Claim Missing Document
Check
Articles

Keputusan Bupati Tapanuli Selatan Terhadap Perselisihan Suara Pada Pilkades di Desa Simangambat Perspektif Siyasah Dusturiyah (Studi Putusan PTUN No.43/G/2023/PTUN.MDN) Akbar Matondang, Ilham; Ramadani
UNES Law Review Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v7i2.2364

Abstract

Dalam proses pemilihan kepala desa (pilkades) tidak lepas dari permasalahan yang sering terjadi yakni perselisihan pada jumlah suara masing-masing calon kepala desa. Tujuannya untuk mengetahui peraturan perundang-undangan yang berlaku dan putusan peradilan tata usaha negara nomor 43/G/2023/PTUN.MDN serta ditinjau dari perspektif siyasah dusturiyah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yakni meneliti dan menganalisis secara langsung sebagai sumber data primer serta menganalisis buku, jurnal, artikel ilmiah, berita, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan permasalahan yang ada sebagai sumber data skunder. Pada saat penghitungan suara panitia pemilihan kepala desa simangambat tidak memperlihatkan surat suara yang dinyatakan batal kepada para saksi yang ternyata tercoblos pada empat titik secara vertikal dan seharusnya sah sehingga atas tindakan ini telah melanggar kostitusi. Dapat disimpukan atas penjelasan tersebut bahwa surat Keputusan Bupati Tapanuli Selatan terkait pengangkatan kepala desa didesa simangambat berdasarkan putusan PTUN nomor 43/G/2023/PTUN.MDN dinyatakan batal dan dicabut karena tidak sesuai dengan konstitusi yang berlaku. Adapun perspektif siyasah dusturiyah terkait lembaga PTUN dan al-mazhalim mempunyai kedudukan yang sama. Tetapi keputusan Bupati Tapanli Selatan dinilai tidak sejalan dengan prinsip dan asas-asas yang ada dalam fiqih siyasah yaitu asas amanah dan asas keadilan.
Analisis Implementasi Problem Based Learning (PBL) Berbasis Hots Untuk Meningkatkan Berfikir Kreatif Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Di SDN 060874 Medan Suyit Ratno; Shyaillah Fadillah; Ramadani; Elmaria Situmeang; Azzahrawani, Fatharisa; Maymunah Pos Pos; Paskah Valerius Sagala; Regina Yolanda Naibaho
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem Based Learning (PBL) adalah metode pembelajaran yang menekankan pada siswa dan mendorong partisipasi aktif mereka dalam belajar dengan cara menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Lewat tahap orientasi masalah, penyelidikan, pembuatan solusi, dan penilaian, siswa didorong untuk berpikir kritis, analitis, dan kreatif saat mencari solusi inovatif untuk masalah yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan model Problem Based Learning (PBL) yang berfokus pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 060874 Medan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk mengumpulkan informasi tentang topik yang terdapat dalam jurnal ini. Metode observasi digunakan untuk mengamati fenomena dan perilaku yang berkaitan dengan isu penelitian. Kemudian, peneliti melakukan wawancara dengan seorang guru di SD 060874. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL yang berorientasi pada HOTS mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Siswa tidak hanya diwajibkan untuk mengingat informasi, tetapi juga untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi yang efektif. Proses kolaboratif dalam PBL merangsang tukar pikiran dan sudut pandang yang beragam, sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam menghasilkan gagasan-gagasan kreatif. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan PBL yang berbasis HOTS, yang dapat mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan sulit di masa depan.  
MENINGKATKAN KESADARAN MAHASISWA TENTANG WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK BANGSA MELALUI INFOGRAFIS Maymunah pos pos; Waliyul Maulana Siregar; Paskah Valerius Sagala; Elmaria Situmeang; Ramadani; Fatharisa Azzahrawani; Regina Yolanda Naibaho
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wawasan Nusantara berfungsi sebagai landasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan globalisasi dan pengaruh budaya asing yang semakin kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan infografis dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap wawasan Nusantara sebagai konsep geopolitik bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan studi literatur atau pengkajian dokumen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah Observasi, wawancara dan studi pustaka dengan mengumpulkan sumber-sumber data yang bisa digunakan dalam penelitian tersebut. Wawancara yang dilakukan berada di lingkungan kampus sekitar dengan beberapa nara sumber yang terdiri 8 mahasiswa. Dengan 4 orang mahasiswa UNIMED dan 4 orang mahasiswa UINSU Dalam pembuatan infografik, konsisten dapat dicapai melalui kebutuhan pada gaya (styleguide). Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis dapat menjadi alat yang efektif dalam menyampaikan berbagai aspek Wawasan Nusantara, seperti kesatuan wilayah, keberagaman budaya, sejarah perjuangan bangsa, dan potensi sumber daya alam Indonesia. Selain itu, teknologi digital berperan penting dalam mendukung produksi dan distribusi infografis, memungkinkan penyebarannya ke khalayak yang lebih luas, termasuk melalui media sosial. Dengan demikian, penggunaan infografis dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap Wawasan Nusantara tetapi juga mendorong kita untuk lebih memahami dan menghargai pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Inovasi ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter kebangsaan generasi muda yang tangguh di tengah tantangan global.  
The Effectiveness of Learning with the Team Based Project Method in the Decision Making Technique Course by Using the Product Oriented Module Wijaya, Kinanti; Siregar, Syafiatun; Sutrisno; Yuzni, Siti Zulfa; Sari, Ruri Aditya; Idris, Iswandi; Ramadani
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 23 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v23i3.22907

