dan monosodium glutamat (micin) sebagai bahan dasar pembuatan pupuk cair organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimen dengan tahapan pembuatan, fermentasi, dan pengamatan hasil pupuk cair organik selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ketiga bahan menghasilkan pupuk cair berwarna cokelat tua kehitaman dengan aroma asam ringan dan tekstur homogen, menandakan proses fermentasi berlangsung sempurna. Pupuk cair tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro yang penting bagi pertumbuhan tanaman seperti nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), dan magnesium (Mg). Kesimpulannya, pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk cair organik merupakan inovasi yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga berbasis konsep zero waste dan pertanian berkelanjutan.
Pembuatan dan Uji Sederhana Sabun Alami dari Buah Lerak (Sapindus Rarak) sebagai Produk Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Harefa, Agnes Enonita; Sihombing, Goklas; Lumbantobing, Rely Noviyanti; Purba, Dwi Aulia Syafira; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran lingkungan akibat penggunaan deterjen sintetis yang mengandung surfaktan non-biodegradable seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kualitas air dan kesehatan ekosistem. Sebagai alternatif ramah lingkungan, penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menguji karakteristik sabun alami berbahan dasar buah lerak (Sapindus rarak) yang mengandung saponin sebagai biosurfaktan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan eksperimen sederhana untuk mengamati warna, tekstur, aroma, daya pembersih, busa, dan kestabilan penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun lerak memiliki warna cokelat, tekstur cair dengan viskositas sedang, serta busa ringan yang stabil. Penambahan lemon dan serai meningkatkan aroma dan memberikan efek antibakteri alami. Sabun mampu membersihkan noda ringan tanpa menimbulkan iritasi kulit dan tetap stabil selama satu bulan penyimpanan tanpa perubahan aroma maupun warna. Kandungan saponin menjadikan sabun ini biodegradable dan aman bagi lingkungan. Dengan karakteristik tersebut, sabun lerak berpotensi menjadi alternatif pembersih alami yang mendukung gerakan zero waste dan dapat dikembangkan sebagai produk rumah tangga berbasis lingkungan.
Pemanfaatan Sampah Organik sebagai Bahan Dasar Pembuatan Pupuk Cair Ekoenzim untuk Mendukung Pertanian Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Tobing, Rachel Mia Novriyanti; Sagala, Dini Deswina; Sirait, Anggita Lydia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya penumpukan sampah organik rumah tangga di Indonesia menunjukkan perlunya strategi pengelolaan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis. Salah satu inovasi yang berkembang adalah pemanfaatan sampah organik menjadi eco-enzyme melalui proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji proses pembuatan eco-enzyme dari sampah organik serta menganalisis pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman dengan menggunakan metode eksperimen kuantitatif sederhana. Percobaan dilakukan pada tanaman caisim (Brassica rapa var. parachinensis) yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan: kelompok kontrol, kelompok dengan perlakuan M4 komersial, dan kelompok dengan perlakuan eco-enzyme hasil fermentasi kulit buah dan sisa sayuran. Sampel eco-enzyme difermentasi selama dua minggu sebelum diberikan pada tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi selama dua minggu menghasilkan eco-enzyme dengan perubahan karakteristik pH, aroma, dan warna yang menandakan aktivitas mikroba berjalan efektif. Pemberian eco-enzyme selama 14 hari memberikan peningkatan tinggi tanaman dan perkembangan jumlah daun yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, serta menunjukkan efektivitas yang sebanding dengan perlakuan M4. Temuan ini membuktikan bahwa eco-enzyme dapat berfungsi sebagai pupuk cair organik yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman. Selain itu, produksi eco-enzyme turut berkontribusi dalam mengurangi sampah organik rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian ramah lingkungan.
