p-Index From 2021 - 2026
6.866
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Orang Tua Dan Guru Dalam Perkembangan Moral Anak Salsabila Ayu Andriani; Pramudiantoro, Keanu; Suparmi
Journal of Psychology Humanlight Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Psikologi Kristen IAKN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/jph.v5i2.2134

Abstract

Perkembangan kanak-kanak terdiri dari aspek fisik dan aspek psikologis. Salah satu perkembangan psikologis adalah perkembangan moral. Perkembangan moral adalah kebiasaan yang dilakukan oleh setiap individu, baik akhlak yang baik atau buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa saja peran orang tua dan guru dalam perkembangan moral anak. Metode yang digunakan penelitian ini melalui kajian pustaka. Data yang diperoleh dikumpulkan, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peran dari guru dan orang tua dalam perkembangan moral anak. Peran guru dalam perkembangan moral anak melalui cara pembelajaran pendidikan pancasila, pendidikan agama, dan pendidikan karakter. Peran orang tua dalam perkembangan moral anak melalui komunikasi dan pola asuh yang baik. Lingkungan yang baik dengan pola asuh yang tepat dapat membentuk kepribadian anak menjadi lebih baik.
Potensi Teknologi Bersih Produk Perikanan sebagai Peningkatan Daya Saing Produk Mendukung Penanganan Stunting di Desa Teluk Pambang Sumarto; Diharmi, Andarini; Suparmi; Sukmiwati, Mery; Sidauruk, Santhy W; Siregar, Rizky Febriansyah; Sari Sirait, Putriana; Sandria, Nofri; Fikri, Muhammad Zakiyul
Bahasa Indonesia Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.213.5

Abstract

This community empowerment activity aimed to enhance the competitiveness of local fishery products through clean production (zero waste) initiatives, producing food products to support the stunting prevention program in Teluk Pambang Village, Bantan Subdistrict, Bengkalis Regency, Riau Province. The community empowerment methods included socialization, counseling, training, and mentoring for village community groups (Posyandu cadres, PKK, and KURNIA MSMEs industry partners). Clean production was applied to various types of marine fish (mackerel, biang, and lomek), resulting in a range of food products that could be used to support the stunting prevention program. The implementation of the community empowerment activity, involving 35 participants, showed significant results in enhancing knowledge and skills in applying the clean production concept by creating various products such as fish cookies, fish amplang, fish skin crackers, fish nuggets, and fish balls. Continuous production was carried out by KURNIA MSMEs industry partners to support the stunting prevention program in Teluk Pambang Village, targeting children aged 3–8 years. The food products for the stunting prevention program included fish cookies, fish amplang, fish nuggets, and fish balls. The fishery products from this community empowerment activity were distributed to 15 children aged 3–8 years. The activity was conducted over eight weeks to monitor the growth in height, weight, and health changes in children through their appetite levels. The community service program's implementation, through the daily provision of various fishery products (fish cookies, fish amplang, fish nuggets, and fish balls), yielded very positive results, with significant improvements in height, weight, and increased appetite among the children. The fishery products from this community empowerment activity have the potential to be developed into added-value products and economic benefits for the community while also contributing to public health, particularly in supporting the stunting prevention program at the village, regional, and national levels.     Abstrak Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan masyarakat melalui kegiatan produksi bersih (zero waste)  menghasilkan produk pangan untuk mendukung program penanganan stunting di Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Riau. Metode kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui aktivitas sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan serta pembinaan kepada kelompok masyarakat desa (kader posyandu, PKK, mitra industri UMKM KURNIA). Penerapan produksi bersih dilakukan terhadap jenis ikan laut (ikan tenggiri, biang dan lomek) menjadi beranekaragam produk pangan yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung program penanganan stunting. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan jumlah peserta 35 orang menunjukkan hasil yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan konsep produksi bersih dengan membuat aneka ragam produk antara lain cookies ikan, amplang ikan, kerupuk kulit ikan, nugget ikan dan bola-bola ikan. Produksi secara kontinyu dilakukan oleh mitra industri UMKM KURNIA untuk dimanfaatkan dalam mendukung program penanganan stunting di Desa Teluk Pambang terhadap target sasaran penerapan pada anak-anak usia 3-8 tahun. Jenis produk pangan untuk penerapan penanganan stunting yang diberikan mencakup cookies ikan, amplang ikan, nugget ikan dan bola-bola ikan. Pemberian produk perikanan hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat terhadap anak-anak usia 3-8 tahun sebanyak 15 orang, kegiatan dilakukan selama 8 minggu untuk mengetahui perkembangan tinggi badan, berat badan dan perubahan kesehatan anak melalui tingkat selera makan anak-anak. Hasil kegiatan penerapan pengabdian masyarakat melalui pemberian paket produk perikanan setiap hari dengan jenis beragam (cookies, amplang, nugget, bola-bola ikan) memberikan hasil sangat baik terhadap hasil pengukuran kenaikan tinggi badan, berat badan dan tingkat selera makan anak-anak semakin tinggi. Produk perikanan hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat dikembangkan menjadi nilai tambah produk dan nilai ekonomi masyarakat serta bermanfaat dalam menunjang kesehatan masyarakat diantaranya untuk mendukung program penanganan stunting bagi masyarakat desa, daerah dan nasional.
KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS ANAK Suparmi; Hardaningtyas, Khoirunisa; Mah'ruf Todi Prihantoro
Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM IAD Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/alathfal.v5i2.1469