Abstract

The purpose of this study is (a) to identify learning using the team-based project method implemented in practical courses using product-oriented modules in vocational education. (b) to know the level of effectiveness of learning with the team-based project method implemented in practical courses using a product-oriented module in Vocational Education. This study used research related to this study, which were all students who were taking the Decision-Making Technique course. The number of research samples was 60 people (2 classes) of the 2018 Business Administration study program as a field test, 9 people as a small group test and 3 people for an individual test. The results showed that from the material expert, 4 aspects were assessed in the material expert test, namely the material aspect, the quiz question aspect, the linguistic aspect and the implementation aspect. The material aspect has a higher percentage value than the other three aspects, namely 85.45%, then the questions and quiz aspects and the implementation aspect have 80%, while the linguistic aspect has 60%. With this percentage value, the overall assessment of the material experts assesses that this learning media was considered "Eligible" to be developed. Based on the results of the t-test calculations, data obtained that tcount> ttable or 5,868> 2,0172 or in other words H0 is rejected and Ha is accepted, it can be concluded that the learning outcomes using Learning Methods of Team Based Learning on practice course with Product-Oriented Module was higher than students who were taught without using Learning Method of Team Based Learning In practical courses with Product-Oriented Modules with the effectiveness of using Learning Methods of Team Based Learning In practical courses with Product-Oriented Modules of 88,5667% .
ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 220/PHPU.WAKO.XXIII/2025 TERHADAP SENGKETA HASIL PEMILIHAN WALI KOTA MEDAN TERHADAP KEADILAN SUBSTANTIF PERSPEKTIF SIYASAH QADHAIYYAH Saufina, Dina; Ramadani
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 220/PHPU.WAKO.XXIII/2025 terkait sengketa hasil Pemilihan Wali Kota Medan, dengan fokus pada sejauh mana putusan tersebut mencerminkan keadilan substantif dalam perspektif siyasah qadhaiyyah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya bencana banjir yang menghalangi ribuan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya, sementara Mahkamah Konstitusi menolak permohonan Paslon 2 dengan alasan tidak memenuhi syarat ambang batas selisih suara. Dalam Penelitian ini maka Rumusan Masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana analisis Mahkamah Konstitusi dalam memutus sengketa hasil Pemilihan Wali Kota Medan berdasarkan Putusan Nomor 220/PHPU.WAKO.XXIII/2025? Bagaimana tinjauan siyasah qadhaiyyah terhadap keadilan substantif dalam putusan tersebut?. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan yuridis sosiologis, serta analisis kualitatif terhadap putusan MK, peraturan perundang-undangan, dan literatur fikih siyasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MK lebih menekankan keadilan prosedural daripada substantif, sehingga hak politik warga terdampak bencana kurang terlindungi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformulasi aturan ambang batas suara serta integrasi nilai siyasah qadhaiyyah dalam sistem hukum pemilu Indonesia.
Kalibrasi dan analisis ketidakpastian pengukuran sensor temperatur DHT22 menggunakan termometer digital terkalibrasi sebagai alat referensi Sandia Yudha, Viki; Supriyono, Toto; Ghani M, Januar; Rizky Ferdiansyah, Yusuf; Ramadani; Mardiawan, Fajri; Fatah Al Munawar, Rafli
KOLECER Scientific Journal of Mechanical Engineering Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/ksjme.v1i2.39427