Inovasi Pembuatan Produk Sabun Cuci Piring dari Limbah Minyak Jelantah dengan Kombinasi Ekstrak Daun Pandan dan Jeruk Nipis Harefa, Meilinda Suriani; Sinaga, Valerina Leo; Situmeang, Juwita; Marpaung, Stevani; Ariztotelez, Ariztotelez; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku sabun cuci piring merupakan langkah strategis dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menghasilkan produk ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formulasi sabun cuci piring berbahan minyak jelantah dengan kombinasi ekstrak daun pandan dan jeruk nipis sebagai bahan alami beraroma segar dan berfungsi sebagai antibakteri. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahap analisis kebutuhan, formulasi produk, uji karakteristik, dan evaluasi kualitas sabun. Minyak jelantah disaring sederhana sebelum direaksikan dengan larutan KOH, kemudian ditambahkan ekstrak daun pandan dan air perasan jeruk nipis untuk meningkatkan aroma dan kemampuan pembersihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sabun menghasilkan tekstur yang stabil, tingkat pH aman (7–8), serta mampu membersihkan peralatan dapur secara efektif. Penambahan ekstrak pandan memberikan warna dan aroma alami, sementara jeruk nipis meningkatkan daya angkat lemak. Produk sabun yang dihasilkan dinilai aman, ekonomis, dan berpotensi menjadi alternatif ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah minyak jelantah di tingkat rumah tangga. Penelitian ini menegaskan bahwa limbah minyak jelantah berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna dan mampu mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap praktik ekonomi sirkular.
Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga dalam Produksi Pupuk Cair Ekoenzim Ramah Lingkungan Harefa, Meilinda Suriani; Baeha, Nandita Septika; Mayvita, Balqis Aulia; Tambunan, Mesi; Laia, Nilfais; Darliandri, Darliandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik rumah tangga di Indonesia terus meningkat dan berkontribusi besar terhadap pencemaran lingkungan. Salah satu solusi berkelanjutan untuk mengatasinya adalah dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk cair ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan ekoenzim berbasis limbah organik rumah tangga serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica rapa var. parachinensis). Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan bahan kulit buah dan sisa sayuran yang difermentasi menggunakan gula merah dan air (3:1:10) selama dua minggu. Hasil fermentasi menghasilkan cairan berwarna kuning kecoklatan, beraroma asam manis, dan memiliki pH 3,5–4,5. Uji aplikasi menunjukkan tanaman caisim yang disiram ekoenzim tumbuh lebih cepat dan memiliki tinggi serta jumlah daun sejati lebih banyak dibanding tanaman kontrol. Penelitian ini membuktikan bahwa ekoenzim efektif sebagai pupuk organik cair ramah lingkungan yang dapat mengurangi limbah rumah tangga sekaligus meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Perbandingan Daya Bersih Sabun Alami Lerak sebagai Sabun Ramah Lingkungan dengan Deterjen Sintetis untuk Mencuci Pakaian Harefa, Meilinda Suriani; Margarethe, Grecia; Siagian, Ester Tinor Julianty; Gultom, Qania; Lintang, Ahd Aidil Fazri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan kemampuan sabun alami dari buah lerak dengan deterjen sintetis dalam mencuci pakaian, serta meneliti dampak keduanya terhadap warna pakaian, kondisinya setelah dicuci, dan efek terhadap lingkungan dari limbah pencucian. Sabun lerak yang mengandung saponin alami terbukti bagus untuk membersihkan kotoran ringan dan minyak tanpa merusak warna maupun serat kain, terutama pada bahan yang lembut seperti batik dan sutra. Selain itu, sabun lerak mudah dibilas dan ramah lingkungan karena dapat melarut dengan cepat dan tidak meninggalkan limbah beracun. Berbeda dengan itu, deterjen sintetis lebih efektif untuk menghilangkan noda yang membandel, tetapi bisa membuat warna pakaian cepat memudar, merusak serat bahan, serta meninggalkan bahan kimia yang bisa menyebabkan iritasi kulit. Selain itu, penggunaan deterjen sintetis juga merugikan lingkungan karena limbahnya sulit terurai dan kemasannya berbahan plastik. Penelitian ini menggunakan metode uji perbandingan dengan pendekatan observasi dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun lerak cocok digunakan untuk mencuci pakaian sehari-hari yang memiliki noda ringan dan bahan peka, sedangkan deterjen sintetis lebih tepat untuk noda berat, namun dengan memperhatikan dampak terhadap lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini menegaskan bahwa sabun lerak memiliki potensi sebagai alternatif pembersih yang ramah lingkungan.
