Claim Missing Document
Check
Articles

KONTROL TRACKER SINAR NADIR MATAHARI MENGGUNAKAN METODE LINIER SCISSOR JACK ARRAY REFLEKTIF UNTUK KONSENTRATOR FRESNEL FOKUS DIAM Budhy Setiawan; Gus Dwi Ganjar Subangkit; Yulianto Yulianto
JURNAL ELTEK Vol 15 No 2 (2017): ELTEK Vol 15 No 2
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.706 KB)

Abstract

Permasalahan pada sistem CSP (Concentrated Solar Power) proses konversi menjadi panas masih membutuhkan gerakan kosentrator yang mengikuti pergerakan matahari, sedangkan dilihat dari berat dan dimensi konversi yang besar mengakibatkan energi yang dibutuhkan untuk menggerakan kosentrator membutuhkan banyak energi, maka dari itu dibuatlah sistem array reflektif. Akan tetapi model mekanisme penggerak array tanpa Scissor Jack berada pada proses pembelokan sinar matahari yang tidak maksimal yang disebabkan oleh jarak yang dekat antar reflektor. Jarak yang dekat membuat pemantulan cahaya mengenai reflektor di sebelahnya. Sehingga yang seharusnya dibutuhkan pemantulan yang tinggi menjadi proses pemantulan lemah. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan cara merenggangkan jarak antar reflektor.Dengan solusi ini, cahaya terpantul tidak akan mengenai reflektor disebelahnya. Scissor Jack sebagai mekanisme untuk merenggangkan jarak antar reflektor dan juga sebagai pengatur kemiringan dari reflektor.Dengan begitu penyerapan pada kosentrator menjadi tinggi dan di dapat suhu pada titik fokus yang besar. Hasil penelitian menunjukan bahwa perubahan sudut gerak matahari selama 1 jam adalah 15o sehingga perubahan sudut matahari yang dibutuhkan tipa 30 detik adalah 0.1o. dan pengontrolan motor DC pada reflektor dapat bergerak mengikuti perubahan sudut tiap 30 detik dan berhenti saat sudut tercapai dengan eror rata-rata 9.31%. The problem with the CSP (Concentrated Solar Power) system is that the conversion into heat still requires the movement of the concentrator to follow the movement of the sun, while judging from the weight and large conversion dimensions, the energy needed to move the concentrator requires a lot of energy, therefore reflective array systems are created.However, the array drive mechanism model without Scissor Jack is in the process of deflecting sunlight that is not optimal due to the close distance between reflectors. The close distance makes reflecting light on the reflector next to it. So that high reflections should be needed to be a weak reflecting process. The solution that can be done is by stretching the distance between reflectors. With this solution, the reflected light will not hit the reflector next to it. Scissor Jack as a mechanism to stretch the distance between the reflector and also as a tilt regulator of the reflector.Thus absorption in the concentrator becomes high and the temperature is obtained at a large focal point. The results showed that the change in the angle of motion of the sun for 1 hour was 15o so that the change in the angle of the sun required by the 30-second tip was 0.1o. and controlling the DC motor on the reflector can move to follow the change in angle every 30 seconds and stop when the angle is reached with an average error of 9.31%.
PELATIHAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KEPADA GURU-GURU TK ISLAM AL-MA’ARIF SINGOSARI MALANG Fitri; Leonardo Kamajaya; Budhy Setiawan; Mohammad Luqman; Adi Candra Kusuma; Almas Adibah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (J-ABDIMAS) Vol 9 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2022
Publisher : Publisher UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v9i2.202

Abstract

The use of interactive learning media in the pandemic period is deemed necessary to be developed better, besides being able to increase the desire to learn from students who already feel bored just doing learning at home, interactive modules are considered more effective in delivering material. However, there are still many kindergarten teachers who are not optimal in applying interactive modules. This is because there is still rarely counseling or training in making interactive modules. So, it is necessary for counseling to be carried out by lecturers from Electronic Engineering who in the process will be assisted by students to introduce and teach the process of making to the application of augmented reality modules that can be used as interactive learning media for early childhood. It is hoped that after the counseling is held, learning media using augmented reality can be applied to subjects that require 3D visuals in delivering material.
PELATIHAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KEPADA GURU-GURU TK ISLAM AL-MA’ARIF SINGOSARI MALANG Fitri Fitri; Leonardo Kamajaya; Budhy Setiawan; Mohammad Luqman; Adi Candra Kusuma; Almas Adibah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v9i2.202

