Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship between Anxiety and Sleep Quality among the Elderly in the Service Area of Puskesmas Haur Gading Nahdia, Gusti Katrin; Tasalim, Rian
PROMOTOR Vol. 8 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i3.1186

Abstract

Good sleep quality is crucial for the physical and mental health of the elderly. However, many elderly individuals experience a decline in sleep quality as they age. According to WHO, 40-70% of the elderly worldwide face sleep issues, such as difficulty falling asleep or frequent awakenings during the night. In Indonesia, this problem is increasing, including in the Haur Gading Health Center area. Anxiety, or excessive worry, is one factor that can worsen the sleep quality of the elderly, especially related to health concerns and dependence on others. This study aims to analyze the relationship between anxiety and sleep quality in the elderly at Haur Gading Health Center. This study used a descriptive correlational quantitative approach with 30 elderly respondents selected using purposive sampling. The instruments used were the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Most elderly respondents experienced moderate anxiety (63.3%) and poor sleep quality (60%). Pearson correlation analysis showed a significant relationship between anxiety and sleep quality (p = 0.009). High anxiety contributes to the decline in sleep quality in the elderly. Those experiencing moderate to severe anxiety tend to have worse sleep quality. Addressing anxiety through psychological interventions is expected to improve sleep quality and the well-being of the elderly. There is a significant relationship between anxiety and sleep quality in the elderly. Anxiety management interventions are needed to enhance the quality of life of the elderly.
The Evaluation of Nurse Workload in the General Surgery Ward at Puruk Cahu Regional General Hospital Khalifah, Sarini; Tasalim, Rian; Wijaksono, M. Arief; Rahman, Subhannur; Irwansyah, Irwansyah
PROMOTOR Vol. 8 No. 3 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i3.1193

Abstract

The workload of nurses in general surgery wards is a crucial issue in hospital nursing management, especially in high-intensity units. A high workload can affect the quality of care and the health of nurses. Nurses who experience a high workload are prone to physical and mental fatigue, which can impact patient safety. This study aims to evaluate the workload of nurses in the general surgery ward at Puruk Cahu Regional General Hospital. This is a descriptive quantitative study with a cross-sectional approach. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The sample consisted of 23 nurses working in the general surgery ward at Puruk Cahu Regional General Hospital, using the total sampling method. Data analysis was performed using descriptive statistics to evaluate the frequency distribution and workload. The majority of nurses (65.2%) experienced a moderate workload, while 21.7% experienced a high workload. A moderate workload allows nurses to work efficiently, but nurses with a high workload are at significant risk of fatigue. Additionally, permanent nurses dominated the staff (60.9%), and 39.1% of the nurses had 1-5 years of work experience. A moderate workload is an ideal condition for most nurses to maintain the quality of care. However, high workloads require more attention from hospital management to prevent fatigue and burnout. Regular workload evaluations and management strategies that support nurse well-being are needed.
Terapi Aktivitas Kelompok Menggambar Untuk Menurunkan Gejala Halusinasi Pada Pasien Di Ruang Tenang Pria RS Jiwa Sambang Lihum Tasalim, Rian; Bakhtiar; Rizqi, Maulidha Camelia; Rapika, Nor; Pebriana, Olvia Putri; Bulkis, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v2i2.803

Abstract

Individu yang mengalami halusinasi harus diarahkan pada respon perilaku yang adaptif melalui penerapan asuhan keperawatan yang komprehensif dan terus menerus, disertai juga dengan terapi-terapi modalitas seperti Terapi Aktivitas Kelompok. Salah satunya dengan terapi aktivitas kelompok menggambar. Aktivitas menggambar dapat membantu pasien dalam menyalurkan atau mengekspresikan perasaan, pemikiran, dan emosi yang selama ini mempengaruhi perilaku yang tidak di sadarinya, memberikan kegembiraan, hiburan, serta mengalihkan perhatian pasien pada dunianya sendiri untuk terlibat dalam kegiatan kelompok. Melalui aktivitas menggambar juga dapat membantu pasien untuk mengembangkan rasa percaya diri, belajar untuk mempercayai orang lain, serta memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain.
THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSE CARING AND PATIENT SATISFACTION IN THE GENERAL SURGERY WARD OF THE PURUK CAHU REGIONAL GENERAL HOSPITAL Pratama, Ari Sandy; Tasalim, Rian; Rahman, Subhannur; Wijaksono, Muhammad Arief; Rusadi, Framita
HEARTY Vol 13 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i4.18231

