p-Index From 2021 - 2026
6.623
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proceedings of Annual International Conference Syiah Kuala University - Social Sciences Chapter Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pharmascience Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi JURNAL SERAMBI ILMU Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal Analytica Islamica Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia EDUTEC : Journal of Education And Technology Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Jantra EL-MAQALAH: Journal of Arabic Language Teaching and Linguistics International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Hospital Majapahit : Jurnal Ilmiah Kesehatan Politeknik Kesehatan Mojokerto Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Natural Gunung Djati Conference Series Genre Journal: Journal of Applied Linguistics of FBS UNIMED International Conference on Health Science, Green Economics, Educational Review and Technology (IHERT) Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Jurnal Media Akademik (JMA) Joong-Ki Ardhi: Jurnal Pengabdian dalam Negri Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Reflection: Islamic Education Journal Blaze: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Jurnal Pengembangan Profesi Guru dan Dosen Joong-Ki KOMNET : Jurnal Komputer, Jaringan dan Internet Journal of Literature Review IZZI: Jurnal Ekonomi Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Yuridis Mengenai Legalisasi Akta Dibawah Tangan Noor Fadela; Raudhatul Jannah; Muhammad Haris
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/pbrfpf39

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tinjauan yuridis mengenai legalisasi akta di bawah tangan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan teknik pengumpulan bahan hukum studi kepustakaan. Pengkajian yang dilakukan menunjukkan Akta dibawah tangan merupakan akta yang dibuat secara langsung dan ditandatangani oleh seseorang dengan sengaja. Tanda tangan pada akta tersebut penting karena mencirikan atau mengidentifikasi akta tersebut. Namun, sebagai bukti dalam sidang pengadilan, akta di bawah tangan tidak memiliki kekuatan pembuktian yang kuat seperti akta otentik. Legalisasi akta di bawah tangan dilakukan untuk memastikan tanggal dan tanda tangan para pihak serta menjelaskan isi akta oleh seorang Notaris. Hal ini mencegah pihak yang menandatangani untuk menyangkal isi akta dan identitas mereka yang tercantum dalam pernyataan tersebut.
Tinjauan Kenyamanan Termal pada Rumah Tradisional Aceh Raudhatul Jannah; Marlisa Rahmi; Riza Aulia Putra
Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Vol. 2 No. 1 (2024): Bayt El Hikmah
Publisher : Prodi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jial.v2i1.5605

Abstract

Penelitian ini meninjau kenyamanan termal dalam aspek penghawaan dan pencahayaan pada Rumah Aceh di Kabupaten Pidie, berdasarkan persepsi penghuni. Rumah Aceh, sebagai arsitektur tradisional, memiliki sistem penghawaan dan pencahayaan alami serta buatan yang dianggap memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi di lima kecamatan: Mutiara, Mutiara Timur, Glumpang Tiga, Peukan Baro, dan Delima. Selanjutnya, data yang dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan coding. Hasil penelitian menunjukkan variasi persepsi penghuni, di mana sebagian besar menganggap penghawaan dan pencahayaan sudah maksimal dengan adanya jendela, pintu, dan celah di dinding, lantai, dan atap. Namun, beberapa penghuni merasa pencahayaan belum memadai. Temuan ini memberikan wawasan baru dalam memahami kenyamanan termal dan pencahayaan pada arsitektur rumah tradisional Aceh.
Analisis Tupoksi Antara Konselor Adiksi dan Pekerja Sosial Raudhatul Jannah; Meysa Malika; Ulina Tassia br Hutagaol; Gilberto Ronaldi
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3496