Abstract

The use of interactive learning media in the pandemic period is deemed necessary to be developed better, besides being able to increase the desire to learn from students who already feel bored just doing learning at home, interactive modules are considered more effective in delivering material. However, there are still many kindergarten teachers who are not optimal in applying interactive modules. This is because there is still rarely counseling or training in making interactive modules. So, it is necessary for counseling to be carried out by lecturers from Electronic Engineering who in the process will be assisted by students to introduce and teach the process of making to the application of augmented reality modules that can be used as interactive learning media for early childhood. It is hoped that after the counseling is held, learning media using augmented reality can be applied to subjects that require 3D visuals in delivering material.
The Role of Women in Supporting the Family Economy in the Sesaot Forest Area Erwanti, Annisa Aura; Markum; Setiawan, Budhy
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.371

Abstract

Research This aim For identify variety sources income women to support economy family, analyze contribution income Woman to income economy family, and analyze factor supporting and inhibiting business productive Woman. Method study Which used namely the descriptive method and the census method, namely interview structured to 34 respondents in the Sesaot Forest Area on month October 2023. Respondent elements include women who run non-timber forest product businesses, who are members of the Women's business group, including NTFP businesses in the form of Processed Coffee Grounds, Processed Chips, and Processed Cassava Rengginang, and non-NTFP businesses include Kiosk Traders, Laundry, Credit Traders, Fried Food Traders, Employees, Tailors, Trade (Fashion), Resellers, Farmers, Mobile Food Sellers, Palm Sugar Processors, and Rujak Sellers. The average income value from NTFP businesses is IDR 855,706, and non-HHBK is IDR-1,112,089. The contribution value of women's income from NTFP businesses to family income is an average of 37.10%/month. Meanwhile, the income value of non-NTFP women's contribution to the family economy in Forest Areas has an average value of 18.61%/month. Supporting factors for women's productive businesses are equipment, raw materials, profits and skills. Supporting factors business productive Woman namely capital, products and markets.
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Lembah Sempager di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur Sofya Miranti Syafitri; Budhy Setiawan; Rima Vera Ningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.391

Abstract

Salah satu solusi dari berbagai tantangan dalam pengelolaan Hutan Kemasyaraktan (HKm) adalah dengan memperkuat modal sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modal sosial dalam pengelolaan hutan kemasyarakatan Lembah Sempager meliputi tingkat kepercayaan (trust), jaringan sosial (network), dan norma sosial (social norms) serta memetakan stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan HKm Lembah Sempager berdasarkan kepentingan dan pengaruhnya. Responden pada penelitian ini adalah anggota kelompok tani hutan (KTH) Lembah Sempager sebanyak 38 orang. Analisis modal sosial menggunakan skala likert dan untuk stakeholder menggunakan metode analisis stakeholder. Hasil penelitian ini menunjukkan modal sosial pada tingkat kepercayaan dan jaringan sosial masuk dalam kategori tinggi, dan norma sosial masuk dalam kategori sedang. Serta terdapat 5 stakeholder yang terlibat dalam pengelolaan HKm Lembah Sempager, yaitu KTH Lembah Sempager, KPH Rinjani Timur Dinas LHK, BPDAS dan Pemerintah Desa Gunung Malang.
Tingkat Ketergantungan Masyarakat terhadap Hutan Kemasyarakatan Lembah Sempager Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Andriani, Susi; Budhy Setiawan; Andi Tri Lestari
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.409