Abstract

Nurse caring is a crucial aspect of healthcare services that significantly impacts patient satisfaction. In the Regional General Hospital Puruk Cahu, the general surgery ward experiences a high number of patient visits, highlighting the importance of understanding the role of nurse caring in influencing patient satisfaction. This study aims to analyze the relationship between nurse caring and patient satisfaction levels in the general surgery ward of the Regional General Hospital Puruk Cahu. This study employed a descriptive correlational quantitative approach with a cross-sectional design. Respondents consisted of adult patients treated in the general surgery ward of the Regional General Hospital Puruk Cahu during September–October 2024. Data were collected using questionnaires on nurse caring and patient satisfaction and analyzed with correlation tests. The majority of respondents (63.3%) rated nurse caring as very high, and 53.3% expressed feeling very satisfied with the care provided. However, the correlation test results indicated no significant relationship between nurse caring and patient satisfaction (p-value = 0.407). While nurse caring was perceived as very high by patients, there was no significant correlation with their satisfaction levels. Other factors may influence patient satisfaction, emphasizing the need to enhance nurse caring quality through targeted training and a holistic approach to achieve optimal nursing care services.
Perbandingan pemberian jus nanas dengan jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah lansia Hidayah, Nur; Tasalim, Rian; Suwardi, M. Sandi
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v9i2.1205

Abstract

Hipertensi menjadi penyakit yang cukup berbahaya di seluruh dunia karena menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler. Menurut kemenkes hipertensi banyak terjadi pada kelompok lansia karena degeneratif. Selain terapi farmakologis terdapat juga terapi komplementer untuk pengobatan hipertensi karena memiliki kelebihan mudah didapat, terjangkau serta tingkat keamanannya tinggi dengan efek samping minimal. Jus nanas merupakan salah satu terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah karena mengandung kalium dan tinggi antioksidan, jus belimbing pun dapat menjadi anti-hipertensi karena mengandung banyak senyawa flovanoid yang dapat melancarkan aliran darah. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan antara pemberian jus nanas dengan jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperiment dengan pretest- posttest design one group. Teknik sampling purposive sampling, total 30 responden dibagi 15 responden pada kelompok nanas dan 15 responden pada kelompok belimbing. Adapun uji statistik yang digunakan adalah uji paired t-test dan independent t-test. Hasil menunjukkan nilai p value uji paired t-test adalah 0,001 < 0,05 untuk  sistolik dan diastolik. Pada uji independent t-test 0,005 < 0,05 untuk sistolik dan 0,01 < 0,05 pada diastolik. Maka pada penelitian ini disimpulkan jus belimbing memiliki pengaruh dan perbandingan yang signifikan dengan jus nanas terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi.
Bermain Uno Stacko Untuk Meningkatkan Konsentrasi Pasien Dengan Harga Diri Rendah Tasalim, Rian; Hasanah, Noor; Susanti, Amelia; Husna, Jum’atul; Pratiwi Putri, Sinta; iadnyana W, I Putu W
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 3 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i3.794

