Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Development of the Fruit Peels of Rambutan (Nephelium lappaceum L.) into Herbal Tea Julinar, Julinar; Ananda, Dea; Huzaifah, Huzaifah; Musifa, Eva; Muharni, Muharni
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v11.i1.18

Abstract

Rambutan (Nephelium lappaceum) peel contains various bioactive compounds, including phenolics, flavonoids, and ellagic acid, which function as antioxidants. Antioxidants are compounds needed to inhibit radical reactions and oxidation processes that trigger various diseases. This study aims to determine the potential of rambutan peel to become a herbal tea. The study began with the determination of total phenolic and flavonoid levels in aqueous extracts of rambutan peel, followed by antioxidant activity assessment using the DPPH and FRAP methods. As a comparison, tea from tea leaves (Camellia sinensis) and herbal teas from kelor (Moringa oleifera) leaves and senduduk (Melastoma malabathricum L) leaves were used. The results showed that the aqueous extract of rambutan peel had a total phenolic content of 344.07 mg GAE/g and a flavonoid content of 7.96 mg QE/g, higher than those of tea leaves, kelor leaves, and senduduk leaves. Antioxidant activity test using the DPPH method showed that rambutan peel aqueous extract is an active antioxidant with an IC₅₀ of 0.797 µg/mL, with antioxidant activity 5.45 times stronger than tea leaves, 10.33 times stronger than moringa leaves, and 4.32 times stronger than senduduk leaves. Antioxidant test using the FRAP method also showed that the antioxidant capacity of rambutan peel water extract is 29.66 mgTE/g, higher than those of tea leaves, kelor leaves, and senduduk leaves, with values of 19.84 mgTE/g, 6.12 mgTE/g, and 14.52 mgTE/g, respectively. These data indicate that rambutan peel has strong antioxidant activity and has the potential to be developed as a herbal tea.Keywords: Nephelium lappaceum peel, antioxidants, herbal tea, DPPH, FRAP
The Role of Peer Group Communication in Shaping Lifestyle and Behavior of Migrant University Students Ananda, Dea; Lestari , Hanum Dwi; Anggraini , Tiara; Narti , Sri
Multidisciplinary Journals Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mj.v3i1.1179

Abstract

Migrant university students experience major social and behavioral changes as they transition into independent living away from parental supervision. During this period, peer group communication becomes a central factor influencing students’ perceptions, attitudes, and daily behaviors. Informal interactions among peers, such as social gatherings, leisure activities, and everyday conversations, serve as important channels through which values and lifestyle norms are shared and reinforced. This study aims to examine the role of peer group communication in shaping the lifestyle and behavior of migrant university students, particularly in relation to social adjustment, financial practices, and academic engagement. This research employs a qualitative descriptive approach using content analysis of six news articles that report on the lived experiences of migrant students in Bengkulu. The analysis focuses on communication patterns within peer groups and the behavioral responses that emerge from continuous social interaction. The findings indicate that peer communication strongly influences students’ understanding of social acceptance and freedom, often encouraging conformity to group norms. In many cases, this results in increased consumptive behavior, reduced self-regulation, and declining academic performance due to social pressure. However, the study also reveals that peer communication can generate positive outcomes when group interactions promote supportive and reflective dialogue. In such environments, students demonstrate improved adaptability, emotional awareness, and responsible decision-making. Overall, peer group communication plays a dual role as both a source of social pressure and a medium for personal development among migrant university students.
Riba dalam Pusaran Zaman: Tinjauan Fikih, Ushul Fikih, dan Relevansi Moderasi Beragama Rahmann, Khalilur; Bintari Wulandari, Anggi; Puspita Dewi, Anisa; Ananda, Dea; Yumna Hanifah, Difa; Azzakiah, Fatimah; Sakur Hidayat, Muhamad
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i3.9732