Strategi Pemasaran Dessert Box By Sweetydessert dalam Meningkatkan Minat Konsumen Lumban Gaol, Riski Fanni; Br Sembiring, Samariana; Andini, Syarifah; Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukri
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1952

Abstract

Dalam penelitian ini, strategi pemasaran digital yang digunakan Sweetydessert untuk mempromosikan produk dessert box dan bagaimana pelanggan melihatnya. Data diperoleh melalui dokumentasi promosi, observasi media sosial, dan wawancara menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Studi menunjukkan bahwa Instagram dan WhatsApp Story adalah media yang paling efektif untuk menarik perhatian dan mendorong minat beli pelanggan, terutama mahasiswa. Keberhasilan promosi bergantung pada konten visual yang menarik, respons cepat, dan rasa produk yang sesuai selera pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemasaran digital dapat menjadi strategi yang efisien bagi usaha kuliner mahasiswa untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Analisis Proses Pengolahan dan Karakteristik Sweety Dessert Box Ditinjau dari Bahan, Bentuk, dan Teknik Penyajian Harefa, Meilinda Suriani; Hidayat, Syukri; Hutauruk, Mutiara Cristeofani; Asmara, Widya; Khairunnisa, Khairunnisa; Purba, Tondang Raja Pangihutan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembuatan serta ciri khas dessert box dari segi bahan, bentuk, dan cara penyajian. Dessert box adalah makanan manis modern yang semakin digemari karena memadukan rasa, tekstur, dan tampilan yang menarik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengamati langsung seluruh proses pembuatan Sweety Dessert Box, mulai dari pemilihan bahan, teknik mencampur, pembuatan fla, penataan lapisan, hingga proses pendinginan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan yang digunakan seperti susu cair full cream, gula pasir, susu kental manis, keju, tepung maizena, serta Oreo dan biskuit sangat berpengaruh terhadap rasa creamy, aroma khas, dan tekstur fla yang lembut. Bentuk akhir produk menunjukkan struktur berlapis yang rapi dan kokoh, sementara teknik penyajian melalui pendinginan dan kemasan kedap udara membantu mempertahankan tampilan menarik serta kualitas rasa yang optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa proses pembuatan yang tepat dan pemilihan bahan berkualitas sangat memengaruhi kualitas dessert box, sehingga produk ini memiliki potensi dikembangkan sebagai usaha kuliner rumahan maupun UMKM.
Potensi Masjid Raya Al-Mashun Sebagai Destinasi Pariwisata Sejarah di Kota Medan Harefa, Meilinda Suriani; Sari, Naila Elfira; Siburian, Feny Cristanti; Purba, Hetti Melinda; Sembiring, Joey Athana; Al Azizah, Rohil
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi sejarah, arsitektur, dan nilai budaya Masjid Raya Al-Mashun sebagai destinasi pariwisata sejarah di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, arsip digital, serta berita kredibel melalui Google Scholar, Garuda, DOAJ, dan repositori daring. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Raya Al-Mashun memiliki nilai sejarah kuat sebagai warisan Kesultanan Deli dan bagian dari perkembangan awal Kota Medan. Dari sisi arsitektur, masjid memperlihatkan perpaduan gaya Moorish, Mughal, Turki, dan Eropa dengan penggunaan material impor seperti marmer Italia dan kaca patri Belgia. Secara budaya, masjid tetap menjadi pusat aktivitas keagamaan dan identitas Melayu. Temuan ini menegaskan potensi besar masjid sebagai objek wisata sejarah.