Abstract

Indonesia's 21st century education system emphasizes the importance of critical thinking skills in the development of every child. Collaboration between parents and teachers is a method that can be used to support the development of children's critical thinking skills. Effective communication can encourage cooperation in creating an interactive and supportive learning environment, both at home and at school, so that children can learn the thinking skills needed to face the challenges of the modern world. This article aims to find out (1) how collaboration between parents and teachers can effectively improve children's critical thinking skills, (2) the obstacles that are often faced in collaborative efforts between parents and teachers to improve children's critical thinking skills and solutions to the obstacles experienced. This article uses the literature review method by obtaining 100 sources from articles, books, and repositories, then the data is analyzed and gets 10 main articles. The results show that collaboration between parents and teachers creates a consistent learning environment, both at home and at school. In conclusion, the role of parents and teachers is very important in children's learning process, especially in developing critical thinking skills that are the foundation for their future. Keywords:  Parents; Teachers; Critical Thinking; Children
The Effect of Using Flipbook and Kahoot in Increasing Students’ Reading Ability at the Second Grade of SMPN 33 Padang Andreas, Mentari; Sari, Rosi Kumala; Suparmi; Dania, Rahma
Literasi Nusantara Vol. 4 No. 3 (2024): Literasi Nusantara: July-October 2024
Publisher : Yayasan Citra Dharma Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/jln.v4i3.1072

Abstract

This study aims to address students' reading skill problems, such as lack of enthusiasm and interest in learning English reading, poor reading comprehension, and failure to achieve learning objectives and minimum literacy standards (KKM). To overcome these problems, this study used Kahoot and Flipbook as an intervention. This research was conducted at SMP N 33 Padang using one class as a sample selected through purposive sampling, namely class 8.7 with 32 students. The method used was pre-experimental with a single group design given a pretest and posttest. The pretest results showed that the average score of the experimental class was only 53.12, while after using Flipbook and Kahoot, the posttest results increased to 77.65. Data analysis using the t-test shows that the t-count value (14.737) is greater than the t-table (1.696), which means there is a significant difference between the pre-test and post-test scores of students' reading skills. This finding is supported by several previous studies which also show the effectiveness of using Flipbook and Kahoot in increasing students' interest, motivation, engagement, and comprehension in reading learning. Thus, it can be concluded that the use of Flipbook and Kahoot has a significant effect in improving the reading skills of second grade students of SMPN 33 Padang.
Efektivitas Posisi Bersalin terhadap Lama Kala II Persalinan: Effect of Maternity Position on the Length of Second Stage of Labor Hardjanti, Triana Sri; Suparmi; Sunarto
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v7i2.2493