Abstract

This analysis aims to determine the similarities and differences between the main tasks and functions of addiction counselors and social workers (Tupoksi) in the context of social services. Data were collected using qualitative descriptive methods and through in-depth interviews with experienced practitioners in both fields. Outcomes of analysis include individual and group counseling and client advocacy. However, differences were also observed in the intervention approach and primary focus. Addiction counselors tend to focus on rehabilitation and addiction-related treatment, while social workers often focus on the social and environmental recovery of their clients. This research provides insight into how these two professions can complement and collaborate in efforts to improve the well-being of individuals affected by addiction and other social issues.
KONTRIBUSI JURUSAN TATA BUSANA TERHADAP USAHA MENJAHIT ALUMNI PROGRAM STUDI PKK UVIVERSITAS SYIAH KUALA Raudhatul Jannah; Fadhilah .; Mukhirah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan dan kesiapan penjahit dalam mengelola usaha busana sangat dibutuhkan untuk mewujudkan suatu usaha dalam bidang busana seperti yang diharapkan. Pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan formal maupun informal. Namun, jika ditinjau dari kualitas seorang wirausaha dapat dilihat bahwa seorang alumni perguruan tinggi memiliki kualitas usaha yang lebih baik karena telah dibekali dan dipersiapkan untuk menjadi seorang tenaga kerja sekaligus konsultan yang profesional dibidang busana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan kontribusi dari perguruan tinggi Program Studi PKK Tata Busana USK bagi para alumninya dalam mengelola usaha dibidang busana. Penelitian ini menggunakan metode deskripktif kualitatif, guna untuk memperoleh data secara langsung berkenaan dengan Kontribusi Hasil Belajar Jurusan Tata Busana Terhadap Usaha Menjahit Alumni PKK Universitas Syiah Kuala. Subjek ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 5 orang alumni Program Studi PKK Tata Busana yang sudah menjalankan usaha menjahit selama minimal tiga tahun. Teknik pengumpulan dan analisis data dalam penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para responden memahami dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang didapatkannya pada saat menuntut ilmu di perguruan tinggi Program Studi PKK Konsentrasi Tata Busana. Dalam perjalanan mengelola usahanya, responden dimudahkan karena memiliki ilmu dan pemahaman baik tingkat dasar maupun tingkat terampil yang diperoleh sebagai alumni Tata Busana di universitas didukung dengan pengalaman sebelum dan sesudah menjalankan usaha menjahit. Responden mampu menghadapi dan menemukan solusi terhadap berbagai hambatan yang terjadi dalam mengelola usaha serta tidak mengalami kesulitan yang berarti.Kata kunci : Kontribusi, Jurusan Tata Busana, Usaha Menjahit, Alumni
Komunikasi Interpersonal Sebagai Kunci Kesuksesan dalam Proses Belajar Mengajar M. Padeli Wibowo; Raudhatul Jannah; Syakila Pradita; Afwan Syahril
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v3i1.1494

Abstract

Interpersonal communication plays a crucial role in creating a conducive and productive learning environment, particularly in the teaching and learning process. A harmonious relationship between teachers and students through effective communication can enhance students' motivation, self-confidence, and engagement in learning while also fostering their character development. This study aims to identify the role of interpersonal communication in supporting the success of the teaching and learning process, addressing existing barriers, and exploring its benefits in character development. The research employs a qualitative method with a library research approach, involving data analysis from scientific journals, books, and relevant documents. The findings reveal that effective interpersonal communication not only impacts students' academic achievements but also contributes to building character values such as empathy, respect, and responsibility. Communication barriers, such as cultural differences, language issues, and lack of communication skills, can be addressed through training, the use of visual aids, and the integration of educational technology. With this approach, interpersonal communication becomes a key element in modern learning processes, both in face-to-face and digital contexts.
Tantangan dalam Penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat Sari Zaman Wulandari; Raudhatul Jannah; M. Thfeil Arabbi; Yulia Hanoselina
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): November : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v2i4.552

Abstract

The placement of Civil Servants (ASN) in the Mentawai Islands Regency, West Sumatra Province, faces significant challenges, such as difficult transportation access, limited communication networks, and budget constraints for improving ASN competency. This study aims to analyze these challenges and their impact on public services in remote areas. The research method used is a literature review, gathering data from various related sources. The findings show that ASN in the Mentawai Islands often face long and costly journeys to attend training due to limited sea transportation. Inadequate communication networks hinder the ASN's duties and efforts to improve education quality. Budget limitations for training and competency development also pose challenges, negatively affecting discipline and the quality of public services. The remoteness of the area and its vulnerability to disasters are additional concerns for ASN, and the lack of infrastructure hampers their activities. Therefore, better management strategies for ASN in remote areas are needed to enhance the effectiveness of public services and support the development of policies that are more responsive to the needs of the local community.
Strategi Organisasi Mahasiswa Islam dalam Membangun Budaya Muslim yang Cinta Al-Qur’an Raudhatul Jannah; Aisyatul Latifah; Alya Rosadiana; Juliana Setefani Usaini
Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LP2M UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/panangkaran.v8i2.3886