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketergantungan masyarakat terhadap hutan Kemasyarakatan (HKm) Lembah Sempager serta faktor dominan yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi di lapangan serta wawancara dengan bantuan kuesioner terhadap 38 responden yang dilakukan pada bulan April 2024. Teknik pengambilan responden menggunakan Simple Random Sampling dengan penentuan jumlah responden menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat ketergantungan masyarakat terhadap HKm Lembah Sempager termasuk kedalam kategori sangat tinggi yakni sebesar 79,93%. Faktor dominan yang mempengaruhi tingkat ketergantungan petani adalah pemanfaatan hasil hutan.
ANALYZER MESIN TRAY DRYER DENGAN DATA AKUISISI BERBASIS MIKROKONTROLER PADA LABVIEW Abid Nabawi; Budhy Setiawan; Donny Radianto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v2i8.2480

Abstract

Di Industri makanan biasanya akan menggunakan proses pengeringan sebagai salah satu metode pengolahannya. Sebelum dipakai di industri, diperlukan riset di Laboratorium. Sehingga dibutuhkan alat pengering dengan suhu optimal, kelembaban, waktu yang diperlukan sampai substrat kering dan kematangannya tepat. Dari permasalahan diatas, perlu diadakannya sebuah mesin tray dryer yang dilengkapi sistem monitoring dan data akuisisi yang dapat menampilkan data suhu, kelembapan, berat, air flow yang akurat berbasis mikrokontroler dan LabVIEW. Hasil dari penelitian ini diperoleh mesin tray dryer yang dilengkapi sistem monitoring dan akuisisi data suhu dan kelembaban dengan rentang error pembacaan suhu dan kelembapan sensor SHT11 sebesar 0 - 0,24%. Untuk energi rata-rata yang diserap oleh substrat selama proses pengeringan sebesar 1437,47 Joule. Data logger ini memiliki sampling pengambilan data sebesar 200 ms dan menghasilkan 165.465 data. Hasil penampilan data parameter meliputi suhu, kelembapan, dan berat perproses pada LabVIEW ditampilkan dalam grafik pada setiap parameter dengan interface GUI antara pengguna dan mesin.
KONTROL OPTIMASI ENERGY BEDPLATE 2 X 2 METER PADA 3D PRINTING 2 X 2 X 2 METER Thoriq Budi Setiawan; Budhy Setiawan; Agus Pracoyo
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i12.4386

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kontrol optimasi energi listrik bedplate pada 3D printing dengan ukuran 2 x 2 x 2 meter. Metode yang digunakan adalah dengan memilih bidang bedplate yang akan digunakan tergantung dengan besar ukuran objek dan dengan mengurangi suhu setpoint pada pertengahan proses printing yang akan dilakukan. Penilitian bertujuan untuk menemukan kondisi optimal yang dapat mengontrol energi bedplate dan meminimalkan konsumsi energi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan strategi kontrol yang efisien dan berkelanjutan untuk industri 3D printing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan strategi kontrol yang tepat, konsumsi energi pada proses 3D printing dapat dikurangi antara 50 – 75 % menggunakan metode pemilihan bidang yang akan dicetak dan mengurangi penggunaan energi Listrik sebesar 38,63 % menggunakan metode tanpa mengorbankan kualitas produk cetakan. Penelitian ini dapat memberikan panduan bagi industri 3D printing dalam mengembangkan sistem kontrol yang lebih efisien dan berkelanjutan untuk mengurangi dampak lingkungan dan biaya produksi. Oleh karena itu, penggunaan strategi kontrol energi yang lebih baik pada 3D printing akan menjadi kontribusi positif dalam pengembangan teknologi pencetakan 3D yang lebih hemat energy listrik.
KONTROL LEVEL AIR PADA TANGKI UNTUK MESIN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING CAIR DENGAN METODE PID Tawakal, Iqbal; Budhy Setiawan; Beauty Anggraheny Ikawanty
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i2.4810