Abstract

Penelitian ini membahas tentang riba dalam perspektif fikih dan moderasi beragama. Riba secara etimologis berarti tambahan, perkembangan, pembesaran, dan peningkatan, sedangkan secara terminologis merupakan tambahan yang disyaratkan dalam transaksi utang-piutang tanpa kegiatan bisnis riil yang menimbulkan eksploitasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan ( library study ) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer meliputi ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis, sedangkan sumber sekunder terdiri dari kitab fikih, jurnal ilmiah, dan literatur moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riba diklasifikasikan menjadi riba al-fadl dan riba al-nasi'ah, yang keduanya diharamkan berdasarkan QS. Al-Baqarah: 275-281. Fikih muamalah menawarkan alternatif transaksi bebas riba seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, dan ijarah. Moderasi beragama memberikan pendekatan yang seimbang dalam memahami larangan riba dengan mempertimbangkan aspek kemaslahatan dan konteks ekonomi modern tanpa meninggalkan prinsip syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa larangan riba bersifat mendasar dalam Islam, namun pemahamannya perlu dikontekstualisasikan secara moderat untuk menjawab tantangan ekonomi kontemporer.
IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA CEPAT TEKS BERITA KELAS 7 SMP NEGERI 2 PAKIS Ananda, Dea; Kurnia Amalia, Dwita; Adi, Pidekso
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i2.2024.5

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament adalah model pembelajaran yang mengelompokkan siswa secara heterogen agar saling bekerja sama untuk mengkonstruksikan pemahaman mereka melalui ajang permainan dan turnamen. Berdasarkan hasil observasi di SMPN 2 Pakis, diketahui bahwa peserta didik kelas 7 memiliki minat baca yang rendah, apalagi ketika diberikan bahan bacaan yang panjang. Fokus penelitian ini adalah pengimplementasian model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran membaca cepat teks berita. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan triangulasi data sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lima siswa atau satu kelompok yang memiliki kemampuan memahami 90% isi berita yang mana mereka mampu menjawab keseluruhan soal yang berjumlah lima dengan tepat dan termasuk kategori tim istimewa, 20 siswa atau empat kelompok memiliki kemampuan memahami 80% isi berita yang mana mereka mampu menjawab empat soal dengan tepat dan termasuk kategori tim hebat, dan sisanya yaitu lima siswa atau satu kelompok memiliki kemampuan memahami 60% isi berita yang mana mereka hanya mampu menjawab tiga soal dengan tepat dan termasuk kategori tim baik
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL DALAM PEMBELAJARAN MEMAKNAI INFORMASI TEKS BERITA KELAS VII SMPN 2 PAKIS Ananda, Dea; Adi, Pidekso
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i2.2024.8