Co-Authors Adeline Adeline, Adeline Adha, Nabila Putri Afrianita, Yessi Agustin, Suciati Al Azizah, Rohil Al Zahwa, Afitzka Alfiaturahmah, Viona Lutfia Ananda, Qamara Aulia Andini, Syarifah Angraini, Tia Annisa, Shafira Dwi Arbiansyah Arbiansyah, Arbiansyah Arida Susilowati Iswanto Aritonang, David Ariztotelez, Ariztotelez Aulia, Citra Azis, Tengku Abdillah Azzarah, Regita Asiah Baeha, Nandita Septika Batubara, Rina Mawardah Br Sembiring, Samariana Damanik, M Ridha Safii Damanik, M Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Damanik, Muhammad Ridha Syafii Dao, Arungi Putra Darliandri, Darliandri Darwin P. Lubis, Darwin Daulay, M. Reza Fahlepi Durubanua, Derita Ramai Eleven Saputra Eling Tuhono Evitrisna, Evitrisna Fadilah, Ika Anggi Fadilah, Rayhan Fajriyah, Nabila Fatih, Mhd. Zidan Aris Fazera, Della Fitra Yuda Pratama Ginting, M Rizky Pratama Gultom, Maria Joito Gultom, Qania Gultom, Windri P. Halim, Jennifer Harahap, Muhammad Alfi Harahap, Putri Ramadayanti Harefa, Agnes Enonita Harefa, Sri Aswinda Hasibuan, Hadomuan Hasibuan, Novita Annisah Hidayat, Syukrie Hutagalung, Galatia Valentin Hutapea, Angraini Oktavia Hutauruk, Mutiara Cristeofani Ilvaldo, Iqbal Khairunnisa Khairunnisa Laia, Nilfais Lase, Tri Wandani Lintang, Ahd Aidil Fazri Luahambowo, Kerin Sisca Octaviani Lubis, Siti Nurhaliza Lumban Gaol, Riski Fanni Lumbantobing, Putri Lumbantobing, Rely Noviyanti Mahmuda, Rozi Manalu, Devi Rosalinda Manalu, Selly Marcelina Manik, Irene Anggreny Br. Manik, Lolona Manik, Suandro Margarethe, Grecia Marpaung, Stevani Matondang, Muhammad Farouq Ghazali Mayvita, Balqis Aulia Muftih, Anisa Muhammad Farouq Ghazali Matondang muhammad rizky, muhammad Nababan, Yolanda Naibaho, Annisa Azzahra Nainggolan, Richard Steven Nasution, Tri Wahyuni Nikmah, Rifqi Ulfatun Niwanda, Anisa Nur Rohim Nurmala Berutu Octaviani, Kerin Sisca Pandiangan, Errason Pangaribuan, David Perdinan Permata Mei Kartika Pramuja, Imam Pratama, Alvin Purba, Dwi Aulia Syafira Purba, Hetti Melinda Purba, Miranda Purba, Tondang Raja Pangihutan Putra, Mulhady Putri Rahmadani, Putri Putri, Nindy Asyifa Rahmadayanti, Rahmadayanti Rahmadi, M Taufik Rahmah, Mawaddah Ramadani, Yunda Fitri Restu Restu Rifqi Ulfah Nikmah Roy Eka Kurnia Telaumbanua Ryabtsev, Vladimir Ryan Pramana Sabela, Serli Sagala, Dini Deswina Salsabila, Gadis Salsabilla, Friska Saputri, Ayu Surya Saragih, Cahyani Oktavia Sari, Anggun Citra Sari, Naila Elfira Sari, Yetti Anita Sembiring, Joey Athana Sembiring, Yolanda Pratiwi Sendi Permana Siagian, Ester Tinor Julianty Siagian, Natalia Siboro, Laurentina Putri Puspita Siburian, Feny Cristanti Siburian, Prima Alexander Sihombing, Adesiana Sihombing, Erlina Teresia Sihombing, Goklas Sihombing, Ivan Rivaldo Simamora, Angelina Setia Simaremare, Ermas Simarmata, Claudia G. Natasya Simarmata, Gomoses Stevencus Simatupang, Evi Trisna Simbolon, Krisna Natalin Sinaga, Agnes Sinaga, Novida Hensary Sinaga, Putri Sinaga, Risdo Hotray Sinaga, Valerina Leo Sinurat, Ester Sipayung, Hadriadi Iskandar Sirait, Anggita Lydia Siregar, Kamaluddin Siregar, Risbue Sitanggang, Jonatan Pardamean Siti Aisyah Sitompul, Delon Situmeang, Juwita Suciani, Ayu Syahfitri, Nasha Astrid Syukri Hidayat Tambunan, Mesi Tania, Wulan Dira Tanjung, Putra Laksamana Tarigan, Sri Winensi Tijaman, Muhammad Hakim Tobing, Rachel Mia Novriyanti Try, Daniel Tuhono, Eling Tumiar Sidauruk Utami, Widya Astri Widya Asmara Yana, Rafika Yolanda, Mirza Yunus, Nur Rohim Zulkifli Nasution Zulkifli Nasution