Abstract

Pendahuluan: Harga diri rendah diartikan sebagai perasaan negatif terhadap dirinya sendiri sehingga menyebabkan hilangnya rasa percaya diri, pesimis, dan tidak berharga di kehidupan. Kondisi ini dapat memperburuk keadaan psikologis individu, terutama bagi pasien dengan gangguan jiwa. Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Sambang Lihum, khususnya di Ruang Program Khusus Napza, ditemukan sejumlah pasien yang mengalami harga diri rendah disertai dengan penurunan kemampuan berkonsentrasi. Gangguan ini berdampak pada kurangnya interaksi sehingga memilih menyendiri dan cencerung akan berhalusinasi. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan harga diri dan konsentrasi pasien adalah melalui terapi aktivitas kelompok yang bersifat menyenangkan dan interaktif, seperti bermain Uno Stacko Tujuan: Mengatasi permasalahan harga diri rendah dan meningkatkan konsentrasi pada pasien jiwa di Ruang Program khusus Napza Rumah Sakit Jiwa Daerah Sambang Lihum. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan tahap persiapan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Desain dan prosedur melalui pendekatan analisis kondisi wilayah, identifikasi masalah, perencanaan intervensi, implementasi kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan 6 kali pertemuan dengan durasi 60 menit tiap pertemuan. Pre-test dilakukan pada pertemuan pertama, post-test ke-1 dilakukan pada pertemuan kedua, post-test ke-2 dilakukan pada pertemuan keempat, dan post-test ke-3 dilakukan pada pertemuan keenam. Lembar penilaian menggunakan lembar observasi. Hasil: Adanya peningkatan konsentrasi pada pasien dengan harga diri rendah setelah dilakukan terapi aktivitas kelompok bermain uno stacko. Simpulan: Terapi aktivitas kelompok dengan bermain uno stacko dapat meningkatkan konsentrasi pada pasien dengan harga diri rendah di Ruang Program Khusus Napza Rumah Sakit Jiwa Daerah Sambang Lihum
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Tidur Pasien TBC Nadia, Dita; Rahman, Subhannur; Latifah, Latifah; Tasalim, Rian
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7047

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TBC membutuhkan waktu minimal 6 bulan masa pengobatan. Keberhasilan suatu pengobatan salah satunya dipengaruhi dukungan keluarga dan kualitas tidur pasien yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas tidur pasien TBC di Puskesmas Wirang Kabupaten Tabalong. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 30 orang ditentukan secara total sampling. Istrumen penelitian menggunakan Kuesioner Dukungan keluarga dengan 25 pertanyaan dan kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan 19 pertanyaan. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat uji Spearman Rho. Output perhitungan korelasi yang terjadi antara kedua variabel adalah 0,354. Sedangkan sig.(2-tailed) adalah 0,055 masih lebih kecil daripada batas kritis α = 0,05; berarti tidak ada perbedaan hubungan dukungan keluarga dengan kualitas tidur pasien TBC di Puskesmas Wirang Kabupaten Tabalo Tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan kualitas tidur pasien TBC di Puskesmas Wirang Kabupaten Tabalong. ng (0,001 > 0,055).
Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Mawadah, Nurul; Rahman, Subhannur; Tasalim, Rian; Mahmudah, Rifa’atul
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.7048

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia, mencapai 10,9% pada tahun 2018. Di Kalimantan Tengah, sekitar 15% populasi dewasa mengalami DMT2, dengan banyak kasus yang tidak terkontrol secara optimal. Salah satu faktor yang memengaruhi kontrol gula darah adalah stres. Stres dapat meningkatkan hormon kortisol dan adrenalin yang mengganggu kerja insulin, serta memicu ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Di RSUD Hanau, strategi manajemen stres belum terintegrasi dalam layanan perawatan DMT2, sehingga dibutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Hanau. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 30 pasien DMT2 di RSUD Hanau. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kadar gula darah pasien diukur menggunakan glukometer, sedangkan tingkat stres diukur menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS-10). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden memiliki kadar gula darah yang tidak terkontrol, dan 43,33% mengalami tingkat stres yang berat. Analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dan kadar gula darah (r = 0,591, p = 0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan tingkat stres berhubungan dengan peningkatan kadar gula darah, menegaskan pentingnya manajemen stres dalam pengelolaan DMT2.
Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Emotion Recognition Game untuk Meningkatkan Kemampuan Mengontrol Halusinasi pada Pasien di Ruang Tenang Wanita Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Tasalim, Rian; Lestari, Lina Rahma; Amaliah, Meina; Wineiniati, Noni; Rahmah, Siti; Norsyehan, Norsyehan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2110