Abstract

Abstrak Kemajuan industri saat ini, diiringi dengan kebutuhan konsumen terhadap kualitas produk yang memuaskan. Sabun cair merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat karena pemakaiannya yang praktis dan sederhana. Mesin pembuatan sabun cair berguna untuk memproduksi sabun cair cuci piring dalam skala besar. Sabun cuci piring cair mengandung texaphone, sodium sulfat, natrium klorida, pewarna, pewangi, dan air. Mesin pembuat sabun cair terdiri atas beberapa tahapan proses pencampuran bahan sampai menjadi produk siap pakai. Tahap awal dari mesin pembuat sabun cair yaitu pengisian air dalam tangki. Pengisian air dalam tangki membutuhkan campur tangan rangkaian elektronika seperti pengontrolan level air menggunakan sensor ultrasonic, PID. Penelitian ini menciptakan mesin pembuatan sabun cuci piring cair menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi debit level air dengan metode PID. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa dimensi keseluruhan mesin sebesar 120 cm x 70,8 cm, dan 175 cm dengan kondisi LCD berjalan dengan baik. Sensor ultrasonik di dalamnya memiliki nilai error sebesar 1,4% dan akan menurun seiring bertambahnya debit air. Komponen servo valve diketahui dapat menutup sempurna saat tangki terisi sebanyak 19 liter air, sehingga secara keseluruhan sistem mesin dapat berjalan dengan baik. Kata kunci: mesin pembuat sabun cair; PID; sensor ultrasonik Abstract Industrial advancements today are accompanied by consumer demand for satisfying product quality. Liquid soap is considered a fundamental necessity due to its practical and straightforward usage. A liquid soap-making machine serves to produce large-scale dishwashing liquid. Dishwashing liquid contains texaphone, sodium sulfate, sodium chloride, dyes, fragrances, and water. The liquid soap-making machine involves several stages of mixing ingredients to create a finished product. The initial stage of the liquid soap-making machine involves filling the tank with water. This process requires a blend of manual and electronic components such as water level control using ultrasonic sensors and PID. This study develops a dishwashing liquid-making machine using an ultrasonic sensor for detecting water level flow with PID methodology. The research findings indicate that the overall dimensions of the machine are 120 cm x 70.8 cm x 175 cm, and the LCD operates effectively. The ultrasonic sensor shows a 1.4% error rate, decreasing with increasing water flow. The servo valve component effectively closes when the tank reaches a 19-liter water capacity, ensuring smooth operation of the entire system. Keywords: liquid soap making machine, PID, ultrasonic sensor
EFISIENSI SALURAN PEMASARAN KEMIRI (ALEURITES MOLUCCANA) PADA KELOMPOK TANI HUTAN WAHANA KAWASAN DI HUTAN KEMASYARAKATAN GUNUNG SASAK, KABUPATEN LOMBOK BARAT Juansyah, Raj’i Waldi; Setiawan, Budhy; Lestari, Andi Tri
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 1 (2024): Jurnal Agrimansion April 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i1.1648