Abstract

The DHT22 digital temperature sensor is widely used in environmental monitoring, building automation, and Internet of Things (IoT) applications due to its low cost and ease of integration. However, its measurement accuracy and precision are limited by manufacturing variability, environmental conditions, and component ageing, which can lead to systematic errors. Therefore, calibration accompanied by measurement uncertainty analysis is required to ensure reliable temperature data. In this study, a DHT22 temperature sensor was calibrated using a calibrated digital thermometer as a reference instrument through a direct comparison method at several temperature points within the sensor’s operating range. Linear regression was applied to derive a correction equation, while measurement error and Type A and Type B uncertainties were evaluated to determine the combined measurement uncertainty. The results show that, before calibration, the DHT22 sensor exhibited a temperature-dependent bias, with errors exceeding 1 °C at medium to high temperatures. The application of the regression-based correction significantly reduced measurement errors and improved agreement with the reference values, as indicated by a high coefficient of determination (R² = 0.998). The combined measurement uncertainty was found to lie within a moderate accuracy range and to increase with temperature, with dominant contributions from measurement repeatability and reference instrument uncertainty. Consequently, the calibrated DHT22 sensor can be more reliably employed in environmental temperature measurement applications requiring moderate accuracy.
Implementasi dan Analisa Security Hardening pada Server Linux Menggunakan Ansible Ramadani; Adityas Widjajarto; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v3i2.9911

Abstract

Otomatisasi proses hardening keamanan jaringan semakin penting dalam menghadapi ancaman siber yang kian kompleks dan dinamis. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas otomatisasi menggunakan Ansible dibandingkan dengan metode manual dalam penerapan security hardening pada sistem operasi Linux Ubuntu. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi efisiensi waktu, konsistensi, dan kemudahan penerapan kebijakan keamanan antara kedua metode tersebut. Metode penelitian melibatkan tahapan identifikasi masalah, formulasi hipotesis, serta pengujian perbandingan waktu antara metode manual dan otomatis, disertai analisis hasil. Proses hardening dilakukan pada beberapa virtual machine (VM) dengan menggunakan Ansible playbook dan metode manual. Konfigurasi manual melibatkan penerapan pengaturan keamanan secara langsung melalui antarmuka sistem, sementara konfigurasi otomatis menggunakan Ansible menerapkan kebijakan keamanan secara serentak melalui playbook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ansible menyelesaikan tugas hardening secara signifikan lebih cepat, seperti konfigurasi firewall yang hanya memakan waktu 10 detik dan 92 milidetik, dibandingkan dengan metode manual yang memakan waktu 1 menit, 38 detik, dan 45 milidetik. Meski setup awal Ansible membutuhkan 16 menit dan 18,99 detik, hasil ini menegaskan bahwa otomatisasi dengan Ansible tidak hanya mempercepat proses hardening secara keseluruhan, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan manusia dan memastikan konsistensi dalam penerapan kebijakan keamanan, terutama dalam skala besar.
Legitimacy of Sub-Minimum Sentencing in Narcotics Cases: An Analysis of Judicial Discretion from the Perspectives of Positive Law and Islamic Criminal Law Ahmad Farhan Jumain; Ramadani
Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam Vol.11 No.1 (2026)
Publisher : Program Studi Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah dan Hukum Islam IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ajmpi.v11i1.10932