Abstract

Halusinasi merupakan gejala utama pada pasien skizofrenia yang berdampak pada fungsi sosial, emosional, dan kemandirian. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi gejala ini adalah Terapi Aktivitas Kelompok dengan metode Emotion Recognition Game (Permainan Pengenalan Emosi), yang melatih pasien mengenali dan mengekspresikan emosi melalui permainan ekspresi wajah dalam suasana suportif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Ruang Tenang Wanita Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, Kalimantan Selatan, pada 11 Juli 2025 dengan melibatkan empat pasien perempuan penderita halusinasi yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam tiga sesi (masing-masing 30 menit) dan dievaluasi menggunakan lembar observasi delapan aspek, meliputi kebersihan diri, perilaku, kemampuan berbicara, kestabilan afek, pola pikir, kontrol halusinasi, pola tidur, dan pola makan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pada semua aspek, dengan tiga pasien berpindah dari kategori total care atau partial care menuju tingkat kemandirian lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi dapat membantu mengalihkan fokus dari stimulus internal ke stimulus nyata, meningkatkan interaksi sosial, serta memperkuat kemandirian. Kegiatan ini terbukti efektif dan disarankan untuk diimplementasikan secara rutin sebagai strategi nonfarmakologis dalam rehabilitasi pasien halusinasi.
Relationship Between Sodium Consumption Patterns and Hypertension Incidents in the Elderly in the Work Area of the Wirang Public Health Center Wiliani, Erma; Tasalim, Rian; Latifah; Irawan, Angga
INDOGENIUS Vol 4 No 3 (2025): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v4i3.789