Abstract

Mount Sasak Community Forest (HKm) has the potential that can be utilized by the surrounding community through the utilization of Non-Timber Forest Products (NTFPs). The Wahana Kawasan Forest Farmer Group (KTH) is one of the groups that utilizes and manages NTFPs in the form of candlenuts in the Mount Sasak HKm. In the production and utilization activities of candlenut, it will focus on marketing channels as a form of effort made by a person or marketing institution to achieve a level of marketing success. The method used in this research is descriptive with a total of 32 respondents. The sampling technique was carried out by purposive sampling method. Determination of the number of respondents for intermediary traders is determined by the snowball sampling method. The results showed that there were 2 marketing channels. The marketing margin of marketing channels 1 and 2 has the same value of Rp. 2,000/kg. Meanwhile, the farmer's share obtained by marketing channel 1 amounted to 67% and marketing channel 2 amounted to 83%. The level of marketing efficiency in channel 1 of 7.8% indicates a less efficient marketing channel and marketing channel 2 of 3.7% indicates an efficient marketing channel.
Co-Authors - Afrizal Abdullah, Baiq Amanda Esya Abid Nabawi Abim Ridho Gautama Achmad Zaini Adhisuwignjo, Supriatna Adi Candra Kusuma Afaf, Ariqoh Agus Pracoyo Ahlan, Azdi Faraihan Aji, Irwan Mahakam Lesmono Aji Ali Akbar Febritama, Muhammad Almas Adibah Ananda, Siti Munawarah Ananta, Ahmadi Yuli Andi Chairil Ichsan Andi Tri Lestari Andriani Parastiwi Anindya Dwi Risdhayanti Apriara, Lisa Arief Rahman Hidayat Aziz, Alif Rayhan Naufal Beauty Anggraheny Ikawanty Budi, Edi Sulistio Cahya Diyanto, M. Agung Cahya, Delila Caska - Chaerani, Nurul Chandra Andreas Setyo Wibisono Delila Cahya Delila Cahya Permatasari Devi, Martanti Ayu Dewatama, Denda Diana Eka Poernamawati Dimas Pratama, Dimas Doddy Maulana Doddy Maulana Dolly Sianipar Donny Radianto Edi Sulistio Budi Ekananda Sulistyo Putra Endah Wahyuningsih Erwanti, Annisa Aura Fadhil Abdullah Fanisa Izzati Fathoni Fauzan Fahrussiam Fitri Fitri Fitri Ghozul Fikri, Muhammad Gillang Al Azhar Gillang Al Azhar Gisela Ririh Gozali, M. Rijalul Gus Dwi Ganjar Subangkit Hadi , Muhammad Anwar Hadi, Muhammad Anwar Handika Dwi Cahyono Hari Kurnia Safitri Hariadi Singgih Hayati Herera, Astrit Carolina Herman Hariadi Herman Hariyadi Ari Murtono Herwandi Herwandi Humaeroh, Siti Husni Rangga Satria Ichsan, Andi Chairil Imam Saukani Indrazno Siradjuddin Iqbal Tawakal, Iqbal Isa Triyanti Santoso Izzati, Fanisa Juansyah, Raj’i Waldi Kamajaya, Leonardo Kiki Satria Putra Leonardo Kamajaya Lestari, Andi Tri Lidwina Epriliasari Permata U Luh Putu Ratna Sundari M Imbarothur Mowaviq M Rifai M. Agung Cahya Diyanto M. Husni Idris, M. Husni M. Rifqi Fadhli Putra Markum Markum Mohammad Kamil Firdaus Mohammad Luqman Muhamad Husni Idris Muhamad Husni Idris, Muhamad Husni Muhammad Habibi Muhammad Ubaidillah Idrus Naufal Nurdinasetyo Niechi Valentino Nobuo Funabiki, Nobuo Nurwicaksana, Wahyu Aulia Palupi, Resti Dyah Ayu Retno Pande Komang Suparyana Patma, Tundung Subali Prasetyo, Andrie Ridzki Prasetyo, Ryan Pratama, Lalu Aldi Bagus Purusa Tama PURWANTI, DEVI NUSLIKA Qauliyah, Nurul Radianto, Donny Rahma Aprilia Arumdhani Rahmadani, Alfiandi Aulia Rahmadani, Alfiandi Aulia Rahmadani Ratna Ika Putri Resti Dyah Ayu Retno Palupi Retno Palupi, Resti Dyah Ayu Ridhan Rizki, Lalu Erkana Rima Vera Ningsih Riska Nur Wakidah Riskitasari, Septyana Risqi Sugeng Putra Tama Ryan Prasetyo Sekartaji, Diajeng Aulya Septyana Riskitasari Serly Dwi Khurniawati Setiawan, Hendra Mars Shabrina, Hasyyati Sidik Nurcahyo Siradjuddin, Indrazno Siswoko Siswoko Sitti Latifah Sofya Miranti Syafitri Sumarno, Agus Sukoco Heru Sungkono Sungkono Sungkono Sungkono Sunu Hasta Wibowo, Sunu Hasta Susanto, Izmi Permatasari Susi Andriani, Susi Susi Susanti Syahputra, Maiser Syahruanda, Eggi Syamsiana, Ika Noer Teguh Prakoso Thaif, Muhammad Thoriq Budi Setiawan Tri Andi Setiawan Tri Lestari Triana Fatmawati Triyanti, Isa Umro, Virna Virna umro Audiana Wahyu Aulia Nurwicaksana Wahyu Tri Wahono Wakidah, Riska Nur Walid, Achmad Webliana, Kornelia Wening Ismaranatasia Widjanarko Winarno, Totok Wirawan Wulandari, Febriana Tri Yan Watequlis Syaifudin Yudi Utomo Yulianto Yulianto Yusril Islami Zubaidi Zubaidi