Abstract

The increase in interest in reading the Qur'an is one of the signs that a person's love for the Qur'an has also increased. The culture of loving the Qur'an as an effort to strengthen Muslim identity must certainly be done by muslims themselves. One way to create this culture can be by involving organizations. This study examines strategies, supporting factors and inhibiting factors in building a Muslim culture that loves the Qur'an with a case study at the Jam'iyatul Qurra Wal Huffadz Student Activity Unit,  Salatiga State Islamic University. The research approach used is a descriptive qualitative method. Data analysis: Data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawn. Data was obtained from the results of observations, questionnaires, interviews and documentation. The results show that in determining the strategy, there are four factors that are considered, namely observation of the surrounding environment, analyzing the chances of achieving a program, estimating possible threats and alternative solutions. Then there are seven rules that are the main focus in developing a strategy, namely the interpretation of the future, the existence of a plan, focusing on competitive advantages, top-down application, the existence of external orientation, flexibility, and centering on long-term results. Then, there are four supporting factors to build the culture, namely interest factors, motivational factors, habituation and repetition factors, and environmental factors. Furthermore, there are three inhibiting factors in building this culture, namely lazy attitudes and feelings, an attitude of responsibility that is not paid attention to, and the nature of angel srawung. [Peningkatan minat baca Al-Qur'an menjadi salah satu tanda kecintaaan seseorang terhadap Al-Qur'an juga meningkat. Budaya mencintai Al-Qur'an sebagai upaya memperkuat identitas muslim ini tentu harus dilakukan oleh muslim itu sendiri. Salah satu cara untuk menciptakan budaya tersebut bisa dengan melibatkan organisasi. Pada penelitian ini mengkaji tentang strategi, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam membangun budaya muslim yang cinta Al-Qur'an dengan studi kasus di Unit Kegiatan Mahasiswa Jam'iyatul Qurra Wal Huffadz Universitas Islam Negeri Salatiga. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Analisis datanya: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh dari hasil observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa organisasi ini dalam menentukan strategi ada empat faktor yang diperhatikan yaitu pengamatan lingkungan sekitar, menganalisis peluang ketercapaian suatu program, memperkirakan ancaman yang mungkin terjadi, dan solusi alternatifnya. Kemudian ada tujuh aturan yang menjadi fokus utama dalam menyusun strategi yaitu adanya interpretasi masa depan, adanya rencana, berfokus pada keunggulan kompetitif, pengaplikasian dari atas ke bawah, adanya orientasi eksternal, fleksibilitas, dan berpusat pada hasil jangka panjang. Lalu, ada empat faktor pendukung untuk membangun budaya tersebut yaitu faktor minat, faktor motivasi, faktor pembiasaan dan pengulangan, serta faktor lingkungan. Selanjutnya ada tiga faktor penghambat dalam membangun budaya tersebut yaitu sikap dan rasa malas, sikap tanggung jawab yang kurang diperhatikan, serta sifat angel srawung.]
Pemanfaatan Dana KIPK untuk Mendukung Pendidikan Mahasiswa dari Keluarga Pra-Sejahtera Dinda R Sibagariang; Raudhatul Jannah; Akbar P Nugraha; Berlianti Berlianti
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v3i1.1131

Abstract

This study aims to analyze the utilization of the Indonesia Smart Card for Higher Education (KIPK) funds in supporting the education of underprivileged students at the Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Sumatera Utara. The findings show that KIPK provides significant benefits both academically, by covering tuition fees and learning needs, and economically, by alleviating the financial burden on families. Additionally, the program supports students in improving their academic achievements. However, challenges such as complex administrative procedures, delays in fund disbursement, and inaccuracies in target beneficiaries remain issues. This study recommends simplifying procedures, enhancing socialization, and evaluating recipient selection to improve the program's effectiveness.
Analisis Usaha Penggemukan Sapi Madras Di Serdang Bedagai Tasyaul Azkia; Raudhatul Jannah; Anita Salsabila; Melyana Melyana; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya
Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Vol. 2 No. 1 (2025): January: Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/botani.v2i1.177

Abstract

Cattle farming is crucial to the economy, particularly in agricultural countries, providing meat, milk, and leather, as well as raw materials for related industries. In Indonesia, cattle farming is growing rapidly, with Perbaungan, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra, showing significant development due to favorable conditions such as fertile land and abundant feed resources. This study evaluates the fattening of Madras cattle through field experiments, using a balanced mix of concentrate and grass. The results suggest that fattening cattle is a viable business, contributing to national beef production and food security. The total monthly production cost for 70 cattle is Rp 59,283,000, indicating economic feasibility for further development.
PERBANDINGAN SISTEM PENDIDIKAN AGAMA DI INDONESIA DAN MESIR YANG MENJADI DAYA TARIK MAHASISWA INDONESIA UNTUK MENUNTUT ILMU DI MESIR Halimah Tusyadiah; Mislaini; Raudhatul Jannah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1111