Abstract

This article examines the legitimacy of sub-minimum sentencing in narcotics cases through a normative analysis of Indonesian Supreme Court Decision No. 4634 K/Pid.Sus/2023, which imposed a sentence below the statutory minimum prescribed under Article 112 of Law No. 35 of 2009. Employing a doctrinal legal method with comparative analysis and systematic literature review, the study evaluates judicial reasoning across the District Court, High Court, and Supreme Court levels. The findings indicate that, from the perspective of positive law, the decision potentially undermines the principles of legality and legal certainty due to the absence of a clear normative basis for departing from the mandatory minimum, thereby increasing the risk of sentencing disparity. Conversely, from the perspective of Islamic criminal law, the decision attains normative legitimacy within the framework of taʿzīr and maqāṣid al-sharīʿah, particularly the protection of intellect (ḥifẓ al-ʿaql), which prioritizes proportionality and rehabilitative objectives for drug users. Nevertheless, this legitimacy is procedurally weakened by the lack of objective supporting evidence, notably a medical or clinical assessment as a prerequisite for judicial ijtihād. This article proposes an integrative model in the form of a minimum evidentiary checklist and mandatory clinical assessment to ensure that judicial discretion remains legally accountable while coherently reconciling substantive justice, legal certainty, and Islamic normative principles.
Abolisi Dan Amnesti: Implikasinya Terhadap Independensi Kekuasaan Kehakiman dalam Siyasah Qada’iyyah di Indonesia Az-Dzahabi, Gibran; Ramadani
Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam Vol. 15 No. 1 (2026): Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/mqsd.v15i1.30434

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pemberian abolisi dan amnesti oleh Presiden terhadap independensi kekuasaan kehakiman dalam kerangka Siyasah Qada’iyyah. Masalah yang ditelaah adalah apakah intervensi eksekutif yang menghentikan proses penuntutan atau menghapus akibat pidana saat peradilan masih berjalan menggerus kemandirian hakim dan prinsip checks and balances. Tujuan penelitian meliputi analisis dasar normatif, penilaian dampak praktis terhadap otoritas yudikatif, dan evaluasi kesesuaian tindakan tersebut menurut fikih siyasah. Metode yang dipakai adalah yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kajian konsep, serta studi kasus melalui telaah dokumen dan literatur fikih. Hasil menunjukkan bahwa meskipun pengampunan negara sah secara formal, penerapannya pada perkara yang belum inkracht berisiko melemahkan peradilan dan menurunkan kepercayaan publik kecuali bila terbukti membawa maslahat umum yang jelas. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian Siyasah Qada’iyyah dengan kriteria evaluatif baru; secara praktis, temuan ini menawarkan pedoman bagi pembuat kebijakan dan pengelola peradilan untuk menyelaraskan hak prerogatif pengampunan dengan perlindungan independensi yudisial. Kata Kunci: Abolisi; Amnesti; Independensi Kehakiman; Siyasah Qada’iyyah; Hak Prerogatif Presiden.
Pendekatan Teknik Sosial dalam Edukasi DAGUSIBU untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Donggala Akbar, Muhammad Hajar; Rianti; Ramadani; Cahya Wulandari, Devita Sari; Akbar; Ilcham
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 4 No 01 (2025): Edisi Juni Tahun 2025 ANOA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v4i01.1237