Abstract

The position of the mother during the birthing process can be freely changed or modified according to the wishes of the birthing mother. The birthing mother therefore receives fewer opportunities for labor and delivery in the preferred position, assuming the supine one as the standard due to easier monitoring of fetal well-being, administration of intravenous therapy, locus-regional anesthesia, and performance of medical procedures, perineal support, and birth assistance. Effects of different maternal positions during labor on maternal and neonatal outcomes. The purpose of this study was to analyze the effect of maternity positions on the length of the second stage of labor in the city of Semarang. This research was conducted at Midwife Independent Practice (PMB): Eka Setyowati, Sudiyah Proborini, Amelia & Sukateni. The type of research is Quasy-Experimental with a Post-Test Only with Control Group design. The population in this study were all birthing mothers with term pregnancies. The sampling technique is by using the accidental sampling technique. The research sample was 40 respondents. Data distribution analysis used Shapiro-Wilk, simple linear regression to determine the effect of birth position on the length of the second stage of labor, and multiple linear regression to determine the effect of maternity position on the length of the second stage of labor which was controlled by the age of the birthing mother. The results of the research show that for every 1 year increase in a pregnant woman's age, the length of the second stage will accelerate by 0.8 hours faster. Mothers who gave birth in the lateral position experienced the second stage of labor 1.8 hours faster than mothers who gave birth in the lithotomy position. Acceleration of the second stage of labor in pregnant women in the lateral position was not significant (B= -1.8, 95%CI: -13.4-9.7, p = 0.751). The effectiveness of the lateral position in accelerating the length of the second stage of labor is 0.03%. It is hoped that the results of this study will give birthing mothers the awareness to always pay attention to the condition of their bodies, so that all prospective pregnant women can plan for pregnancy at a productive age (20–35 years), because within this age range the reproductive organs work optimally. The mother should choose a position as comfortable as possible, namely the position that is more or the most effective in accelerating the progress of the second stage of labor.   Abstrak Posisi ibu selama proses persalinan bisa bebas diubah atau dimodifikasi sesuai dengan keinginan ibu melahirkan. Ibu melahirkan menerima lebih sedikit kesempatan untuk persalinan dan melahirkan dalam posisi yang disukai, dengan asumsi yang telentang sebagai standar karena lebih mudah pemantauan kesejahteraan janin, pemberian terapi intravena, anestesi lokus-regional, dan kinerja prosedur medis, dukungan perineum, dan bantuan kelahiran. Efek dari posisi ibu yang berbeda selama persalinan pada hasil ibu dan neonatal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas posisi bersalin terhadap lama kala II persalinan di kota Semarang. Penelitian ini dilakukan di Praktik Mandiri Bidan (PMB): Eka Setyowati, Sudiyah Proborini, Amelia & Sukateni. Jenis penelitian ini Quasy-Eksperimental dengan rancangan Post-Test Only with Control Group. Populasi penelitian Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu bersalin dengan kehamilan aterm. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Sampel penelitian 40 responden. Analisis distribusi data menggunakan Saphiro-Wilk, Regresi linier sederhana untuk mengetahui efek posisi bersalin terhadap lama kala II persalinan, dan Regresi linier ganda untuk mengetahui efek posisi bersalin terhadap lama kala II persalinan yang terkontrol oleh usia ibu bersalin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kenaikan umur ibu hamil 1 tahun akan terjadi percepatan lama kala 2 sebesar 0.8 jam lebih cepat. Ibu bersalin dengan posisi lateral mengalami kala II persalinan 1.8 jam lebih cepat dibandingkan dengan ibu bersalin dengan posisi Lithotomi. Percepatan kala II persalinan pada ibu hamil dengan posisi lateral tidak signifikan (B= -1.8, 95%CI: -13,4-9.7, p = 0.751). Efektifitas posisi lateral dalam mempercepat lama kala II persalinan sebesar 0.03%.
Emotional Intelligence in the Formation of Children's Character Ibnu Sina; Muhammad Asyam; Suparmi
Diplomasi : Jurnal Demokrasi, Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/dpl.v3i1.48