Abstract

Sistem pendidikan agama di Indonesia dan Mesir memiliki karakteristik yang berbeda, mencerminkan konteks sosial, budaya, dan sejarah masing-masing negara. Di Indonesia, lembaga pendidikan agama seperti pesantren, madrasah, dan perguruan tinggi Islam (UIN dan IAIN) berperan penting dalam mendidik generasi muda. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter santri melalui kehidupan sehari-hari yang disiplin. Madrasah mengintegrasikan kurikulum pendidikan umum dengan pendidikan agama, sehingga siswa mendapatkan pengetahuan yang lebih luas. Kementerian Agama Republik Indonesia bertanggung jawab dalam pengelolaan pendidikan agama, termasuk pengembangan kurikulum dan akreditasi lembaga. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil dan kualitas pengajaran yang bervariasi, sistem pendidikan agama di Indonesia memiliki potensi untuk berkembang dan berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda. Di sisi lain, Mesir, dengan Universitas Al-Azhar sebagai lembaga pendidikan Islam tertua, menekankan tradisionalisme dalam pengajaran ilmu agama. Al-Azhar berfungsi sebagai pusat keilmuan Islam yang tidak hanya menawarkan program studi agama, tetapi juga mengeluarkan fatwa dan memberikan bimbingan kepada umat Islam. Kurikulum di Al-Azhar sangat komprehensif, mencakup berbagai disiplin ilmu agama, dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami konteks sosial dan budaya ajaran Islam. Daya tarik Al-Azhar bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, terletak pada reputasinya yang kuat dan kemudahan akses beasiswa. Perbandingan antara kedua sistem menunjukkan bahwa Indonesia lebih mengedepankan integrasi ilmu, sedangkan Mesir lebih fokus pada penguasaan mendalam terhadap ilmu agama. Metode pembelajaran di Indonesia cenderung modern, sementara Mesir masih mempertahankan pendekatan tradisional. Meskipun terdapat perbedaan, kedua sistem memiliki tujuan yang sama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas. Kolaborasi antara kedua sistem pendidikan ini dapat memperkaya pemahaman dan praktik pendidikan agama, menciptakan sinergi yang positif dalam pengembangan pendidikan agama di tingkat global. Dengan memahami kelebihan dan tantangan masing-masing sistem, diharapkan dapat tercipta sinergi yang bermanfaat bagi pendidikan agama di kedua negara.
Co-Authors Afwan Syahril Agnes Fridolin Agustin Nurhayati Aisyatul Latifah Akbar P Nugraha Almunadiya Alya Rosadiana Andromeda Andromeda Anisa Nur khalifah Anita Salsabila Aqwa Naser Daulay Ariza Amalia Arsaythamby Veloo Asma Asma Azhari Panjaitan Benni Ichsanda Rahman Hz Berlianti Berlianti Cut Morina Zubainur Desvira Annisa Devi Amaliya Putri Devi Resimah Diana Fauzia Sari Dinda R Sibagariang Eka Diah Kartiningrum Elisa Oktaviani D. A. Elisa Oktaviani Dewi Anggraeni Elisma Elisma Fadhilah . Fajar Utama Ritonga Fara Nabila Tania Fatni Mufit Firman Hadi G. R. Lono Lastoro Simatupang Gilberto Ronaldi Gyshela Rizqia Mareta Halimah Tusyadiah Harun Al-Rasyid Havizur Rahman Himami Firdausi Ilda Fitri Indra Wahyudi Z Indriani Azzahra Inom Nasution Iwan Setiawan Jacinda, Syahlaa Isaura jimi ronald, jimi Juliana Setefani Usaini Kamdani Karunia Devi Frida Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya Lathipah Hasanah Lufri Lufri M Hafid M. Padeli Wibowo M. Thfeil Arabbi M. Zufannor Ihsan Marlisa Rahmi Mawaddah Melin Andilla Melyana Melyana Meysa Malika Mia Lasmi Wardiyah, Mia Lasmi Mislaini Mona Amelia Mu'linnatus Sa'adah Muammar Khaddafi Muhammad Ali Husni Muhammad Bilal Abdurrahman Muhammad Haris Muhammad Hidayaturrahman Muhammad Wildan Fikri Azkia Mukhirah . Murfi Hidamansyah Musfiari Haridhi Mutia Syahdina Nabila Nashfati Nema Widiantini Neni Afrida Sari Harahap Noor Fadela Nor Anisa Nur Azmi Alwi Nurhamlin, Nurhamlin Nuris Sofa Nurul Mupida Lubis Prima Gusti Yanti Puput Fadhilah Rizki Putra, Riza Aulia Putri Aisyah Siregar Putri Dina Amelia Rahmiatul Aula Raudhatinur Rianna Wati Rifka Aqila Risa Nursanty Riska Halda Lubis Risky Pebriana Rizki Amalia Sahkholid Nasution Sandijal Putra Sani K, Fathnur Sari Zaman Wulandari Sartika Alpianti Manurung Sefti Wulandari Siti Fatimah Azzahro Simatupang Sofwa Nadia Sonia Puspita Dewi Sutan Febriansyah Syahjuzar Syahjuzar Syakila Pradita Tasyaul Azkia Tengku Darmansah Tiara Amanda Ulina Tassia br Hutagaol Ummi Kulsum Windi Nandina Wirda neli Wiwik Sushartami Yeni fatur rohmah Yossi Diantimala Yulia Ernida Yulia Hanoselina Yuliana Natsir Yuliana Yuliana Yunisrina Q. Yusuf Yusnidar Zainun Wahida Fithriani Zikra Hayati zulhelmi zulhelmi