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang disusun sebagai upaya untuk mengakomodasi perbedaan antar peserta didik sebagai individu dalam satu kelas agar tidak timbul kesenjangan yang signifikan antar peserta didik dan tercipta pembelajaran yang inklusif, responsif, dan mendukung kebutuhan semua peserta didik. Berdasarkan hasil observasi karakteristik peserta didik kelas VII-C SMPN 2 Pakis, diketahui bahwa tingkat capaian peserta didik kelas VII-C beragam khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan Teaching at the Right Level dalam pembelajaran memaknai informasi teks berita di kelas VII-C sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan tingkat capaian peserta didik. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan triangulasi data sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat capaian peserta didik di kelas VII-C dipetakan menjadi tiga kelompok, tujuh siswa sangat mahir, sepuluh siswa mahir, dan tiga belas siswa perlu bimbingan. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut dirancang pembelajaran diferensiasi TaRL dengan strategi diferensiasi konten dan proses dengan hasil penilaian pengerjaan tugas yang diberikan, hanya ada satu kelompok yang mendapat nilai dibawah 75 (KKM sekolah) dan itu dari kelompok peserta didik mahir.
Co-Authors -, Sendagia Adyva, Muhammad Arya Agung Prayudha Hidayat Al Falif, Rifqoh Alfajriey, Rayhand Alfi Rahmi, Alfi Ali, RM Farhan Alifi, Auryel Arkan Amiruddin Amiruddin Andika Prasetya Nugraha Anggraini , Tiara Aprilia Putri, Cindy Aprillia, Refi Ardila, Vira Arien, Wilasari Asih Puji Utami Asrum, Muhamad Asti, Astirima Rima Atira, Fatin Farah Aulia, Novi Azizah, Desi Fayra Azzakiah, Fatimah Azzuhra, Dara Nabilah Berkhaty, Ayang Putri Bintari Wulandari, Anggi Bitticaca, Albert Benaya Tomatoto Bustari Hasan Dian Iriani Doni Hidayat, Doni Dwi Eka Paksi, Kartika Dwi Novitasari Ela Nuryani, Ela Fadatunnisah, Fitriani Fadhilah, Rika Falus, Candri Fatimah, Diana Firosalia Kristin Fitri, Maghfiroti Fitria, Lailani Fitriani, Reza Hasanah, Rahmatun Nurul Herlianto, Muhammad Zidane Hermanto, Koko Huzaifah, Huzaifah Iriani, indri Irmaningsih Ishara, Zahrani Athaya Jamaluddin Jamaluddin Julinar Julinar Jumaida, Siti Aisyah Jumratunnisah Jussac Maulana Masjhoer Kartin Aprianti Kholifatus Syaadah Kiki Anggriani Kurnia Amalia, Dwita Leonardo, Catherine Elizabeth Lestari , Hanum Dwi Maftukhah, Nur Afni Mahelda, Selvia Manik, Nijusiho Mardianti, Ririn Maulana, Fikri Fadhil Maulani, Iffah Mawan, Nirmawan Mazaya, Amalia Febryane Adhani Mensa , Dolfi Firdaus Muhammad Ridha Muhammad Ridwan Muhammad Yusuf Muharni Muharni Muhyani, Muhyani Mulyati Musifa, Eva Mutia Mutia, Mutia Nalanaya, Nalanaya Narti , Sri Neko, Jovan Engelbert Nila Sari, Vivi Ningsih, Nur Fitria Nurbayanti, Nishfu Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurita Andriani Nurlaela, Eka Perdana, Anugrah Bagus Permata, Dinda Pidekso Adi Pratiwi, Oktrisa Puji Muniarty Purnama Putri, Aguilira Purwanti, Agnes Fia Bayu Puspita Dewi, Anisa Putri Handayani putri, amanda Putri, Naila Amalia Putri, Stevani Rahma, Ade Nabilla Yushifa Rahmann, Khalilur Ramadhan, Tengku Rahmat Randitha Missouri Raodatul Jannah Rezeki, Rinanda Sri Rianti, Fitrah Ridwan Siskandar Rinanda, Khairunnisa Yulia Riski, Bagus S, Herlisa Sabarrudin, Sabarrudin Safitri, Tria Safriyana Sakur Hidayat, Muhamad Salma Taqwa Sari, Vivi Nila Savanah, Khadijah Meutia Sesar Husen Santosa Setiawan, Adil Shafira Shafira, Shafira Sidik, Fawwaz Afifah Siti Aisyah Sofie Nornalita Dewi Suhandi, Tjetjep Sujarwo, Makmur Suprayitno, Abdi Syahputra, Firman Syifa Fauzia, Syifa Syifa Pohan, Syainda Dewi Timah, Fatimah Ulfah, Baiq Maulinda Vairana, Aiska Warto - Wiyono, Joko Wulandari, Asputri Wulandari, Febri Yantoro, Awal Tunis Yumna Hanifah, Difa Yustiani, Maulida Zahran, Fadhil Rizqi Az Zein, Fauzan Fadilah Zhuvaradifa, Vira Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulaikha, Rana