Abstract

Emotional intelligence (EQ) is an individual's ability to recognize, understand and manage emotions, which plays an important role in forming a child's character. This research focuses on how emotional intelligence influences the formation of children's character, especially in the context of family, educational and social environments. The aim of this research is to understand the factors that support the development of children's emotional intelligence and how EQ contributes to the formation of positive characters, such as responsibility, discipline and social abilities.  The method used in this research is a literature review method, in which various scientific journals, books and articles related to EQ and children's character development are explained in depth. The research results show that emotional intelligence developed from an early age can help children deal with emotional stress and build healthy social relationships.
The Effect of PJBL and IBL on the Learning Independence of Vocational School Students Prihatin, Relly; Sukmawati , Fatma; Cahyono, Budi Tri; Santosa, Eka Budho; Juwita, Ratna; Suparmi
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 4 (2024): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v5i4.1171

Abstract

The influence of Project Based Learning (PJBL) and Inquiry-Based Learning (IBL) learning models on students' learning independence at SMK Solo. PJBL and IBL were chosen as innovative and student-centred learning models, focusing on increasing students' independence and active involvement in the learning process. Based on the results of data analysis, it was found that PJBL provided a significant increase in student independence, with an average pre-test score of 44.01, increasing to 70.38 in the post-test. Meanwhile, students who took IBL experienced an increase from 46.85 to 59.77. The t-test showed a significant difference between the pre-test and post-test with a significance value of 0.000 (sig <0.05), indicating that both learning models contributed positively to increasing student independence. The results of the multivariate analysis supported this finding, with an F value of 3.052 and a significance of 0.018 (sig <0.05), indicating that PJBL was more effective than IBL in increasing independence. However, in the aspect of student creativity, no significant difference was found between the two models, with a significance value of 0.157 (sig > 0.05). In conclusion, PJBL is superior in encouraging student independence compared to IBL, and the results of this study provide important recommendations for educators to prioritize PJBL in the context of learning that focuses on developing student independence in vocational schools.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Titik Nurwiati; Salma Belva Calysta; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1451

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter pada siswa SD di era digital saat ini. Fenomena yang masih memperlihatkan perilaku siswa yang kurang ideal menyoroti perlunya penguatan karakter, terlebih dalam konteks model pembelajaran berbasis keterampilan Abad 21 yang mulai diterapkan di berbagai sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kajian literatur, yaitu dengan menelaah sejumlah sumber buku, jurnal, dan referensi pendukung lainnya. Berdasarkan hasil kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter siswa SD saat ini dipengaruhi oleh tiga lingkungan utama: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penerapan pembelajaran berbasis keterampilan Abad 21 dalam proses pendidikan bertujuan untuk membangun karakter siswa secara optimal, sesuai dengan kebutuhan dan sasaran pembelajaran. Pada akhirnya, hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pengembangan karakter peserta didik.tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal. Salah satu tujuan pendidikan nasional pada umumnya adalah pengembangan karakter siswa.
INOVASI PENDIDIKAN ERA DIGITAL Athaya Wahyu Garjita; Giezka Khaleda Anindita; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1539

Abstract

Perubahan pada dunia pendidikan berlangsung seiring dengan perkembangan zaman, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Dunia pendidikan memerlukan inovasi belajar untuk terus berkembang dan dapat mengikuti perkembangan bidang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai cara baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi diera digital kepada siswa yang terjadi pada zaman sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis beberapa artikel dari laman google scholar yang relevan dengan topik inovasi pendidikan di era digital. Hasilnya penelitian ini menunjukkan bahwa hal penting yang menjadi dasar pengembangan pendidikan di era digital ini yaitu dilakukannya proses inovasi pendidikan oleh pemerintah atau pelaku pendidikan serta fasilitas memadai berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, penelitian ini juga menghasilkan bukti bahwa sejauh mana teknologi pada zaman sekarang dapat membantu keefektifitasan pembelajaran berbasis digital
PERAN KEBUTUHAN MCCLELLAND DALAM PEMBENTUKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Muhyiddin Attaqiy; Anindya Citra Maharani; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1549