Abstract

The DAGUSIBU (Obtain, Use, Store, Dispose) medication counseling and education program in Donggala Village, Wolo District, Kolaka Regency, aims to enhance community knowledge and awareness of proper medication use. This initiative is motivated by the low level of public understanding regarding medication management, which often negatively impacts individual and environmental health. The program employs a participatory approach, involving lectures, discussions, simulations, and Q&A sessions, supported by a mixed-method research design combining qualitative and quantitative approaches. The results showed a significant increase in participants' understanding after the counseling, particularly in obtaining medications from official sources and using medications according to medical guidance. Direct practice simulations proved effective in facilitating behavioral change. Despite challenges such as varying levels of health literacy, the program successfully encouraged positive changes in daily medication use and highlighted the importance of continuous education. The DAGUSIBU education model can be applied in other areas to foster healthier and more responsible medication management practices within communities.
Co-Authors , Waliyul Maulana Siregar Abubakar Arief Adityas Widjajarto Ahmad Azril Akbar Ahmad Farhan Jumain Akbar Akbar Matondang, Ilham Akbar, Muhammad Hajar Alfarizi, Ilham Alvito Bastanta Amir Hamdani Anggraeni , Dewi Aras Firdaus Ardina Arnolt Kristian Pakpahan, Arnolt Kristian Az-Dzahabi, Gibran Azizatuz Zahro Azukma, Khairul Fadhli Azzahrawani, Fatharisa Brahmana, Febi Febonecci S. Butar, Rini Andriani Cahya Wulandari, Devita Sari Dalimunthe, Ritha F. Dede Kurniawan Diniyah Rizkiyanti Zebua Dizar , Shafrani Durahman Marpaung Elmaria Situmeang Eva Syahfitri Nasution, Eva Syahfitri Fadli Nurfajar Fatah Al Munawar, Rafli Fatharisa Azzahrawani Fyka, Samsul Alam Gerald Elisa Munthe Ghani M, Januar Gina Harahap, Nafsiyah Agustina Hermawan, Mhd Anggi Hilda Yanti Br Torus Pane Ice Desvikayati Ilcham Indra Prastya Iswandi Idris Kelvin Ramadhan Kinanti Wijaya, Kinanti Lisda Pebriyanti M. Yogi Riyantama Isjoni Magetsari, Ovy Noviati Nuraini Mahesa Birawa Mardiawan, Fajri Maymunah Pos Pos Meutia Nauly Mhd Ansor Lubis Muhamad Suhendra Muhammad Arif Muhammad Faiz Abdullah Muhammad Nazir Muhammad Rizal Abdul Aziz muhammad safrizal Muhammad Zaky Shafwan Abdurrahman Muslim Harahap Muzdalifah Nabil Al-Farid Nasution, Muhammad Syauqi Naufal Fawwazi Ni'mah Harahap, Aflah Nilawati , Yuana Jatu Nisyatu Zahra Azharani Nurhaliza Oktopanda Paskah Valerius Sagala Perani Rosyani Pratomo , Luki Adiati Ratno, Suyit Regina Yolanda Naibaho Rhiki Budianto Rianti Rizky Ferdiansyah, Yusuf Rizky Putra, Rizky Rodia, Harahap Rodiatul Hasanah Siregar Rubby Ramadhani Sahril Amin Lubis Sandia Yudha, Viki Sari, Ruri Aditya Saufina, Dina Sausanto, Angelica Dea Shyaillah Fadillah Siregar, Hairani Siregar, Muhammad Bangun Siti Zulfa Yuzni Sufyarma Mursidi SUTRISNO Syafiatun Siregar Syahrul Affan Tagor Indra Mulia Lubis Tarigan , Alvito Basnanta Toto Supriyono, Toto Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Yeni Karneli Yulfanni Br. Tarigan, Ririn Yusriadin, Yusriadin ZULIAH, AZMIATI