Abstract

Background & Objective: Hypertension is a common health issue among the elderly, with prevalence increasing as age advances. According to the WHO, approximately 1.13 billion people worldwide suffer from hypertension, with the elderly being the most vulnerable group. Poor hypertension management can lead to serious complications such as stroke, heart failure, and chronic kidney disease. Medication adherence is crucial in preventing such complications. However, elderly individuals with low educational attainment often struggle to understand medical instructions and the importance of consistent medication use. This study aims to analyze the relationship between education level and adherence to hypertension treatment among the elderly in the working area of Puskesmas Datah Kotou, Puruk Cahu. Method: This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 30 elderly individuals diagnosed with hypertension. Data were collected using a questionnaire measuring education level and adherence, assessed through the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Correlation analysis was used to evaluate the data. Result: A total of 83.3% of respondents had a low level of education (elementary school), and 63.3% showed low adherence to treatment. Statistical analysis revealed a significant relationship between education level and treatment adherence, with a correlation coefficient of 0.691 and a p-value of 0.000. Conclusion: The study concludes that education level significantly affects the adherence of elderly individuals to hypertension treatment, highlighting the need for more effective health education interventions.
Co-Authors Agustiana, Faulita Agustina, Rita Agustria Vista Dewi Ahmad Hidayat Ahmad Syahlani, Ahmad Aisyah Pratiwi, Aisyah Amaliah, Meina Anggraini, Afni Ani, Ni Kadek Anisa, Serli Anshor, A Ardhia Redina Cahyani Ardhia Redina Cahyani Arini Arini Arselina, A Arsha, Nahda Mutiara Asari, Arisna Sulistika Attusholikha, Imro Augustaf Surya Ayaturahmi Ayaturahmi Ayu Widyasari, Tya Azizah, Rahmah Iva Azna Yuliana Azna Yuliana Azura, Muhammad Syawal Bagus Rahmat Santoso Bakhtiar Bardiansyah, Dian Bulkis, Siti Cahyani, Ardhia Redina Cynthia Eka F. T, Cynthia Eka F. T Dahliyana, Dahliyana Dede Mahdiyah, Dede Devina, Trisna Dewi Purnama Sari Diar, Diar Dwi Sogi Sri Redjeki Dyan Fitri Nugraha Elieser Elieser Elsa, Angelina Erna Rochmawati, Erna Erna Sari Fadillah, Andrian Faisal Rahman Fakhirah, Afifah Ghina Fatmawati, Fatmawati Faturrahman, Wazhia Fitriani, Lia Fitriyani, Dhea Nur Gaghauna, Eirene E M Gaghauna, Eirene E.M. Gaghauna, Eirine EM Hami, Fachriyal Hariadi Widodo hasanah, Noor Helenisa, Helenisa Heriyanti, Citta Ayunda Hidayah, Laila Hilma Aulia Husna, Jum’atul HUSNUL KHOTIMAH iadnyana W, I Putu W Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idres, Ahmad Habibi Ilhamsyah Imro Atussholikha Indrawijaya, I Ketut Irawan, Angga Irma Nur Aina, Siti Irwansyah Irwansyah Jihan Fahira Juwarsih, Fifi Karen Ardana Putri Katarina Sembiring Khalifah, Sarini Laila Kotdriah Fitriani LATIFAH Latifah Latifah Lembang, Ria Andini Taruk Lestari, Lina Rahma Made Aditya Affanda MAHMUDAH, RIFA'ATUL Mahmudah, Rifa’atul Maimunah, Maimunah Manto, Onieqie Ayu Dhea Mawadah, Nurul Melanda, Nila Melati, Bunga Mohammad Basit Mohammad Basit Mohammad Basit, Mohammad Mohtar, M. Sobirin Muhammad Basit, Muhammad Muhammad Malik Pajar Muhammad Riduansyah Muliadi, Darmah Munawarti, Sabrina Muthi’ah, Maryam Al Nabila, Azzahra Nada, Yasyiefa Nadia, Dita Nahdia, Gusti Katrin Naim, Rico Nastasya, Difa Nathalia Dano, Febby Nazmi, Nurlina Noor Hikmah Noorlinda, Noorlinda Norsyehan Norsyehan, Norsyehan Noval Noval Novela, Nurwidya Novita Kurnia Sari Nur Aisah Nur Hidayah NURUL HIDAYAH Nurul Huda Nurvela, Ain Onieqie Ayu Dhea Manto Paul Joae Brett Nito Pebriana, Olvia Putri Pratama, Ari Sandy Pratiwi Putri, Sinta Priwijaya, Ardianto puspita, dela Rahim, Aulia Rahmawati, Rahmawati Raihana Rabiatul Adawiyah Rainy Maulida Putri Ramadani, Dilla Futri Ramadani, Hamsudin Rapika, Nor Redina Cahyani, Ardhia Riduansyah, Muhammad Rifa’atuk Mahmudah Rizqi, Maulidha Camelia Rosalina, Nadya Rusadi, Framita Sakinatus Kholidah, Wahidatun Saktya Yudha Ardhi Utama Saldilawaty, Saldilawaty Salshabela, Daviena Sari, Rani Normaya Sarinda, Sarinda Sa’diah, Halimatus Sembiring, Rinawati Setiani, Eri Shandika Ade Pratiwi, Eka Shanti Wardaningsih Siti Fatimah Sri Suryaningsih Sri Suryaningsih Ningsih Stephanie Victoria, Sheilla Stevani, Meyrillyn Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman Subhannur Rahman, Subhannur Sugeng Santoso Sugiarto Sugiarto Sundari, Rini Kresti Susanti, Amelia Suwardi, M. Sandi Triani, Rina Umi hanik Fetriyah, Umi hanik Waisnawa, I Putu Wiadyana Widiantari, Ni Ketut Wijaksono, M. Arief Wijaksono, M. Arif Wijaksono, Muhammad Wijaksono, Muhammad Arief Wiliani, Erma Wineiniati, Noni Yamani, Namira Talitha Yulia Puspita Sari Zulliati Zulliati