Abstract

Motivasi belajar menjadi salah satu faktor penting keberhasilan akademik, terutama di era digital saat ini. Kemajuan teknologi memungkinkan siswa mengakses sumber belajar dengan mudah melalui internet dan platform pembelajaran online. Namun, era digital juga membawa tantangan, seperti gangguan dari banyaknya konten hiburan, yang dapat menghambat motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan pengajaran motivasi McClelland dalam lingkungan pembelajaran digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan cara meninjau artikel-artikel relevan dalam 10 tahun terakhir melalui Google Scholar. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa teori McClelland yang mencakup kebutuhan berprestasi, kekuasaan, dan afiliasi dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi di era digital. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran, seperti gamifikasi dan layanan dukungan, telah terbukti meningkatkan prestasi siswa. Namun kesenjangan akses terhadap teknologi dan ketergantungan pada perangkat digital masih menjadi tantangan yang harus diatasi dalam mengembangkan motivasi belajar di masa depan.
Co-Authors Abdul Majid Agustin, Salwa Ahmad Suriansyah Alhusna, Asma amirul fadri, amirul Ananda, Feby Andarini Diharmi Andreas, Mentari Anggraini, Mirna Anindya Citra Maharani Aris Perdana Kusuma, Aris Perdana Arlina Nurhapsari Artikasari, Anisa Dian Arwandi, Nurfitrah Asri Neli Putri Athaya Wahyu Garjita Azila Avrielita Pamungkas Budhi Santosa, Eka Caecilia Sri Haryanti Cahyono, Budi Tri Cari Chandra, Emilia Chantika, Mayang Clara, Angelina Clara Dwi Putri Dania , Rahma Danniel Peavey Ady Wicaksono Daulay, Henri Yanto Dewita Dewita Divarukmi, Rr Maylinda Dwi Antara Nugraha Dwi, Veloni Ova Dzakiyah Adya Apriliani Elia Kontesa Endrizalman Fatma Sukmawati, Fatma Fauziah, Rina Febliansyah , Rizky Felizhia Ceccile Aundrea Giezka Khaleda Anindita Hardaningtyas, Khoirunisa Hayatur Raihani Hikmah Ibnu Sina Ibrahim, Zurairah Ifa Nurazizah Indasari, Novia Irsyada, Fahmi Islamy Rahma Hutami, Islamy Rahma Klarista Annora Kusumawardani Kumala, Sari Rosi Laeli Shifa Nur Fauziah Lagiono Luqman Hakim Mafazania, Ayqina Magdalena, Alysa Mah'ruf Todi Prihantoro Marvel Maloti Putra Budianto Mery Sukmiwati Muhammad Asyam Muhammad Daffa Rafi Muhammad Irgie Fahmi Aulia Muhammad Zakiyul Fikri Muhyiddin Attaqiy Najwa Rihadatul 'Aisy Najwa Rihadatul‘Aisy Naomi Isabella Hutabarat Nofri Sandria Nur Fatekhah, Syiva Alifah NURCHAYATI Pramudiantoro, Keanu Purbo Laras, Sherina PUTRIANA SARI SIRAIT Rahma Dania Rahma, Dania Ramli Saputra Ratna Juwita Relly Prihatin Rianto, Rosid Ibnu Rina Fauziah Riskawaty, Helyna Rochmah, Yayun Siti Rochmah Rosi Kumala Sari Rr. Maylinda Divarukmi K. Salma Belva Calysta Salsabila Ayu Andriani Sandy Christiono Santhy Wisuda Sidauruk Santosa, Eka Budho Sarasvati, Dvi Chandra Sakharendra Seno Pradopo Sesilya Karisma Dewi Ayu Hermawan Sherina Purbo Laras Siahaan, Sondang Siregar, Rizky Febriansyah Siti Nurrohim Suhermanto Sukmawati , Fatma Sulistiyana Sumarto SUNARTO Supriadi Syafrani Titik Nurwiati Tri Cahyono, Budi Tri Hartini Triana Sri Hardjanti, Triana Sri Valentiara Tryasmaya L. A. Valentiara Tryasmaya Leni Anggraheni Wiky Stiyaningsih Yoshima Nekada, Cornelia Dede Yuniar, Savira Nurazky Zaneti Amelia Zunidra